Kejuaraan di Wimbledon adalah pertandingan yang luar biasa. Semuanya mulai dari kemegahan dan ketertiban hingga sedikitnya iklan di pinggir lapangan yang menyegarkan mata – dan jangan lupakan stroberi dan krim tradisional yang menunjukkan bahwa acara tahun ini adalah yang tertinggi dalam kemegahan tenis.

Menurut Anda, bagaimana perasaan para pemain yang lolos ke kontes ini?

Pikirkan kembali masa ketika Anda akhirnya mendapatkan sesuatu yang sangat Anda upayakan dengan keras, mungkin diterima di universitas pilihan pertama Anda atau akhirnya bisa membeli mobil atau rumah. Mendapatkannya hanya separuh jalan pertempuran; setelah Anda akhirnya mendapatkan hal yang paling didambakan, Anda masih harus mengerjakannya dan/atau merawatnya.

Anda mungkin berpikir para pemain tenis akhirnya mendapatkan privilese bermain di Wimbledon dengan cara yang sama. Ini bukan hanya soal mengikuti kontes; para pemain ini harus mempertahankan peringkat tertentu, bermain di sejumlah turnamen internasional... dan kualifikasi-kualifikasi itu baru permulaan.

Setelah mereka memenuhi kriteria untuk bermain di Kejuaraan, beberapa pemain kemudian harus berkualifikasi lagi, terutama jika merka beum menerima wildcard dan belum memuaskan persyaratan masuk lainnya.

Jadi, di sanalah mereka semua, yang terbaik dari yang terbaik, siap untuk bermain tenis. Dan kami siap menonton mereka.

Mari kita cari tahu bagaimana hasilnya.

Tersedia guru-guru terbaik
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (36 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (81 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (17 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (34 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (24 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (74 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (36 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (81 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (17 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (34 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (24 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (74 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Sorotan Wimbledon

Mungkin sorotan terbesarnya adalah kembalinya kemenangan Kejuaraan. Setelah pembatalan tahun lalu, sungguh luar biasa melihat lapangan rumput yang padat dan mendengar dentingan bola tenis yang solid lagi.

keistimewaan bola tenis wimbledon
Tahukah Anda bahwa bola tenis Wimbledon didinginkan untuk memaksimalkan pantulannya. Sumber : VisualHunt

Tentu saja, pandemi tidak pernah jauh dari pikiran siapa pun. Duchess of Cambridge muncul dari isolasi diri tepat pada waktunya untuk menyerahkan trofi Tunggal Putri adalah waktu yang tepat, tapi bagaimana mungkin kita lupa alasan ia harus melakukan isolasi?

Dua gambaran itu menggarisbawahi Wimbledon 2021. Dengan semua pasang surutnya, Kejuaraan tahun ini tidak seperti yang lain.

Ambil contoh Emma Raducanu. Ia debut di Wimbledon tahun ini pada wildcard dan berhasil mencapai putaran keempat sebelum harus pensiun karena alasan medis. Sebelum itu, ia bermain di Nottingham Open, lagi-lagi masuk melalui wildcard. Apakah Nona Raducanu hanya sangat beruntung atau takdir tenis berpihak padanya?

Meskipun kita tidak bisa mengatakan bahwa Nona Raducanu tidak mengabdikan diri pada tenis, dia belum menunjukkan dorongan yang sama seperti Coco Gauff. Begitu aturan yang mengatur permainan Junior mengizinkannya, Nona Gauff berkeliling dunia, bermain di setiap turnamen yang bisa ia ikuti dan menaikkan peringkatnya sepanjang perjalanan.

Sayangnya, Nona Gauff tereliminasi di putaran keempat namun kekalahan itu memberinya lebih banyak waktu untuk menyiapkan kontes tenis Olimpiade yang akan ia ikuti.

Poin yang sangat rendah pada Kejuaraan tahun ini adalah cedera dan pensiunnya Serena William dari pertandingan tersebut pada putaran pertama permainannya. Nona Williams telah diganggu dengan cedera tahun ini, dimulai dengan WTA Yarra Valley Classic, di mana ia berhasil mencapai semi-final. Ia hendak berhadapan dengan Ashleigh Barty – pemenang Wimbledon Tunggal tahun ini tetapi mengundurkan diri, dengan alasan cedera bahu.

Para pakar berkata bahwa Nona Williams bisa memiliki tahun yang lebih baik dan tidak menyakitkan jika ia terlalu ingin mengikat dan mengalahkan Margaret Court, yang memegang rekor jumlah gelar Grand Slam terbanyak. Ah, Serena!

Untuk Putra, permainan juga tidak kalah dramatis atau menyenangkan. Novak Djokovic memperoleh tempatnya di jajaran petenis hebat sepanjang masa; saat ini ia setara dengan Rafael Nadal dan Roger Federer untuk jumlah gelar Grand Slam-nya; 20 gelar tepatnya.

Dan, ngomong-ngomong soal Roger Federer...

Dia adalah salah satu pemain tenis terhebat sepanjang masa. Kariernya yang panjang dan banyaknya gelar serta kemenangannya telah menginspirasi banyak pemain tenis yang sedang naik daun; catatan sejarah tenis akan mencantumkan namanya bersama André Agassi dan Björn Borg - bahkan mungkin di depan mereka.

Jadi mengapa banyak bicara seakan-akan ini adalah Wimbledon terakhir Tuan Federer? Seakan-akan ia sudah usai dan sepertinya ia siap pensiun dari kompetisi profesional?

Memang, perbincangan suram tentang siapa yang bermain di Wimbledon untuk terakhir kali dan berapa banyak lagi Kejuaraan yang dimiliki masing-masing  senior adalah sinar tergelap Wimbledon 2021. Untuk menyimak semua sorotan Wimbledon tahun ini, Anda hampir memerlukan artikel kedua...

potret Novak Djokovic
Novak Djokovic telah memantapkan dirinya menjadi jajaran legenda tenis. Sumber : Visualhunt

Pemenang Wimbledon Putra

Meskipun perbincangan tersebut berkisar antara spekulatif dan meremehkan Roger Federer, desas-desus seputar Novak Djokovic tidak lain adalah pujian.

Sudah lama menjadi favorit di lapangan maupun di luar lapangan – pernahkah Anda melihat tarian konyolnya? – Tuan Djokovic terkejut... mungkin tidak ada yang mengambil trofi Tunggal Putra tahun ini, terutama karena Roger Federer dikecewakan oleh Hubert Hurkacz. Namun, ia memenangkan kontes dengan adil dan jujur melawan pesaing yang layak.

Matteo Berettini memiliki banyak keunggulan dalam tenis: forehand yang keji, backhand yang baik, gaya bermain agresif, dan servis keras. Namun, ia harus belajar meredam kualitas ini dengan sedikit fokus dan strategi; jika kualitas-kualitas itu dimainkan bersama dengan segala hal lain yang dia bawa ke lapangan, mungkin saja Tuan Djokovic akan kesulitan mendapatkan uangnya.

Namun, menjadi runner-up Wimbledon layak mendapatkan perhatian serius, begitu juga para pemenang kontes Putra lainnya:

  • Ganda Putra: Mektic-Pavic v. Granollers-Zeballos
  • Kursi Roda Tunggal Putra: Joachim Gérard v. Gordon Reid
  • Kursi Roda Ganda Putra: Hewitt-Reid v. Egberink-Gérard
  • Tunggal Junior Putra: Banerjee v. Lilov
  • Ganda Junior Putra: Dmitruk-Schnaider v. Costoulas-Hietaranta

Untuk mencari tahu siapa yang memenangkan pertandingan ini dan berapa skor mereka, Anda harus membaca lebih dalam tentang para pemenang Wimbledon Putra tahun ini.

Pemenang Wimbledon Putri

Ashleigh Barty, pemain pint-size dan dinamis, adalah pemain tenis wanita asal Australia kedua yang meraih peringkat #1 di Asosiasi Tenis Wanita.

Bagi sebagian besar dari kita, kisah Nona Barty terdengar tidak asing. Dia mulai bermain tenis pada usia empat tahun, mengikuti jejak para kakak perempuannya. Mereka semua bermain bole jaring juga, olahraga yang membuat Ashleigh menyerah karena menurutnya itu terlalu girly atau seperti permainan perempuan. Saat dia mencapai puncaknya di tenis Junior, dia menjauh dari permainan tersebut untuk bermain kriket.

Hiatus tersebut hanya bertahan setahun lebih sedikit. Setelah merasakan kecintaannya pada tenis dengan matang dan memutuskan untuk menjadikan olahraga itu sebagai kariernya, Nona Barty melakukannya dengan sepenuh hati. Dan betapa hebatnya permainannya!

Karolina Pliskova, yang memperoleh runner-up, kesulitan menghadapi permainannya. Mungkin terasa aneh, menghadapi lawan yang Anda tuju, tapi Nona Pliskova sangat menyadari kecakapan tenis Nona Barty, fokus pada hal lain.

Seperti halnya putra, begitu juga putri: siapapun yang bermain Wimbledon – dan semua orang yang menang sepenuhnya layak mendapatkan penghargaan. Atlet-atlet tersebut adalah:

  • Ganda Putri: Hsieh-Mertens v. Kudermetova-Vesnina
  • Kursi Roda Tunggal Putri: de Groot v. Montjane
  • Kursi Roda Ganda Putri: Kamiji-Whiley v. Montjane-Shuker
  • Tunggal Junior Putri: Mintegi del Olmo v. Schunk
  • Ganda Junior Putri: Dmitruk-Schnaider v. Costoulos-Hietarnta

Untuk mempelajari bagaimana kontes tersebut dimainkan, kami membahasnya lebih dalam di artikel terpisah.

penyerahan hadiah wimbledon
Acara penganugerahan Wimbledon disiarkan di televisi di seluruh dunia. Sumber : VisualHunt

Hadiah Wimbledon

Baru-baru ini ada banyak perdebatan tentang atlet yang meraup jutaan dolar dalam pundi-pundi turnamen dan endorsement.

Beberapa orang berpendapat bahwa, meskipun upaya atlet memang layak dibayar, itu mungkin tidak boleh lebih dari PDB negara-negara yang lebih kecil dan miskin di mana orang-orang berjuang untuk memperoleh cukup makanan. Yang lain percaya bahwa, untuk semua latihan, pembattasan dalam hidup mereka, dan kegembiraan yang dibawa para atlet, dibayar jutaan adalah hak mereka.

Tidak masalah sisi pembahasan mana yang Anda dukung – atau jika Anda berada di antara kedua argumen, Anda harus mengagumi betapa efisiennya All-England Lawn Tennis Club mendistribusikan uang yang dialokasikan untuk hadiah turnamen.

Pertama mari kita pertimbangkan bagaimana mereka terus-menerus menyesuaikan pundi-pundi kategori individu.

Hingga baru-baru ini, para atlet wanita mengklaim hadiah yang jauh lebih kecil daripada pria, dan atlet kursi roda hampir tidak melihat hadiah uang sama sekali. Selain itu, para pemain yang kurang terkenal, mereka yang mungkin hanya berhasil mencapai babak ketiga atau, paling banter perempat final, hanya dapat mengandalkan sebagian kecil dari keseluruhan anggaran klub yang dialokasikan untuk hadiah.

Bayaran yang tidak adil itu sebagian besar telah diperbaiki, dengan levelling terbesar terlihat pada pembagian hadiah Kejuaraan tahun ini.

Kedua, mari kita pertimbangkan apa yang terjadi tahun lalu, ketika Kejuaraan ini dibatalkan. Sadar sepenuhnya bahwa para kontestan mengandalkan uang yang akan mereka peroleh jika turnamen berjalan sesuai jadwal, AELTC membayar jutaan pound kepada 736 atlet yang seharusnya berpartisipasi.

Memang, jumlah itu jauh dari hadiah kemenangan yang didapatkan para pemain berperingkat tinggi di turnamen tersebut, tapi jumlah yang dicairkan tersebut lebih baik daripada tidak sama sekali.

Jadi, berapa yang dianggarkan AELTC untuk Kejuaraan tahun ini?

Superprof memberi Anda cakupan penuh dan bagaimana hal itu dibahas di artikel pendamping dari kami.

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang