Meskipun Mark Twain menggunakan judu; "The Awful German Language" pada esainya, ia juga mengungkapkan beberapa sisi positif dari bahasa Jerman:

"Setelah menunjukkan beberapa kekurangan bahasa ini secara terperinci, sekarang dengan senang hati saya akan menunjukkan kelebihannya secara singkat. Pertama, kata benda selalu ditulis dalam huruf kapital, seperti yang sudah saya sebutkan tadi. Kedua, dan yang lebih utama, adalah setiap kata dieja sesuai dengan pelafalannya. Hanya dengan pelajaran singkat tentang alfabet, siswa dapat mengetahui pelafalan kosakata bahasa Jerman tanpa harus bertanya; sedangkan dalam bahasa inggris, jika seorang siswa bertanya kepada kita, "Bagaimana pelafalan kata ‘bow’?" Kita hanya bisa menjawab, “Tidak ada yang tahu bagaimana pelafalan kata tersebut ketika berdiri sendiri; kita baru bisa tahu dengan merujuk pada konteks tertentu dan mencari tahu artinya – entah itu alat untuk melesatkan anak panah (bow = busur), atau anggukan kepala seseorang (bow = anggukan kepala), atau ujung depan kapal (bow = haluan)."

Permainan spelling bee tidak terlalu populer di Jerman karena ejaan bahasa Jerman relatif mudah. Berikut adalah beberapa tips tentang pengejaan bahasa Jerman; untuk lebih lanjut, lihat postingan kami tentang pelafalan bahasa Jerman.

tidak terlalu memeperhatikan spelling bee
Spelling bee tidak terlalu digunakan di Jerman karena ejaan Jerman cukup mudah. (Kredit foto: Stacey Huggins via VisualHunt)

Neue Deutsche Rechtschreibung (Ejaan Jerman yang Baru)

Pada tahun 1996, sebuah undang-undang disahkan dan diberlakukan pada tahun 1998 untuk mereformasi ortografi Jerman.

Undang-undang ini sudah didiskusikan sejak lama untuk membahas ketidakkonsistenan tertentu dalam ejaan Jerman dan sampai sekarang masih sangat kontroversial.

Undang-undang tambahan disahkan pada tahun 2004 dengan amendemen terbaru pada tahun 2017 yang memperkenalkan modal “ß”.

Buku teks dan daftar kosakata bahasa Jerman yang lebih baru menggunakan ejaan dan tata bahasa modern, tetapi masih ada teks-teks lama yang masih menggunakan ejaan lama – perubahan yang paling penting adalah penggunaan "ß" dan dihilangkannya penulisan "ph" untuk suara "f".

Penggunaan Huruf Kapital dalam Bahasa Jerman

Konsep ini sangat membingungkan bagi orang-orang yang baru belajar bahasa Jerman untuk pertama kalinya. Tidak hanya kata-kata di awal kalimat yang harus ditulis dengan huruf besar, tetapi setiap kata benda juga. Untuk pemula, hal ini sangat praktis karena membuat kata benda lebih mudah dikenali, meskipun terkadang agak sulit untuk membedakannya dari nama, seperti yang dijelaskan oleh Mark Twain:

"Suatu hari saya menerjemahkan sebuah bacaan, yang mengatakan bahwa "harimau betina yang marah itu berkeliaran dan benar-benar memakan hutan cemara (Tannenwald) yang malang itu". Ketika saya sedang bertanya-tanya, saya menemukan bahwa ternyata Tannenwald dalam kasus adalah nama seorang pria."

Artinya, dalam penulisan judul, yang perlu ditulis dalam huruf kapital adalah kata benda dan kata pertama dari judul tersebut ("Die unendliche Geschichte" von Michael Ende, berlawanan dengan ejaan bahasa Inggris "The Never ending Story"). Aturan ini memperjelas posisi setiap kata dalam susunan tata bahasa.

Temukan informasi tentang kursus bahasa Jerman di sini.

Konsonan Ganda & Konsonan Rangkap Tiga dalam Kata Benda Bahasa Jerman

ejaan baru jerman menggunakan f
Dengan ejaan Jerman yang baru, kata Schifffahrt tetap ditulis dengan tiga "f". Foto ini diambil dari VisualHunt.com

Ketika menyusun kata-kata majemuk dalam bahasa Jerman, huruf di akhir kata pertama biasanya sama dengan huruf di awal kata kedua.

Kata majemuk adalah gabungan dari dua kata, seperti dalam kata "Rauhhals" (sakit tenggorokan).

Jika kata pertama memiliki konsonan ganda, konsonan ketiga akan dihilangkan: "Schiffahrt" (Schiff + Fahrt, perjalanan dengan kapal).

Eszett (ß) dalam Bahasa Jerman

"Eszett" sering membuat orang bingung ketika baru mempelajari bahasa Jerman untuk pertama kalinya. Eszett dalam bahasa Jerman berasal dari s + z ( Ess + Zett) (yang dulu dilambangkan seperti huruf "f").

Kedua huruf tersebut sering kali berdampingan sehingga keduanya digabungkan menjadi satu huruf. Namun, jika Anda ingin menulis sepatah kata dengan Eszett pada keyboard non-Jerman, tulislah dengan “s” ganda – misalnya “gross”, bukan “grosz”.

Menggunakan huruf jerman yang tepat
Mempelajari penggunaan huruf Jerman dengan tepat. (Foto ini diambil dari visualhunt)

Dulu, seperti inilah penulisan Eszett dalam huruf besar, tetapi pada tahun 2017, Eszett huruf besar diperkenalkan ke dalam ejaan Jerman.

Salah satu pencapaian besar yang diharapkan dari reformasi ortografi baru Jerman tahun 1996 adalah menentukan kapan harus menggunakan "ß" dan kapan harus menggunakan "ss". Sebenarnya, "ß" jatuh setelah vokal panjang, sementara "ss" jatuh setelah vokal pendek – jadi kata stress, dengan vokal "e" yang dibaca pendek dalam bahasa Jerman harus ditulis "Stress".

Perbedaan antara "Maße" (pengukuran) dan "Masse" (massa) adalah panjang vokal, dan tentu saja maknanya.

Namun, perlu dicatat bahwa ada beberapa pengecualian – bahasa Jermannya jalan (dulu Straße) sekarang harus ditulis "Strasse" meskipun vokal "a" di sini dibaca panjang.

Sebagian siswa yang kebingungan menduga bahwa penulisan ini diubah agar penulisan alamat bahasa Jerman lebih mudah dipahami oleh orang asing.

Pelajari bahasa sehari-hari dan bahasa gaul di Jerman untuk membantu Anda membaur dengan kehidupan di Jerman dan temukan aplikasi pembelajaran Jerman untuk mempelajari bahasa Jerman secara autodidak dan belajar bahasa Jerman secara online si blog ini.

Konsonan Ganda dalam Bahasa Jerman

Sama seperti "ss", konsonan ganda dalam bahasa Jerman memperpendek vokal sebelumnya. Kata "rennen" (berlari), "Donner" (guntur), dan "Masse" semuanya memiliki vokal pendek.

Ketika menulis bahasa Jerman, Anda harus selalu memperhatikan panjang vokal. Vokal yang pendek diikuti oleh dua konsonan – jika konsonan mengikutinya hanya ada satu, huruf vokal akan dibaca lebih panjang.

Namun, kelompok konsonan + vokal akan memperpanjang vokal sebelumnya.

Kapan Huruf "H" Jatuh setelah Vokal?

Penambahan huruf “h” setelah vokal dilakukan ketika konsonan setelah “h” merupakan huruf terakhir dari suatu kata dan vokalnya dibaca panjang: "Mahl" (makanan). Untuk membedakannya dari "Mal" (waktu) yang memiliki "a" pendek, maka ditambahkanlah huruf "h".

Masalahnya adalah huruf "h" tetap ada bahkan ketika kata dasarnya diperpanjang - "Mahlzeit" – atau dengan kata kerja yang dibuat dari bentuk asal (stem). Ada contoh lain di mana penambahan "h",  tidak jelas alasannya, tetapi aturan ini cukup universal: "Mahl", "Kohl", "Rohr", "Stuhl".

Terkadang, alasan penambahan "h" tidak jelas karena bunyi vokal diikuti oleh kelompok konsonan + vokal. Cobalah untuk mendengarkannya dengan seksama, dan Anda akan menemukan bahwa vokal yang diperpanjang oleh huruf "h" cenderung sedikit lebih panjang daripada yang diperpanjang oleh kelompok konsonan + vokal.

Penggunaan "I" dan "IE" dalam Bahasa Jerman

"Ie" dibaca lebih panjang dari "i". Pada umumnya, orang Jerman tidak memperpanjang "i" dengan huruf "h". Sebagai gantinya, mereka menggunakan "ie" untuk "i" yang dibaca panjang.

Mengeja Suara "SH" dalam bahasa Jerman

Pernah bertanya-tanya mengapa kata school memiliki kombinasi huruf konsonan yang aneh? Kata ini berasal dari bahasa Jerman "Schule". Dalam bahasa Inggris, kombinasi "sch" dibagi menjadi dua bunyi (s + k), namun dalam bahasa Jerman, "sch" dibaca sebagai bunyi tunggal sama dengan "sh" dalam bahasa Inggris.

Kapan bunyi "sh" tidak ditulis "sch" dalam bahasa Jerman?

Ketika "s" di awal kata diikuti oleh huruf "p" atau "t", "s" akan dibaca seperti "sh". Oleh karena itu, "Spiel" (permainan), "stehlen" (mencuri), dan "Beispiel" (contoh) semuanya ditulis dengan huruf "s" saja.

"Ch" dalam Jerman

Para pemula biasanya sulit membedakan antara suara "ch" dan "sch". “Ch” dibaca seperti “kh” dan jatuh setelah huruf "i", "e", "ie", "ö", "ä", "ü" atau huruf konsonan. Namun, perhatikanlah jika ada kata yang berakhiran - ig ("Essig", "lässig", "richtig"), karena biasanya diucapkan seperti "-ich" ("endlich", "menschlich").

Kata-kata yang berakhiran - ich biasanya merupakan kata sifat yang diambil dari kata benda. Kata yang diakhiri dengan - ig bisa berupa kata benda ("Essig ", cuka), kata sifat ("lässig", kasual) atau kata keterangan atau keduanya ("richtig", benar).

"Ch" jenis kedua ini dilafalkan di dalam tenggorokan dan muncul setelah vokal "a" dan "o".

Penulisan Suara "f" dalam Bahasa Jerman

Bagian yang membingungkan bagi orang Indonesia yang belajar bahasa Jerman adalah kata-kata yang menggunakan "ph" namun dibax=ca "f" – kebanyakan merupakan kata-kata yang berasal dari bahasa Yunani, seperti photograph atau dolphin. Bahasa Jerman dulunya mengikuti ortografi ini, tetapi karena reformasi ejaan, sekarang yang digunakan adalah "f": "Fotograf", "Delfine". Selain itu, jangan lupa bahwa "f" dan "v" dilafalkan seperti "f" dalam bahasa Indonesia! Kabar baiknya, hal ini bukan masalah bagi kita orang Indonesia.

Penggunaan "J" dan "Y" dalam Ejaan Jerman

Salah satu hal yang sering menghambat pemula yang baru belajar bahasa Jerman adalah penggunaan "j" dan "y".

Di jerman tertulis geographie dan astronomie
Di Jerman, kata geography dan astronomy ditulis Geographie dan Astronomie. (Foto ini dipublikasikan oleh Free-Pictures di Pixabay)

Ini cukup mudah, meskipun:

  • Kata yang dibaca "y" (seperti dalam kata you, layer, soy) dalam bahasa Jerman akan ditulis dengan "j" (Jugend, Soja), kecuali diftong "ei" dan "ai" – "Ei" (telur), "Meier" (nama keluarga), " Seiende" (sesuatu yang ada), dan juga nama keluarga "Maier" – di mana "i" dibaca seperti "y" dalam Bahasa Inggris.
  • Huruf "y" dalam bahasa Jerman diucapkan seperti huruf "ü". Huruf ini muncul dalam kata-kata asing, terutama dari bahasa Yunani. Oelh karena itu, kata-kata untuk mata pelajaran seperti geography atau archaeology tidak akan dieja dengan -y, tetapi dengan "- ie": "Geographie", "Archäologie".

Pelajari perbedaan dialek bahasa Jerman di berbagai daerah. Ada baiknya Anda mengambil kursus bahasa Jerman yang tersedia di seluruh Indonesia dengan tutor. Mulai dari Surabaya hingga ke ujung pulau Sumatera, Superprof menyediakan kursus pembelajaran bahasa di mana pun Anda berada.

Butuh guru Bahasa Jerman ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5, 1 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang