“Seorang pengacara dengan tas kerjanya bisa mencuri lebih banyak daripada seratus orang dengan senjata.” -Mario Puzzo

Tergantung pada siapa Anda bertanya, pengacara dapat digambarkan sebagai parasit penghisap darah atau pahlawan kehidupan nyata yang terus-menerus berusaha membantu orang dan melihat keadilan ditegakkan. Faktanya adalah pengacara sangat penting di dunia saat ini, baik Anda menyukai atau membenci mereka.

Baik jujur atau tidak, pengacara melakukan yang terbaik untuk menegakkan hukum dan memastikan bahwa orang jahat disingkirkan dan orang baik tidak dihukum secara salah.

Jadi, tanpa menunda-nunda lagi, dalam artikel hari ini, kami akan menyoroti beberapa aspek penting dan informasi menarik tentang pengacara untuk memberi tahu para pembaca atau orang-orang yang penasaran tentang belajar hukum penuh waktu di perguruan tinggi.

Tersedia guru-guru Hukum terbaik
Fidelia
5
5 (2 ulasan)
Fidelia
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Shara
5
5 (6 ulasan)
Shara
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Muhammad
5
5 (12 ulasan)
Muhammad
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Chris
Chris
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Andhika
5
5 (1 ulasan)
Andhika
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Kantor advokat law office
Kantor advokat law office
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Asdi
Asdi
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dayu
Dayu
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fidelia
5
5 (2 ulasan)
Fidelia
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Shara
5
5 (6 ulasan)
Shara
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Muhammad
5
5 (12 ulasan)
Muhammad
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Chris
Chris
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Andhika
5
5 (1 ulasan)
Andhika
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Kantor advokat law office
Kantor advokat law office
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Asdi
Asdi
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dayu
Dayu
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Jenis Pengacara Mana yang Paling Banyak Menghasilkan Uang?

lokasi potensial pekerjaan pengacara
Advokat perusahaan yang berbasis di Jakarta cenderung menghasilkan uang paling banyak dibandingkan dengan profesional hukum lainnya di Indonesia. (Sumber : Unsplash)

Jika Anda ingin menjadi pengacara karena uang, sebelum memulai sekolah hukum atau berspesialisasi dalam bidang hukum tertentu, Anda mungkin ingin tahu jenis pengacara mana yang menghasilkan paling banyak uang setiap tahun. Mengetahui pengacara mana yang memiliki penghasilan paling besar adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Oleh karena itu, penting untuk menyatakan bahwa untuk menentukan pengacara mana yang mendapatkan gaji tertinggi per tahun di Indonesia, faktor-faktor berikut perlu dipertimbangkan:

  • Di kota mana pengacara bekerja,
  • Apakah orang tersebut dipekerjakan sebagai advokat atau penasihat hukum,
  • Di firma hukum mana mereka bekerja,
  • Jenis hukum apa yang menjadi spesialisasi mereka,
  • Berapa tahun pengalaman praktik hukum.

Mengapa semua faktor yang disebutkan sebelumnya perlu dianalisis untuk mengetahui gaji rata-rata? Yah, misalnya, mereka yang bekerja di kota-kota besar di perusahaan bergengsi cenderung memiliki kesempatan untuk gaji yang lebih besar daripada penasihat hukum yang bekerja di daerah pedesaan di kantor hukum kecil. Selain itu, pengacara yang baru lulus tidak akan pernah menghasilkan uang sebanyak advokat yang telah melakukan praktik mereka selama beberapa dekade. Terakhir, jenis hukum tempat penasihat hukum bekerja akan membuat perbedaan karena layak untuk dikatakan bahwa mereka yang terlibat dalam hukum perusahaan atau keuangan akan selalu menghasilkan lebih daripada litigator perdata atau mereka yang menggeluti praktik hukum keluarga.

Meskipun demikian, penting untuk dikatakan bahwa masih memungkinkan untuk menemukan median atau rata-rata berapa banyak uang yang dapat diperoleh advokat atau penasihat hukum per tahun di kota-kota besar dan kecil di Indonesia ketika mempertimbangkan semua faktor.

Pertama, advokat cenderung bekerja sendiri dan menyewa ruang kerja di bilik; ini artinya gaji stabil tidak terjamin, tetapi jumlah pendapatan yang utuh diberikan kepada advokat ketika ada klien. Oleh karena itu, advokat cenderung menghasilkan sedikit lebih banyak uang daripada penasihat hukum dan berharap menerima gaji tahunan rata-rata berkisar antara Rp 4 hingga Rp 19 juta per bulan.

Kedua, karena penasihat hukum terutama bekerja di firma hukum, mereka menerima gaji tetap dan cenderung menghasilkan agak lebih sedikit daripada advokat kecuali mereka ditunjuk sebagai mitra atau memiliki pengalaman bertahun-tahun. Namun, menurut statistik yang tersedia terkait pekerja penuh waktu, pendapatan tahunan seorang penasihat hukum di Indonesia tidak dapat dicemooh karena mereka bisa berharap menerima gaji Rp 4 hingga Rp 13 juta per bulan.

Jadi, ketika semua hal dipertimbangkan, kita dapat dengan aman mengatakan bahwa, dalam kebanyakan situasi, seorang pengacara yang bekerja di wilayah Jakarta dan yang memiliki pengalaman dalam hukum perusahaan atau keuangan cenderung menghasilkan uang paling banyak setiap tahun. Tidak mengejutkan bagi pengacara korporat untuk mendapatkan lebih dari Rp 8 juta per tahun, bahkan sejak awal karier mereka.

Kualifikasi Apa Saja yang Saya Butuhkan untuk Belajar Hukum?

Menyiapkan diri Anda untuk menjadi pengacara dimulai di bangku SMA dengan memilih mata pelajaran tertentu untuk membantu Anda lebih berhasil secara efektif selama kuliah hukum. Berikut adalah topik yang harus dikuasai calon pengacara:

  • Sejarah,
  • Geografi,
  • Sains,
  • Bahasa modern,
  • Matematika.

Topik apa pun yang mendorong dan mencakup penelitian, analisis, dan komunikasi akan membuat siswa unggul saat mendaftar kuliah hukum. Kualifikasi apa lagi yang dibutuhkan untuk belajar hukum?

Kualifikasi utama dan mungkin yang paling penting berikutnya membutuhkan gelar sarjana hukum (S.H.) di universitas terkemuka di Indonesia. Setelah gelar sarjana hukum berhasil diberikan kepada seorang mahasiswa, Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) harus diselesaikan agar memiliki kualifikasi untuk menjadi advokat yang menangani kasus dan membela klien.

Selanjutnya, setelah lulus PKPA, langkah selanjutnya adalah mengikuti magang selama 2 tahun di kantor advokat atau tempat serupa; ini mungkin termasuk dalam kontrak pelatihan. Setelah itu, barulah advokat diakui secara sah dan diperbolehkan melakukan praktik hukum.

Berapa Tahun yang Diperlukan untuk Belajar Hukum?

gedung pengadilan medan perang pengacara
Salah satu perbedaan utama antara pengacara dan penasihat hukum adalah pengacara bertarung di gedung pengadilan, sedangkan penasihat hukum menyiapkan kasus di kantor. (Sumber : Unsplash)

Tidak peduli di mana Anda tinggal di planet bumi, ada satu hal yang pasti: Anda harus pergi kuliah hukum untuk menjadi pengacara. Untuk memiliki klien, bekerja di sebuah firma, dan membanggakan kemampuan yang dibutuhkan untuk bertahan di ruang sidang, gelar sarjana hukum di universitas terkemuka sangat diperlukan.

Untungnya, Indonesia memiliki perguruan tinggi dengan begitu banyak untuk dipilih yang menawarkan program sarjana hukum. Seperti? Berikut ini adalah lima universitas terbaik untuk calon advokat dan penasihat hukum:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Diponegoro
  • Univesitas Gadjah Mada
  • Universitas Padjajaran

Lima universitas yang disebutkan sebelumnya cukup kompetitif sehingga proses penerimaannya bisa cukup menantang tergantung nilai Anda. Meskipun demikian, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari hukum agar memenuhi syarat profesi pengacara?

Kita akan melihat proses A sampai Z tentang bagaimana advokat dan penasihat hukum memperoleh keterampilan yang diperlukan sebagai pengacaras.

Menjadi Advokat

Advokat cenderung wiraswasta dan mencari klien sendiri; namun, mereka ditawari pekerjaan di lembaga pemerintah, perusahaan swasta, atau badan amal ketika mereka melakukan praktik kerja.

Sebelum gaji luar biasa lebih dari Rp 8 juta dapat dinikmati, calon advokat harus menyelesaikan langkah-langkah pendidikan berikut yang membutuhkan waktu sekitar enam tahun untuk diselesaikan:

  1. Berijazah sarjana yang berlatarbelakang pendidikan tinggi hukum
  2. Mengikuti pendidikan khusus profesi advokat yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat
  3. Lulus ujian yang diadakan oleh Organisasi Advokat
  4. Magang sekurang-kurangnya dua tahun terus-menerus di kantor advokat

Penting untuk dikatakan bahwa advokat yang masih menjalani pendidikan profesi advokat menerima gaji minimum yang ditentukan oleh perusahaan.

Setelah menyelesaikan keempat langkah yang memakan waktu kira-kira enam tahun, kerja keras dan studinya terbayar karena seseorang kemudian dapat dipandang sebagai advokat yang sah!

Waktu yang Diperlukan untuk Menjadi Penasihat Hukum.

Penasihat hukum bekerja untuk perusahaan swasta dan sering kali menangani kasus sebagai tim dengan profesional hukum lain yang berpikiran sama. Penasihat hukum adalah juaranya keadilan dan melakukan semua yang mereka bisa untuk melindungi klien mereka dari masalah hukum apa pun. Pengacara dapat berpartisipasi dalam berbagai bidang hukum seperti litigasi perdata, perusahaan, keuangan, keluarga, dan hukum pajak.

Untuk menjadi pengacara yang bekerja di firma hukum membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam tahun, dan langkah-langkahnya setidaknya sama dengan advokat.

Apabila belum menyelesaikan langkah-langkah tersebut, seseorang belum diperbolehkan menjadi penasihat hukum dalam kasus pidana, namun diperbolehkan menangani perkara perdata. Setelah semua langkah-langkah terpenuhi, barulah penasihat hukum dapat secara sah menangani kasus-kasus pidana dan membantu klien.

Apakah Pengacara Memiliki Keseimbangan Kehidupan-Kerja yang Sehat?

syarat menjadi pengacara
Keseimbangan kehidupan-kerja yang sehat memungkinkan bagi pengacara jika mereka meletakkan telepon mereka dan memutuskan untuk mengatakan tidak pada waktu-waktu tertentu. (Sumber : Unsplash)

Setelah bertahun-tahun mengamati generasi pekerja profesional sebelumnya yang kewalahan, merasa lelah, dan mengalami stres, para pekerja milenium bertekad untuk memiliki keseimbangan kehidupan-kerja yang sehat, berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik.

Keseimbangan kehidupan-kerja yang sehat dapat diwujudkan dengan bekerja tetap pada tempatnya dan menikmati kehidupan pribadi yang positif di luar kantor.

Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang berusaha sebaik mungkin untuk memiliki keseimbangan kehidupan-kerja yang baik menjadi lebih bahagia di rumah dan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan selama jam kerja. Namun, muncul pertanyaan, apakah pengacara dikenal memiliki keseimbangan kehidupan-kerja yang sehat? Jawaban atas pertanyaan itu tergantung pada dua hal:

  • Firma hukumnya,
  • Sang pengacara.

Firma hukum tradisional atau kuno yang terbiasa melakukan hal-hal dengan cara mereka mungkin tidak melihat manfaat dari lingkungan kehidupan-kerja yang sehat jika mereka hanya fokus pada keuntungan dan tenggat waktu dan bukan kesejahteraan karyawan mereka. Namun, karena kita semakin memasuki abad ke-21 dan waktu berubah, ada baiknya mengatakan bahwa banyak firma hukum sekarang mengizinkan pengacara untuk memilih antara jadwal konvensional atau fleksibel.

Jadwal konvensional lebih kaku, namun memungkinkan mereka yang berorientasi pada karier untuk bekerja berjam-jam dan mengembangkan diri secara profesional. Di sisi lain, rutinitas kerja yang fleksibel memungkinkan advokat atau penasihat hukum mengubah jadwal mereka dan lebih hadir untuk kegiatan-kegiatan dalam kehidupan pribadi mereka.

Oleh karena itu, ketika sampai pada hal itu, setiap pengacara yang bekerja memiliki keputusan untuk memilih apakah mereka ingin menerapkan aspek keseimbangan kehidupan-kerja dan menikmati hidup sepenuhnya. Jika keseimbangan kehidupan-kerja yang positif ditentukan, kebiasaan tertentu harus dihindari dan kebiasaan lain harus diterima dengan hangat sebagaimana seharusnya di dunia saat ini.

Kesimpulannya, bekerja di bidang hukum sebagai pengacara adalah profesi yang bermanfaat yang harus dieksplorasi jika Anda mencintai hukum dan berusaha membantu orang lain ketika menghadapi pertarungan hukum.

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang