Dari fotografi makanan hingga kamera digital, dari fotografi abstrak hingga penyuntingan dengan Photoshop, banyak seniman kontemporer telah menggunakan fotografi sebagai sarana ekspresi selama beberapa dekade terakhir.

Saat itu di awal tahun 1980-an ketika para fotografer mulai beralih dari gaya fotografi humanis Robert Doisneau untuk menambahkan sentuhan pribadi pada karya mereka.

Kontemporer mencakup elemen dari banyak genre dan teknik fotografi yang beragam.

Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iswahyudi
5
5 (71 ulasan)
Iswahyudi
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (10 ulasan)
Abi
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iswahyudi
5
5 (71 ulasan)
Iswahyudi
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (10 ulasan)
Abi
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Apa Itu Fotografi Kontemporer?

Gerakan-gerakan artistik seringkali rumit untuk dipahami dan ditafsirkan karena batas antar gerakan terkadang kabur.

Kekaburan ini disebabkan oleh fakta bahwa perjalanan dari satu gerakan ke gerakan lainnya jarang dicapai dalam satu lompatan.

Butuh waktu bagi para fotografer untuk mengevolusi keterampilan artistik mereka, dan juga layak diingat bahwa gerakan-gerakan itu biasanya disusun dan ditafsirkan oleh sejarawan seni ketimbang seniman itu sendiri.

Bukan fotografer, melainkan sejarawanlah yang telah menentukan dan memberi tanggal pada era fotografi.

Fotografi kontemporer adalah satu era yang mencakup banyak genre. Sebagian besar fotografer dan sejarawan seni setuju bahwa fotografer kontemporer mencakup foto apa pun yang diambil dari tahun 1980 dan seterusnya.

Apa yang Terjadi Sebelum Gerakan Fotografi Kontemporer?

Ada beberapa era sebelum gerakan fotografi kontemporer. Era-era ini kembali di tahun 1800-an, ketika kamera ditemukan.

Ini adalah panduan kasar tentang evolusi fotografi selama berabad-abad:

  • 1839 - 1920: Fotografi awal
  • 1920 - 1980: Fotografi modern
  • 1980 – Sekarang: Fotografi kontemporer

Jadi, apa yang diwakilinya dalam dunia seni?

Di pertengahan tahun 1980-an, apa pun yang tidak berasal dari teknik tradisional dianggap sebagai ‘fotografi kontemporer’. Dengan kata lain, hanya fotografi yang dihasilkan menggunakan teknologi baru yang bisa digambarkan sebagai ‘kontemporer’.

kamera kuno
Sebelum munculnya kamera digital, kamera lipat populer di awal abad ke-20. Sumber : Pixabay

1980: Terbitnya Fotografi Kontemporer

Salah satu alasan paling penting mengapa tahun 1980 digunakan sebagai penanda terbitnya fotografi kontemporer adalah karena pada titik inilah fotografi secara resmi diakui sebagai seni tersendiri.

Ini adalah titik yang sangat penting dalam sejarah bagi sebuah seni yang sebelumnya dianggap sebagai terjemahan atau eksplorasi realitas daripada sarana ekspresi.

Jauh sebelum munculnya fotografi digital, Bernd dan Hilla Becher yang pertama mulai berpikir dan menggunakan fotografi sebagai bentuk seni konseptual.

Dikenal karena foto bangunan industri mereka, pasangan Jerman tersebut membandingkan ini dengan katedral modern pada zaman itu.

Mereka menggunakan banyak teknik fotografi tradisional untuk menangkap struktur modern ini.

Fotografer berpengaruh ini mengajarkan passion mereka dengan memberikan kelas fotografi di Jerman, menginspirasi banyak murid untuk mengikuti jejak mereka, termasuk Thomas Ruff dan Andreas Gursky

Cerita sukse Ruff dan Gursky adalah alasan yang cukup bagi fotografer amatir untuk mempertimbangkan mengikuti kursus fotografi.

Fotografi Kontemporer dan Seni Visual

Fotografi kontemporer utamanya dikenal karena sisi seni visualnya.

Pada tahun 1980-an, fotografi secara resmi diakui sebagai seni tersendiri.

seni visual dan fotografi
Di mana batas antara fotografi dan seni visual. Sumber : Pixabay

Seni fotografi mulai lebih dari sekadar foto jurnalistik atau ilustrasi buku untuk membuatnya lebih menarik.

Namun, dengan level pengakuan yang baru ini muncul perpecahan dalam komunitas fotografi.

Alih-alih menjadi komunitas fotografi, ada kelompok fotografer dan seniman yang disatukan oleh media umum fotografi.

Pemisahan dalam komunitas tersebut adalah bukti kata-kata Christian Boltanski, yang melihat dirinya lebih sebagai pelukis ketimbang fotografer:

Fotografi adalah fotojurnalisme, sisanya adalah lukisan.

Karena pembagian ini di dunia fotografi, kita membedakan seni fotografi dari fotografi murni, yang disebut ‘fotografi lurus’.

Tujuan kedua jenis gambar itu berbeda dalam hal foto-foto artistik yang dipamerkan, sedangkan foto lurus digunakan untuk mengilustrasikan pokok tertentu.

Terlepas dari format pilihan Anda, fotografi akan selalu menjadi cara untuk menangkap, mengamati, dan memahami sekitar Anda.

Seiring berkembangnya teknologi dan tersedianya peralatan baru, seni fotografi terus berevolusi.

Satu format seni fotografi yang telah menangkap pikiran banyak fotografer adalah POM (yang merupakan singkatan dari ‘potongan multimedia kecil’ dalam bahasa Prancis). POM adalah film pendek yang menggunakan foto dan media lainnya untuk menceritakan sebuah kisah.

POM adalah contoh fotografi yang digunakan untuk seni ketimbang peristiwa dokumentasi.

Seni visual semacam ini memberi seniman sebuah sarana untuk mengekspresikan emosi atau kepercayaan mereka melalui fotografi.

Berikut adalah beberapa seniman foto visual yang terkenal untuk inspirasi:

  • Sophie Calle
  • Patrick Chauvel
  • Alain Fleischer
  • Peter Fischli and David Weiss
  • Virginie Boutin
  • William Klein
  • Michel Lagarde
  • Sandro Miller
  • Yan Morvan
  • Pierre and Gilles
  • Sabine Pigalle
  • Christian Boltanski
  • Gilbert and Georges
  • Sacha Goldberger
  • Thomas Ruff
  • Allan Sekula
Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iswahyudi
5
5 (71 ulasan)
Iswahyudi
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (10 ulasan)
Abi
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iswahyudi
5
5 (71 ulasan)
Iswahyudi
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (10 ulasan)
Abi
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Raymond Depardon dan Fotografi Subjektif

Raymond Depardon adalah nama besar dalam dunia fotografi kontemporer.

Dikenal di seluruh dunia, ia mendirikan agensi fotografi pertamanya, Gamma, pada tahun 1966, sebelum bergabung dengan Magnum pada tahun 1979.

Legenda sejati untuk fotografer kontemporer, Raymond Depardon melihat dirinya sebagai fotografer subjektif.

Depardon adalah orang yang menjembatani celah antara aspek fotografi jurnalistik dan hal yang mempertanyakan diri sendiri dalam karyanya.

fotografi mampu menampilkan perasaan seseorang
Fotografi subjektif adalah tentang mengeksplorasi kondisi dan jiwa batin manusia. Sumber : Pixabay

Para fotografer subjektif menuntut fotografer untuk menangkap tidak hanya fakta jurnalistik tetapi juga menggambarkan emosi sebuah adegan. Tidak seperti fotografi potret, fotografi subjektif fokus secara mendalam pada pikiran batin daripada menangkap gambar dunia luar.

Fotografi sebagai sarana ekspresi bagi para seniman dan sebuah gambar untuk diduskusikan oleh para pecinta seni. Oleh karena itu, para seniman bisa menggunakan fotografi subjektif untuk membagikan visi mereka terhadap dunia dengan banyak orang.

Dengan laporannya tentang Chili pada tahun 1971, Beirut pada tahun 1978, dan Glasglow pada tahun 1980, misi Depardon adalah untuk menangkap peristiwa-peristiwa yang menentukan dari setiap era di kamera.

Anda juga bisa menangkap kota Anda, jika Anda tinggal di Medan, carilah “kursus fotografi medan” dan temukan guru fotografi di dekat Anda.

Ketika minatnya beralih lebih jauh ke fakta, Raymond Depardon semakin dekat dengan fotografi humanis.

Dia terkenal karena melakukan perjalanan melintasi Prancis dengan karvannya. Dia kembali dari perjalanannya dengan potret yang menarik tentang bagaimana ia melihat negara tersebut di awal abad ke-21.

Depardon telah melanjutkan perjalanannya ke seluruh dunia, memotret semua hal yang menggambarkannya.

Fotografi Kontemporer dan Seni Pop

Gerakan artistik dari tahun 1960-an yang dikenal sebagai seni pop memiliki dampak besar pada fotografi kontemporer.

Dengan kemunculan teknologi digital, fotografi menjadi lebih mudah untuk dipamerkan dalam skala yang lebih besar.

Seperti halnya lukisan kontemporer yang seringkali sulit dipahami, seni pop dalam fotografi juga memerlukan beberapa penafsiran pada bagian orang yang melihat gambar tersebut.

Gilbert dan George, dua seniman pertunjukan yang bekerja sebagai tim, menggunakan montase foto dan teknik-teknik lainnya untuk menciptakan karya seni orisinal.

Montase foto adalah proses dan hasil dari membuat foto gabungan dengan memotong, menempel, menyusun kembali, dan menumpang tindih dua atau lebih foto menjadi gambar baru. Terkadang gambar komposit yang dihasilkan difoto agar gambar akhir dapat muncul sebagai cetakan fotografi yang mulus.

Digambarkan di sini oleh Wikipedia, teknik montase foto adalah gaya yang jelas dari fotografi kontemporer – apa pun diperbolehkan, bahkan ide yang paling tidak masuk akal sekalipun.

Hasil dari proses semacam ini disebut sebagai seni, berbeda dengan fotografi dokumenter yang muncul di majalah dan koran.

Teknik fotografi ini memiliki banyak kesamaan dengan lukisan, tempat karya seni menjadi versi realitas yang dimodifikasi.

Fotografi Fesyen Kontemporer

Istilah ‘fotografi fesyen’ menunjukkan jenis fotografi yang ditujukan untuk memamerkan gaun dan gaya pakaian sering terdiri dari potongan-potongan mode tinggi yang dikenakan oleh para model dan ditangkap di kamera oleh para fotografer fesyen.

Meskipun fotografi profesional untuk fesyen telah ada sejak awal abad ini, fotografi ini terus berevolusi sebagai genre dengan berlalunya waktu.

Pada tahun 1980-an, fotografi komersial dan periklanan mulai mengambil lebih banyak ruang di fotografi lanskap.

Pada awal milenium, istilah baru muncul. Istilah ini adalah ‘pembuat gambar’, dan dideskripsikan sebagai orang-orang yang melihat dirinya sebagai seniman ketimbang fotografer, bahkan jika fotografi adalah media utama mereka.

Salah satu fotografer fesyen yang paling terkenal adalah Helmut Newton.

Seorang fotografer profesional Australia asal Jerman, sepanjang karirnya, Newton bekerja dengan bintang-bintang masa kini, termasuk Cindy Crawford, Claudia Schiffer dan Monica Bellucci.

Para Fotografer Kontemporer Terkenal dan Fotografi Mereka

Annie Leibovitz (1949 – )

Leibovitz adalah pengaruh penting dalam gerakan fotografi kontemporer. Karena posisinya di majalah Rolling Stone yang terkenal, potret terkenalnya saat ini telah menjadi asset berharga dari adegan fotografi kontemporer dan sampul komersial serta gambar intim.

Di mana Anda bisa menemukan karyanya?

Tentu, Leibovitz menghabiskan waktu di majalah Rolling Stone namun Anda juga bisa menemukan foto-fotonya di Institut Kesenian Chicago, Museum Seni Modern di New York, dan Museum Seni Los Angeles County, di antara museum dan studio lainnya.

Chris McCaw (1971 – )

Chris McCaw adalah fotografer Amerika yang menciptakan sesuatu yang melawan arus – dia mencetak karya terakhirnya menggunakan proses platinum paladium. Gayanya, seperti kebanyakan fotografer, telah berevolusi seiring waktu namun ia paling dikenal saat ini karena tekniknya yang sangat unik dalam menangkap momen lanskap dan langit menggunakan eksposur panjang.

Di mana Anda bisa menemukan karyanya?

Ia memiliki karya berjudul Sunburn dan Anda juga bisa memeriksa website dan halaman media sosialnya.

Cindy Sherman (1954 - )

Cindy Sherman adalah fotografer Amerika yang sangat memengaruhi seni kontemporer.

Ia terus mempertahankan identitas kontemporernya dalam karya representasi visualnya dan mengambil inspirasi dari TV, film, majalah, internet, dan juga sejarah seni. Ia umumnya bekerja sebagai modelnya sendiri dan menangkap gambar dirinya sendiri dalam berbagai gaya dan dengan persona yang berbeda.

Di mana Anda bisa menemukan karyanya?

Foto-foto Cindy Sherman bisa ditemukan di National Portrait Gallery, Tate dan berbagai tempat lainnya.

Pameran Fotografi untuk Dilihat

Jakarta International Photo Festival (JIPFest)

Dijadwalkan akan bergulir pada 13-28 November 2021 di Kota Tua, Mayoritas acara utama akan menempati bangunan-bangunan tua, termasuk gedung kolonial warisan Belanda.

Mengangkat tema SPACE, JIPFest ingin mengeksplorasi isu-isu kontemporer terkait tempat hidup, modernisasi, serta urbanisasi. Pameran tersebut mengusung isu besar abad ini, yaitu istribusi manusia antara desa dan kota. Kini, sekitar 55% penduduk bumi menghuni wilayah urban, dan angkanya diprediksi meningkat jadi 60% pada 2030.

UNHCR Exhibition

Ini adalah pameran fotografi virtual yang tahun ini mengusung tema kepedulian sosial selama pandemi COVID-19. Ada 35 karya terpilih dari berbagai kurator atau seniman di seluruh dunia. Setiap karya seninya menceritakan kisah perjuangan banyak warga negara di berbagai belahan dunia dalam bertahan hidup semasa pandemi.

Reaksi Virtual Photography oleh ISI Yogyakarta

Sebanyak 1.336 audiens menyaksikan seni fotografi ini. Tujuan pameran virtual ini selain mengabadikan karya seni, juga untuk mempertahankan ekosistem seni dan menyalurkan rasa semangat untuk terus berkarya walau saat pandemi.

Bagaimana Anda Bisa Memulai Fotografi

Baik Anda mengambil les fotografi pemula atau kursus fotografi lanjutan, belajar dari instruktur musiman akan mengajarkan Anda dasar-dasar fotografi. Memiliki pemahaman yang bagus tentang teknik fotografi dasar akan memberi Anda keterampilan teknik yang Anda butuhkan untuk membawa fotografi ke level selanjutnya saat Anda belajar cara menangani eksposur, komposisi, bukaan lensa, kedalaman bidang, kecepatan rana, potret, fotografi lanskap, dan teknik pencahayaan studio.

Menguasai dasar-dasar fotografi akan memberi sarana untuk melakukan fotografi perjalanan, fotografi jalanan, dan fotografi studio serta gaya-gaya lebih lanjut seperti fotografi malam, dan penyuntingan gambar.

Terlepas dari level pelatihan fotografi Anda, menghadiri lokakarya dan tutorial fotografi atau mendaftar kursus fotografi online akan menjadi pengalaman belajar yang bagus yang akan memberi Anda peluang untuk belajar kiat-kiat dan trik fotografi yang akan membantu Anda dalam pekerjaan Anda.

Siapa tahu? Suatu haru Anda juga bisa membuat ide rintisan dan memulai bisni Anda sendiri!

Seiring berevolusinya teknologi, kemungkinan-kemungkinan baru tersedia bagi para fotografer, karena mereka bisa bereksperimen dengan teknik-teknik dan punya banyak waktu untuk melatih keterampilan fotografi Anda.

Berkat perkembangan teknologi, beberapa konsep baru bermunculan, termasuk:

  • Distorsi
  • Montase foto
  • Polaroid
  • Peralatan baru
  • Ilusi optik
  • Pembaruan gaya
  • Pencampuran genre
  • Seni digital

Dari galeri seni di Jakarta hingga pameran di Tiongkok, fotografi kontemporer kelihatannya telah menaklukkan dunia.

Klik di sini untuk membaca tentang foto-foto terkenal di sepanjang sejarah.

Butuh guru Fotografi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang