“Otak membutuhkan sumber tenaga yang berasal dari glukosa/karbohidrat. Dan ketika Anda sedang menjalani diet karbo/ diet protein tinggi, otak akan menggunakan tenaga dengan oktan rendah. Anda akan merasakan pening, dan lebih mudah untuk emosi.”

Jack Lalanne

Ketika mendengar kata “karbohidrat”, yang terlintas di pikiran adalah pasta, roti, nasi dan kentang; sulit dicerna, makanan yang tidak baik bagi jantung seperti lasagna, kue pai dan kentang tumbuk, atau pizza.  Bagaimanapun, kadar terendah karbohidrat hanya gula dan tepung. Ketika kita menginginkan makanan berkarbohidrat, memotongnya, memakannya sebelum berolah raga dan bahkan mengambil makanan berkarbohidrat dari piring makan orang lain.

Diet modern mengingatkan kita untuk tidak terlalu banyak melahap karbohidrat dan bahkan menyarankan untuk tidak sama sekali mengkonsumsinya. Tentunya kita sudah mengenal diet, terutama yang sering kita lihat di majalah wanita yang mempromosikan konsumsi rendah karbohidrat agar melangsingkan tubuh tapi mereka tidak pernah membahas efek berkepanjangan dari mode diet.

Fokus terhadap karbohidrat dan menurunkan berat badan harus segera dilupakan; tubuh membutuhkan berbagai nutrisi agar dapat berfungsi secara maksimal. Menghindari salah satu nutrisi utama yang dibutuhkan oleh tubuh bukanlah hal yang bagus bagi kesehatan kita secara menyeluruh.

Jadi, apa itu karbohidrat sebenarnya dan mengapa kita masih saja merasa was-was terhadap karbohidrat?

Secara kimia, karbohidrat adalah biomolekul dan mengandung karbon, hidrogen, dan oksigen. Terdapat dua bentuk karbohidrat: simpel dan kompleks. Karbohidrat sederhana sebagian besar adalah gula seperti glukosa, fruktosa, sukrosa, dan laktosa, sedangkan karbohidrat kompleks berbahan dasar tepung, yang juga terdapat molekul gula yang mengikat.

salah satu hidangan yang mengandung karbohidrat adalah pasta
Pasta adalah salah satu karbohidrat berbahan dasar tepung (Sumber: Eaters Collective on Unsplash)

Karbohidrat memiliki empat fungsi utama bagi tubuh:

  1. Menyediakan tenaga bagi tubuh;
  2. Mengumpulkan tenaga pada tubuh;
  3. Membentuk makromolekul (salah satu fungsi sel);
  4. Memastikan protein dan lemak tersimpan untuk pemakaian penting lainnya.

Setelah mengetahui manfaat dari karbohidrat, terasa aneh jika kita berpikiran untuk mengurangi asupan karbohidrat demi badan yang lebih sehat.

Temukan lebih tentang lima kelompok makanan.

Karbohidrat dalam Makanan

Karbohidrat memiliki banyak wujud. Seperti yang disebutkan sebelumnya, pendapat kita mengenai karbohidrat adalah kenikmatan dan rasa sakit.

Tentu saja kita menyukai roti, pasta, kentang, dan nasi dan tidak jarang pula kita merasa bersalah ketika mengkonsumsi beberapa jenis tersebut tetapi masih ada banyak variasi karbohidrat; kita hanya tinggal memilih yang tepat.

Jadi, karbohidrat seperti apa yang bisa kita konsumsi?

Seperti yang telah dibahas di atas, ada dua variasi utama karbohidrat: bukan olahan (kompleks) dan olahan (simpel).

Setelah kita mengkonsumsi karbohidrat kompleks atau tidak murni, tenaga akan dilepas secara perlahan, yang artinya kita tidak akan mudah merasa lapar. Namun, saat kita mengkonsumsi karbohidrat simpel atau murni, pada umumnya adalah makanan olahan, kita akan merasa lapar lebih cepat dan kita akan cenderung merasa kelaparan dan kehausan.

Makanan olahan tinggi memiliki sedikit kandungan vitamin dan mineral, terutama serat dan vitamin B, dan termasuk makanan seperti roti tawar, pasta, nasi dan sarapan sereal sama seperti berbagai macak snack, permen dan minuman berkarbonasi.

Jenis-jenis makanan tersebut yang harus sedikit dikonsumsi. Jika makanan tersebut dikonsumsi secara rutin atau sebagai makanan dasar untuk diet, tubuh akan mulai merasakan berbagai masalah seperti masalah pencernaan dan berat badan naik, yang akan berujung pada obesitas dan penyakit jantung.

Mengkonsumsi terlalu banyak makanan karbohidrat olahan dapat mengakibatkan kerusakan gigi dan hormone hingga muncul jerawat dan kondisi kulit lainnya. Jika masih ragu, cara mudahnya adalah jauhi makanan berwarna krem. Pada umumnya, semakin banyak warna pada makanan Anda, semakin banyak pula kandungan nutrisinya.

Karbohidrat kompleks atau bukan olahan banyak ditemukan di makanan yang masih segar dan alami seperti gandum utuh, kacang, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Karbohidrat dari sumber tersebut tentunya lebih menyehatkan bagi kita, jadi betapa pentingnya untuk memilih pasta dari gandum utuh, nasi dan roti dan banyak sayur dan buah ketika berbelanja.

Kita masih bisa menikmati pasta kesukaan kita atau pizza di restaurant Italia atau menikmati kunjungan ke fish-and-chip lokal kini dan nanti. Ini mengenai memiliki pengetahuan yang tepat dan membuat keputusan tepat dari hari ke hari.

makanan kering seperti kripik juga masih mengandung karbohidrat
Meskipun bukan pilihan karbo yang menyehatkan, kita masih bisa menikmati keripik kapanpun. (Sumber: Gilly on Unsplash)
Nanda ponx
Nanda ponx
Guru Nutrisi
Rp50/h
Kursus pertama gratis!
Riska arisandy
Riska arisandy
Guru Nutrisi
5.00 5.00 (6) Rp30/h
Kursus pertama gratis!
Aldibsa
Aldibsa
Guru Nutrisi
Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!
Sekar
Sekar
Guru Nutrisi
Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!
Anita devi
Anita devi
Guru Nutrisi
Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Zulfa
Zulfa
Guru Nutrisi
Rp75,000/h
Kursus pertama gratis!
Yusuf rochmadi
Yusuf rochmadi
Guru Nutrisi
Rp150,000/h
Kursus pertama gratis!
Yennie
Yennie
Guru Nutrisi
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!

Risiko dari Diet Rendah Karbo

Untuk lebih mudahnya, karbohidrat adalah sumber tenaga paling utama bagi tubuh, tanpa mereka, tubuh kita hanya memiliki sedikit tenaga dan bergantung pada protein dan lemak, hingga mengurangi peran penting dari makanan tersebut.

Mengurangi konsumsi makanan karbohidrat olahan sangat penting untuk menjaga kesehatan secara optimal tapi di sisi lain, tidak mengkonsumsi karbo dapat mengakibatkan dampak buruk bagi tubuh dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Jika tubuh kekurangan gula, tubuh akan mulai untuk mengambil lemak kita. Mungkin ini terdengar bagus jika kita menginginkan untuk menurunkan berat badan tapi hal ini juga mengakibatkan, yang dikenal dengan penumpukan keton dalam tubuh kita. Keton diproduksi oleh hati selama konsumsi makanan masih sedikit. Ini adalah cara bagi tubuh untuk melindungi diri. Tubuh kita adalah susunan yang menakjubkan!

Dalam jangka waktu dekat, ketosis, merupakan proses normal metabolisme, menjadi berbahaya ketika ada penumpukan keton, menyebabkan banyak efek samping seperti sakit kepala, mual, mudah lelah dan bahkan nafas bau.

Mengurangi karbo dalam waktu lama dan menggantinya dengan makanan berprotein tinggi seperti daging dan olahan susu berpotensi membahayakan. Memang terlihat seperti pilihan “sehat” selain karbo namun tubuh akan mengkonsumsi lemak jenuh lebih banyak, yang mengakibatkan peningkatan jumlah kolesterol dalam darah. Kolesterol tinggi adalah penyebab nomor satu penyakit jantung dan stroke. Bukanlah hal yang bisa dianggap enteng.

Namun, efek jangka panjang masih sering tidak terpikirkan, seringkali kita mengabaikan saran mengenai nutrisi, terutama ketika kita ditekankan untuk mencoba cara tertentu. Karbohidrat, sama seperti lemak, bukanlah musuh yang harus dijauhi dan semakin kita memahami jenis makanan, maka kita akan semakin sehat nantinya.

Resep Karbohidrat yang Menyehatkan

Ada banyak resep yang bisa membantu kita untuk membuat karbohidrat seimbang sempurna di setiap makanan. Hal ini tidak selalu mudah atau terjangkau bagi semua orang untuk menciptakan perubahan besar pada rutinitas belanjanya tapi kita bisa menciptakan perubahan kecil yang akan bertahan lama.

Contohnya, membuat pizza sendiri dengan menggunakan tepung gandum utuh atau menambah kacang atau biji-bijian ke dalam salad. Atau, mengapa tidak memilih ubi daripada kentang dan membuat makanan dengan banyak warna, menggunakan ini sebagai bahan dasarnya: potong persegi seperti kentang goreng, panggang dan tambahkan bumbu agar menjadi makanan sedap untuk sehari, atau panggang menyeluruh dengan menambahkan topping di sampingnya. Masih banyak lagi cara memasak sayuran bertepung.

Temukan inspirasi Anda dalam makanan otentik India dan tambahkan nasi gandum utuh dan biji gandum pada masakan Biryani. Gunakan pasta dari gandum utuh dalam semangkuk spageti sayur kesukaan keluarga. Jadilah lebih berani dan ambil blender yang tersembunyi di dalam lemari untuk membuat sup paprika merah dan kacang yang sempurna dengan roti gandum segar di musim dingin.

makanan toko juga banyak mengandung karbohidrat seperti roti gandum
Konsumsi bersamaan sup buatan Anda dengan roti gandum. (Sumber: Wesual Click on Unsplash)

 

Karbohidrat merupakan hal pokok dalam diet kita yang membebaskan kita untuk memahami mana yang paling menguntungkan dan mengurangi kebiasaan mengkonsumsi karbo rendah dan, lebih baik, tambahkan karbo kompleks/karbo baik untuk rutinitas diet kita.

Jika kita berfokus pada jenis-jenis makanan yang memberikan kita banyak kenikmatan dan mencari resep dan ide masakan secara online, kita akan segera menyadari bahwa masakan yang tidak sehat tidak harus menjadi favorit kita sepanjang hidup.

Kita tidak harus merasa bersalah terhadap makanan berkarbohidrat yang kita lahap setelah mencoba menghindarinya selama berminggu-minggu. Kita bisa menggabungkannya ke dalam diet sehari-hari dan merasa sehat dan penuh dengan energi karena makanan tersebut secara alami memiliki serat tinggi yang menjaga kadar gula darah kita.

Cara hidup yang menyehatkan bukan berarti akan menjadi membosankan dan hambar di dapur. Memasak dan makan harus menjadi sebuah kenikmatan, dan penelitian menyarankan jika kita menikmati makanan kita, seluruh fungsi pencernaan juga akan mengalami peningkatan. Menemukan keseimbangan antara rasa dan kesehatan adalah satu hal yang krusial. Menyehatkan, karbo bukan olahan bisa menjadi bahan dasar, Anda bisa tentukan sendiri rasanya.

Baca lebih banyak tentang protein.

Baca lebih banyak tentang lemak.

Baca lebih banyak tentang buah-buahan dan sayur-sayuran.

Baca lebih banyak tentang produk olahan susu.

Butuh guru Nutrisi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang