Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan Les privat
Bagikan

Kenapa Anda harus belajar menggambar?

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 27/02/2019 Blog > Seni dan hobi > Menggambar > Mengapa belajar menggambar adalah sebuah keharusan?

Anda masih ragu untuk mengikuti kelas seni, sementara teman-teman Anda sudah mendaftar semua? Kenapa?

Belajar menggambar tidaklah sulit!

Di samping itu, siapa tahu dengan begitu Anda menemukan bakat seni dalam diri Anda yang selama ini terpendam.

Mungkin saat ini Anda merasa tidak memiliki jiwa seni. Bahkan mungkin Anda dihantui oleh anggapan bahwa untuk menghasilkan mahakarya, seorang seniman harus berkorban bahkan hingga kelaparan…atau cuma minum teh setiap hari!

Sekarang adalah waktunya untuk Anda buktikan bahwa mitos tersebut tidak benar.

Sekarang adalah waktunya untuk Anda menumbuhkan jiwa seni Anda, merangsang kreativitas Anda, mengekspresikan perasaan dan potensi yang selama ini terpendam.

Kalau Anda mau, silahkan saja habiskan teh Anda dulu kemudian kita akan menjelejahi dunia ini bersama-sama.

Siap?

Sekarang, izinkan kami menggandeng tangan Anda. Jangan takut! Kami tidak akan pergi sebelum Anda benar-benar siap menghasilkan lukisan pertama dengan pensil Anda.

Menggambar dan Skill Motorik Halus

Secara alami, teknik menggambar dapat membantu mengembangkan skill motorik halus seseorang.

Garis halus dan kontur yang presisi, kedalaman bayangan yang progresif, ekspresi wajah tragis yang sedang berduka…

Semua itu, membutuhkan skill dan visi artistik, dan tidak bisa dihasilkan dengan sembarang goresan krayon, asal gambar.

Lantas Anda mungkin bertanya: Mana lebih duu, karya seni atau skill motorik halus?

Tentu saja, skill motorik halus berkembang dengan latihan rutin membuat karya seni.

Dengan setiap pelajaran menggambar yang Anda ikuti, dengan terus menggambar doodle dan still life, ketepatan dan ketajaman skill motorik halus Anda terus meningkat.

Semakin Anda belajar, yakinlah, dalam waktu dekat Anda akan bisa menggambar mawar yang sangat realistik.

Sebagai tambahan: menggambar dan melukis cocok untuk perkembangan skill motorik anak-anak.

Itulah mengapa, anak-anak selalu menjadi target penjualan pensil warna dan krayon!

Selain itu, menggeluti seni dalam bentuk apapun – terutama menggambar, dapat membantu manula yang berpotensi mengalami penurunan fungsi kognitif dan ketangkasan, dengan begitu mereka bisa tetap aktif dan bisa fokus lebih lama.

Maka dapat disimpulkan bahwa menggambar sangat bermanfaat bagi segala rentang usia.

Dengan smartphone, tiba-tiba semua menjadi seniman Berkat smartphone, kini kita semua mendadak menjadi seniman self-portrait! Sumber: Pixabay Kredit: Wikernet

Berkat Handphone, Semua Orang Bisa Mengambil Gambar

Seni selfie bukanlah hal yang baru. Vincent Van Gogh, Frieda Kahlo, Picasso, dan Rembrandt terkenal karena melukis diri mereka sendiri.

Ada rumor yang mengatakan bahwa lukisan Mona Lisa sebenarnya adalah lukisan diri Da Vinci, dimana Da Vinci mencoba melucu dengan melukis dirinya namun dalam versi wanita…agak ambigu memang.

Kalau orang-orang hebat seperti mereka saja selfie – dengan pengorbanan yang lebih besar dari segi material dan waktu, lantas kenapa harus menyalahkan mereka yang selfie dengan samrtphone mereka lima puluh kali sehari?

Pertanyaannya: apakah kebiasaan itu perlu dihilangkan? Berhenti melakukan selfie?

Bagaiman kalau membuat blog yang berisi karya Anda?

Anda bisa mempublikasikan gambar manusia karya Anda pada media sosial, disertai dengan instruksi cara menggambar manusia.

Dengan begitu Anda akan dikenal!

Kalau Anda pernah menjelajahi media sosial Anda, kemudian terpaku ketika menonton skill orang-orang yang sangat menakjubkan ketika menggambar manusia, maka mungkin inilah waktunya Anda untuk bergabung di kelas seni yang selama ini Anda rencanakan.

Ketika Anda sudah terjun ke dunia pena dan tinta, cross hatching, foreshortening, maka di mata Anda selfie akan menjadi tidak berarti apa-apa: hanyalah sesuatu yang tidak layak diperjuangkan dan dilestarikan.

Selfie hanya akan menjadi gambar yang ketika dihapus dari galeri pun tidak akan menimbulkan penyesalan yang mendalam, sepatutnya diganti dengan gambar-gambar yang merefleksikan visi Anda, yang dituangkan pada buku sketsa dengan tangan Anda sendiri.

Seni sebagai Terapi

Setelah melalui hari yang berat, Anda bisa melupakannya sejenak dengan pensil dan kertas Anda. Gambarlah apapun! Setiap detik yang Anda lalui untuk menggambar sangat ampuh untuk menenangkan pikiran Anda, lebih ampuh dari minuman apapun.

Dengan menggambarkan stress Anda, atau sebaliknya, menggambar sesuatu yang indah, Anda akan menyadari bahwa ketika Anda fokus menggambar – fokus kepada setiap hal detil, akan mengurangi stress Anda.

Hal yang paling menarik dari seni adalah, bahwa seni itu ada di dalam jiwa Anda.

Kalau pekerjaan Anda membuat Anda lelah, atau Anda sedang galau karena putus; kalau macetnya lalu lintas membuat Anda bosan bahkan bingung: cobalah menggambar.

Dengan mencurahkan kekuatan mental pada saat membuat sebuah karya seni, Anda pun akan semakin tenang, sehingga Anda bisa melalui hari Anda dengan pikiran yang lebih santai.

Saat belajar seni, anda akan belajar mengontrol mood Ketika belajar seni, Anda akan belajar tentang era dan juga mood Sumber: Pixabay Kredit: StockSnap

Belajar Seni, Belajar Sejarah

Banyak orang yang merasa sejarah itu tidak menarik. Mungkin Anda salah satunya.

Kalau begitu, maka kami harus mengingatkan Anda: belajar menggambar manusia, belajar menggambar perspektif; menggambar still life atau menggambar kucing…

Ketika belajar semua itu Anda juga akan belajar tentang:

  • Bagaimana mood si seniman ketika ia melukis?
  • Apa maksud si seniman memilih subjek tersebut sebagai lukisannya?
  • Apa yang ingin disampaikan oleh si seniman?

Kami tahu! Yang Anda inginkan adalah mencari cara enak untuk bersantai tanpa kebisingan atau tekanan, dan inilah dia yang Anda cari, kini menghadirkan setumpuk pertanyaan.

Seni punya cara tersendiri untuk meningkatakn kecerdasan Anda

Tanpa Anda sadari, ketika Anda sedang melihat sebuah mahakarya Anda akan mempertanyakan perspektif, proporsi, dan pengalaman terkait karya tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan itu mau tidak mau akan memaksa Anda untuk mempelajari zaman dimana lukisan itu dibuat. Menarik sekali untuk didiskusikan dengan guru Anda!

Menggambar untuk Menghiasi Hari yang Suram

Di zaman seperti sekarang ini, jangan pernah menonton acara berita kalau Anda termasuk orang yang sensitif terhadap berita malapetaka dan menyedihkan.

Sebaliknya, kalau Anda seorang kartunis atau karikaturis yang handal, maka berita bisa menjadi sumber inspirasi tak terbatas bagi Anda.

Sebagian orang berbakat dalam kata-kata: satir dan lelucon. Sebagian lagi lebih suka warna-warna yang berani dan kartun.

Apakah Anda tipe yang kedua?

Kalau ada rekan atau keluarga Anda yang sedang butuh hiburan; bahkan ketika Anda sedang galau: tidak ada yang lebih ampuh untuk memperbaiki mood selain gambar kartun.

Bagi Anda sendiri, menggambar kartun itu sendiri bisa membuat Anda tersenyum.

Menggambar kartun adalah sebuah cara untuk mengalihkan diri dari dunia yang kacau saat ini; layaknya sebuah pulau yang indah di tengah lautan yang dipenuhi hiu.

Menggambar untuk Mencari Uang

Sejauh ini, kita sudah membahas alasan kenapa harus belajar menggambar dari sisi personal, medis, dan sosial.

Selain itu finansial bisa juga menjadi alasan kenapa harus belajar menggambar, dan siapa tahu Anda tertarik dengan hal ini.

Setiap hari, tidak sedikit orang yang memanfaatkan skill menggambar mereka untuk bekerja sebagai:

  • Penata taman
  • Arsitek
  • Teknisi
  • Seniman tato
  • Biro iklan
  • Desainer baju
  • Desainer grafis
  • Desainer otomotif

Banyak sekali profesi yang membutuhkan seniman, dan tentu tidak semuanya bisa dituliskan disini.

Apakah Anda tertarik untuk bekerja di industri perfilman? Saat ini, semakin banyak studio film yang merekrut seniman grafis untuk membuat special effect dan animasi komputer.

Bertolak belakang dengan apa yang diyakini sebagian orang, seniman tidak mesti kelaparan, atau menggambar di trotoar dengan sebatang kapur.

Saat ini, terutama jika Anda bisa menggambar pada bidang selain kertas – yakni komputer, maka besar peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera cari kelas menggambar di Jakarta atau kelas melukis di Solo melalui Superprof. Temukan jiwa seni Anda dimanapun di negeri ini bersama tutor-tutor lokal kami dan kelas online.

Bisa juga melakukan seni di jalanan Tidak ada yang salah dengan seni jalanan Sumber: Pixabay Kredit: Amurca

Sketsa, Bukan Kata-Kata

Dengan membawa pensil, spidol, pensil arang, atau pastel minyak, berarti Anda siap berkomunikasi melalui seni visual.

Karya seni adalah sebuah cara untuk mengekspresikan sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata.

Perasaan terdalam dan sentimen Anda; amarah dan ketakutan Anda…semuanya bisa diekspresikan: sekaligus atau masing-masing dalam satu karya.

Setiap orang bisa melihat apa yang terpampang nyata; tugas Anda adlah melihat ha yang tidak lazim dan mengabadikannya dengan segala cara yang Anda bisa.

Mungkin itulah tugas utama seorang seniman.

Menghidupkan Imajinasi

Bukan cuma J.K. dan Newton saja yang bakatnya terkuak di usia yang tidak lagi muda.

Bisa jadi Anda selama ini menyimpan sebuah manga karya Anda yang Anda yakini akan menjadi populer jika publikasikan, lebih populer daripada chibi apapun.

Namun tetap, Anda harus menghadapi kondisi yang tidak bisa dihindari: pelajaran menggambar fokus pada teknik blending dan arsir, dan bagaimana cara menggambar tangan dan sebagainya.

Anda tidak sabar ketika harus belajar cara menggambar hewan, atau menggambar apapun yang realistis. Sedangkan Anda lebih suka menggambar hal-hal yang bersifat fantasi.

Anda harus belajar berjalan sebelum akhirnya berlari.

Inilah dilema yang dihadapi oleh siswa seni: sangat tidak sabar ketika belajar mekanisme menggambar, dan lebih mengutamakan inspirasi yang masih mentah dan tidak terstruktur.

Sikap ini tidaklah benar, karena:

Ketika mempelajari aspek-aspek teknis seperti itu, Anda sedang menyempurnakan passion Anda, sehingga Anda bisa menggambar dengan presisi yang tinggi, dan karya Anda bisa memberikan dampak yang maksimal bagi yang melihatnya. Menggambar dan matematika tidak dapat dipisahkan, mereka saling berkaitan dan saling melengkapi.

Apakah Anda tahu cara menggambar mata yang merefleksikan kesedihan atau amarah? Bisakah Anda membuat sketsa wajah dengan emosi yang ekstrim?

Menggambar karakter anime yang sudah ada dengan menggambar karakter karangan Anda sendiri, yang lahir dari imajinasi Anda sendiri, mereupakan dua hal yang jauh berbeda.

Maka dari itu sangat disarankan untuk belajar seni, sehingga Anda bisa mengekspresikan ide Anda, bukan hanya mereproduksi karya ilustrator lain.

Pelajari kuas dan anda bisa gambar apapun Ketika Anda sudah mahir memakai kuas cat, Anda bisa menggambar apapun yang Anda mau! Sumber: Pixabay Kredit: Capri23Auto

Gambarlah Apapun, Dimanapun!

Setelah mengikuti beberapa kelas seni, Anda pun dapat melatih kemampuan seni Anda dimanapun, dengan media apapun.

Dari istana pasir hingga dengan kapur di trotoar, dan masalahnya bukan lagi pada apa yang Anda akan gambar tapi dengan apa Anda akan membuatnya.

Ketika imajinasi dan kreativitas Anda sudah terbebaskan, Anda akan selalu menemukan cara-cara unik dalam mengekspresikan diri Anda secara artistik:

  • Menghias perabotan makan
  • Membuat desain untuk dicetak pada baju
  • Memodifikasi mebel Anda
  • Menggambar pada kotak perhiasan
  • Mencoba membuat kaca patri

Begitulah, ketika menggambar sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup Anda, Anda tidak pernah lagi bingung mau menggambar apa atau kehabisan cara untuk mengekspresikan diri Anda.

Setelah Anda Mulai…

Anda akan menyadari, sejak pertama kali Anda menggambar dengan pensil warna atau cat air, bahwa teknik seni itu bisa dikuasai dengan cepat, terutama jika Anda:

  • Berlatih setiap hari: Memanfaatkan alat dan bahan yang Anda punya semaksimal mungkin
  • Tahu tujuan Anda: melukis potert? Menggambar dengan pensil? Bentuk sederhana?
  • Tidak melewati satu kelas pun: bisa jadi saat Anda bolos, justru saat itu kelas Anda sedang membahas ruang negatif.
  • Bawa buku sketsa kemanapun: Sebab inspirasi bisa datang kapan pun.

Saran terakhir: Jangan pernah menyerah.

Lantas bagaimana kalau Anda tidak bisa menggambar kontur dagu dengan tepat? Itulah gunanya Anda selalu membawa penghapus di dalam kotak pensil Anda!

Sebagaimana orang yang belajar bahasa, matematika, dan lainnya, orang yang belajar menggambar pun bisa berada pada titik dimana semuanya terasa sulit.

Mungkin saja suatu materi di kelas menggambar yang Anda ikuti sangat sulit dan menguras pikiran, maka Anda perlu sesuatu yang kalau digambar Akan membuat Anda bahagia.

Menggambar seni harus menyenangkan namun juga menyemangati, secara teknis berat namun juga kreatif, dan, yang paling penting, harus ekspresif.

Anda tidak akan pernah tahu apa yang bisa Anda ekspresikan melalui karya seni kecuali Anda terus mengikuti pelajaran yang ada, jadi genggam pensil Anda dan manfaatkan kelas menggambar yang Anda ikuti sebaik mungkin!

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar