“Seni bukanlah cermin yang digunakan untuk merefleksikan realitas, melainkan sebuah palu untuk membentuknya.” - Bertolt Brecht

Biografi : Siapa Bertolt Brecht dan Apakah Dia Cukup Terkenal?

Bertolt Brecht adalah seorang penulis drama realis revolusioner yang lahir di Augsburg, Jerman, pada tahun 1898 dan bertugas dalam Perang Dunia Pertama sebelum beralih ke karir di dunia teater hingga menjadi salah satu penulis paling berpengaruh di abad ke-20. Kesuksesan artistik terbesarnya diantaranya adalah drama dramatis seperti The Threepenny Opera, Mother Courage and Her Children, The Good Person of Setzuan dan The Resistible Rise of Arturo Ui. Mother Courage ditayangkan perdana pada tahun 1941 dan telah banyak diadaptasi dengan brilian sejak pementasan pertamanya pada pertengahan abad kedua puluh.

Tinggal di Berlin selama kebangkitan dan kejatuhan Republik Weimar, ketika Adolf Hitler dan Nazi berkuasa, Brecht melarikan diri dari Nazisme dan republik, memiliki kewarganegaraan yang dihapus oleh Hitler maka dia dipaksa untuk menjalani kehidupan di pengasingan. Dia menemukan dirinya di Amerika di mana dia tinggal selama beberapa tahun (ketika dia mencoba menulis literatur untuk Hollywood) sebelum kembali ke Eropa pada tahun 1947. Drama-dramanya, yang berfokus pada isu-isu sosialis, dilarang di negara asalnya yang komunis di Jerman pada tahun 1930-an, tetapi Bertolt terus menulis karya Brechtian-nya di wilayah non-soviet dan mementaskan serta mengarahkannya dengan penuh kegembiraan.

Kurang dari sepuluh tahun kemudian, kehidupan Brecht berakhir, tetapi saat itu dirinya telah memperoleh pengakuan sebagai praktisi teater yang hebat. Terbukti bahwa baik Perang Dunia Kedua dan Perang Dunia Pertama, secara langsung berdampak dan mempengaruhi kehidupan serta elemen dari setiap mahakaryanya. Misalnya, Brecht menulis tentang penderitaan hidup Yahudi selama teror Reich ketiga. Bertolt Brecht meninggal pada tahun 1956 dan dimakamkan di Berlin, tetapi ingatannya masih hidup di Jerman Barat dan Timur, serta di teater di seluruh dunia.

karya brecth dipengaruhi campuran suasana saat perang dunia II
Perang Dunia II sangat memengaruhi karya Brecht. Kredit foto: conner395 di VisualHunt

Sebagai seorang sutradara, prinsip utama Brecht adalah ia menyukai penonton yang tidak terikat atau diasingkan dari pertunjukan agar menjaga emosi sehingga memungkinkan mereka untuk melihat pertunjukan apa adanya. Ini disebut 'V-Effect', atau 'Verfremdungseffekt', sebuah perkembangan baru dalam sejarah teater.

Keyakinannya adalah dengan tidak terlibat akan penderitaan karakter secara emosional, penonton dapat fokus pada moral cerita dan tetap sepenuhnya objektif.

Dipengaruhi oleh teater Tiongkok dan Marxis, ia memiliki cara yang orisinal dan dinamis untuk mengekspresikan dirinya, yang dapat dilihat dalam Mother Courage and Her Children, karya terkenal yang ditulis pada tahun 1938-1939 namun berlatar belakang tahun 1600-an.

Selain dramanya, Bertold Brecht juga menulis puisi, termasuk occasional poem, puisi yang diiringi musik dan ditampilkan dengan orkestra, lagu dan puisi untuk mengiringi dramanya, puisi pribadi merekam anekdot emosional dan pemikiran, opera, dan puisi politik yang akan mengkritik Nazi dan sikap Kapitalis.

Mengapa Brecht Begitu Penting Dalam Dunia Drama?

Tanpa keraguan, Bertolt Brecht adalah seorang yang jenius dan salah satu dramawan paling berpengaruh di abad ke-20, yang menyebabkan kegemparan di seluruh dunia. Meskipun berasal dari kota kecil di Jerman, kekuatannya membentang jauh ke luar Eropa.

Bertolt Brecht, dalam waktunya yang singkat, memperkaya teater, membentuk teater dan perkembangan selanjutnya. Dia muncul dengan konsep-konsep revolusioner, yang masih terlihat di teater modern saat ini. Ia menggunakan teater naturalistik sebagai upaya untuk memaksa perubahan sosial, mendorong penontonnya untuk memikirkan hal-hal penting seperti kejahatan dan penderitaan tanpa terjebak dalam perasaan.

Brecht ingin penonton tetap objektif ketika memasuki teater sehingga mereka dapat merespon pertunjukan dengan cara yang rasional dan tidak emosional, menghilangkan moralitas dan makna sebenarnya dari apa yang mereka tonton. Sebagai komposer saat latihan, Bert menjelaskan bahwa penyekatan atau pemisahan sangat penting agar kolaborasi sastranya membangkitkan perasaan yang tepat. Akibatnya, pembaca dan penonton tidak bisa tidak memperhatikan betapa relevan secara sosial karya-karyanya dengan masalah nyata yang terjadi selama dan pasca perang.

brecht membuat penonton tetap objektif dan tidak terbawa emosi
Brecht mendesak penonton untuk tetap objektif dan terlibat dalam pertunjukan tanpa emosi. Foto di VisualHunt.com

Brecht mungkin paling terkenal karena teori komunisnya dan minatnya pada politik, yang sering menjadi elemen sentral dalam banyak karya tertulis dan pertunjukannya.

Konon, Bertolt Brecht memiliki berbagai drama yang memberinya penghargaan dalam genre tersebut. Teruslah membaca untuk mengetahui lebih lanjut tentang beberapa mahakarya Brecht yang membantunya mendapatkan kekaguman dari orang-orang di seluruh dunia.

Karya Bertolt Brecht

  • The Caucasian Chalk Circle
  • Galileo 
galileo juga menjadi ulasan tulisan brecht
Brecht menulis drama tentang Galileo. Kredit foto: NotASpy di VisualHunt
  • The Good Woman of Setzuan
  • Jungle of Cities
  • The Measures Taken and Other Lehrstucke
  • Mother Courage and Her Children
  • The Resistible Rise of Arturo Ui
  • The Threepenny Opera

Penggunaan Teknik Dalam Drama Bertolt Brecht

Jadi, teknik apa yang digunakan oleh seorang penulis drama terkenal untuk menggambarkan ceritanya? Prinsip-prinsip apa yang dianut Brecht yang membuat karyanya sukses besar? Lihat di bawah ini jenis teknik yang diterapkan penulis dan sutradara ke dalam penampilannya, atau cari tahu lebih lanjut dengan mengambil kelas akting dan memerankan adegan dari dramanya.

Breaking the fourth wall

Dapat dibayangkan bahwa panggung dikelilingi oleh dinding, membentuk kubus, dan dinding keempat adalah yang memisahkan panggung dari penonton. Alih-alih membiarkan penonton tersesat dalam sebuah pertunjukan, para aktor akan mendobrak penghalang antara panggung dengan penonton dan langsung berdialog kepada penonton. Mereka mungkin memberikan komentar, memberikan penilaian, atau mengajukan pertanyaan kepada penonton untuk mendobrak tembok. Meskipun umum terjadi di awal teater, drama menjadi lebih biasa untuk mencoba dan membenamkan penonton dalam aksinya.

Montage

Seperti kedengarannya, montage adalah video klip pendek yang digunakan untuk menampilkan peristiwa faktual. Brecht menggunakan ini cukup banyak untuk menyampaikan pesan, terkadang untuk menyoroti masalah sosial atau politik tertentu. Terkadang, membandingkan klip dibuat untuk membuat penonton benar-benar berpikir.

Lagu, musik, dan tarian

Brecht adalah pencinta lirik dan musik, sehingga tidak heran jika ia memasukkan elemen kreatif ini ke dalam karyanya. Banyak dramanya termasuk lagu, tarian, dan musik, dan lagi-lagi dramawan akan memainkan kata-kata atau reaksi dengan menempatkan musik ceria dan upbeat dengan lirik kotor atau mengerikan.

Narasi

Narasi telah lama digunakan untuk menceritakan kisah saat terungkap, dan Brecht memanfaatkan ini untuk keuntungannya, dia membuat narator mengingatkan penonton tentang apa yang mereka tonton, terkadang memberi tahu mereka hal-hal yang akan terjadi di masa depan dalam waktu yang diperkirakan. Ini, sekali lagi, untuk memberi mereka peringatan dan menghentikan mereka agar tidak terpengaruh oleh keadaan secara emosional.

Minimal Akan Set, Kostum, Properti, Dan Pencahayaan

Brecht menjauh dari pencahayaan kreatif dan lebih suka membiarkan para aktor berbicara sendiri, membuat panggung menyala terang. Dia juga tidak terlalu tertarik pada properti dan membuatnya seminimal mungkin, hanya mengizinkan satu per karakter jika diperlukan. Dia sering bersikeras bahwa properti ini didaur ulang dan digunakan kembali di tempat lain selama pertunjukan.

Keluar dari karakter

Agar tidak membodohi penonton untuk percaya bahwa situasi yang sedang berlangsung itu nyata atau otentik, karakter memisahkan penonton dari cerita secara berkala dengan keluar dari karakter, dalam upaya untuk mengingatkan mereka yang menonton bahwa mereka hanya menonton sepotong fiksi. Ini pasti tampak sangat kontra-intuitif bagi para aktor yang terlatih dalam teknik akting untuk membawa keaslian dan emosi yang sebenarnya ke panggung!

Menggunakan plakat

Plakat, atau layar proyeksi, kadang-kadang digunakan untuk memberi penonton beberapa informasi faktual tambahan, misalnya, detail tentang perang atau peristiwa penting lainnya dalam sejarah yang relevan dengan cerita. Plakat juga digunakan untuk memperkenalkan karakter, adegan, atau untuk memberi tahu penonton ketika seseorang telah selesai.

Bingkai beku / tableaux

Akhirnya, sekali lagi Brecht menggunakan bingkai beku untuk membuat jeda dalam aksi. Sementara beberapa dari teknik kontroversial ini digunakan untuk menghentikan penonton menjadi terlalu terlibat dalam cerita, beberapa digunakan untuk memberi mereka waktu dan ruang untuk memikirkan akting yang telah mereka lihat sesaat. Selama jeda singkat inilah teknik-teknik lain saling bersilangan, seperti narator yang mengatakan karyanya, aktor yang keluar dari karakternya untuk sementara atau pemain yang mendobrak dinding keempat, ya begitulah.

Tertarik untuk menjelajahi Bertolt Brecht lebih dari sekadar penonton? Carilah "kelas drama di dekat saya" dan ambilah peran dalam bagian Opera Threepenny!

Butuh guru Akting ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang