“Anda hanya perlu satu malam untuk belajar cara bertinju. Tapi Anda butuh waktu seumur hidup untuk belajar cara bertanding.”

 Alessandro Baricco

Novelis hebat Italia tersebut mungkin sedikit melebih-lebihkan! Tetapi jika Anda pernah mencoba bertinju, Anda pasti mengerti alasannya.

Jika Anda ingin menjadi seorang petinju terbaik, maka Anda harus terus berlatih dengan serius: seperti halnya dalam olahraga apa pun, memiliki keseriusan dan motivasi bisa dikatakan sebagai keterampilan tambahan.  

Seorang petinju pemula – terutama seorang pemula dalam tinju Barat – harus menjalani tahap awal jika suatu hari ia ingin menguasai seni bela diri yang menakjubkan ini.

Tentu saja, pelatihan untuk pemula sangat berbeda dari pelatihan seorang petinju profesional dan dimulai dengan pengkondisian di gym.

Mari kita lihat apa yang akan dijalani oleh petinju pemula di awal-awal perjalanan mereka... jangan lupa bahwa setiap juara seperti Rocky Balboa, Mohammed Ali, serta Mike Tyson juga melewati fase awal ini.

Adam
Adam
Guru Tinju
Rp30,000/h
Kursus pertama gratis!
Juan
Juan
Guru Tinju
Rp30,000/h
Kursus pertama gratis!
Toto
Toto
Guru Tinju
Rp200,000/h
Kursus pertama gratis!
Fadel
Fadel
Guru Tinju
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Muhamad eggi
Muhamad eggi
Guru Tinju
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Misael
Misael
Guru Tinju
Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Eva
Eva
Guru Tinju
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Richard
Richard
Guru Tinju
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!

Mulailah Belajar Tinju dengan Mencari Pelatih

Alam memberikan banyak pelajaran kepada kita. Jika sebuah tunas muda tidak dibantu oleh tangan manusia, ia akan tertimbun dalam rimbunan rumput liar dan hanya menghasilkan sedikit buah.

Hal yang sama juga berlaku untuk tubuh, yang perlu dipandu untuk mencapai potensi maksimalnya.

Jika petinju pemula tidak belajar ke seorang master, dia pasti akan hilang arah dan mengalami kebingungan. Mulailah dengan berlatih di gym untuk mendapatkan kebugaran dan meningkatkan stamina.

Dengan berlatih sendiri, petinju akan tetap menjadi petinju biasa dengan sarung tangannya dengan gerakan yang kikuk dan tidak membuat kemajuan.

berlatih dengan orang lain akan menambah pengetahuan sejauh mana kekuatan anda
Apakah Anda harus bertinju sendiri atau dengan orang lain? | Bertinju dengan orang lain akan memungkinkan Anda untuk mengumpulkan lebih banyak pengalaman dan pengetahuan | sumber: Wikimedia Commons

Jika kita bertinju sendiri, kita akan belajar gerakan yang salah tanpa ada yang memberi tahu ketika kita membuat kesalahan.

Oleh karena itu, menemukan seorang pelatih yang bisa membuat Anda tumbuh dan menjadi lebih baik sangatlah penting. Jika Anda ingin belajar Muay Thai atau Kickboxing, pelatih tinju yang tepat akan membantu Anda dalam perjalanan Anda.

Entah Anda berada di klub tinju atau belajar dengan pelatih pribadi dengan rekam jejak yang terbukti sebagai seorang olahragawan sekaligus pelatih, ada banyak cara untuk menghindari KO dalam pertandingan di beberapa minggu pertama Anda.

Sebelum bertanding di atas ring, kami sarankan Anda berlangganan asuransi olahraga (sebelum memulai, tanyakan kepada dokter Anda apakah secara umum keadaan fisik Anda cocok untuk olahraga tinju). Seorang petinju amatir juga harus memiliki peralatan minimal: sepatu yang bagus, celana pendek gaya basket, T-shirt, helm pelindung dan sarung tangan – bahkan, mungkin juga tali (perban) di bawah sarung tangan.

Pelatih Anda akan memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan dalam melakukan persiapan menghadapi sebuah pertandingan.

Langkah Awal Sebelum Mulai Berlatih Tinju

Tinju adalah olahraga kontak fisik yang sulit – entah Anda ingin mempelajari tinju Prancis atau Barat. Olahraga ini juga merupakan seni tersendiri yang mengharuskan Anda memiliki banyak kekuatan. Mereka yang hanya ingin memukuli orang lain jangan belajar tinju: olahraga ini membutuhkan gerak langkah kaki yang indah dan kelincahan yang hebat.

Biasanya memulai bertinju di usia yang matang akan lebih baik karena latihan sejak masih kecil bisa merusak otak muda yang sedang berkembang. Memang benar, seorang petinju akan terkena banyak pukulan di kepala yang dapat memberikan efek samping bahkan meskipun dengan perlindungan.

Sebelum Anda benar-benar terjun ke dalam olahraga ini, Anda harus memiliki aktivitas fisik secara teratur yang sempurna. Ini bisa mempersiapkan tubuh Anda untuk berlatih tinju. olahraga kardiovaskular akan membantu Anda mendapatkan kebugaran tubuh dan latihan beban akan membantu Anda membangun massa otot serta meningkatkan kekuatan Anda. Setelah Anda mulai mengalami kemajuan, Anda bisa mulai berlatih teknik tinju seperti shadow boxing untuk membantu meningkatkan kecepatan dan ketangkasan Anda. 

Seorang binaraga pasti bisa membantu Anda, tetapi Anda mungkin juga harus menjalani olahraga kebugaran dan kardio secara umum jika Anda ingin menghilangkan lemak (ini adalah tantangan dalam mengelompokkan petinju berdasarkan berat badannya, seperti dalam judo). Setelah menyelesaikan bagian tantangan ini, Anda bisa melatih otot agar fleksibel, kuat, dan efektif. Anda juga harus Jogging secara paralel dengan pelatihan tinju. Anda juga bisa menggantinya dengan lompat tali ketika hujan, udara dingin menyerang, atau Anda lebih suka berlatih di dalam ruangan.

karung tinju untuk pemula
Karung tinju atau samsak… | Salah satu peralatan terpenting bagi petinju pemula! | sumber: morguefile.com

 

Anda akan sangat terbantu Anda jika Anda pernah bermain rugby atau voli air. Seni bela diri juga penting untuk tinju.

Olahraga seperti skuas atau tenis dinding, pelota dari Basque, berenang, atau tenis memiliki keuntungan sebagai latihan kardio. Olahraga-olahraga adalah awal yang baik sebelum masuk ke ring ketika saatnya tiba!

Juga pastikan untuk mempertahankan diet yang sehat dan seimbang, dan menjaga kadar air dalam tubuh (dengan minum air) selama sesi latihan Anda. Tidur yang cukup juga diperlukan, terutama ketika Anda melakukan olahraga sehari-hari.

Latihan Tinju Rutin untuk Pemula

Seorang juara Olimpiade tinju tingkat profesional atau amatir tidak memiliki masalah untuk berfokus pada permainan dan pertarungan yang ada. Hal yang sama mungkin tidak berlaku untuk kebanyakan pemula, dan mereka seharusnya tidak boleh dipertanyakan lagi tentang hal ini.

Lalu, mereka juga harus melakukan latihan yang lebih sederhana untuk membuat kemajuan dan untuk meraih tingkat konsentrasi dan fokus profesional suatu hari nanti.

Sejujurnya, perjalanan seorang pemula itu panjang dan penuh dengan rintangan. Dia harus memahami aturan suatu olahraga yang benar-benar baru dan kemudian belajar mempraktikkannya.

Sampai aturan dan gerakan tersebut menjadi refleks, pemula harus tetap berlatih dengan tekun, bahkan pada hari-hari ini ketika generasi Y (atau Z?) biasa mendapatkan semuanya secara instan: kemenangan, kebanggaan, uang, medali Olimpiade...

Sekarang kita akan membahas tentang “latihan petinju pemula” atau “pelatihan untuk pemula”. Hal ini bisa menjadi lebih intens atau kurang intens tergantung pada momennya, tetapi melatih pengetahuan dasar setiap hari tanpa terkecuali sangatlah penting.

Setiap sesi tentu harus diawali dengan setidaknya 15 menit pemanasan, atau bahkan 30 menit. Anda hanya perlu berlari, melemaskan sendi Anda, dan melatih gerakan Anda tanpa memaksanya. Mulailah dengan shadowboxing yang terkenal (jangan takut untuk terlihat konyol!) Prinsipnya sederhana: pelatih pertama-tama akan menunjukkan gerakan dasar tinju, yang harus Anda tiru dan Anda ulangi berkali-kali sebelum Anda harus memukul target sungguhan.

Teknik uppercut, teknik right hook, gerak langkah kaki Anda, pertahanan Anda: semua hal ini harus menjadi bagian dari diri Anda sehingga Anda bisa melakukannya di luar kepala.

Anda harus menghubungkan elemen-elemen ini satu sama lain secara berurutan. Seperti halnya catur, ada beberapa urutan dasar, seperti teknik jab-cross yang terkenal.

Pakar tinju mengajarkan “teknik dasar” yang berlaku baik untuk ahli maupun pemula.

Idealnya, Anda harus memiliki pelatih yang bisa bermain sebagai musuh Anda, atau berpasangan dengan seseorang ketika pelatih Anda memberi Anda saran dan membuat komentar tentang kinerja Anda.

Setelah pelajaran, jangan lupa untuk melakukan peregangan untuk memaksimalkan pemulihan Anda dan biarkan otot Anda mengembangkan massanya. 

Jangan lupa bahwa Anda juga bisa belajar tinju sendiri.

Latihan Klasik untuk Petinju Pemula

Selain sesi pelatihan khas petinju pemula, yang bisa disebut “beginner’s course”, ada juga latihan tradisional yang bisa Anda lakukan berulang kali dalam sehari. 

Teknik-teknik yang termasuk di dalamnya sangat banyak, tapi mari kita fokus pada 5 latihan dasar tinju yang paling dikenal untuk pemula.

1. Lompat Tali

Daya tahan dan ketahanan: lompat tali tidak hanya dibuat untuk anak-anak! Ini adalah olahraga mendasar yang sudah dikenal oleh atlet tingkat tinggi dan binaragawan, dan tidak diragukan lagi bahwa olah raga yang satu ini memiliki tempat tersendiri dalam sesi pelatihan tinju.

Secara bertahap, Anda bisa lompat tali hingga satu setengah jam! Tambahkan push-up dan latihan perut jika Anda ingin mendapatkan performa terbaik.

2. Shadowboxing

Beginilah cara kebanyakan pemula memulai sesi tinju: melawan musuh imajiner. Artinya, Anda tidak akan menerima pukulan, tetapi ini lebih melelahkan daripada yang diyakini pada umumnya.

Melakukan shadowboxing menghadap cermin adalah cara terbaik untuk mengevaluasi performa Anda.

3. Memukul Punch Mitt

Pada tahap ini, seseorang akan berada di depan Anda dan menerima pukulan Anda sebagai target bergerak. Pelatih akan memberi Anda brifing tentang apa yang harus Anda lakukan.

wanita juga mampu bela diri
Anda pikir olahraga adu fisik hanya diperuntukkan bagi pria? | Pikirkan lagi! | sumber: visualhunt.com

 

Agar latihan ini efektif, latihan ini harus berlangsung sekitar setengah jam. Tujuan utamanya adalah agar penyerang mengatur pernapasannya dan untuk melatih tempo dan teknik. Napas pendek atau kelelahan awal akan menunjukkan kondisi fisik yang buruk.

4. Sparring atau Latih Tanding

Ini adalah varian dari shadowboxing, yang telah kami sebutkan sebelumnya. Bedanya, Anda memiliki lawan sungguhan,

Siswa melakukan sparing selama 3 hingga 6 putaran. Dia harus memukul lawannya, tetapi dengan tidak terlalu keras, dan memastikan bahwa lawan tidak terluka.

Di sisi lain, ia harus menghindari pukulan. Jika Anda ingin berhasil dalam latihan ini, lakukan hal berikut: berikan semua balasan yang Anda bisa dengan cara terbaik yang dapat Anda lakukan, dan melangkahlah dengan cepat!

5. Memukul Karung Tinju atau Samsak

Ini adalah cara klasik: lebih dari sekadar sarana untuk berlatih, karung tinju atau samsak mungkin bisa dikatakan sebagai simbol olahraga tinju – baik itu tinju Inggris, tinju Prancis atau tinju Thailand.

Double elastic bag adalah salah satu jenis karung tinju yang paling mudah ditangani untuk pemula.

Jadi sekarang mari kita bersantai dan meninjau tentang apa yang baru saja kita pelajari bersama...

Butuh guru Tinju ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang