Prancis adalah sebuah negara dengan sejarah yang luar biasa – sebuah sejarah yang juga dibentuk oleh orang-orang yang luar biasa.

Negara ini merupakan bagian besar dari Eropa Barat, dengan dibatasi oleh Selat Inggris di Utara, Jerman di Timur, Perbatasan dengan Spanyol dan Laut Mediterania di pantai Selatannya, Prancis harus menjadi bangsa yang bersedia mempertahankan negara mereka serta membangun kekuatannya.

Melalui pertahanan tanah dan pendirian kekaisaran, Prancis juga menjadi terkenal karena budayanya yang diciptakan oleh para seniman, penulis, dan filsufnya.

Menemukan nama-nama orang Prancis adalah suatu kejadian umum ketika mempelajari aspek sejarah apa pun, tetapi siapa orang-orang ini? Dan peran apa yang mereka mainkan dalam membangun peradaban Prancis?

Dibawah ini adalah 10 tokoh penting Prancis menurut Superprof.

Amalia
Amalia
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (10) Rp90,000/h
Kursus pertama gratis!
Maisa
Maisa
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (12) Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!
Lynn
Lynn
Guru Bahasa Prancis
Rp150,000/h
Kursus pertama gratis!
Hidayah
Hidayah
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (2) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Khotibul
Khotibul
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (6) Rp70,000/h
Kursus pertama gratis!
Adam setyo
Adam setyo
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (5) Rp70,000/h
Kursus pertama gratis!
Ririn
Ririn
Guru Bahasa Prancis
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Febby megawati
Febby megawati
Guru Bahasa Prancis
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!

1. Joan of Arc (1412-1431)

Joan of Arc paling terkenal karena kontribusinya pada akhir Perang Seratus Tahun ketika dia mendapatkan kemenangan Prancis atas Inggris dengan merebut kembali tanah Prancis yang asli.

Tindakan Joan of Arc menjelang kemenangan ini adalah karena pengabdian religiusnya yang membuatnya memiliki visi suci di mana ia didorong untuk mengambil tindakan oleh Santo Michael dan Santo Catherine sebagaimana seharusnya, kata mereka, dia adalah seorang enyelamat negara.

Setelah dia mencari audiensi dengan pewaris Perancis, Charles, atas instruksi orang-orang kudus, Joan memimpin beberapa pertempuran di samping Dauphin yang mengakibatkan Perancis mendapatkan kendali kembali atas tanahnya.

Pada 1429, Charles dinobatkan menjadi Raja Prancis dan menjadi Charles VII. Meskipun Prancis telah mengambil kembali kekuasaan mereka sendiri, masih ada konflik dengan Inggris, dan Joan dijual kepada mereka sebagai sandera oleh orang Burgundi. Dia kemudian didakwa dengan tuduhan sihir dan ritual gelap dan dibakar di tiang pancang.

2. Raja Louis XIV (1638-1715)

Raja Louis XIV dari Perancis, juga disebut sebagai Raja Matahari, dimahkotai sebagai Raja Perancis pada usia 4 tahun, ini terjadi setelah kematian ayahnya.

Kardinal Mazarin, menteri utama Louis telah membantu dalam menjalankan negara saat  Louis masih anak-anak, tetapi setelah kematiannya pada tahun 1661, Louis memutuskan untuk memerintah sendiri sebagai raja yang absolut, percaya bahwa dirinya akan memerintah langsung atas nama Tuhan.

Raja Louise yang terkenal
Raja Louis XIV mungkin paling terkenal karena membangun Istana Versailles dan menjadikannya pusat kehidupan politik dan aristokrat Prancis Sulmber: Pixabay

3. Voltaire (1694-1778)

Voltaire adalah seorang penulis Prancis abad ke-18 yang karya-karyanya mewakili gerakan filosofis dan budaya Pencerahan Agama yang terjadi di Eropa pada tahun 1700-an.

Voltaire dikenal karena kritiknya terhadap agama Kristen di sepanjang karya-karya satirnya serta dukungannya untuk pemisahan gereja dan negara.

Sepanjang hidupnya, Voltaire menulis segala macam karya sastra, yang paling terkenal adalah Candide (1759), yang mengkritik optimisme tak berdasar yang muncul dalam agama dan masalah seputar gagasan menemukan kebahagiaan sejati.

Selama hidupnya, Voltaire menghabiskan hidupnya di penjara karena serangannya terhadap agama dan pemerintah di La Henriade (1723). Dia juga mengasingkan diri ke Inggris dan kota Ferney (di perbatasan Prancis-Swiss yang sekarang dikenal sebagai Ferney-Voltaire) untuk melarikan diri dari penjara dimana dia menghabiskan banyak waktunya karena karya karyannya.

Ikuti tautan untuk membaca tentang hubungan rumit Prancis dengan Inggris!

4. Marie Antoinette (1755-1793)

Marie Antoinette dilahirkan sebagai Archduchess Austria pada tahun 1755. Pada usia 14 tahun, ia menikah dengan pewaris tahta Prancis, Louis-Auguste, yang akan menjadi Raja Louis XVI dan raja terakhir Perancis, dan Marie Antoinette akan menjadi ratu terakhir.

Pada awal pemerintahannya sebagai ratu Perancis, Marie Antoinette sangat dihormati oleh warga Prancis, namun, ketika ia mendapatkan reputasi sebagai simbol pengeluaran mewah kerajaan, semua gagasan tentang dia dan lembaga monarki yang sudah berabad-abad lamanya jatuh drastis.

Marie Antoinette dilaporkan mengatakan "biarkan mereka makan kue" ketika mendengar bahwa penduduk tidak memiliki akses untuk membeli roti pada awal Revolusi Perancis, meskipun tidak ada bukti untuk hal ini.

Penurunan dukungan terhadap Marie Antoinette dan suaminya Raja Louis XVI adalah faktor yang berkontribusi terhadap Revolusi Perancis.

Amalia
Amalia
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (10) Rp90,000/h
Kursus pertama gratis!
Maisa
Maisa
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (12) Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!
Lynn
Lynn
Guru Bahasa Prancis
Rp150,000/h
Kursus pertama gratis!
Hidayah
Hidayah
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (2) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Khotibul
Khotibul
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (6) Rp70,000/h
Kursus pertama gratis!
Adam setyo
Adam setyo
Guru Bahasa Prancis
5.00 5.00 (5) Rp70,000/h
Kursus pertama gratis!
Ririn
Ririn
Guru Bahasa Prancis
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Febby megawati
Febby megawati
Guru Bahasa Prancis
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!

5. Napoleon Bonaparte (1769-1821)

Pada akhirnya dia naik ke posisi Kaisar Prancis, Napoleon Bonaparte memulai sebagai anggota militer Prancis selama Revolusi.

Napoleon pemimpin Prancis pada Abad 19
Napoleon dianggap sebagai salah satu pemimpin militer terbaik di Barat dan merupakan orang penting dari serangkaian perang di mana ia memimpin Prancis pada awal abad ke-19 ¦ sumber: Visualhunt

Salah satu bagian paling terkenal dari warisan Napoleon adalah Kode Napoleon. Ini adalah kode hukum baru untuk Prancis yang dirancang untuk menggantikan sistem pra-revolusi yang kompleks. Kode Napoleon merinci segalanya mulai dari hak individu dan keluarga hingga properti dan pengelolaan daerah koloni.

Meskipun hal ini tidak terlalu populer , kode baru Napoleon diadopsi oleh beberapa negara lain, termasuk di Amerika Selatan sebagai bentuk untuk kode sipil mereka sendiri.

6. Victor Hugo (1802-1885)

Victor Hugo adalah seorang penulis Prancis yang terkenal karena puisi, novel, dan drama. Ia paling terkenal dengan novel-novelnya The Hunchback of Notre Dame (1831) dan Les Misérables (1862), yang keduanya mendapatkan ketenaran hingga dua kali ketika keduanya diubah menjadi film dan opera.

Karya-karya Hugo dianggap sebagai karya era Romantisme, periode di mana seniman memusatkan perhatian pada sisi seni puitis dan menggunakan alam sebagai batu loncatan untuk menciptakan karya yang bermakna.

The Hunchback of Notre Dame menceritakan kisah tentang seorang pria yang diperlakukan dengan tidak baik oleh orang-orang di kota karena penampilannya. Ini adalah pekerjaan semi-politik pertama yang akan diikuti oleh lebih banyak lagi karya karya yang lain.

Set pada tahun 1845, Les Misérables menceritakan kehidupan seorang pria yang dipenjara karena mencuri sepotong roti untuk memberi makan keponakannya selama periode kesulitan pangan. Ini juga mengandung banyak pesan tentang kekurangan dan kemiskinan masyarakat Prancis pasca-revolusioner.

7. Marie Curie (1867-1934)

Berasal dari Polandia, Marie Curie adalah wanita pertama yang dianugerahi Hadiah Nobel dan yang pertama yang memenangkan penghargaan lebih dari satu kali.

Curie mendedikasikan hidupnya untuk meneliti bahan radioaktif dan dipantenkan dengan penemuan radium dan polonium, serta menciptakan istilah 'radioaktif'.

Upaya Curie di bidang fisika dan kimia tidak berhenti pada penelitian. Dia juga bekerja bersama pemerintah untuk menerapkan penggunaan mesin sinar-x portabel pada prajurit yang terluka di medan perang pada Perang Dunia Pertama.

Curie harus membayar harga tinggi untuk jasanya di bidang sains. Paparannya terhadap bahan radioaktif membuat ia meninggal pada usia 66 karena anemia aplastik yang disebabkan oleh radiasi.

8. Alfred Dreyfus (1859-1935)

Alfred Dreyfus adalah seorang perwira artileri Prancis selama Perang Dunia Pertama yang dihukum karena pengkhianatan pada tahun 1894 setelah diduga memberi informasi kepada pasukan Jerman tentang artileri Prancis.

Setelah dicopot dari jabatannya sebagai perwira militer di depan umum, Dreyfus berseru bahwa ia tidak bersalah dan layak bertugas di militer Prancis.

Sementara Dreyfus menjalani hukuman penjara seumur hidup di Guyana Prancis, bukti baru terungkap bahwa Dreyfus, sebenarnya, tidak bersalah, namun, temuan baru ditutup-tutupi sampai cerita itu diberikan kepada pers.

Iman Yahudi Dreyfus dan kecurigaan anti-Semitisme di militer Prancis membawa perdebatan seputar kebebasan beragama warga Prancis di mata publik. Pendapat umum bahwa Dreyfus tidak bersalah berarti bahwa ia akan diberikan persidangan ulang, namun ia dinyatakan bersalah.

Dengan Dreyfus dikurung sekali lagi, ada kemarahan publik yang menyebabkan pembebasan dan pengampunannya.

Dreyfus diangkat kembali sebagai perwira militer dan diberi promosi yang signifikan.

Sejarah Prancis sangat menarik! Saya belajar semua tentang itu di kelas bahasa Prancis saya

9. Charles de Gaulle (1890-1970)

Charles de Gaulle mulai sebagai pemimpin militer dalam Perang Dunia Kedua dan kemudian menjadi Presiden Prancis.

Sepanjang karir militer dan politiknya, de Gaulle berada di pusat peristiwa radikal dan perubahan-perubahan pada pemerintahan Prancis serta Perang Kemerdekaan Aljazair pada tahun 1962.

Sebagai seorang perwira militer, de Gaulle mengkritik pendekatan pemerintah Prancis terhadap ancaman invasi Jerman dan melarikan diri ke London begitu Paris diambil alih, di mana ia membentuk pemerintah Prancis di pengasingan sebagai pemimpin Free France pada tahun 1940.

Nama Bandara Charles de Gaulle diambil dari Presiden Prancis Charles de Gaulle
Charles de Gaulle telah diakui untuk tugasnya dengan bandara yang dinamai namanya untuk menghormatinya ¦ sumber: Pixabay - 12019

Setelah pembebasan Paris pada tahun 1944, de Gaulle kembali ke Paris dengan keinginan untuk membentuk pemerintahan baru, namun ketika gagal pada tahun 1953, ia akhirnya pensiun. Tapi ini bukan akhir dari kekuatan de Gaulle.

Dia kembali untuk memerintah Prancis setelah gerakan kemerdekaan di Aljazair (sebuah koloni Perancis pada waktu itu) pada tahun 1958 dan menjadi presiden Prancis hingga 1969.

10. Jean Paul Sartre (1905-1980)

Jean-Paul Sartre adalah seorang filsuf dan antikolonialis yang terkenal karena karyanya tentang teori eksistensialisme.

Sartre menerbitkan sejumlah drama, esai dan karya politik. Yang paling terkenal di antaranya adalah drama No Exit (1944), sebuah drama eksistensialis di mana semua karakter terperangkap dalam sebuah ruangan bersama tanpa melarikan diri.

Sartre terkenal menolak Hadiah Nobel untuk Sastra pada tahun 1964, menyatakan bahwa seorang penulis seharusnya tidak membiarkan diri mereka berubah menjadi sebuah institusi.

Jika artikel ini bermanfaat, mengapa tidak memeriksa yang lain tentang peristiwa bersejarah penting di Perancis?

Butuh guru Bahasa Prancis ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5, 1 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang