Dengan program TV seperti "Strictly Come Dancing" dan "Dancing with the Stars" yang meraih kesuksesan cukup besar dalam beberapa tahun terakhir, tak dapat disangkal lagi tari kini menjadi lebih populer.

Bagi banyak orang, ini adalah cara terbaik untuk terlibat dalam seni artistik sambil melakukan olahraga agar tetap bugar dan sehat.

Namun, untuk memastikan apa yang Anda lakukan efektif dan tidak menyebabkan cedera, tarian harus dalam pengawasan dan tetap menganggap serius seolah-olah itu adalah pelatihan menari.

Ini membutuhkan pemanasan yang berfokus pada peregangan otot untuk menghindari ketegangan.

Perlu waktu lebih untuk langkah penting ini pada setiap sebelum sesi.

Berikut beberapa informasi yang akan membantu Anda untuk menguasai pemanasan layaknya seorang profesional !

Bagaimana Cara Melakukan Peregangan Dengan Benar

Peregangan adalah langkah pertama dari olahraga apa pun. Baik Anda bermain bola basket, tenis, atau menari, pemanasan otot sangatlah penting.

Ini membantu mempersiapkan otot untuk mencegah terjadinya cedera.

Tahukah Anda bahwa sebagian besar cedera saat berolahraga disebabkan oleh latihan yang ceroboh atau peregangan yang buruk?

Dalam tarian, setiap otot di tubuh Anda sedang bekerja. Meski tarian merupakan disiplin seni, unsur olahraga sangatlah penting.

Karena itu penting untuk mempersiapkan diri Anda baik secara fisik maupun mental untuk memastikan Anda melakukan pemanasan dengan tepat.

Tentukan Pakaian Anda

Untuk melakukan gerakan dengan baik dan merasa nyaman, penari biasanya menggunakan bawahan elastis yang memungkinkan tubuh bergerak bebas.

Dalam hal ini, pilihlah legging atau celana yoga.

Ini sangat cocok untuk kelas tari.

Saat memilih pakaian, pastikan untuk memilih kain berbahan higroskopis. Pemanasan adalah saat Anda mulai berkeringat. Kuncinya adalah pakaian Anda tidak menahan keringat agar tubuh bisa tetap berada pada suhu yang sesuai, terutama saat menari agar Anda dapat melakukan split.

Untuk atasan, baju ketat atau atasan wrap bagus untuk jenis olahraga ini. Ini dapat dengan mudah dilepas jika perlu.

Jika Anda memiliki rambut panjang, sanggul rambut Anda. Gaya rambut ini adalah yang paling praktis karena tidak ada rambut yang terurai sehingga tidak mengganggu Anda selama latihan.

memilih pakaian yang tepat untuk latihan menari
Pilihlah pakaian yang sesuai, apapun itu yang penting nyaman untuk Anda! Sumber : Pixabay

Tentukan spot  Anda

Latihan dapat dilakukan di mana saja, yang utama adalah Anda bisa merasa nyaman!

Baik itu di taman milik Anda sendiri, taman terdekat, ruang tamu atau kamar tidur Anda, lakukanlah.

Namun, Anda perlu memikirkan untuk menyiapkan lingkungan latihan Anda agar dapat berlatih dalam kondisi yang baik.

Pergi ke tempat yang tidak terlalu banyak furnitur atau benda di sekitarnya. Hal ini mencegah Anda menghabiskan seluruh waktu untuk tidak memecahkan vas bunga milik Bibi Margaret.

Jika Anda tidak memiliki tempat seperti itu, coba bersihkan area di sekitar sebelum Anda memulainya.

Jangan lupa untuk menyiapkan matras agar lutut atau punggung Anda tidak terasa sakit.

Pilihlah Otot yang Akan Diregangkan

Peregangan adalah rangkaian latihan tari dengan dua tujuan, yakni:

  • untuk memperpanjang otot,
  • untuk meningkatkan jangkauan gerak Anda

Tentu saja lakukan pemanasan otot, tapi yang mana?

Setiap olahraga memanfaatkan bagian tubuh tertentu serta otot tertentu. Itulah mengapa penting untuk mengetahui otot-otot yang terlibat dalam aktivitas seperti menari.

Bagi seorang penari, kaki dan pinggul sangatlah penting untuk melakukan lompatan dan split tanpa cedera.

Oleh karena itu, otot yang menjadi sasaran adalah:

  • triceps sural (otot betis),
  • paha belakang,
  • otot kaki,
  • paha depan,

yang ilio-psoas (otot dalam bagian panggul).

melakukan peregangan di setiap otot pada tubuh
Ingatlah untuk melakukan peregangan pada setiap otot Anda. Sumber : Visual Hunt

Saat  Anda adalah seorang penari, ilio-psoas harus direntangkan dengan sempurna.

Tapi otot apakah ini?

Otot ini sebenarnya adalah sekumpulan otot yang menghubungkan paha ke panggul dan juga tulang belakang lumbal.

Saat diregangkan dengan baik, otot ini tidak hanya membantu Anda memperkuat kaki, tetapi juga Anda dapat mencapai split. Penari tidak boleh mengabaikan pentingnya melakukan pemanasan otot jika ingin berpose cantik tanpa merusak lengkungan pada punggung.

Tetapi menari juga menggunakan tubuh bagian atas yang sama pentingnya dengan dada.

Karenanya, pemanasan tidak hanya menargetkan punggung melainkan juga bahu dan leher. Terutama saat melakukan gerakan lift.

Pemanasan sebelum melakukan peregangan

Pemanasan otot pada dasarnya sama untuk semua orang.

Bahkan jika seorang penari tidak selalu menggunakan otot yang sama dengan perenang, mereka tetap harus meluangkan waktu untuk pemanasan tubuh, dengan fokus pada otot yang paling sering digunakan.

Biarkan 10 hingga 15 menit untuk pemanasan sebelum Anda memulai sesi, kemudian lakukan pendinginan selama sekitar 10 menit di akhir. Gunakan menit-menit terakhir ini untuk bersantai, misalnya dengan mendengarkan musik.

Jangan terburu-buru saat melakukan pemanasan.

Beginilah kecerobohan paling sering terjadi. Anda pikir Anda telah cukup meregangkan otot-otot Anda, dan kemudian menariknya terlalu keras dan ya, yang terburuk terjadi.

Untuk melakukannya dengan benar, luangkan waktu Anda. Regangkan otot Anda dengan perlahan-lahan. Anda harus merasakan tarikan tanpa menyakiti diri Anda sendiri.

Dengan melakukan terlalu cepat dan terlalu keras, otot Anda akan tertarik dan hasilnya kebalikan dari apa yang ingin Anda capai.

“Belajarlah mendengarkan tubuh Anda sendiri dan batas-batasannya.”

Pemanasan harus meregangkan otot sedikit tanpa membuatnya terlalu tegang, dan untuk itu, setiap orang memiliki batasannya sendiri.

Jangan mencoba meniru teman atau guru Anda. Orang lain mungkin lebih lentur atau mungkin lebih berpengalaman daripada Anda. Selain itu, kelenturan dalam menari tidak selalu wajib.

Pemanasan harus dilakukan setiap sebelum sesi olahraga, termasuk menari. Bagian ini tidak boleh terlewatkan.

menikmati setiap sesi latihan
Ingatlah untuk menikmati setiap momen latihan Anda. Sumber : Pixabay

Sebelum memulai sesi latihan, pemanasan berguna untuk mempersiapkan tubuh Anda. Setelah sesi selesai, pendinginan akan membantu Anda kembali pulih dan memastikan Anda tidak berhenti berolahraga secara tiba-tiba.

Peregangan setiap hari juga sangat baik untuk kesehatan Anda secara umum.

Tidak perlu berlatih olahraga dengan intensitas tinggi atau berlatih setiap hari untuk pemanasan. Meregangkan tubuh memungkinkan Anda untuk tetap bugar. Dan mengapa tidak menggunakan kesempatan ini untuk menghabiskan waktu bersama pasangan Anda?

Latihan Peregangan

Sebelum memulai latihan, ingatlah bahwa pernapasan adalah kunci utama selama sesi peregangan dan juga selama sesi latihan.

Anda harus belajar menguasai pernapasan sejak awal latihan untuk menjaga tempo yang konsisten.

Peregangan Otot Hamstring

Jika Anda ingat pelajaran olahraga di sekolah, rangkaian latihan ini pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda.

Duduk di lantai dengan kaki mengencang di depan Anda. Tujuannya adalah untuk menyentuh kaki Anda dengan tangan dan menahan posisi ini selama kurang lebih 20 hingga 30 detik. Cobalah untuk tidak menekuk lutut Anda jika Anda bisa.

Kemudian berdiri dan silangkan kaki Anda. Sekali lagi, coba sentuh jari kaki Anda. Tahan lagi selama kurang lebih 20 hingga 30 detik dan lepaskan. Jangan lupa tarik nafas kemudian raih kaki yang lainnya yang disilangkan.

Anda juga bisa melakukan latihan ini secara terbalik.

Dengan kata lain, letakkan tangan Anda di lantai dengan lutut ditekuk. Perlahan, luruskan lutut Anda dengan lembut untuk peregangan kaki. Latihan ini memiliki keuntungan yakni membantu pemula secara bertahap.

Menekuk lutut juga merupakan latihan yang bagus untuk melatih kaki. Letakkan satu kaki di depan dan bentuklah sudut siku-siku dengan lutut Anda. Kaki lainnya harus direntangkan sejauh mungkin.

Peregangan kaki  

Untuk mempersiapkan kaki Anda melakukan split, duduklah dan letakkan kaki Anda di paha yang berlawanan.

Gunakan satu tangan untuk memegang tumit dan tangan lainnya untuk menyentuh ujung kaki dan tariklah ke belakang. Kemudian buatlah lingkaran kecil dengan seluruh bagian kaki. Ulangi latihan ini beberapa kali pada tiap-tiap kaki.

atlit juga memiliki kehidupan naik turun
Kehidupan seorang atlet tidaklah selalu berjalan mulus. Sumber: Visual Hunt

Latihan di Bar

Tidak semua orang bisa dengan mudah memiliki bar balet di rumah. Jangan cemas, Anda bisa menggunakan pembatas panggung atau perabotan lainnya dengan ketinggian yang sama.

Namun, pastikan bahwa itu cukup kokoh untuk menopang Anda.

Berdirilah di sampingnya dan letakkan kaki luar Anda di atas penyangga. Tekuk ke arah kaki Anda jika Anda tidak merasa cukup tertarik.

Dan untuk berlatih lebih cepat, mengapa tidak belajar menari di Kelas Ujian Tari dengan mengambil kelas dansa di dekat saya?

Latihan Otot Psoas

Duduklah di tepi kursi dengan punggung tegak dan telapak kaki berada lantai. Angkat lutut Anda setinggi mungkin lalu tahan. Lakukan sepuluh set kemudian bernapaslah sebelum memulai kembali dengan lutut lainnya.

Semua latihan ini melatih otot tertentu untuk latihan menari. Namun, penting untuk memikirkan pemanasan semua otot Anda termasuk leher, bahu, dan punggung. Dapatkan inspirasi dari latihan yang Anda pelajari di sekolah. Mereka adalah dasar yang kuat untuk melakukan pemanasan.

Anda juga bisa meminta bantuan guru privat, setidaknya di awal untuk memastikan Anda tidak melakukan kesalahan.

 

Butuh guru Menari ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang