Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan
Bagikan

Tips yang Bisa Membantu Mengatasi Hambatan Mentalmu Ketika Belajar Matematika

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 22/01/2019 Blog > Bimbingan Akademik > Matematika > Kiat-kiat yang bisa menolongmu untuk belajar Matematika

Dikenal adalah fenomena yang benar-benar nyata, dan dapat muncul dengan mudah baik pada anak laki-laki maupun perempuan. Apakah setiap mata pelajaran di sekolah yang membuat siswa maupun guru menderita, seperti halnya matematika?

Kami kira bukan begitu.

Masing-masing dari kita pasti memiliki setidaknya satu pengalaman buruk dengan matematika, dan sebagian dari kita bahkan merasa takut dengan matematika!

Namun, ada orang-orang yang mempunyai masalah yang lebih parah, sampai pada hambatan psikologis.

Akan tetapi, apa cara terbaik untukmengatasi rasa takut terhadap matematika? Bagaimana cara terbaik untuk terus menjalani kelas matematika? Berikut ini adalah lima tips andalan kami.

Rasa Cemas dan Panik

Matematika sangat penting untuk karier sekolah siswa mana pun, setidaknya sampai pada tahap pemilihan spesialisasi. Meskipun demikian, matematika seringkali membuat siswa kesal, bahkan bermimpi buruk. “Rasa takut terhadap matematika” yang banyak

Karena menjadi disiplin utama, ketika seorang siswa gagal untuk memahami unsur matematika tertentu … rasa panik pun menyerang! – Seringkali sampai menyebabkan penderitaan yang nyata.

Maka dari itu, ini menjadi masalah psikologis yang tidak dapat diatasi melalui kedisiplinanatau ketidaksabaran dari orang tua dan guru.

Maka, hambatan psikologis juga harus diatasi dengan jalan psikologis pula dengan menggunakan pendekatan yang menarik dan sarana yang menyasarkesulitan tersebut.

5 Tips untuk Mengalahkan “Rasa Takutmu terhadap Matematika”

1) Ambil Les Privat Matematika

Rasa takut terhadap Matematika bisa berasal dari satu atau beberapa faktor berikut ini yang menjadi beban pikiran siswa:

  • Kesulitan dalam memahami permasalahan matematika tertentu;
  • Seorang guru yang tidak sabaran, tidak mau berdiskusi, atau bahkan mengintimidasi;
  • Rasa malu, yang membuat siswa enggan untuk berbicara di kelas atau berbicara kepada guru.
  • Terlalu banyak tekanan dari orang tua.

Ketika keempat elemen ini sudah bersekongkol untuk membuat siswa bingung, dampaknya tidak akan bisa dihindari. Dari sini, cara terbaik untuk menolong siswa tersebut adalah dengan mendapatkan layanan tutor privat matematika.

Memilih seorang tutor harus hati-hati, bagaimanapun juga, bisa jadi ada sebagian tutor yang tidak berpengalaman dalam mengatasi “kepanikan matematika”; dan bisa jadi ada sebagian yang tidak mempunyai kemampuan untuk mengatasi hambatan psikologis.

Karena itu, sangat disarankan agar kamu meluangkan sedikit waktu untuk memilih seorang tutor privat matematika.

Kamu juga bisa menghubungi seorang tutor yang mempunyai spesialisasi dalam kelas matematika seperti ini.

Merasa kesulitan dengan matematika? Apa matematika membuatmu bingung? (Sumber: Visualhunt)

Pembelajaran matematika dengan seorang tutor privatakan sangat bermanfaat bagi seorang siswa yang sudah lelah dengan matematika.

Sebuah kelas yang berisi tiga puluh siswa atau lebih bisa sangat mengintimidasi, seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, dan guru hanya punya sedikit waktu untuk mencurahkan perhatian kepada siswa tertentu dalam suatu kelompok. Di sisi lain, les “Privat” atau “individual” memungkinkan siswa untuk mendapatkan seluruh perhatian guru dalam satu atau beberapa jam lebih lama.

Ini adalah waktu yang dibutuhkan guru untuk mengidentifikasi satu atau beberapa hambatan, dan yang paling penting, untuk mengidentifikasi cara mengatasinya. Ketika “model pendidikan sekolah” mengutamakan fokus pada kelompok and kurikulum matematika, sebaliknya, les privat menyediakan metode pembelajaran empat mata di mana guru dan siswa berkedudukan sama.

Dengan guru yang duduk disampingnya, bukan di depan papan tulis, siswa tidak akan merasakan tekanan yang biasanya memisahkan dia dari gurunya. Sebuah metode pembelajaran yang mendorong terjadinya dialog yang lebih bebas dan terbuka, dan yang mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa malu.

Jadi, les matematika yang menjadi salah satu sumber pengeluaran orang tua juga merupakan investasi masa depan yang jelas bagi anak dan orang dewasa.

Para tutor privat dapat mengidentifikasi asal-muasal hambatan, serta cara mengatasinya: Sesuatu yang mungkin tidak akan pernah bisa dilakukan oleh sekolah anakmu

2) Gunakan Sumber Materi Matematika yang Praktis

Bahasa matematika beserta rumus-rumus dan bilangan kompleksnya terkadang bisa sangat abstrak bagi siswa yang kesulitan, berapapun usianya.

Kebutuhan untuk mempelajari bahasa baru ini beserta kosakata khususnya bisa menjadi akar masalah hambatan mental. Untuk mengatasinya, Anne Siety, seorang psikologis pendidikan yang sering disebut ahli dalam permasalahan seperti ini, mengusulkan solusi yang mudah diterapkan berikut ini: Dia menyarankan kita menggunakan “bahan belajar praktis”.

Apa itu bahan belajar praktis?

Daripada mengajari siswa berbagai materi dan rumus, mengapa tidak menggunakan barang-barang di sekitar kita saja untuk menjelaskan konsep matematika dan menyelesaikan permasalahan atau puzzle: Menggunakan batu kecil atau kelereng untuk penjumlahan, pengurangan, dan penyelesaian persamaan, atau tanah liat mainan untuk menggambarkan pecahan dan diangram lingkaran.

Dengan pendekatan ini, kamu juga akan menemukan bahwa ingatan fotografis adalah sifat iri yang sangat efektif untuk belajar matematika.

Cara lain memandang matematika Matematika: Puisi tentang gagasan logis! (Sumber: Lifehack)

Kelebihan dari metode ini adalah sisi menyenangkannya, dan justru pendekatan seperti inilah yang harus kita gunakan sebagai upaya pertolongan pertama ketika seorang siswa merasa butuh bantuan dalam matematika.

Menyalin angkadan menyelesaikan persamaan menggunakan bahan belajar praktis ini dapat dengan cepat menunjukkan manfaat. Siety menambahkan:

 

“Ini hanya bisa terjadi jika guru berkominten dalam menjalankan metodi ini. Ketika saya mengingat-ingat kembali ingatan yang menyenangkan tentang matematika, saya ingat bahwa para guru bersemangat dan menarik, termasuk guru saya yang mengajari seluruh materi matematika menggunakan karamel yang lembut! Kepribadian guru merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika.”

3) Gunakan Buku Pelajaran Matematika yang Terspesialisasi

Ketika metode di sekolah membuat seorang siswa gagal, maka buku matematika dan pekerjaan rumahnya hanyalah representasi dari penderitaan dan hambatan psikologisnya.

Ketika orang tua sudah tidak mampu berunding dengan anaknya, ada baiknya mempertimbangkan buku-buku yang didedikasikan untuk mereka yang mempunyai rasa takut terhadap matematika.

Pertama-tama kamu bisa mencoba buku latihan matematika tambahan, yang membahas suatu permasalahan melalui metode pengajaran lain.

Buku semacam itu, yang mempunyai identitas visual tersendiri, bisa menjadi simbol kebebasan dalam matematika.

murid tidak bergairah untuk belajar Buku pelajaran terspesialisasi dapat menstimulasi pembelajaran siswa yang tidak bersemangat (Sumber: pixbay).

Ada juga banyak buku yang berfokus pada tema hambatan dalam matematika dan rasa takut irasionalyang ditimbulkannya. Seperti buku yang ditulis oleh Anne Siety:“Who’s Afraid of Maths?, yang diterbitkan oleh Denoel pada Februari 2012, dan diterbitkan kembali pada Agustus 2013.

Sebagai seorang spesialis dalam topik ini, dia menjelaskan berbagai teori tentang hambatan dan cara mengatasinya.

Khususnya, dia berpendapat bahwa upaya untuk mengatasi hambatan mental mengharuskan seseorang untuk berusaha berubah “menjadi lebih dewasa”. Di luar kebutuhan untuk memahami aspek psikologis ini, sang penulis juga membagikan kepada pembacanya solusi praktis dan trik-trik lain untuk membantu siswa mengatasi kekhawatiran dan kecemasan.

4) Identifikasi Hambatan Mental Matematikamu

Tidak ada orang yang benar-benar tidak bisa matematika”, adalah sebuah kalimat yang biasanya didengar siswa dari gurunya. Namun, siswa yang mempunyai banyak kesulitan harus berjuang untuk mempercayai pernyataan ini.

Penting untuk diingat bahwa seorang siswa yang hari ini biasa-biasa saja atau yang sedang-sedang saja bisa menjadi siswa yang luar biasa di kemudian hari.

Namun, sebelum hari itu tiba, perlu diluangkan waktu untuk mengidentifikasi asal-usul hambatan psikologis yang menghambat siswa tersebut.

Siety berpendapat bahwa hambatan dalam matematika sering terjadi karena masalah pribadi maupun keluarga. Sebuah metode pemahaman masalah yang mungkin cenderung merujuk ke psikoanalisis, tetapi ini sudah dibuktikan oleh psikolog pendidikan yang satu ini dalam banyak kasus.

Jangan lari dari matematika Jangan menutup mata dari permasalahan matematikamu! (Sumber: Pixbay)

Dalam istilah abstrak, matematika kurang beresonansidengan kita dibandingkan mata pelajaran lain karena kita jarang menerapkannya dalam kehidupan kita di luar sekolah, berbeda dengan bahasa Inggris, bahasa asing, atau geografi, misalnya. Namun, sebagian besar hubungan siswa dengan matematika dapat digambarkan sebagai hubungan “emosional”.

Fakta bahwa kebanyakan dari kita punya beberapa cerita yang menyakitkan terkait dengan pelajaran ini bukan hanya kebetulan!

Siety menemukan bahwa matematika adalah pelajaran yang lebih banyak berujung pada kesedihan dan masalah pribadi dibandingkan pelajaran yang lain.

“Saya perlahan-lahan menjadi yakin bahwa jika seorang anak memiliki masalah dalam matematika, itu bukan karena dia tidak memiliki kecerdasan, melainkan karena ada sesuatu dalam pikirannya yang mencegah dia untuk mengakses ide-idenya dan menggunakan keterampilan berpikirnya. Ini terkait dengan riwayat pribadinya yang unik,” tuturnya.

Menurut Siety, mengidentifikasi masalah tertentu dalam matematika sama dengan merangkai potongan-potongan cerita yang sejalan dengan cerita pribadi seseorang. Ini adalah langkah yang penting—tetapi juga harus tetap relevan—untuk mengetahui suatu permasalahan dan menemukan jawabannya.

Singkatnya, semua kunci keberhasilan dalam matematika sudah ada dalam genggamanmu.

5) Pelajari kembali Dasar-dasar Matematika

Seorang siswa yang mendapatkan hambatan ketika mencoba belajar matematika yang lebih sulit belum tentu karena dia telah mencapai batasannya. Bisa jadi dia tidak memiliki fondasi inti umum keterampilan matematika dasar yang cukup kuat. Misalnya, apakah dia mengerti semua instruksi dan istilah yang digunakan?

Jika dia tidak mengerti, maka hambatan ini dapat dengan mudah diatasi. Superprof menyarankan untuk lebih menekankan pada pembalajaran leksikon matematika. Apa tujuannya?

Ini bertujuan untuk melakukan revisi definisi dasar yang lengkap dan menyeluruh, serta untuk mempelajarinya sepenuhnya.

Pertimbangkan pendekatan yang berbeda dalam belajar matematika Coba gunakan pendekatan praktis dalam mempelajari matematika (Sumber: Pixbay).

Walaupun pendekatan ini kelihatannya simpel—bagaimanapun juga—hambatan psikologismu mungkin juga sama simpelnya!

Selain revisi materi lama dan materi baru, seperti penjumlahan dan pengurangan, aritmetika, trigonometri, aljabar, dan geometri, pendekatan ini juga berguna untuk mengulas materi-materi utama yang sudah dibahas di sekolah.

Belajar matematika juga bisa dilakukan sambil bersenang-senang!

Pastikan untuk memeriksa apakah kamu sudah mempelajari semua materi dasar (perkalian, pembagian, probabilitas, dll.) dengan benar untuk memastikan kokohnya fondasi materi matematikamu.

Agar pengetahuan yang ada di pikiranmu tidak hilang, pastikan bahwa kamu menggunakannya secara teratur, dalam pekerjaan, studi, atau dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar