Bagaimanapun juga, Rosalind Franklin adalah orang yang luar biasa; itu mungkin karena keluarganya sama pentingnya.

Ayah pamannya, Viscount Samuel, adalah penganut Yahudi pertama yang melayani pemerintahan Inggris. Bibinya menikah dengan Jaksa Agung Mandat Palestina. Bibinya ini, bersama dengan paman lainnya aktif dalam Gerakan Hak Pilih. Seluruh keluarganya terlibat dalam Working Men's College, salah satu lembaga pendidikan orang dewasa paling awal di negara tersebut.

Di waktu luang, keluarganya membantu pengungsi Yahudi melarikan diri dari Nazisme dan mencari tempat tinggal; mereka bahkan menyambut dua anak Kindertransport ke rumah mereka.

Megingat semua ini, tidak heran bahwa Rosalind Franklin akan menempa jalan hidupnya seperti demikian.

Lahir di masa ketika perempuan tidak memiliki hak pilih, Rosalind – bukan Rosie! – akan berjuang untuk pengakuan profesional... dan terkadang tanpa alasan sama sekali.

Sangat cerdas, terkadang angkuh dan sombong dan, ketika dia lengah, ramah, baik hati dan terkadang mudah sedih. Rosalind Franklin adalah orang yang rumit seperti molekul DNA yang ia ajarkan kepada kita semua.

Tersedia guru-guru Kimia terbaik
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (13 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lern
4,8
4,8 (30 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (39 ulasan)
Aloina
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (21 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (29 ulasan)
Fahri
Rp30,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Agis geril
4,9
4,9 (11 ulasan)
Agis geril
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Donny
5
5 (11 ulasan)
Donny
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (13 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lern
4,8
4,8 (30 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (39 ulasan)
Aloina
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (21 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (29 ulasan)
Fahri
Rp30,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Agis geril
4,9
4,9 (11 ulasan)
Agis geril
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Donny
5
5 (11 ulasan)
Donny
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Latar Belakang Pendidikan Rosalind Franklin

Membaca pengantar artikel ini, Anda mungkin telah mendapatkan kesan bahwa keluarga Nona Franklin terhubung dengan baik secara politik, dan bahwa keluarganya menikmati kestabilan finansial. Kalau begitu, Anda memang benar. Ayahnya adalah seorang bankir pedagang dan guru; dia memiliki sarana dan keinginan untuk melihat kelima anaknya berpendidikan tinggi.

Apakah ayahnya menyetujui anak tertuanya mengejar karir di bidang sains?

Sekolah Rosalind Franklin
Rosalind belajar fisika dan kimia di St Paul's Girls' School di London Sumber : Wikipedia; Kredit : Chmee2

Dengan beberapa alasan, ayahnya meremehkan karir yang dipilihnya dan menolak mendukungnya. Namun, saudara perempuannya mengatakan semua cerita itu omong kosong; Rosalind menikmati dukungan penuh dari orang tua dan keluarganya. Intinya, saat dia mendapatkan beasiswa untuk prestasi akademik, ayahnya mendesaknya untuk mencari siswa pengungsi agar diberikan beasiswa tersebut sembari ayahnya membiayai pendidikan Rosalind.

Nona Franklin secara rutin menerima penghargaan di setiap tahap karir akademisnya: di sains, bahasa, olahraga... satu-satunya pelajaran yang dia tidak terlalu unggul adalah musik. Saking buruknya dia di kelas itu sampai gurunya bertanya pada orang tuanya apakah dia mungkin menderita gangguan pendengaran.

Untungnya, ketidakmampuan dalam musik tidak mencegahnya menjadi unggul di kelas-kelas lainnya; dia unggul di enam kelas, dikatakan.

Dengan nilai seperti itu, dia tidak kesulitan mendapatkan tempat di Cambridge tempat dia belajar selama tiga tahun, mendapatkan penghargaan kelas dua untuk ujian akhirnya. Pada saat itu, perempuan dilarang menerima gelar sarjana, tetapi ketika akhirnya diperbolehkan (pada tahun 1947), Rosalind secara retroaktif dikreditkan dengan pengakuan itu.

Kualifikasi itu membuatnya menerima penelitian fellowship di Newnham College, bekerja di bawah Ronald Norrish. Dia tidak tahu apa yang harus ditugaskan pada Rosalind. Antara kurangnya arahan tegas dan perilaku kasar Dr Norrish, tidak lama hingga Rosalind akhirnya mencari peluang di tempat lain.

Seberapa berbeda pendekatan dan sikap Rosalind terhadap pendidikan dibandingkan Louis Pasteur, kimiawan yang memberi kita vaksin?

Penyerbuan Pertama Menuju Lab

Setelah tugas yang tidak terpenuhi di bawah pengawasan Norrish, Rosalind bekerja sebagai asisten petugas penelitian di BCURA – British Coal Usage Research Association. Meskipun dia memegang jabatan di laboratorium di posisi sebelumnya, di BCURA, dia punya hal yang harus dilakukan.

Menggunakan helium untuk menentukan massa jenis, dia mempelajari porositas batubara, kemudian membantu mengklasifikasi batubara menurut berbagai propertinya: seberapa baik batubara terbakar dan apa yang terjadi pada tingkat molekuer ketika terbakar. Itu menjadi topik tesis doktoralnya, gelar yang ia dapatkan di tahun 1945.

Pada saat itu, ketika perang telah berakhir, peluang dunia terbuka untuknya. Segera dengan sedikit bantuan, dia mendarat di sebuah tempat di Paris Laboratory of Chemical Services, di tim penelitian Jacques Mering.

Mering berpengalaman dalam kristalografi sinar-X; dia mengajarkan tentang penelitiannya cara menerapkan difraksi sinar-X studi studi bahan penelitian amorf. Rosalind merasa teknik ini memiliki potensi untuk memperluas cakupan eksperimen dan bagaimana hasilnya dapat ditafsirkan.

Bekerja dengan bahan yang paling tidak asing baginya, batubara, dia menerbitkan beberapa jurnal yang, saat ini, merupakan bagian integral dari pemahaman kita tentang batubara dan karbon.

Setelah tiga tahun di Prancis, Nona Franklin tertarik dengan fellowship tiga tahun di King's College London... dan langsung mendapat masalah.

Catatan kaki: Adrienne Weill, mantan murid Marie Curie, adalah orang yang membantu Rosalind mengamankan tempatnya di tim Mering.

Nona Weill mengajari Rosalind dalam bahasa Prancis sebelum ia tinggal di sana namun Nona Franklin dan Nyonya Curie memiliki ikatan lain. Keduanya dikatakan frustrasi dengan kurangnya keseriusan terhadap pekerjaan mereka dan keduanya awalnya diserang karena perkara Hadiah Nobel.

Direktur unit lalai memberi tahu para ilmuwannya tentang perubahan personel dan beban kerja yang dia terapkan sebelum kedatangan Rosalind. Para ilmuwan yang telah bekerja bersama tiba-tiba merasa diri mereka ditugaskan kembali dan pekerjaan yang sedang mereka lakukan, pekerjaan yang telah membuat kemajuan menakjubkan, diberikan kepada pendatang baru.

Itu adalah dasar dari sebagian besar (semua?) gesekan antara Rosalind Franklin dan Maurice Wilkins. Raymond Gosling, yang telah bekerja dengan Wilkins, diarahkan untuk membantu Ms Franklin.

Karya Rosalind Franklin
Setelah meninggal dunia Rosalind Franklin mendapatkan pengakuan atas karya nya "DNA". Sumber : Wikipedia; Kredit : KiloCharlieLima

Menemukan Struktur DNA

Untuk peralatan relatif buruk yang tersedia untuk mereka, Messrs Wilkins and Gosling mencapai hasil yang luar biasa dengan penemuan fotografi X-ray mereka. Ketika proyek tersebut ditugaskan pada pendatang baru – seorang wanita, saat itu! – mereka pasti tidak senang. Terlebih, orang-orang itu telah menemukan ritme kerja yang efektif dan tidak ingin meninggalkannya.

Karena alasan itulah, Rosalind menderita banyak kekerasan. Meski begitu, sebagai seorang profesional, dia mulai bekerja, menerapkan keterampilan yang ia pelajari di Prancis – bukan hanya menyiapkan peralatan, tetapi dalam memelihara hidrasi kritis dari spesimen yang ia uji.

Hal itu membawanya pada penemuan dua jenis DNA: A dan B. Para kimiawan tidak sepenuhnya membuka rahasia A-DNA hingga 60 tahun kemudian namun B-DNA tampaknya lebih dapat diakses untuk studi.

Direktur Randall, menyadari ketegangan di labnya, memisahkan penelitian tersebut. Franklin, jujur pada sifatnya yang berlawanan, memilih untuk mempelajari A-DNA, membiarkan Watson menemukan rahasia B-DNA.

Dalam banyak cara, temperamen Rosalind Franklin mirip dengan Joseph Priestley, kimiawan yang menemukan oksigen.

Ketika akhirnya merekonsiliasi dirinya dengan kedua jenis DNA yang memiliki struktur heliks, Rosalind menyusun naskahnya dan mengirimnya... tepat sehari sebelum Watson dan kawan penelitiannya Francis Crick membangun model B-DNA mereka.

James Watson dan Francis Crick

Menggunakan data yang sama dengan yang dimiliki tim King’s College, dua peneliti Universitas Cambridge, Watson dan Crick, mulai membangun model struktur B-DNA mereka. Tidak ada laboratorium yang menyadari seberapa jauh pekerjaan mereka di lab lain itu.

Memang, Crick dan Watson tidak menyadari bahwa mereka sedang menggambar langsung dari pekerjaan Rosalind Franklin untuk membangun model mereka.

Masa jabatan Nona Franklin di King’s hampir berakhir; ketika ia bersiap pindah ke Birkbeck, Universitas London, Wilkins mengirim pesan kepada teman-temannya Crick dan Watson bahwa Franklin pergi dan mereka bisa “membantu bekerja sama”. Implikasinya jelas: jika Franklin pergi, para pria ini akan lebih baik.

Faktor lain yang tanpa ragu membantu para pria itu mengambil alih karya Nona Franklin adalah perintah Direktur Douglas bahwa hasil kerja Rosalind harus tetap berada di King’s; Franklin tidak diperbolehkan membawa catatan atau pekerjaan apa pun miliknya. Wilkins 'mewarisi' semua bukti fotografisnya tentang struktur DNA, termasuk Foto 51.

Beberapa perjanjian jabat tangan lagi antara direktur lab dan peneliti, dan Rosalind Franklin dikeluarkan dari kredit apa pun yang akan diperolehnya atas karyanya.

Maurice Wilkins, James Watson dan Francis Crick berbagi Hadiah Nobel pada tahun 1962 di bidang Kedokteran untuk penemuan ‘mereka’ tentang bentuk heliks ganda DNA.

Ruang Kerja Rosalind Franklin
Rosalind Franklin lebih menyukai tempat yang kecil, nyaman dan alat yang memadai di ruang kerjanya. Sumber : Wikipedia; Kredit : Jenifer Glyn via MRC

Membongkar Mitos Seputar Rosalind

Tidak seperti Alexander Fleming, kimiawan yang memberi dunia penisilin, Nona Franklin menyukai tempat kerjanya bersih dan rapi. Sehingga tidak heran bahwa, setelah menduduki jabatannya di Birkbeck College, dia kecewa dengan kondisi laboratoriumnya.

Dia terang-terangan mengungkapkan ketidaksenangannya pada lingkungan barunya, mengklaim bahwa pindah dari King’s ke Birkbeck itu “seperti pindah dari istana ke daerah kumuh”. Pernyataan terang-terangan seperti itu, terlepas dari seberapa tepat pernyataan itu, menandai Rosalind sebagai orang yang sombong, angkuh, dan sulit diajak bekerja sama.

Tetap saja, kita bisa mengukur penindasan yang pasti ia alami di bawah King’s dengan kesimpulan pernyataan ‘daerah kumuh’ itu: "... tapi lebih menyenangkan, sama saja."

Sulit dipahami apakah wataknya terbentuk karena posisi sosial keluarganya, atau sebagai perempuan yang berada pada bidang laki-laki secara tradisi, dia harus terus memperjuangkan sumber, kesetaraan, dan pengakuan. Atau karena itu memang kepribadiannya.

Rosalind berbicara secara blak-blakan. Dia tidak kesulitan menatap mata seseorang, seringkali secara intens, dan dia selalu mengutarakan pikirannya. Selain itu, dia sangat cerdas, biasanya mengalahkan rekan prianya. Itu pasti meresahkan bagi mereka yang menerima tatapan tajam dan lidahnya yang tajam.

Dia tidak pernah menikah atau memiliki anak, namun bukan berarti dia tidak pernah mencintai seseorang.

Jacques Mering adalah salah satu orang yang dicintainya, namun dia sudah menikah dan memiliki istri. Donald Casper, ahli biologi Amerika mungkin adalah cinta dalam hidupnya. Suratnya tentang Donald Casper, ditulis untuk orang kepercayaan, terdengar menyedihkan; dia menggambarkannya sebagai pasangan yang ideal.

Cerita lain yang menandakan kerinduannya datang ketika kanker merusak tubuhnya. Perutnya membengkak sehingga dia terlihat seperti akan melahirkan bayi. “Anda tidak sedang hamil?” tanya dokter. “Saya harap begitu” jawabbnya.

Rosalind meninggal pada 16 April 1958, meninggalkan warisan yang selamanya akan mengubah dunia biologi molekuler... dan tidak ada yang memberinya kredit untuk itu sebelum kematiannya.

Bagaimana menurut Anda: apakah Rosalind Franklin mendapat tempat di daftar para kimiawan terkenal dan penemuannya? Beri tahu kami di kolom komentar di bawah.

Butuh guru Kimia ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang