“Tunggu sebentar”, Anda mungkin berpikir. Pasteur? Bukankah dia pemerah susu itu? Orang yang menemukan bahwa memanaskan dan mendinginkan susu berulang-ulang membuatnya lebih aman diminum? Orang yang menemukan kata ‘pasteurisasi’.

Dari situ, kita bertanya: tahukah Anda orang yang terkenal karena melakukan kesalahan?

Pikirkan Gary Glitter atau Jimmy Savile. Mereka sukses besar di industri hiburan tapi, hari ini, kita mengingat mereka karena aktivitas mereka yang kurang sedap... dan itu jika mereka mengingatnya semua.

Untungnya, apa pun yang tidak menyenangkan dalam hidup Louis Pasteur tidak mengurangi keberhasilannya yang besar dalam sains maupun pandangan kita tentang dia. Namun, ia terkenal karena hal yang salah.

Begitu produktifnya Pasteur, begitu beragamnya penemuan dan kontribusinya di bidang kimia, biologi, dan pemberantasan penyakit sehingga tampak seperti mengejek jika memikirkannya hanya sebagai ‘pemerah susu’.

Terutama saat ini, karena dimulainya hidup kita kemungkinan besar bergantung pada vaksinasi COVID-19, penting bagi kita untuk mengatahui orang yang membantu mengembangkan proses memasukkan serum ke lengan.

Ikutlah dengan Superprof sekarang, karena kita akan bertemu dan memahami Louis Pasteur. Dijamin, setelah ini, Anda tidak akan berpikir dia sebagai sekadar pemerah susu lagi!

Tersedia guru-guru Kimia terbaik
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (13 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lern
4,8
4,8 (30 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (39 ulasan)
Aloina
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (21 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (29 ulasan)
Fahri
Rp30,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Agis geril
4,9
4,9 (11 ulasan)
Agis geril
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Donny
5
5 (11 ulasan)
Donny
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (13 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lern
4,8
4,8 (30 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (39 ulasan)
Aloina
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (21 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (29 ulasan)
Fahri
Rp30,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Agis geril
4,9
4,9 (11 ulasan)
Agis geril
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Donny
5
5 (11 ulasan)
Donny
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Asal-Usul Louis Pasteur

Louis adalah anak ketiga di keluarga Katolik yang taat di Dole, Jura (Prancis). Berjiwa lembut dan tidak suka belajar, aktivitas favoritnya adalah menggambar dan memancing. Ia menggambar banyak sketsa tetangga, teman-teman, dan orang tuanya, yang sangat dekat dengannya.

Ayahnya adalah seorang penyamak kulit, keluarga pedagang telah menjalankan bisnisnya lebih dari 50 tahun. Mereka tidak kaya, tetapi karena pendidikan Pasteur Sr tidak lebih dari sekolah dasar, beliau ingin melihat anaknya terdidik dan bekerja sebagai guru, profesi yang akan menjamin kestabilan finansial.

Pengaruh Perkembangan Vaksin
Seorang Ilmuan Louis Pateur tidak terbayang sebelumnya bahwa ia akan didominasi oleh segala kuman dan penyakit didunia sains. Sumber : Wikipedia

Louis Pasteur adalah siswa yang biasa-biasa saja. Dengan berani, keluarganya mengirimnya ke Paris untuk belajar ketika ia berusia 16 tahun; ia kembali sebulan kemudian karena terlalu kangen rumah. Namun, dia ingin memenuhi impian ayahnya sehingga ia pergi ke Royal College di Besancon.

Catatan tambahan: kampus itu memiliki sejarah panjang dan telah melahirkan beberapa nama, di antaranya adalah College Louis Pasteur. Nama tersebut diganti dengan College Victor Hugo, karena meskipun Pasteur kemungkinan besar adalah alumni yang paling terkenal, Hugo adalah anak asli kota itu.

Ia gagal dalam ujian baccalaureate tetapi lolos di tahun berikutnya, mendapatkan nilai buruk hanya di pelajaran kimia. Ia kemudian mendaftar ke sekolah pascasarjana paling bergengsi di Prancis; lagi-lagi, nilai buruk menghambat jalannya. Satu tahun belajar dan ronde ujian lainnya memberikan hasil yang lebih baik.

Akhirnya, setelah menerima diplomanya, ia menyiapkan diri untuk memulai kehidupannya sebagai profesor fisika namun, sebelum ia melakukannya, dia dipanggil kembali ke almamaternya.

Kimiawan Antoine Balard telah menyadari bakatnya dalam sains dan ingin membantu Pasteur muda mengembangkannya. Bekerja sebagai asisten lab untuk Balard, Pasteur memulai pekerjaannya sebagai kimiawan.

Seperti kebanyakan penemuan Pasteur, penemuan radium dan polonium Marie Curie adalah hasil dari pemikiran logis.

Penemuan Awal

Tidak seperti penemuan para kimiawan terkenal lainnya yang mungkin tercemar skandal atau secara tidak sengaja dikaitkan dengan ilmuwan lain, Pasteur dihormati dan dihargaipenuh atas penemuannya.

Di bawah naungan Balard, Pasteur menjelajahi kristalografi – penyusunan atom kristal. Pekerjaan itu membawanya ke penemuan asimetri molekuler yang, kemudian, membuktikan kiralitas molekuler dan dengan tegas menjelaskan isomer.

Beberapa sejarawan dan ilmuwan berpendapat bahwa penemuan-penemuan ini adalah yang paling berdampak dan berpengaruh dari semua kontribusi yang dibuat Louis Pasteur terhadap sains. Dan penemuan-penemuan itu dibuat ketika ia baru saja memulai karirnya! Penyakit, rabies, vaksin, dan bakteri masih ada di masa depannya.

Teori Kuman dan Fermentasi

Tidak seperti para ilmuwan lain yang memulai dengan hipotesis dan bekerja untuk membuktikannya, Pasteur mengambil petunjuk dari sumber-sumber yang mustahil. Satu kasusnya melibatkan ayah dari salah satu muridnya yang memintanya untuk memecahkan masalah anggur wine yang berubah menjadi asam. Ia kemudian mulai menyangkal teori yang dipegang para ilmuwan lainnya bahwa fermentasi disebabkan oleh penguraian.

Kemudian, setelah mengumpulkan fakta, ia lanjut untuk membuktikan bahwa mikroorganisme merusak minuman, membuat anggur wine dan susu menjadi asam dan bir menjadi tidak dapat diminum. Siklus yang berulang dari pemanasan dan pendinginan membunuh mikroorganisme tersebut dan... yah, Anda tahu kelanjutan cerita itu.

Salah satu kesimpulan paling luar biasa Pasteur adalah Teori Kuman Penyakit yang elegan.

Seorang Ilmuan Yang Bijaksana
Seringkali Louis Pasteur Mencerminkan Seorang Ilmuan Yang Bijaksana. Sumber : Wikipedia; Kredit: Albert Adelfelt

Sederhananya, teori kuman menyatakan bahwa penyakit tertentu disebabkan oleh agen atau kuman menular tertentu. Setelah mikroorganisme itu terbentuk dalam minuman, menyebabkan minuman tersebut basi, Pasteur melakukan eksperimen yang membuktikan bahwa organisme hidup ada di udara dan bahwa mereka menyebabkan penyakit.

Sekali lagi – dan seperti cici khas karya Pasteur, eksperimen itu elegan dalam kesederhanaannya.

Menggunakan metode familier dari memanaskan dan mendinginkan cairan, ia menjaga agar wadah tertutup rapat ketika cairan didinginkan. Setelah cairan kembali ke suhu normal, ia mengujinya dan menemukan bahwa tidak ada mikroorganisme di dalam cairan. Ia kemudian memanaskan kembali cairan, hanya saja kali ini, ia tidak menutup botol tersebut, memungkinkan paparan udara ketika ia lebih dingin.

Ketika cairan kembali ke suhu dasar, ia mengujinya dan menemukan cairan tersebut mengandung mikroorganisme, sehingga membuktikan bahwa udara mengandung organismeyang mengontaminasi cairan. Penelitiannya secara tegas membantah doktrin generasi spontan.

Selain menetapkan bahwa gula terurai menjadi alkohol dan asam karbonat, proses fermentasi asam laktat, dan teori kuman, karya Pasteur:

  • menetapkan betapa pentingnya suhu bagi pertumbuhan bakteri
  • menemukan (kembali) anaerobiosis
  • menjadi landasan operasi antiseptik
  • meningkatkan produksi ulat sutera dengan memaparkan organisme penyebab cacing sakit
  • mengembangkan beberapa vaksin

Perhatian Pasteur pada karakteristik kecil memunculkan banyak penemuannya seperti perhatian Rosalind Franklin terhadap detail yang mengungkap struktur heliks DNA.

Vaksinasi dan Imunologi

Saat ini, mengakar kuat dalam penelitiannya dan dengan Teori Kumannya yang diterima secara luas, penelitian Pasteur berubah menjadi pencegahan penyakit.

Sebelum kita melanjutkan, kita harus mencatat bahwa Pasteur dikenal fobia kuman. Ia menolak untuk berjabat tangan dengan siapa pun, bahkan bangsawan, tidak peduli jika ia menerima penghargaan bergengsi karena karyanya atau bertemu sesama ilmuwan. Itu membuatnya mudah dipahami mengapa ia mengalihkan perhatiannya pada pencegahan penyakit ketimbang memeranginya.

Ini semua berawal dari ayam. Seorang dokter hewan mengirimnya beberapa kultur dari penyakit ayam, yang dibudidayakan Pasteur dalam kaldu ayam. Ia kemudian memberinya makan pada ayam hidup namun ayam-ayam tersebut gagal sakit; bakteri tersebut terlalu terdegredasi. Namun, setelah menggunakan kembali unggas-unggas tersebut di ronde pengujian lainnya, Pasteur menemukan bahwa unggas-unggas itu melawan infeksi.

Sama perhatiannya pada detail seperti Pasteur, asistennya begitu lesu.

Charles Chamberlain telah diminta untuk memasukkan bakteri hidup ke dalam ayam ketika Pasteur sedang berlibur. Chamerlain lupa dan pergi berlibur juga. Selama sebulan, kultur membusuk, sekembalinya, Chamberlain bergegas menyuntik unggas-unggas itu, seperti yang diperintahkan.

Tidak ada yang terjadi. Unggas-unggas tersebut tidak sakit ataupun mati.

Pasteur sendiri kemudian menyuntik unggas-unggas itu dengan strain virulen dari bakteri penyebab kolera. Tidak ada yang terjadi. Unggas-unggas tersebut kebal terhadap penyakit. Era imunisasi telah dimulai.

Ia menerapkan metode melemahkan bakteri tersebut dengan dengan paparan udara kemudian menyuntik ternak, sehingga mengebalkan meeka terhadap antraks. Penelitian lebih lanjut membawa pada vaksinasi terhadap rabies.

Apakah tidak adil jika, seringkali, Sir Alexander Fleming mendapat lebih banyak kredit atas penemuan penisilinnya daripada yang dilakukan Pasteur sebagai Bapak mikrobiologi?

Pasteur Institut de lille
Salah Satu Bukti kejeniusan Seorang Ilmuan Louis Pasteur adalah Pasteur Institut. Sumber : Wikipedia. Kredit :Lamiot

Meringkas Louis Pasteur

Ketika ia berusia 55 tahun, Louis Pasteur adalah pahlawan nasional. Karyanya telah menyelamatkan industri sutra Eropa, mencegah epidemi penyakit yang mengerikan dan menyelamatkan ternak dari bakteri antraks yang mematikan. Mungkinkah ia melakukan kesalahan?

Ia tidak selalu pria yang tenang dan baik seperti yang digambarkan. Karena sifatnya yang pemarah dan arogan, ia akan mencerca ilmuwan lain, terkadang secara tidak adil menuduh mereka menginjak-injak pekerjaannya. Ia dogmatis dan memberi pengaruh negatif, dan seringkali tidak fleksibel dalam pandangannya.

Ia bukan ahli biologi pertama yang mempelajari fermentasi atau menyimpulkan bahwa udara diperlukan dalam prosesnya. Namun, mungkin kontroversi terbesar dari karirnya adalah persaingannya dengan Antoine Bechamp, seorang kimiawan yang memulai peneltiannya terhadap fermentasi dua tahun penuh sebelum Pasteur.

Harus diakui, dalam merevisi kesimpulan awalnya, Bechamp memberi waktu kepada saingannya untuk menerbitkan temuannya terlebih dahulu. Bechamp membalas dengan jurnalnya sendiri, menyatakan bahwa Pasteur tidak membuktikan sesuatu yang baru. Mengambil perseteruan publik menciptakan persaingan seumur hidup antara dua pria tersebut.

Perseteruan serupa terjadi antara Pasteur dan mantan pemuja Henri Toussaint atas vaksin antraks.

Serangkaian stroke melemahkan tubuh Louis Pasteur tetapi ia tetap bekerja. Belum sampai usia 70 tahun ia menderita pukulan terakhir yang menghancurkan yang tidak bisa pulih sepenuhnya. Ia wafar pada 28 September 1895.

Ingin merahasiakan kesuksesannya hingga akhir, Pasteur berpesan bahwa catatan-catatan laboratoriumnya disimpan oleh anak-anaknya, jangan pernah ditunjukkan pada siapa pun. Keterunan lelakinya menyumbangkannya pada French National Library 86 tahun setelah kematian kakeknya dan hanya karena tidak ada anggota keluarga lain untuk mempecayakan catatan itu.

Louis Pasteur, seperti sesama ilmuwan Joseph Priestley, tetap fokus pada tujuan keseluruhannya tetapi, pada kasus Priestley, obsesi itu membawanya pada keruntuhan.

Kebetulan, ia lebih diingat karena kontribusinya terhadap tata bahasa Inggris daripada penemuan oksigen, seperti Pasteur yang lebih dikenal karena pasteurisasi daripada vaksin.

Butuh guru Kimia ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang