Ketika belajar berbicara menggunakan bahasa Jerman, tentu Anda akan berusaha untuk mengucapkan setiap kalimat bahasa Jerman dengan baik dan benar. Tetapi begitu Anda berkunjung ke Jerman, Anda akan dihadapkan dengan bahasa gaul dalam bahasa Jerman atau yang biasa disebut "Umgangssprache".

Bahasa memiliki banyak variasi di tiap daerah, dan juga ada “Jugendsprache”, atau bahasa gaul remaja yang perkembangannya sangat cepat. Anda tidak perlu khawatir, dalam artikel ini ada beberapa kosa kata yang akan membantu Anda memahami bahasa Jerman asli dan menuturkan bahasa Jerman dengan mudah dan lancar.

Belajar Berbicara dalam Bahasa Jerman

Pelajaran bahasa Jerman pertama untuk pemula biasanya dimulai dengan percakapan sederhana antara dua orang yang bertemu. Biasanya percakapan sederhana itu seperti: “Guten Tag. Mein Name ist Sonia. Wie geht es dir?" Adapun contoh yang lainnya kemungkinan besar akan seperti ini (percakapan antara Angela dan Peter):

PETER: "Na? Was geht ab?" (Hai? Apa kabar?)

ANGELA: "Naja, beri immer." (Baik-baik saja/baik, seperti biasa.)

PETER: "Hast du Bock auf Kino?" (Apakah Anda ingin pergi ke bioskop?)

ANGELA: "Auf jeden Fall!" (Tentu!)

PETER: "Und danach zum Macki?" (Lalu kita pergi ke Macdonald?)

ANGELA: “Naja, wenn’s sein muß.” (Boleh, jika perlu.)

PETER: "Magst du keine Fritten?" ("Apakah kamu suka keripik kentang?")

ANGELA: "Jein. Wenn's paßt." (("Jein" merupakan singkatan dari "ja" dan "nein") Suka sih, kadang-kadang.)

PETER: "Also bis dann!" (Baiklah, sampai jumpa!)

ANGELA: "Mach’s gut!" (Oke, hati-hati.)

Percakapan seperti di atas biasa terjadi, setiap hari bahasa Jerman memang terdengar seperti itu. Ingatlah frasa-frasa umum seperti “Mach's gut” atau “ich habe kein Bock” (Sepertinya aku tidak….). Jangan memakai frasa tersebut dalam bahasa Jerman tertulis, tetapi gunakanlah saat berbicara dengan teman Anda! Sempurnakan ejaan bahasa Jerman Anda dengan artikel ini.

Istilah-Istilah Setempat yang Membingungkan Turis

Pernah pergi ke Ku'damm di Berlin? Atau ke Stachus di Munich? Atau ke Reeperbahn di Hamburg? Tempat-tempat tersebut adalah nama-nama lokal untuk Kurfürstendamm, sebuah jalan yang terkenal, alun-alun yang sebenarnya disebut Karlsplatz, dan daerah sekitarnya (sepanjang jalan Reeperbahn) yang meliputi tempat prostitusi atau “red light” di Hamburg yang terkenal.

Beberapa kota memiliki sebutannya sendiri untuk menamai suatu tempat. Tempat yang sering dikunjungi turis mungkin sudah ditulis dalam buku paduan wisata, tetapi jangan merasa ragu untuk bertanya "Hat es einen anderen Namen?" (adakah nama lain untuk tempat ini?) jika Anda tidak menemukan tempat tersebut di peta.

Acara tahunan oktoberfest
Turis-turis suka mengunjungi Oktoberfest. Penduduk asli Munich menyebutnya "Wies'n". (Foto ini diambil dari Visual Hunt)

Oktoberfest bisa dikatakan sebagai festival musiman paling terkenal di Munich. Apakah Anda bertanya kepada "Fußgänger" (pejalan kaki) di mana "Oktoberfest" berada? Bertanya kepada pejalan kaki merupakan hal yang paling baik Anda lakukan jika Anda sedang berkeliling kota sebagai turis! Penduduk Munich tidak menyebutnya “Oktoberfest” - mereka menyebutnya “Wies'n”.

"Wies'n" adalah kata dari Bavaria yang berarti "Wiese", sebuah lapangan, dan area terbuka di mana Oktoberfest berlangsung, sedangkan Theresienwiese adalah lahan terbuka milik negara yang berlokasi di depan tembok kota ketika Oktoberfest pertama dirayakan pada tahun 1810.

Festival resminya disebut "Oktoberfest" dan bahkan ada juga festival "Oktoberfestbier" yang lebih spesial, tetapi penduduk lokal lebih memilih untuk pergi ke “Wiesn."

Pelajari Bahasa Gaul dalam Bahasa Jerman untuk Ungkapan “Bagus!”

Sebagian besar bahasa melewati berbagai fase dalam mengekspresikan persetujuan, dan Bahasa Jerman juga melewati fase tersebut.

Kata "gee whiz" sudah tidak lagi digunakan, dan kata "toll" masih banyak digunakan, meski agak terlalu halus untuk kaum muda. "Wahnsinnig" (gila!), tetap digunakan, tetapi juga sangat jarang digunakan oleh kaum muda.

  • Kata "Cool" (yang dilafalkan sebagai "ku-ahl") tetap digunakan untuk berbagai situasi.
  • "Geil" (secara harfiah, berarti memiliki gairah seksual) tidak lagi menjadi kata yang paling sering diucapkan, tetapi tetap masih tidak ketinggalan zaman. Kata ini dapat digunakan sebagai kata sifat, seperti kebanyakan kata lain, ("geiles Smarphone", "geile Schnecke" – artinya bukan “siput yang sedang kasmaran”, tetapi “wanita yang seksi”, ada baiknya Anda tidak mengatakan kata itu kepada seorang wanita asing kecuali jika Anda ingin ditampar.)
  • "Fett", adalah kata lain untuk mengungkapkan persetujuan (kata "Fettes Auto" yang berarti moge atau motor gede yang memiliki suara mesin yang berisik; "das ist voll fett" di kalangan anak muda biasa digunakan untuk mengatakan “itu keren banget”.)
  • Kata berikut ini juga memiliki kemiripan dengan kata diatas, "Krass", “der Hammer", "der Burner", atau, contoh ekstremnya (setidaknya di tahun 90-an): Oberhammeraffentittengeil (kata ini memiliki arti yang kurang sopan, jadi jangan mengatakannya kepada seseorang, terutama yang baru Anda kenal).
  • "Voll" adalah kata lain yang digunakan sebagai kata tambahan untuk mengungkapkan persetujuan yang artinya “sangat” atau “benar-benar” - "voll fett", "voll krass", "voll der Burner".

Saya bukan generasi millenial, dan ketika artikel ini sudah dimuat di web, mungkin sudah ada istilah baru lainnya – jadi Anda harus mencari tahu kata terbaru agar Anda bisa merasa kagum akan kemampuan Anda sendiri.

Pelajari cara menguasai kata benda dalam bahasa Jeerman di sini.

Belajar Bahasa Gaul dalam Bahasa Jerman tentang Kata-Kata Ejekan

Orang Jerman suka mengeluh, dan banyak orang yang menghabiskan waktu dengan "meckern", atau "mengeluh".

Seseorang yang suka mengeluh dijuluki "Meckerfritz” (tukang ngeluh) atau "Miesepeter" jika dia mengganggu orang lain dengan keluhan dan pesimismenya.

Orang yang bodoh akan dijuluki "Idiot" atau "Penner" (gelandangan). Kata lain untuk menjuluki orang bodoh termasuk "Pfeife" atau "Vollpfosten", "Dünnbrettbohrer” (arti harfiahnya, seseorang yang melubangi papan tipis), "Depp", "Dummkopf".

Julukan "Asi" (kependekan dari "Asozial") digunakan untuk mereka yang anti-sosial, termasuk penggemar klub olahraga yang bertato dan suka merusak mobil orang lain dengan tongkat bisbol. Sedangkan arti terbaik dari kata tersebut adalah orang yang bekerja serta memanfaatkan jabatannya untuk keuntungan pribadi.

Julukan "Halbstarke" (sok jagoan) digunakan untuk seseorang yang tidak memiliki keberanian sama sekali tetapi banyak omong, atau seorang anak muda yang banyak gaya untuk menunjukkan betapa keren dan menakutkannya dia, biasanya (tetapi tidak selalu) orang tersebut tidak memiliki keberanian untuk bertindak.

Rempah Jerman di sebut pfeffersack
"Pfeffersack" pada awalnya berarti pedagang rempah-rempah kaya dari Hanseatic League. (Foto ini diambil dari Visual Hunt)

Di Hamburg, kata slang "Pfeffersack" (karung lada) pada awalnya memiliki arti saudagar India Timur – Hamburg merupakan bagian dari Hanseatic League, aliansi kota pelabuhan atau kota dagang yang berasal dari abad ke-12 yang menangani jual beli rempah-rempah seperti seperti lada. Sekarang, kata tersebut digunakan untuk mengejek orang kaya yang terobsesi dengan uang dan kekuasaan tanpa memperhatikan orang-orang kelas bawah.

boneka unyil dari Jerman adalah kasper atau kasperle
Kasper atau Kasperle adalah boneka unyil-nya orang Jerman. (Foto ini dipublikasikan oleh Nürtinger Zeigtung: via ntz.de)

Orang yang sangat pelit biasanya akan dipanggil "Geizhal". Salah satu bahasa gaul lain yang memiliki arti yang mirip adalah “Erbsenzähler”, kata ini pada awalnya digunakan untuk menjuluki orang yang tamak, tetapi kata ini sekarang juga digunakan untuk seseorang yang tidak pernah memikirkan orang lain dan hanya mendahulukan kepentingannya sendiri, sebaiknya Anda tidak akan menjadi orang yang seperti ini.

Ada juga kata Kasperkopf yang berarti seseorang yang suka bercanda.

Panggilan untuk Anak-Anak dalam Bahasa Jerman

Anak-anak sering dijuluki "Kasperkopf", dan ada banyak sebutan lain untuk anak dalam bahasa Jerman, baik yang besar maupun yang kecil. Ketika Anda belajar bahasa Jerman, Anda mungkin belajar kata "Kind", "Junge", "Mädchen" atau mungkin bahkan "Bube" (atau "Bub") jika Anda membaca "Das Heideröslein" karya Goethe. Ada juga bahasa gaul dengan arti yang mirip.

Anak yang masih bayi kadang-kadang disebut "Würmchen", yang artinya cacing kecil, karena wajah mereka kemerahan dan suka menggeliat. Sebutan ini tidak merendahkan, meskipun tidak semua orang tua menyukainya.

Anak balita disebut “Dreikäsehoch” (setinggi tiga keju) atau “laufender Meter (menuju satu meter). "Knirps" sering diperuntukkan bagi anak laki-laki, "Püppchen" atau "Püppi" (boneka) untuk anak perempuan.

Di Jerman Utara, Anak-anak dari segala usia – cenderung yang lebih muda - disebut "Lütt" atau "Lütte"; Orang Bavaria lebih cenderung menyebut anak laki-laki dengan sebutan "Bub" daripada "Junge", dan menyebut seorang gadis "Mädel". "Maus" adalah istilah sayang yang sering dipakai untuk memanggil seorang anak.

Anak nakal disebut "Bengel", "Balg", "Lausebengel" atau "Lausbub"; "Satansbraten" (yang kerasukan Setan), "Gör", atau "Frechdachs" (Iblis nakal).

"Süßkeks" atau "Honighäschen"? Pelajaran Bahasa Jerman untuk Menunjukkan Rasa Kasih Sayang

panggilan sayang jerman mausebar
Mausebär adalah istilah sayang dalam bahasa Jerman. (Foto ini dipublikasikan oleh ImageParty di Pixabay)

Orang Jerman biasa memanggil kekasihnya dengan sebutan berikut.

  • "Liebling" (sayang)
  • "Süße / Süßer" (manis)
  • "Hasi" atau "Häschen" (kelinci)
  • "Schatz" atau "Schatzi" (sesuatu yang sangat berharga)
  • "Mausebär" (biasanya panggilan untuk pria)
  • atau variasinya "Schmusebär" (orang kesayangan)
  • "Schmusebacke" (bersentuhan pipi) atau;
  • "Schnucki"

Klik di sini, ada beberapa istilah sayang lainnya yang lebih “abgefahren” (tidak biasa) untuk orang yang Anda cintai.

Pelajari Ungkapan Bahasa Jerman yang Sering Digunakan

Meskipun bukan termasuk dalam bahasa gaul, ada banyak ungkapan dalam bahasa Jerman yang tidak memiliki padanan arti dalam bahasa Indonesia. Sama seperti bahasa Indonesia yang memiliki istilah "cabe-cabean" dan "pelakor", bahasa Jerman memiliki ungkapan yang tidak biasa yang dapat membingungkan pemula dan jarang dibahas dalam kursus atau buku pembelajaran Jerman. Temukan aplikasi pembelajaran bahasa Jerman di blog ini belajar bahasa Jerman sendiri.

Sebagai contoh, ada “aus allen Wolken fallen” (arti harfiahnya jatuh dari awan), yang artinya terkejut karena mengetahui bahwa tetangga sebelah telah mengorganisir semua buku-bukunya sesui warna.

Jika sesuatu yang Anda kerjakan “menaiki biskuit Anda” ("es geht mir auf dem Keks"), berarti hal itu sangat mengganggu.

Ungkapan “er hat nicht alle Tassen im Schrank" (dia tidak memiliki semua cangkir di lemari) digunakan untuk orang yang memiliki gangguan mental atau sedikit gila).

Ungkapan “wie/zum Mäuse melken” (seperti memerah susu tikus - banyak mencicit tetapi mendapatkan sedikit susu, mengeluarkan banyak tenaga tanpa mendapatkan hasil) digunakan untuk menjelaskan suatu perbuatan yang konyol atau tidak ada manfaatnya. Anda juga dapat menyebutnya “Sisyphusarbeit”.

Kata "Pantoffelheld" (pahlawan jagoan sandal) digunakan untuk suami yang takut istri. Ada juga kata "inneren Schweinehund überwinden" (anjing dan babi dalam diri) yang berarti “kemasalan”).

Ungkapan “ins Fettnäpchen treten” (menendang sepanci minyak hingga tumpah) berarti mengatakan/melakukan sesuatu yang bodoh dengan tanpa sengaja atau dengan ceroboh. Sedangkan “aus einer Mucke einen Elephant machen” (membuat gajah dari nyamuk) atau menyikapi sesuatu tidak dengan proporsi yang pas.

Ada juga kalimat makian “verstehe nur Bahnhof” (hanya tahu stasiun kereta api, artinya untuk mengejek seseorang sulit memahami sesuatu).

Jika Anda sulit memahami sesuatu, kursus bahasa Jerman bisa membantu!

 

di jerman memberi kerenjang berarti menolak
Di Jerman, memberikan keranjang kepada seseorang berarti menolak mereka. (Foto ini diambil dari VisualHunt.com)

Ada juga “Schuster, bleib bei deinem Leisten” (dasar tukang sepatu, urusi saja cetakan sepatu kayumu) yang artinya urusi saja urusanmu sendiri. Dan yang terakhir “er wird dir einen Korb geben” (dia akan memberimu keranjang) yang artinya, dia akan menolak ajakan/permintaanmu.

Belajar bahasa gaul Jerman tidaklah mudah, tetapi selalu menyenangkan. Berhubung kita sedang membahas bahasa gaul, ich wünsche euch einen voll fetten Tag, ihr Miesepeter, Püppchen und Lausbuben, und vergisst nicht, euren inneren Schweinehund zu überwinden. Also, macht’s gut! (Coba baca kalimat bercetak tebal di atas untuk mengetes bahasa Jerman Anda!

Pelajari bahasa Jerman di mana pun Anda berada dengan bantuan tutor dari Superprof:

  • Belajar Bahasa Jerman online
  • Kursus bahasa Jerman di Jakarta
  • Kursus bahasa Jerman di Bandung
Butuh guru Bahasa Jerman ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang