Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan
Bagikan

Pekerjaan Apa yang Bisa Anda Dapatkan Kalau Anda Belajar Menggambar?

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 21/02/2019 Blog > Seni dan hobi > Menggambar > Profesi apa yang dapat Anda raih jika Anda belajar menggambar?

Bagi Anda, dunia ini dipenuhi oleh berbagai bentuk dan warna yang seolah tidak sabar ingin dilukis dengan pensil dan kertas.

Jari-jemari Anda gatal ingin menggambar, mengisi buku gambar dengan berbagai gambar still life, menggambar hewn dan manusia. Anda tidak tahu kenapa Anda menggambar, yang Anda tahu hanyalah dorongan bahwa Anda harus melakukannya.

Google tidak membutuhkan algoritma yang rumit untuk sekedar memberikan iklan yang sesuai dengan pencarian Anda: ‘menggambar langkah-demi langkah’, ‘tutorial menggambar’, ‘menggambar manga’…

Seringkali, Anda dijejali dengan iklan pop-up krayon Conte, pensil dan bahkan mungkin iklan uji coba gratis software desain grafis buatan Adobe.

Mengikuti kelas menggambar untuk meningkatkan dan melancarkan kemampuan menggambar persepektif dan teknik mengarsir Anda merupakan keputusan yang sangat tepat untuk membantu Anda meraih impian Anda untuk menjadi seorang seniman profesional. Manfaat menggambar tidak hanya terkait dengan efek terapi yang diberikan, dimana konsentrasi dan kemampuan motorik Anda dapat meningkat. Akan tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan.

Tracing, mewarnai, blending, dan mengarsir; menghapus dan memulai dari awal: bagi Anda, inilah hakikat diri Anda.

Kami akan memberikan langkah-langkah agar anda tidak menjadi seniman yang bangkrut, agar Anda bisa mendapat penghasilan yang baik sambil tetap bisa mencurahkan isi hati Anda ke dalam karya Anda.

Wacom Akan Mendatangkan Penghasilan

Tentu saja, harus ada bakat dan pengetahuan yang cukup ketika bekerja menggunakan tablet Wacom; hanya dengan memilikinya bukan berarti Anda otomatis akan mendapatkan penghasilan yang memuaskan.

Dunia seorang desainer grafis sangatlah luas, mulai dari profesi yang sudah ada sejak lama yaitu arsitektur hingga profesi yang seru dan agak aneh, seperti membuat kartun dan komik.

Bahkan desain grafis sudah memasuki dunia produksi perfilman.

CGI – computer generated imagery, animasi, dan special effetcs, semuanya terlahir dari imajinasi orang-orang yang paham benar cara menciptakan sesuatu yang fantastis, terkenal, tersebar di seluruh dunia.

Kalau Anda tipe orang yang tidak suka menonton di bioskop, maka Anda bisa menikmati desain realistis yang dibuat oleh komputer pada koran, majalah, bahkan iklan di supermarket.

Para lulusan dari sekolah-sekolah seni terbaik mengkhususkan diri mereka dalam menciptakan sesuatu dari konsep.

Tentu saja, para seniman yang belum lulus dari sekolah seni pun sangat mahir dalam menggambar konsep.

Lulus atau tidak, Anda mungkin salah satu dari sekian orang yang sangat mahirdalam:

  • Menggambar kucing,
  • Menggambar bunga mawar,
  • Menggambar binatang,
  • Menggambar tangan, mata, hidung; manusia
  • Menggambar pohon,
  • Menggambar benda mati (still life), pemandangan…

Singkatnya: Anda mahir dalam menggambar dan mensketsakan segalanya.

Untungnya, ada beberapa sekolah bermutu di Indonesia dimana Anda bisa meningkatkan level kreativitas Anda.

Dengan memasuki salah satu saja dari sekolah-sekolah tersebut, maka dijamin Anda akan mendapati rekan-rekan yang sarat akan sifat berikut ini:

  • Selalu penasaran dan kreatif; seorang seniman akan terus memperbaharui dirinya seiring meningkatnyakemampuan menggambar mereka.
  • Paham cara menggambar, dan juga paham pentingnya isyarat visual.
  • Menguasai software dan alat-alat yang digunakan dalam desain grafis.
  • Mengikuti perkembangan industri seni
  • Seorang komunikator yang baik – salah satu kritera seorang seniman adalah mampu menjual desain karya Anda.

Tentu saja, desainer grafis yang sukses memiliki beragam keterampilan; mereka tidak hanya diam duduk manis, menggambar manusia.

Ajarkan teknik blind contour kepada murid Anda sebagai seorang guru seni, Anda bisa mengajarkan siswa Anda teknik menggambar blind contour Sumber: Pixabay Kredit: Geralt

Menjadi Seorang Guru Seni

Mungkin tidaklah mudah untuk dibayangkan ketika Anda harus menunda pembuatan karya gambar dan lukisan Anda sendiri guna mengajarkan orang lain bagaimana cara menggambar dan melukis.

Namun tetap: harus ada seseorang yang rela berkorban untuk mengajarkan teknik-teknik menggambar pada para seniman muda!

Terutama bagi Anda yang bakat menggambarnya muncul tidak sejak dini, dimana kondisinya sudah agak sulit untuk memasuki persaingan di bidang desain grafis, menjadi seorang guru menggambar bisa menjadi jalan tengah bagi kebutuhan Anda akan penghasilan dan keinginan Anda untuk menjadi seorang seniman.

Tanpa maksud merendahkan. Namun faktanya pada pekerjaan apapun, biasanya talenta muda lebih banyak dicari.

Terutama jika Anda punya bakat dalam menghadapi anak kecil, Anda bisa mendorong mereka untuk menciptakan karya dengan coretan dan pensil warna mereka.

Bayangkan diri Anda sedang mencontohkan cara menggambar perspektif

Pengakuan Anda sebagai seorang seniman akan nampak ketika Anda meminta mereka berkarya dengan alat gambar mereka, kemudian Anda memberikan komentar dengan lihai, dan, Andapun mengevaluasi tarikan garis yang mereka buat dan akhirnya memberikan penilaian terhadap apa yang mereka buat.

Semua hal ini terbentuk dari kemampuan Anda dalam:

  • Mengajarkan kelas menggambar
  • Mengajarkan anak dengan segala rentang usia; menyadarkan mereka betapa menyenangkannya menggambar
  • Mengajarkan seluk-beluk seni, seperti permainan cahaya dan bayangan
  •  Mengorganisir dengan baik

Kalau sekiranya Anda akan mengajarkan seni, yakinlah bahwa siswa Anda akan mampu meningkatkan jiwa seni mereka, melalui semangat yang Anda tularkan kepada mereka.

Pengenalan terhadap cat air,menggambar perspektif, membuat sketsa lukisan, reproduksi bentuk-bentuk dasar, penciptaan karakter kartun, menggambar dengan pastel minyak, spidol, pensil…

Dasar-dasar menggambar meliputi banyak sekali aspek yang bisa Anda ajarkan, minimal Anda akan mengajarkan fungsi lain dari pensil yang mereka punya!

Belajar Menggambar Arsitektur

Arsitek adalah orang yang ahli dalam proporsi dan perspektif. Mereka sangat menguasai teknik-teknik menggambar dengan pensil.

Para ahli perspektif linier tersebut mampu merekam agungnya arsitetur masa lalu pada portofolio mereka.

Para arsitek memiliki sebuah tugas mulia untuk menjaga tradisi dalam memperindah dunia kita ini dengan merancang ruang tiga dimensi untuk berbagai fungsi.

Tempat tinggal, bangunan kantor; musium hingga rumah seni: semuanya ada berkat kontribusi para arsitek.

Dalam prosesnya mereka tidak hanya membutuhkan sebuah pensil (dan penghapus, yang digunakan untuk menghapus garis yang salah yang tak terhindarkan), tapi mereka juga harus mahir dalam matematika.

Temukan disini keterkaitan antara matematika dan seni.

Arsitek ada yang bekerja secara independen, atau pada sebuah perusahaan, dengan rekan-rekan yang satu visi. Mereka ada yang mengkhususkan diri dalam menggambar perumahan, bangunan sipil atau monumen.

Setiap arsitek haruslah mahir dalam menggambar teknik, konstruksi bangunansecara umum dan pelayanan terhadap pelanggan – menangani keterlambatan proses pembangunan, kekurangan bahan dan hal-hal terkait logistik lainnya dalam proses konstruksi.

Kalau Anda senang dengan garis-haris halus pada gambar realikstis, maka salah satu sekolah tinggi tersebut bisa jadi adalah tiket Anda untuk mencapai karir impian Anda.

Arsitek suka merancang desaing dengan digital Perusahaan arsitektur lebih sering merancang desain secara digital Sumber: Pixabay Kredit: JoiEnka

Karir di Bidang Menggambar Digital

Kalau Anda senang menggambar hal-hal yang keren, membuat kartun manusia, chibi: maka pekerjaan ini cocok untuk Anda.

Seniman kartun sangat jauh berbeda dengan desainer grafis, yang lebih cenderung ke arah periklanan dan video game.

Namun adapula kemiripan di antara keduanya: tidak sedikit kartunis yang membuat karya secara digital, dan tidak sedikit pula desainer grafis yang menggambar kartun untuk seru-seruan.

Ada kesan bahwa kartunis (atau animator) kurang menjanjikan. Padahal belum tentu demikian.

Lihatlah Disney, Pixar, Dreamworks, dan Sony: perusahaan animasi yang sangat besar – baik di layar lebar maupun biasa – membuktikan bahwa kartunis dan animator tetap dibutuhkan di masa yang akan datang.

Sebagaimana media seni visual lainnya, semua semakin terfokus pada penggambaran seni secara digital.

Maka dari itu, orang yang sukses di bidang ini adalah mereka yang memiliki pemahaman yang kuat akan penggunaan software penggambaran 2 dan 3 dimensi.

Mereka harus mahir dalam menggambar gestur, menciptakan ilusi gerakan, dan mampu dengan cepat mengubah bentuk sederhana menjadi bentuk yang utuh.

Ilustrator kartun yang bekerja dengan buku sketsa dan pensil biru sama halnya dengan bekerja dengan stylus dan sebuah software, mereka sama-sama dapat menghasilkan sebuah storyboard dengan cepat.

Para lulusan sekolah animasi tidak mesti bekerja sebatas pada industri film dan televisi, tetapi juga bisa merambah bidang seni video game.

Kalau Anda orang yang senang bepergian, cobalah untuk singgah ke Jepang, lihatlah studio-studio animasinya yang bahkan jauh melampaui Inggris, dari segi tema, volume, hingga produksinya.

Belajar Menggambar Karikatur

Bagaimana selera humor Anda akhir-akhir ini? Kemudian bagaimana dengan kepekaan ironi Anda?

Dengan semua pergolakan politik saat ini, seolah merupakan angin segar bagi para karikaturis.

Apakah Anda ingin menjadi salah satu dari mereka?

Kartunis editorial, demikian seniman-seniman semacam itu disebut, bertugas mengisi ruang kosong pada media cetak untuk memberikan pembaca pandangan satir tentang tokoh, permasalahan atau peristiwa yang sedang dibahas pada sebuah artikel berita.

Percetakan seperti The Daily Mesh dan The Inconsequential terus mencari para talenta muda untuk mengisi halaman mereka dengan karikatur orang-orang terkenal maupun yang tidak terkenal saat ini.

Di antara semua bentuk ekspresi artistik saat ini, termasuk seni online, kartun politik adalah seni yang tidak berubah semenjak dulu.

Kartun politik tetap hadir dalam format dan jenis publikasi yang sama seperti 220 tahun yang lalu, saat pertama kali kemunculannya di koran Prancis, tepat setelah Revolusi.

Selain kepekaan akan hal-hal absurd, apa yang dibutuhkan untuk dapat menjadi seorang kartunis editorial?

Yang jelas, Anda harus bisa menggambar wajah. Kemudian bisakah Anda melebih-lebihkan elemen dari wajah tersebut? Mungkin menggambar hidung yang besar untuk menggambarkan sesorang yang sedang mencurigai sesuatu?

Atau, kalau beritanya menceritakan tentang sesorang yang sangat rakus, Anda bisa menggambarkan tangannya seperti cakar, yang siap untuk menggali lebih banyak uang…

Apapun yang Anda gambar, goresan pensil Anda harus merefleksikan realita yang ada, juga kematangan dan kepastian: tidak ada yang mampu menggambarkan absurditas lebih baik dari sebuah karya yang lucu namun sekaligus rasional.

Kalau Anda pandai dalam menggambar karikatur, besar kemungkinan Anda pun pandai dalam menggambar kartun.

Jika memang demikian, apa salahnya untuk mempertimbangkan karir sebagai kartunis?

Apakah gambar ini termasuk kartun atau karikatur?

Kemiripan karikatur dan kartun Terkadang sulit membedakan antara kartun dan karikatur. Sumber: Pixabay Kredt: Ilipkind

Menggambar Komik

Pernahkah Anda sadari? Adopsi komik ke dunia nyata saat ini sedang menjadi tren!

X-men, Transformers, Spider Man, Marvel Universe Live: semua ini, dan karya sejenis lainnya, yang kini hadir di bioskop dan drama, dulunya hanya berupa sketsa pada sebuah papan cerita.

Kenapa seseorang hanya bisa terhibur oleh buah imajinasi orang lain?

Bisa saja selama ini Anda memendam karakter fantasi, jalan cerita, dan petualangan Anda sendiri dalam imajinasi Anda.

Mungkin juga Anda pernah menuangkannya, mungkin pada saat Anda megiktui kelas menggambar, atau kelas menggambar online atau pada sebuah lomba menggambar.

Apakah saat itu Anda berhasil menjadi juara?

Saat ini, dengan sumber daya seperti Desktop Publisher – atau bahkan menggambar secara online, apa salahnya untuk mencoba menuangkan serunya kisah petualangan yang terpendam di kepala Anda ke dalam sebuah papan cerita?

Kalau memang Anda bisa menggambar kartun, maka tidak ada lagi alasan untuk tidak ikut serta pada acara Comic Con atau bahkan membuka kelas tutorial menggambar.

Sebuah kesempatan emas untuk memperkenalkan jalan cerita, kostum, dan karakter fantasi Anda!

Memang, penjelasan kami menunjukkan seolah mudah sekali untuk memasuki dunia yang sejatinya ketat tersebut. Tidak ada kelas seni khusus yang harus Anda ikuti untuk bisa menguasai desain karakter atau cara menggambar pikachu yang saat ini ada dimana-mana.

Sebagian besar kartunis cenderung belajar sendiri

Artinya, bertolak belakang dengan stereotip yang ada, seniman komik adalah orang-orang yang disiplin tinggi, sangat bersemangat dengan karya seni mereka, dan rela menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memantapkan posisinya di dunia fantasi tersebut. Namun kalau seni sudah menjadi passion Anda, selalu ada alasan untuk terus menggambar.

Anda, yang telah menuangkan karyanya dalam buku gambar dalam jumlah tak terbatas, yang tahu benar bagaimana cara menggambar orang – dan menggambar banyak hal lainnya; Anda, yang telah menguasai seni menggambar tanpa harus melihat medianya dan tidak pernah kehabisan ide harus menggambar apa…

Keterampilan Anda tersebut akan membuka banyak pintu karir di dunia seni.

Ikuti saja keinginan, keterampilan dan – percaya atau tidak, diri Anda yang sesungguhnya maka Anda akan dapat memadukan kehidupan profesional Anda dengan passion Anda terhadap seni.

Kami tak sabar menantikan edisi pertama karya Anda!

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...

Berikan komentar di artikel ini

avatar