Ketika memikirkan pemikir-pemikir hebat dari zaman kita, seringkali yang tergambar di benak kita adalah pemikir, pemimpin, atau bahkan politisi. Namun, dalam hal terbentuknya pemahaman kita tentang dunia saat ini, dan mengapa kita bertindak seperti yang kita lakukan, kita mungkin akan lebih senang untuk memikirkan para ekonom besar dari zaman kita untuk mencari jawabannya.

Ekonomi tersebar hampir di setiap bagian dari kehidupan kita sehari-hari karena, baik secara langsung maupun tidak langsung, kita seringkali dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini:

Akibatnya, ada baiknya kita meluangkan waktu untuk mencari tahu lebih banyak tentang para pemikir yang membentuk pemahaman kita tentang ekonomi seperti yang kita kenal sekarang. Terlebih lagi, sering kali tokoh-tokoh tersebut merupakan bagian dari kurikulum sekolah atau universitas, sehingga semakin Anda memahami ide-ide mereka, semakin baik pula prestasi bisa Anda raih dalam studi Anda.

Berdasarkan alasan tersebut, kami akan menjabarkan 10 ekonom paling berpengaruh sepanjang masa, dan mengapa Anda harus mengenal mereka sekarang juga.

Ghina
Ghina
Guru Ekonomi
5.00 5.00 (4) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Arif
Arif
Guru Ekonomi
4.63 4.63 (5) Rp75,000/h
Kursus pertama gratis!
Juan
Juan
Guru Ekonomi
5.00 5.00 (4) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Ghina
Ghina
Guru Ekonomi
4.75 4.75 (6) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Kemala
Kemala
Guru Ekonomi
5.00 5.00 (2) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Nita
Nita
Guru Ekonomi
5.00 5.00 (2) Rp35,000/h
Kursus pertama gratis!
Wanti nur
Wanti nur
Guru Ekonomi
5.00 5.00 (1) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Yudithia dini
Yudithia dini
Guru Ekonomi
Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!

Ekonom Inggris Ternama

London School of Economics didirikan oleh Beatrice dan Sidneyy Webb
Beatrice dan Sidney Webb mendirikan London School of Economics, yang menjadi tempat banyak ekonom terkemuka memperoleh gelar mereka. Sumber: Wikipedia Credit: LSE library

Tidak diragukan lagi bahwa tokoh-tokoh ekonomi ternama telah muncul di seluruh dunia, mulai dari Inggris, AS, hingga Indonesia. Namun, ketika berbicara tentang dasar dari teori ekonomi modern, kita berutang banyak kepada para ekonom berikut ini.

Adam Smith (1723 – 1790)

Adam Smith adalah seorang filsuf. Ia dianggap sebagai salah satu bapak ekonomi modern dan pemikir terkemuka dalam aliran ekonomi klasik.

Percaya pada kebijakan laissez-faire, Smith menyatakan bahwa pasar bebas cenderung mengatur diri sendiri (self-regulating), dan menamakan konsep ini sebagai “tangan tak terlihat.” Karya-karyanya yang paling terkenal meliputi The Theory of Moral Sentiments yang dirilis pada tahun 1759, dan An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations yang dirilis pada tahun 1776.

Jika Anda memerlukan bukti lebih lanjut tentang pentingnya kontribusi Adam Smith, wajahnya diabadikan dalam uang kertas £20 pada tahun 2007 oleh Bank Inggris.

David Ricardo (1772 - 1823)

Ekonom klasik lain, David Ricardo memiliki banyak teori mengenai upah, keuntungan, dan tenaga kerja, termasuk:

  • konsep sewa ekonomi;
  • keunggulan komparatif; dan
  • yang teori nilai kerja.

Karyanya yang paling terkenal adalah The Principles of Political Economy and Taxation, yang dirilis pada tahun 1817.

John Maynard Keynes (1883 – 1946)

Ekonomi Keynesian memiliki peran yang besar dalam bidang ekonomi makro.

Teori-teori Keynes tidak hanya diajarkan di sekolah-sekolah sampai saat ini, tetapi juga menelurkan cabang-cabang lain yang digagas oleh para ekonom seperti Michal Kalecki yang bertindak sebagai pendukung aliran pemikiran ekonomi pasca-Keynesian.

Singkatnya, Keynes menentang konsep laissez-faire, dan sebaliknya percaya bahwa pemerintah harus melakukan intervensi untuk:

  • menstabilkan boom dan bust dari kegiatan ekonomi;
  • mengurangi pengangguran; dan
  • mencegah resesi ekonomi.

Keynes juga menyatakan pendapat revolusioner lain di masanya, bahwa kekuatan paling penting yang menggerakkan perekonomian adalah permintaan, bukan penawaran. Hal ini bertentangan dengan kepercayaan umum pada saat itu.

Salah satu ekonom paling berpengaruh sepanjang masa adalah Keynes
Keynes adalah salah satu ekonom paling berpengaruh sepanjang masa. (Sumber: CC BY-SA 4.0, Edwardx, Wikimedia Commons)

Amelia Fletcher (1966)

Jika Keynes adalah seorang ekonom revolusioner di dunia ekonomi, Dame Amelia Fletcher telah sepenuhnya mengaburkan batas-batas yang mendefinisikan ekonom tradisional.

Bukan hanya karena dia adalah salah satu wanita luar biasa yang telah menorehkan nama di bidang ekonomi!

Dia memperoleh gelar Doktor di bidang Ekonomi dari Nuffield College pada usia 27 tahun. Delapan tahun kemudian, dia diangkat sebagai Kepala Ekonom di Office of Fair Trading (OFT) Inggris.

Bagi mereka yang belum tahu, OFT adalah lembaga yang mengatur perekonomian negara tersebut.

Pada Oktober 2016, ia ditunjuk untuk memimpin Competition and Markets Authority, sebuah lembaga pemerintahan Inggris yang memastikan persaingan bisnis yang kuat (dan bekerja untuk mencegah taktik bisnis yang tidak adil).

Atas semua prestasinya yang patut dicatat, Dame Amelia jauh dari citra stereotip seorang ekonom...

Anda bisa beristirahat sejenak dari studi ekonomi Anda untuk menyaksikannya bernyanyi dan bermain gitar dalam sejumlah konser bersama Canterary Wires.

Arthur Cecil Pigou (1877 - 1959)

Semua orang sangat mengenal John Keynes, tetapi banyak yang mengabaikan seorang ekonom paling berpengaruh yang mendanainya.

Arthur Pigou bersekolah di Harrow School, kemudian melanjutkan ke King's College sebagai sarjana sejarah. Di sinilah ia memenangkan beberapa penghargaan, di antaranya Chancellor’s Gold Medal untuk sebuah puisi yang ditulisnya.

Dia terjun ke bidang ekonomi secara tidak langsung: melalui studi filosofis dan etis. Namun, begitu diperkenalkan dengan bidang ini, ternyata ia cukup mahir, terutama berkat Alfredd Marshall yang legendaris sebagai gurunya.

Dia kemudian menggantikan Marshall, terpilih untuk menduduki jabatan Profesor Ekonomi Politik. Segera setelah mendapatkan jabatan itu, ia mendanai karya Keynes tentang teori probabilitas.

Nantinya, keduanya memiliki perspektif yang sangat berbeda tentang hubungan mereka, karena Pigou menyatakan dengan tegas bahwa teori Keynes memiliki kelebihan substansial. Bagaimanapun juga, pandangan terakhir tentang donaturnya tersebut sebagian besar meremehkan.

Warisan Pigou yang paling lama bertahan di bidang ekonomi merupakan konsep eksternalitas, yang sangat penting bagi ekonomi kesejahteraan dan ekonomi lingkungan modern.

Jika Anda merupakan salah satu siswa School of Economics di Cambridge, Anda harus berterima kasih kepada Arthur C. Pigou.

Mulai tahun 1901, ketika ia memberi kuliah di bidang Ekonomi di sana, ia merumuskan silabus mata kuliah yang diikuti oleh setiap mahasiswa Ekonomi selama 30 tahun ke depan. Ini mempengaruhi pengajaran ekonomi di sekolah itu sampai sekarang!

W. Arthur Lewis (1915 - 1991)

Lewis memperoleh gelar PhD di London School of Economics di bawah pengawasan Sir Arnold Plant, kemudian memilih untuk tetap menjadi staf selama bertahun-tahun setelah mendapatkan gelar doktor.

Dia kemudian melanjutkan kuliah di University of Manchester, tempat ia merumuskan beberapa teori ekonomi yang paling berpengaruh tentang upah dan modal di negara-negara berkembang.

Ketika di Manchester, ia menerbitkan sebuah makalah yang memperkenalkan Model Lewis – juga dikenal sebagai model sektor ganda.

Dia mendapat banyak pengalaman dalam menganalisis pergerakan uang di Ghana, yang baru saja meraih kemerdekaannya (tahun 1957). Sebagai penasihat ekonomi pertama yang ditunjuk, ia berperan penting dalam merumuskan rencana ekonomi 5 tahun pertama negara baru itu.

Penelitiannya dalam ekonomi pembangunan membuatnya mendapatkan Hadiah Nobel Memorial pada tahun 1979, yang ia raih bersama Theodore Schultz.

Beatrice Webb (1858 - 1943)

Martha Beatrice Webb adalah orang yang luar biasa karena dia tidak memiliki latar belakang pendidikan formal tetapi memiliki gagasan yang kuat tentang pendidikan secara umum dan dampak kerja sama pada masyarakat.

Sebagai seorang sosialis yang berdedikasi, dia memperbaiki gagasannya sambil bekerja sebagai penagih uang sewa – posisi yang dia ambil untuk menggantikan kakak perempuannya, dan membantu sepupunya Charles Booth dalam menyurvei daerah kumuh London.

Studinya tentang kaum miskin di ibu kota tercermin dalam karya besarnya Life and Labour of the People in London, sebuah laporan mengejutkan yang akhirnya mengarah pada inisiatif pemerintah melawan kemiskinan.

Sementara itu, Beatrice, yang tidak pernah mengenyam bangku pendidikan di bidang ekonomi menggunakan sebagian dari dana abadi (endowment fund) yang ia dan suaminya terima untuk mendirikan London School of Economics and Political Science.

Jika menurut Anda tidak lazim bahwa dia akan mendedikasikan sekolahnya untuk mata pelajaran seperti itu, pertimbangkan berapa banyak waktu, energi, dan upaya yang ia lakukan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.

Dia membuat banyak kontribusi pada teori ekonomi gerakan koperasi, bahkan menerbitkan beberapa tesis tentang topik ini.

Dia dan suaminya adalah pendukung kuat konsep perencanaan pusat; dialah yang menciptakan istilah perundingan bersama untuk menggambarkan pertemuan antara beberapa pihak untuk menyepakati aspek-aspek ketenagakerjaan seperti upah dan kondisi kerja. 

Daftar Ekonom AS

Selain banyak ekonom terkemuka dari Inggris, ada juga banyak pemikir ekonomi yang sama hebatnya di AS maupun di luar negeri.

Irving Fisher merupakan ekonom yang terkenal di generasinya
Irving Fisher adalah salah satu ekonom paling terkenal di generasinya. (Sumber: Library of Congress, Prints & Photographs Division LC-USZ62-101512, Wikimedia Commons)

Irving Fisher (1867 - 1947)

Fisher adalah salah satu ekonom yang paling terkemuka dari awal abad ke 20, dan bisa dibilang, dia adalah salah satu ekonom selebriti pertama.

Fisher memberikan kontribusi besar pada fondasi monetarisme dan mungkin terkenal karena dua karyanya, The Debt-Deflation Theory of Great Depressions dan The Theory of Interest.

Meskipun ia memiliki kontribusi yang signifikan dalam bidang ekonomi, dia dikenal mengalami kemunduran pada tahun 1929 ketika dia menyatakan bahwa “harga saham telah mencapai sebuah titik yang dapat diibaratkan seperti dataran tinggi permanen” namun pada kenyataannya, beberapa hari kemudian, Wall Street mengalami keruntuhan dan menandai awal dari Depresi Besar.

Milton Friedman (1912 - 2006)

Sering digambarkan sebagai seorang tokoh yang menentang Keynes, Milton Friedman adalah pendiri Chicago School of Economics. Mengikuti jejak Adam Smith, Friedman mengemukakan pendapat yang mendukung pasar bebas dan dia banyak dikenal karena promosinya tentang kapitalisme pasar bebas.

Bertentangan dengan teori Keynesian, Friedman menyarankan:

  • pengurangan intervensi pemerintah;
  • peningkatan suplai uang yang stabil dalam perekonomian yang sedang tumbuh; dan
  • nilai tukar yang mengambang, di antara item lainnya

Karyanya diakui secara luas dan dia sering dianggap sebagai salah satu pemikir ekonomi utama abad ke 20 bersama dengan Keynes. Pada tahun 1976, Friedman menerima Hadiah Nobel di bidang Ekonomi.

Joseph Stiglitz (1943)

Sebagai seorang profesor di Columbia University, Joseph Stiglitz adalah bagian dari aliran pemikiran ekonomi Keynesian yang baru. Kontribusinya terhadap bidang ekonomi sangat penting, setelah menjabat sebagai Chief Economist dan Senior Vice President di Bank Dunia, dan juga bertugas di Council of Economic Advisers selama masa kepresidenan Bill Clinton.

Sebagai penerima John Bates Clark Medal pada tahun 1979, Hadiah Nobel Ekonomi pada tahun 2001, dan penerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2007, Stiglitz diakui secara luas karena kontribusinya untuk teori makro ekonomi serta di bidang pendidikan. Ia juga telah menerbitkan banyak buku di seluruh dunia.

Ia dikenal karena kritiknya terhadap para ekonom laissez-faire, serta lembaga-lembaga seperti International Monetary Fund.

Alan Greenspan (1926)

Sebagai salah satu target kritik Stiglitz karena sikapnya laissez-faire-nya terhadap ekonomi, Greenspan terkenal karena serangkaian krisis ekonomi yang mengguncang Amerika dan dunia selama masa jabatannya sebagai ketua Federal Reserve – bank sentral Amerika. 

Dia adalah salah satu ekonom berpengaruh lain dengan perjalanan karier yang tidak konsisten di bidang ini; awalnya, ia belajar musik di Julliard, memainkan saksofon dan klarinet.

Mungkin ekonomi mengalir dalam darahnya... ayahnya adalah seorang analis pasar dan pialang saham. Atau mungkin pertemanannya dengan John Kemeny-lah yang mendorong kecintaannya terhadap angka.

Apa pun alasannya, Greenspan mendaftar di Stern School of Business, tempat mendapatkan gelar Magister Ekonomi dalam waktu singkat, kemudian pindah ke New York University untuk mendapatkan gelar doktor.

Sebagai seorang anggota lama institusi penelitian industri The Conference Board, ia adalah kandidat alami untuk diangkat ke Federal Reserve.

Di bawah masa jabatannya, beberapa krisis ekonomi mengguncang AS (dan dunia) secara beruntun.

  • Dua bulan setelah menjabat, Senin Hitam (Black Monday), kehancuran pasar saham global (1987) dimulai di Hong Kong dan beriak di seluruh dunia.
  • Gelembung Dot.Com (1995-2000) yang diperkirakan disebabkan oleh kenaikan suku bunga yang konsisten.
  • Pada tahun 2001, berbagai skandal perusahaan (dan peristiwa 9/11) menyebabkan The Fed menurunkan suku bunganya menjadi 1%, memungkinkan pinjaman dan spekulasi yang buruk.
  • Krisis sub-prime mortgage sering dikaitkan dengan kebijakan Greenspan sebagai ketua The Fed.
  • Penurunan ekonomi global (2008) dikaitkan dengan pendekatan laissez-faire-nya dalam ekonomi.

Setelah meninggalkan Fed pada tahun 2006, Greenspan menerima posisi terhormat di Exchequer.

Elinor Ostrom (1933 - 2012)

Sebagai seorang ekonom politik, Ostrom tidak mendapat dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah oleh ibunya, yang menganggap bahwa tidak ada gunanya putrinya meneruskan pendidikan lanjutan.

Namun dia melanjutkan untuk belajar ilmu politik di UCLA, menyelesaikan pendidikan Sarjana dalam tiga tahun karena dia mengambil kelas tambahan selama sesi musim panas.

Dia melanjutkan pendidikan untuk mendapatkan gelar PhD, tetapi, seperti yang biasa terjadi pada saat itu, dia tidak bisa mendapatkan pekerjaan untuk membiayai kuliahnya karena sebagian besar pengusaha berasumsi dia menunggu pekerjaan kesekretariatan atau posisi sebagai guru.

Terbatas oleh kebijakan gender dalam pendidikan dan kariernya, ia ditolak dari program studi di bidang Ekonomi dan memilih untuk bekerja dan meraih gelar doktor dalam ilmu politik.

Pengaturan sumber daya yang dalam praktiknya berhasil juga akan berhasil dalam teori – Lee Ann Fennel, menggambarkan Hukum Ostrom

Kutipan tersebut lahir dari karyanya dalam mengelola sumber daya alam untuk mencegah keruntuhan ekosistem.

Sebelumnya diasumsikan bahwa sumber daya seperti air dan tanah, yang dibutuhkan oleh setiap orang di masyarakat, akan segera terkuras melalui penimbunan, manajemen yang salah, atau penggunaan berlebihan.

Namun, penelitian Ostrom mengungkapkan bahwa masyarakat bekerja untuk melestarikan dan memperbaharui sumber daya mereka, sehingga membantah gagasan lama tentang bagaimana suatu masyarakat kolektif mengelola dan mempertahankan ekologi mereka.

Pada tahun 2009, ia dianugerahi Hadiah Nobel Memorial untuk karyanya dalam tata kelola ekonomi. Hingga hari ini, dia adalah satu-satunya wanita yang memenangkan penghargaan Nobel di bidang ekonomi.

Ekonom Internasional Terbaik

Pemikir ekonomi terbesar di zaman kita telah bermunculan dari seluruh penjuru dunia, dan di bawah ini kami menjabarkan beberapa pemikir ekonomi terbaik.

Karl Marx merupakan pakar ekonomi sepanjang masa
Karl Marx adalah salah satu pakar ekonomi yang paling terkenal sepanjang masa. (Sumber: Domain Publik, John Jabez Edwin Mayal, Wikimedia Commons)

Karl Marx (1818 - 1883)

Meskipun Marx lebih dikenal hari ini sebagai seorang revolusioner yang memuji manfaat komunisme, Marx memiliki pengaruh yang tak terbantahkan dalam pemikiran dan prinsip-prinsip ekonomi yang diikuti oleh banyak negara di dunia saat ini, entah itu adalah dampak yang baik atau buruk.

Lahir di Trier, Jerman, Marx dianggap sebagai seorang filsuf dan ekonom. Dia banyak dikenal karena buku The Communist Manifesto, yang ditulisnya bersama Friedrich Engels. Dalam karya itu, Marx dan Engels menjelaskan sifat Marxisme dan pemahaman mereka tentang bagaimana sistem kapitalis muncul. Pada akhirnya, mereka berpendapat bahwa masyarakat kapitalis bersifat tidak berkelanjutan dan bahwa akhirnya akan digantikan oleh masyarakat sosialis.

Friedrich Hayek (1899 - 1992)

Lahir di Austria, Friedrich August von Hayek adalah seorang ekonom terkemuka selama Depresi Besar, dan mungkin yang paling terkenal karena pandangannya yang bertentangan dengan Keynes. Benturan pandangan ini sering dikutip dalam karya-karya tentang Keynes dan Hayek dan bentrokan ini telah dibawa ke imajinasi populer. Misalnya, bahkan ada rap battle di Youtube yang menguraikan posisi kedua ekonom ini yang bertentangan.

Percaya pada kekuatan pasar bebas, Hayek berpendapat bahwa harga dalam suatu ekonomi harus bebas untuk berubah, karena hal ini mengkomunikasikan seberapa baik kinerja ekonomi.

Hayek, seperti banyak nama dalam daftar ini, juga sangat dikenal di kalangan akademis. Selama hidupnya ia menerima:

  • Hadiah Nobel dalam bidang Ekonomi pada tahun 1974;
  • Companion of Honor pada tahun 1984; dan
  • Presidential Medal of Freedom pada tahun 1991.

Amartya Sen (1933-)

Amartya Sen adalah seorang ekonom India yang telah bekerja secara internasional, menyoroti pertimbangan etis di balik pemikiran ekonominya. Sen telah berkontribusi besar pada ekonomi kesejahteraan, dengan alasan bahwa misalnya kelaparan muncul karena kurangnya pendapatan, bukan makanan. Sen dianugerahi Hadiah Nobel Ekonomi pada tahun 1998.

Tutor ekonomi saya di Jakarta menceritakan tentang para ekonom hebat tersebut!

Daniel Kahneman (1934)

Kahneman, seorang ahli fisiologi Israel-Amerika yang telah menorehkan nama dengan karyanya dalam bidang ekonomi perilaku yang relatif baru.

Meskipun ia adalah mantan pengikut sejumlah aliran pemikiran ekonomi, seperti Keynesianisme dan monetarisme, ia lebih berfokus pada sains atau matematika di balik tren ekonomi. Ekonomi perilaku jauh lebih peduli dengan bagaimana manusia berperilaku tidak rasional di saat tertentu, dan bagaimana hal ini berdampak pada sistem ekonomi kita. Ia dianugerahi Hadiah Nobel Ekonomi pada tahun 2002.

Ernst Fehr (1956 -)

Dinominasikan sebagai ekonom paling berpengaruh di Jerman, Austria, dan Swiss (2016). Bersama saudara lelakinya, penggiat ekonomi perilaku yang satu ini sedang membuat langkah besar dalam bidang neuroekonomi yang relatif baru.

Selain mengajar ekonomi mikro dan penelitian ekonomi eksperimental di Universitas Zurich, penelitiannya tentang kerja sama manusia dan sosialitas telah meningkatkan minat di kalangan akademis – baik antropologi dan ekonomi!

Dia telah memenangkan banyak penghargaan dan hadiah untuk karyanya dan telah dianugerahi keanggotaan kehormatan dalam masyarakat ekonomi di seluruh dunia.

Hernando de Soto Polar (1941)

Dikenal karena karyanya dalam bidang ekonomi informal, de Soto berperan penting dalam mewujudkan reformasi Peru dalam hal hak atas tanah dan kewirausahaan.

Dia berpendapat bahwa negara mana pun yang tidak mengemukakan semua kegiatan ekonominya tidak dapat memiliki ekonomi pasar yang kuat.

Secara khusus, ia merujuk pada pengusaha mikro yang tidak memiliki akta kepemilikan atas tanah, rumah, atau perusahaan mereka, sehingga menyulitkan mereka untuk mendapatkan kredit atau mencari ganti rugi hukum jika bisnis mereka menderita karena entitas luar.

Kondisi seperti itu menghasilkan ekonomi paralel: satu yang dikenai pajak dan diatur sementara yang lain tidak tercatat.

Ekonomi ‘informal’ sebagian besar digerakkan oleh birokrasi yang tidak responsif, tidak adil, dan tidak praktis; kondisi yang membuat Soto terus berupaya untuk melakukan reformasi – tidak hanya di tanah kelahirannya tetapi juga secara global .

Baru-baru ini, ia menghadiri pertemuan puncak yang diselenggarakan oleh Sir Richard Branson.

Topiknya adalah blockchain: bagaimana ia bisa menggantikan metode pencatatan tradisional, sembari mencatat (dan dengan demikian meresmikan) hak tanah masyarakat adat di seluruh dunia.

Proyek ini mulai membuahkan hasil: Georgia menggunakan teknologi blockchain untuk memberikan sertifikat tanah kepada keluarga yang telah menggarapnya selama beberapa generasi. 

Penduduk pribumi yang menderita di bawah ekonomi informal
Pada umumnya, orang-orang pribumi yang memiliki tanah dari generasi ke generasi adalah pihak yang menderita di bawah ekonomi informal. Sumber: Pixabay Kredit: Free-Photos

Temukan Ekonom Terkenal yang Paling Menarik bagi Anda

Meskipun teori-teori ekonomi yang berlaku selalu bergerak mengikuti perkembangan zaman, kita tetap berutang banyak kepada para ekonom seperti:

  • Keynes;
  • Milton;
  • Hayek; dan
  • Adam Smith.

Meskipun mereka memiliki perbedaan pandangan mengenai apakah ekonomi harus laissez-faire atau harus melibatkan intervensi pemerintah, para pemikir ini semuanya telah membentuk dunia ekonomi dan teori ekonomi yang kita kenal saat ini. Oleh karena itu, ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari teori dan gagasan mereka tentang ekonomi lokal, serta ekonomi global secara lebih luas.

Karena pentingnya teori dan gagasan mereka, tidak mengherankan bahwa Anda banyak belajar mengenai tokoh-tokoh di atas selama studi ekonomi Anda di sekolah dan di universitas. Dengan demikian, meluangkan waktu di luar kelas untuk mempelajari teori-teori ekonom tersebut secara lebih rinci adalah cara yang bagus untuk tetap unggul dalam studi Anda. Hal ini juga akan memberi Anda banyak bahan referensi yang bisa menjadi rujukan ketika Anda sedang mengerjakan soal ujian atau ketika Anda harus menyelesaikan esai.

Namun, jika Anda ingin belajar lebih mendalam tentang pemikir ekonomi atau aliran pemikiran ekonomi tertentu, Anda bisa mencari tutor ekonomi untuk membantu mengajari Anda lebih banyak tentang para pemikir hebat tersebut, atau untuk belajar ekonomi secara online.

Superprof memiliki berbagai tutor yang bisa memberikan kursus Ekonomi untuk tingkat SMA. Mereka sangat mengenal para ekonom hebat dan mereka akan dengan senang hati membantu Anda meningkatkan studi Anda.

Pelajari tentang krisis keuangan 2008 di sini.

Temukan lebih lanjut tentang pemodelan ekonomi di sini.

Butuh guru Ekonomi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang