Untuk cinta atau uang

Idiom ini berasal dari abad ke-10 dan, tampaknya, semakin populer. “Saya tidak akan bekerja dengan mereka untuk cinta atau uang!” Anda mungkin berseru seperti itu ketika disajikan dengan tawaran yang tidak menyenangkan, atau “Saya tidak bisa melakukannya untuk cinta atau uang” ketika ditantang untuk mendapatkan pencapaian yang mustahil.

Begitu populer kutipan ini sehingga menjadi judul di tidak kurang dari tiga film, yang dirilis pada tahun 1993, 2014, dan 2019, masing-masing. BBC One juga membuat serial berjudul For Love or Money yang fokus pada penipuan kencan yang begitu lazim secara online.

Para atlet profesional harus memodifikasi frasa itu untuk membuatnya sesuai bagi mereka karena mereka terlibat dalam olahraga mereka untuk cinta atau uang.

Anda tidak percaya? Mari kita lihat berapa banyak yang harus dialokasikan AELTC untuk para pemenang turnamen mereka dan bagaimana sokongan dana itu akan dibagi di kalangan yang terbaik di setiap pertandingan.

Tersedia guru-guru terbaik
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (36 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (81 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (17 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (34 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (24 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (74 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (36 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (81 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (17 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (34 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (24 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (74 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Sokongan Dana Sebelum dan Setelah Pandemi

All English Lawn Tennis and Croquet Club (AELTC) mengelola acara Wimbledon; mereka juga mengalokasikan sebagian dari pendapatan mereka untuk membayar uang hadiah Wimbledon.

Di masa lalu, ada beberapa kontroversi tentang bagaimana hadiah dialokasikan, terutama bahwa para pemenang wanita diberi hadiah secara substansial lebih sedikit daripada pria – logikanya karena pria bermain lima pertandingan sedangkan wanita tiga pertandingan. Penghinaan itu diperbaiki setelah turnamen 2007.

perbedaan petenis wanita dan pria
Para pemain tenis wanita secara historis menghasilkan lebih sedikit atas kemenangan Wimbledon mereka daripada para pemain pria. Sumber : Visualhunt

Saat ini, ketimbang memiliki pertandingan Putra dan Putri, mereka memimpin pertandingan Tunggal dan Ganda dan hadiah uang diberikan sesuai kedudukan, tanpa faktor lain yang dipertimbangkan.

Tahun ini, AELTC telah mengalokasikan sedikit lebih dari £35 juta atau sekitar Rp670 miliar untuk hadiah uang turnamen, turun dari alokasi £38 juta atau sekitar Rp730 miliar di turnamen terakhir. Bukannya mereka pelit, hanya saja mereka memilih cara berbeda untuk mempertanggungjawabkan acara tersebut.

Sebelum pandemi, klub akan membayar setiap pemain jumlah per-diem untuk menutupi makanan dan pengeluaran lainnya. Tahun ini, klub telah memilih untuk menggabungkan pengeluaran harian pemain dengan biaya penginapan para pemain (dan pelayan), biaya yang juga mereka tanggung.

Pada tahun 2019, tahun turnamen terakhir kali dilaksanakan, tunjangan per diem yang dibayarkan mencapai £1.081.000 atau sekitar Rp19 miliar. Namun, meskipun tidak ada pembayaran per diem yang diberikan kepada peserta turnamen tahun ini dan memperhitungkan biaya akomodasi, pengeluaran keseluruhan mereka untuk acara ini melebihi jumlah yang mereka habiskan pada tahun 2019.

Karena klub membiayai penginapan dan pengeluaran peserta turnamen dari pengawasan publik, kami tidak tahu berapa bocoran biaya keseluruhan tahun ini.

Bagaimana kalau kita menyoroti beberapa momen favorit Wimbledon 2021?

Uang Hadiah Tenis Tunggal Wimbledon

Jika Anda memiliki £35 juta untuk dibagikan dan banyak orang berlomba-lomba utuk mendapatkan bagian mereka, Anda tentu ingin membaginya seadil mungkin, seperti yang dilakukan oleh para administrator turnamen Wimbledon. Tugas mereka tidak patut dicemburui.

Pertama, karena mereka tidak berurusan dengan proposisi “pemenang mengambil semuanya”. Semua pemain di sana profesional; mereka perlu, layak, dan mengharapkan kompensasi karena membantu turnamen berjalan seperti seharusnya.

Kemudian, ada sejumlah acara yang para pemainnya akan diberi kompensasi:

  • tunggal putra
  • tunggal putri
  • ganda putra
  • ganda putri
  • ganda campuran
  • tunggal kursi roda
  • ganda kursi roda
  • tunggal kursi roda quad
  • ganda kursi roda quad

Kualifikasi hadiah untuk tenis kursi roda sangat berbeda dengan Tunggal dan Ganda; kami akan menjelaskan skala bayaran untuk para atlet itu nanti di artikel ini. Untuk saat ini, ketahuilah ada banyak acara yang mengompensasi para pemain, dan bahwa pekerjaan ini dibuat lebih mudah dengan tidak membedakan antara para pemain pria dan wanita.

piala wimbledon 2021
Saat ini, satu-satunya pembeda antara hadiah Putra dan Putri adalah bentuk pialanya. Sumber : Visualhunt

Dengan sedikit pengetahuan itu, mari kita lihat berapa yang bisa dihasilkan pemain tenis Tunggal, dimulai dengan para pemenang, yang masing-masing akan menghasilkan £ 1.7 juta atau sekitar Rp32 miliar. Bukan jumlah gaji yang buruk untuk melakukan apa yang Anda sukai, bukan?

Pemain kedua, runner-up diberi hadiah £900,000 atau sekitar Rp17 miliar dan pemain yang menang di semifinal mengklaim sedikit lebih dari setengah jumlah itu; masih jumlah gaji yang bagus.

Melangkah lebih jauh ke bawah, para pemenang perempatfinal akan mendapatkan £300,000 atau sekitar Rp5.7 miliar sedangkan pemenang babak 1, 2, 3, dan 4 akan memperoleh antara £48,000 sekitar Rp920 juta (Babak 1) dan £181,000 sekitar Rp3.4 miliar (Babak 4) di rekening bank mereka dan, pada skala gaji terendah pemain Tunggal, pemenang Q1 akan mendapatkan £8,000 (Rp153 juta), pemenang Q2 mendapatkan £7,000 (Rp134 juta) lebih banyak, dan pemain teratas Q3 memperoleh £10,000 (Rp191 juta) lebih banyak dari itu.

Pertandingan Tunggal adalah yang dibayar paling tinggi, utamanya karena meraka adalah pertandingan yang paling ditunggu-tunggu, seperti yang ditunjukkan oleh ringkasan pertandingan Wimbledon untuk turnamen 2021.

Para Pemenang Wimbledon: Ganda

Pertandingan Ganda tidak dikompensasi sebaik Tunggal tapi kita masih membahas sejumlah uang yang sangat banyak. Para pemenang pergi dengan hanya satu juta pound (Rp19 miliar) sedangkan, skala gaji terendah dari acara ini, para pemenang Babak Satu mengantongi £12,000 (Rp230 juta).

Dibandingkan dengan 64 tim Ganda yang diunggulkan per turnamen – tepat setengah dari jumlah pemain Tunggal Putra dan Putri dengan peluang yang relatif rendah untuk pergi dengan uang yang layak, kompetisi Ganda cenderung agak sengit. Menjadikan tanda tanya mengapa mereka tidak menarik lebih banyak perhatian.

Tentu saja, itu menjadi 64 Ganda Putra dan 64 Ganda Putri, bukan 64 tim Ganda secara total.

Dan itu baru Ganda Putri dan Putra. Ganda Campuran bahkan mengaku memiliki tim yang lebih sedikit, 48 tepatnya. Dan sokongan dananya sangat biasa-biasa saja, terutama ketika dibandingkan dengan pertandingan Ganda dan Tunggal lainnya.

Untuk Ganda dan Ganda Campuran, gajinya dimulai pada babak 1; untuk Ganda Campuran, hadiahnya adalah £1,500 (Rp28 juta) – hadiah Ganda untuk urutan kedelapan. Rasio pemenang perempat final dipersempit menjadi lima - £12,000 (Rp230 juta) untuk Ganda Campuran dan £60,000 (Rp1.1 miliar) untuk Ganda.

Rasio itu terus mengecil sampai, pada saat pemenang diumumkan, pemenang Ganda menerima uang 2,4 kali lipat daripada Ganda Campuran: £240,000 hingga £100,000 (Rp4.6  hingga Rp1.9 miliar).

Jika para pemain Ganda dan Ganda Campuran benar-benar orang Ingris, sokongan dana sebesar itu mungkin tampak remeh, karena para pemain dierima ke pertandingan tersebut berdasarkan peringkat internasionalnya, Anda mungkin mempertibangkan bahwa para pemain dari negara-negara yang ekonominya sangat berbeda dari Inggris, sedikitnya hadiah kemenangan mereka mungkin tampak lebih enak.

Di antara para pemenang Putri Wimbledon, Simona Halep asal Romania mengklaim hadiah Tunggal teratas pada tahun 2019. Mengingat biaya hidup negara tersebut adalah salah satu yang terendah di Uni Eropa, pendapatan Wimbledon yang ia peroleh kemungkinan besar akan lebih dari cukup.

tantangan petenis di lapangan AELTC
Lapangan rumput ikonik AELTC menimbulkan tantangan ekstra bagi pemain tenis kursi roda. Sumber : Visualhunt

Pertandingan Kursi Roda Wimbledon

Ketika orang awam berpikir soal atlet, pikiran tentang kursi roda jarang terpikirkan oleh mereka. Lagi pula, definisi ‘atlet’ adlah ‘seseorang yang berkompetisi dalam aktivitas yang melibatkan kelincahan, daya tahan, dan/atau kekuatan fisik’, semua atribut umumnya tidak terkait dengan orang-orang dengan kursi roda.

Untungnya – akhirnya! – dunia hadir dengan cara berpikir yang lebih inklusif tentang atletik – sebagian besar berkat Paralimpiade; Wimbledon membantu mendukung hal itu.

Mulai tahun 2016, turnamen Wimbledon menampilkan pertandingan Tunggal tenis kursi roda Putra dan Putri. Memang, memerlukan waktu 10 tahun bagi klub untuk measukkan pertandingan Tunggal untuk para atlet kursi roda; Ganda kursi roda telah lama menjadi pokok kompetisi yang sangat dinanti.

Agak lebih sulit bagi para pemain kursi roda untuk bermain di lapangan rumput ikonik Wimbledon – satu-satunya turnamen Grand Slam yang masih bermain di permukaan klasik itu. Namun, para pemain tenis kursi roda dari seluruh dunia sangat menyukai tantangan sehingga jumlah pertandingannya telah berkembang.

Saat ini, para pemain tenis kursi roda dapat bermain Tunggal dan/atau Ganda dan pertandingan kursi roda quad, menjadi bagian permanen dari program pada tahun 2019 yang juga dipecah menjadi kompetisi Tunggal dan Ganda.

Jadi, berapa banyak uang hadiah yang dapat dimenangkan para pemain tenis kursi roda di Wimbledon?

Tahun ini, pemenang pertandingan Tunggal akan mendapatkan £48,000 (Rp920 juta) sedangkan runner-up akan menerima tepatnya setengah dari jumlah itu. Para pemenang semi-final dan perempat final akan mengantongi £16,500 (Rp316 juta) dan £11,500 (Rp220 juta) masing-masing.

Pertandingan Tunggal kursi toda quad dikompensasi sama dengan pertandingan pertandingan kursi roda: hadiah teratas sejumlah £48,000 dengan perempat finalis membawa pulang £11,500 namun pemenang dan runner-up Ganda kursi roda quad akan mengantongi lebih sedikit daripada setengah hadiah yang dibawa pulang para pemain Tunggal quad; £20,000 untuk pemenang dan £10,000 ntuk runner-up.

Untuk para pemain Ganda quad, hanya dua posisi itu yang mendapatkan bayaran.

Anda harus menghormati AELTC. Meskipun anggaran hadiah uang mereka berkurang, pengurangan sebesar 7.85% dari pengeluaran turnamen terakhir, sebagian besar atlet – dan semua pemain kursi roda akan melihat peningkatan hadiah uang mereka.

Karena para atlet quad adalah divisi permanen terbaru di turnamen Wimbledon, gaji mereka bertambah sekitar setengahnya sementara para atlet divisi Tunggal dan Ganda kursi roda akan mendapatkan sokongan dana 10% lebih banyak.

Dari mana uang itu nantinya berasal, mengingat anggaran tahun ini lebih rendah dari turnamen lalu?

Secara keseluruhan Ganda dan Ganda Campuran mendapatkan pukulan terbesar, diikuti oleh peringkat teratas kompetisi Tunggal. Faktanya, para pemenang Tunggal akan mendapatkan potongan hadiah uang sebesar 27.66% tahun ini... tapi siapa yang akan mengeluh? Selama kita semua bisa menikmati permainannya.

Sekarang, bergabunglah dengan diskusi tentang para pemenang Putra Wimbledon tahun ini...

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang