Belajar bahasa Jepang bukan hanya soal membaca dan menulis dalam bahasa Jepang, tetapi lebih dari itu...

Selama kelas kaligrafi Jepang, sebagai tambahan belajar bahasa Jepang, guru Anda akan mengajar tentang:

  • kontrol diri,
  • rasa hormat saat menulis,
  • dan tentu saja, bahasa Jepang.

Di Jepang, kaligrafi dianggap sebagai seni, dan akses langsung ke budaya Jepang – seperti lukisan, patung, atau tarian.

Kaligrafi digunakan untuk menggambarkan sistem penulisan Jepang yang terdiri dari kanji logografik dan suku kata kana. Kana terdiri dari hiragana (digunakan untuk kata dan tata bahasa Jepang asli) dan katakana (digunakan untuk kata dan nama serapan). Karakter kanji, dan di tingkat yang lebih rendah hiragana dan katakana, berakar pada karakter Cina.

Karena sistem penulisan yang tidak biasa ini, sekilas, belajar bahasa Jepang dengan tanda, simbol, dan teknik artistiknya terlihat mustahil dilakukan.

Jika Anda belajar berbicara dalam bahasa Jepang dengan guru, Anda akan menemukan nilai-nilai dan metode-metode bentuk seni leluhur ini...

Terkadang Anda akan mendengar hal-hal seperti:

  • “Pengucapan bahasa Jepang itu sulit,”
  • “Bisa menulis huruf Jepang hampir tidak mungkin,”
  • “Kosakata bahasa Jepang sulit dimengerti,”
  • “Aturan kesopanan bahasa Jepang sangat sulit diikuti...”

Tenang, Superprof hadir untuk membantu Anda!

kaligrafi di jepang disebut shodo
Kaligrafi (shodo “cara menulis”) adalah seni menulis indah. Banyak anak-anak belajar kaligrafi di sekolah dasar. Kaligrafi juga hobi yang populer di kalangan orang dewasa.

Kaligrafi hanyalah satu contoh ikatan erat antara budaya Jepang dan bahasanya, namun, ini adalah contoh yang merangkum dengan sempurna hubungan tersebut. Ini adalah hubungan yang dibanggakan orang Jepang, dan sebaian besar berasal dari periode Nara (710-784). Selama periode ini, Tokyo belum menjadi ibu kota Jepang, agama Buddha berkembang pesat, dan bahasa Cina dipelajari secara intens.

Periode ini melihat perkembangan budaya dan linguistik terjadi bersamaan dan sangat cepat. Sistem penulisan bahasa Jepang saat ini baik dikembangkan maupun dipengaruhi oleh masa Nara. Karena itu, karya seni yang kita lihat hari ini dalam wujud kaligrafi, juga berkaitan dengan periode Nara.

Sebagai tambahan informasi, situs kami akan membawa Anda ke banyak profil guru yang dapat mengajarkan Anda kaligrafi bahasa Jepang, dan Anda akan belajar bahasa Mishima yang indah...

Platform yang menghubungkan para guru privat dengan para murid
Kursus pertama gratis!
Dhifan
5
5 (20 ulasan)
Dhifan
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Sherafina
5
5 (82 ulasan)
Sherafina
Bahasa Jepang
Rp40,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Caroline, s. S . , m. Ikom
5
5 (20 ulasan)
Caroline, s. S . , m. Ikom
Bahasa Jepang
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iffatu masrura
5
5 (21 ulasan)
Iffatu masrura
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ferdi
4,9
4,9 (12 ulasan)
Ferdi
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Muhammad reza
5
5 (22 ulasan)
Muhammad reza
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Bintar
4,9
4,9 (11 ulasan)
Bintar
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rebecca
5
5 (33 ulasan)
Rebecca
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Dhifan
5
5 (20 ulasan)
Dhifan
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Sherafina
5
5 (82 ulasan)
Sherafina
Bahasa Jepang
Rp40,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Caroline, s. S . , m. Ikom
5
5 (20 ulasan)
Caroline, s. S . , m. Ikom
Bahasa Jepang
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iffatu masrura
5
5 (21 ulasan)
Iffatu masrura
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ferdi
4,9
4,9 (12 ulasan)
Ferdi
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Muhammad reza
5
5 (22 ulasan)
Muhammad reza
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Bintar
4,9
4,9 (11 ulasan)
Bintar
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rebecca
5
5 (33 ulasan)
Rebecca
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Lihat semua guru>

Jejak Pertama Fon Kaligrafi Jepang

abjad jepang merupakan salah satu yang terkuno
Penulisan Jepang adalah gaya hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Ketika mempelajari bahasa Jepang, Anda tidak hanya belajar tanda dan huruf:

  • anugerah diri melalui kaligrafi,
  • kekayaan, kedalaman, dan kompleksitas budaya Jepang.

Kaligrafi Jepang bahkan mempunyai nama, Shodo, yang artinya “cara menulis.”

Nama ini memungkinkan bahasa Jepang untuk diekspor ke seluruh dunia, dan ini hanyalah satu contoh dari apa yang Jepang berikan kepada dunia.

Untuk berada di topik yang sangat penting ini, Anda harus tahu bahwa tradisi kaligrafi ditemukan dan dikembangkan di Cina berabad-abad lalu, bersamaan dengan lukisan Cina bernama Lukisan Tinta Cair (sumi-e dalam bahasa Jepang), jenis kuas lukis dari Asia Timur yang menggunakan tinta hitam.

Lukisan ini mempengaruhi kaligrafi Jepang, terutama selama Dinasti Tang Cina, sebelum perkembangan penuh hiragana dan katakana, dan tradisi yang berkaitan dengan naskah, seperti gulungan, tinta, dan goresan yang digunakan, terkadang masih bisa dilihat hingga saat ini.

Setelah diekspor ke Jepang sekitar tahun 710, kaligrafi Jepang mulai menyimpang dari perkembangan sistem penulisannya sendiri. Kemudian, praktik kaligrafi Jepang menyebar ke cendekiawan istana kekaisaran.

Dari abad ke-10, jantung era Heian (794-1185), para penulis kaligrafi Jepang mulai menemukan gaya khas Jepang berdasarkan kaligrafi Cina.

Aturan-Aturan dalam Kaligrafi Jepang

Penulis kaligrafi menelusuri karyanya sekaligus, dan tidak mengubah apapun pada kaligrafi setelahnya.

Ini adalah seni menulis karakter (kanji atau kana) dengan kuas kaligrafi dan tinta hitam.

Dewasa ini, kaligrafi masih sangat populer di Jepang, dan orang-orang mulai mempelajarinya di usia dini.

Kaligrafi Jepang dan bahasa Jepang juga merupakan seni tersendiri. Alat yang harus Anda miliki selama pelajaran berlatih seni Shodô disebut “4 harta cendekiawan.”

Sebagai tambahan instrumen kaligrafi, Anda juga harus memahami aturan-aturan penelusuran karakter dan posisi tubuh.

Ini sedikit saran yang bisa Anda terapkan ketika belajar bahasa Jepang online. Saat Anda menulis, badan tegap dan tekan tangan kiri Anda di atas kertas!

Karena karakter (kanji dan kana) harus ditulis dengan tangan kanan, Anda harus menulisnya dengan tangan kanan.

Bahkan hingga saat ini, orang Jepang menulis dengan kuas dan tinta ketika upacara keluarga, seperti acara pernikahan dan pemakaman.

Estetika, Emosi, dan Disiplin Kaligrafi Jepang

bersihkan jiwa dengan belajar bahsa jepang
Belajar kaligrafi Jepang mungkin sulit, namun memberikan kedamaian jiwa.

Shodô diajarkan di seluruh sekolah Jepang, dan selama pelajaran bahasa Jepang, Shodô lebih merupakan disiplin daripada teknik penulisan artistik sederhana.

Anda harus berlatih kaligrafi Jepang dan belajar bahasa Jepang agar mendapatkan:

  • pasrah diri,
  • kontrol nafas,
  • perpaduan diri dengan alam.

Latihan estetika ini dipupuk oleh filosofi Zen. Pengaruh Zen ada di mana-mana saat belajar bahasa Jepang. Kontrol diri adalah ide kunci dari kaligrafi Jepang dan pelajaran bahasa Jepang.

Guru bahasa Jepang yang mengajar kaligrafi akan mengajarkan muridnya nilai-nilai dari spiritualitas tinggi dan pembebasan dari nafsu.

Ini adalah nilai-nilai yang disampaikan ketika Anda belajar bahasa Jepang di kelas bahasa Jepang Anda!

Untuk menguasai naskah kursif ini, Anda harus tahu apa yang Anda tulis. Karena itu, Anda juga harus mencari tahu tata bahasa dan sintaks bahasa Jepang untuk membantu Anda belajar kaligrafi Jepang.

Platform yang menghubungkan para guru privat dengan para murid
Kursus pertama gratis!
Dhifan
5
5 (20 ulasan)
Dhifan
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Sherafina
5
5 (82 ulasan)
Sherafina
Bahasa Jepang
Rp40,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Caroline, s. S . , m. Ikom
5
5 (20 ulasan)
Caroline, s. S . , m. Ikom
Bahasa Jepang
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iffatu masrura
5
5 (21 ulasan)
Iffatu masrura
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ferdi
4,9
4,9 (12 ulasan)
Ferdi
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Muhammad reza
5
5 (22 ulasan)
Muhammad reza
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Bintar
4,9
4,9 (11 ulasan)
Bintar
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rebecca
5
5 (33 ulasan)
Rebecca
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Dhifan
5
5 (20 ulasan)
Dhifan
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Sherafina
5
5 (82 ulasan)
Sherafina
Bahasa Jepang
Rp40,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Caroline, s. S . , m. Ikom
5
5 (20 ulasan)
Caroline, s. S . , m. Ikom
Bahasa Jepang
Rp70,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Iffatu masrura
5
5 (21 ulasan)
Iffatu masrura
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ferdi
4,9
4,9 (12 ulasan)
Ferdi
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Muhammad reza
5
5 (22 ulasan)
Muhammad reza
Bahasa Jepang
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Bintar
4,9
4,9 (11 ulasan)
Bintar
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rebecca
5
5 (33 ulasan)
Rebecca
Bahasa Jepang
Rp100,000
/jam
Lihat semua guru>

Apakah Berlatih Kaligrafi Jepang Menjadikan Anda Zen?

belajar kaligrafi shodo
Kaligrafi Jepang membuat Anda rileks.

Mereka yang mengenal Jepang paham bahwa Negeri Matahari Terbit tersebut adalah master seni Zen...

Mulai meditasi hingga seni bela diri, Jepang penuh dengan adat-istiadat dan kebiasaan zen yang luar biasa. Karena alasan ini, Anda bisa saja merasakan kesejahteraan dan keutuhan tertentu setelah kelas pertama Anda bersama guru bahasa Jepang.

Belajar bahasa Jepang untuk pemula memerlukan latihan gerakan sehingga mereka menyatu dengan karakter yang dipilih.

Sedikit lebih dari “kesabaran,” nilai pertama dari kaligrafi dan bahasa Jepang adalah belajar cara “menyesuaikan kecepatan orang lain.”

Bagaimanapun, ini adalah sebuah keuntungan. Dengan latihan, Anda bisa memvisualisasikan mood Anda dengan setiap goresan di kertas putih selama latihan kaligrafi di kursus bahasa Jepang Anda.

Kalau Anda sudah cukup berpengalaman, Anda bisa mengurangi ketegangan saat melukis yang disebabkan karena tekanan dalam diri Anda.

Anda bisa gugup atau salah gerakan, terlalu menahan diri atau melewati batas, tapi yang paling penting adalah menyadari keadaan pikiran Anda.

Kaligrafi mengungkap energi psikis tersembunyi seseorang...

Anda sedang bertanya-tanya “di mana dan bagaimana menemukan les bahasa Jepang di sekitar saya?” Jangan khawatir, Superprof bisa membantu Anda. Anda bisa belajar berbicara dalam bahasa Jepang, mengikuti les kaligrafi, atau berlatih membaca huruf Jepang di seluruh Indonesia. Mulai les bahasa Jepang di Jakarta hingga Depok, Bandung dan Semarang.

Apa Perbedaan antara Kaligrafi Jepang, Cina, dan Korea?

abjad cina dan jepang itu persis tapi tak sama
Ada tip dan trik untuk membedakan kaligrafi Jepang dan kaligrafi Cina.

Banyak orang Indonesia yang bingung ketika membedakan kaligrafi Cina, Korea, dan Jepang.

Ini wajar, karena ketiga budaya ini tidak terlalu kita kenal...

Tetapi, cara membedakannya lebih mudah dari yang Anda bayangkan!

Tanpa pertimbangan secara teknis, ada beberapa “tip dan trik” yang akan diajarkan guru Anda ketika memberikan pelajaran bahasa Jepang.

Mari kita perhatikan kalimat sederhana seperti “Saya suka vanila.”

Dalam bahasa Korea, kalimat ini diterjemahkan sebagai: 난 바닐라 좋아. Karakter ini memiliki beberapa fitur, dan utamanya terdiri dari kotak dan lingkaran yang ditumpangkan dengan banyak cara, memberikan aspek yang tampak “lurus” pada keseluruhan karakter.

Ada pengecualian di sini. Karakter ke-5 memiliki aspek yang lebih kompleks. Mengapa demikian? Ini karena sebagian besar leksikon di luar bahasa biasanya berasal dari bahasa Cina.

Penulisan Korea dan Cina modern telah mengadopsi metode membaca dari Barat di banyak media – yaitu dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah – sedangkan bahasa Jepang modern sekarang dibaca dari kanan ke kiri dan dari atas ke bawah.

Dalam bahasa Jepang, kalimat yang sama ditulis: 私 は バ ニ ラ の よ う. Di sini karakter tersebut utamanya terdiri dari satu hingga dua garis dengan tampilan yang sangat cair. Karena itu tulisan tangannya punya kesan yang lebih melengkung daripada kaligrafi Korea yang linier dan bersudut.

Di sini juga ada pengecualian: karakter pertama. Banyak kata yang berasal dari bahasa Cina. Karakter tersebut disebut kanji, kebalikan dari kana, karakter lainnya yang disebut di atas.

Dalam bahasa Cina, kalimat tersebut dibaca 我 喜欢 香草. Sinogramnya terlihat lebih kompleks dan memiliki tampilan yang sangat kotak.

Karakter tersebut menampilkan ide (yang disebut ideogram), tidak seperti karakter Jepang dan Kore yang utamanya mentraskripsikan suara (disebut fonogram).

Guru bahasa Jepang Anda akan mengajarkan Anda perbedan lainnya antara tiga kaligrafi ini selama di kelas.

Hal penting yang perlu dipahami dan dipelajari yaitu seni ini kompleks seperti seni murni.

Cari tahu bagaimana bahasa Jepang menyebar berkat budayanya...

Shodo, atau kaligrafi, adalah seni menulis karakter Cina (dikenal sebagai kanji) serta dua suku kata bahasa Jepang (dikenal sebagai kana) menggunakan kuas, tinta, dan kertas. Shodo diperkenalkan pertama kali di Jepang dari Cina pada abad ke-6 atau ke-7.

Karena menulis adalah satu-satunya cara untuk mencatat saat itu, Shodo adalah keahlian yang sangat penting.

Kini, orang-orang tidak meggunakan Shodo untuk tujuan praktis, namun tetap menjadi bagian penting dari budaya Jepang.

belajar kaligrafi shodo dengan tentor
Kaligrafi Jepang (書 道 Shodō) adalah bentuk kaligrafi atau tulisan artistik yang menjadi bagian dari bahasa Jepang.

Orang-orang menggunakan Shodo di beberapa acara seremonial, termasuk saat menulis kartu ucapan Tahun Baru. Ada banyak tempat yang bisa Anda coba untuk membuat kaligrafi Jepang.

Ini mungkin terdengar rumit, tapi kalau Anda mencoba menulis karakter sederhana, Anda akan merasa ini lebih mudah dari yang Anda bayangkan.

Ini yang Anda Butuhkan untuk Membuat Seni Kaligrafi Jepang:

  • Shitajiki: Karpet hitam dan lembut. Karpet ini memiliki permukaan yang lembut dan nyaman.
  • Bunchin: Untuk meletakkan besi di atas kertas saat menulis.
  • Hanshi: Kertas kaligrafi khusus dan tipis.
  • Fude: Kuas. Ada kuas yang lebih besar untuk menulis karakter utama dan yang lebih kecil untuk menulis nama artisnya. Kuas yang kecil juga bisa digunakan untuk menulis karakter.
  • Suzuri: Wadah hitam tebal untuk tinta.
  • Sumi: Material hitam padat yang harus dicampur air di atas suzuri untuk menghasilkan tinta hitam yang kemudian digunakan untuk menulis. Tetu saja, botol “tinta instan” juga ada.

Belajar Bahasa Jepang agar Unggul dalam Memahami Huruf Jepang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, agar dapat menulis dalam bahasa Jepang, Anda perlu mempelajari bahasanya. Ada berbagai cara untuk mempelajarinya.

Mengikuti pelajaran bahasa Jepang, mempelajari alfabet Jepang, kosakata, tata bahasa, dan pengucapan yang berbeda-beda semuanya adalah aktivitas yang memperkaya bahasa Jepang Anda.

Mungkin cara terbaik untuk mempelajarinya adalah dengan melakukan pendekatan mendalam untuk belajar bahasa Jepang. Kalau bisa, Anda pindah ke Jepang, tapi kalau tidak, pastikan Anda mendapatkan eksposur bahasa Jepang sebanyak mungkin. Anda bisa mendengarkan musik Jepang, menonton film Jepang, dan membaca koran dan buku bahasa Jepang ketika sudah mencapai level yang lebih tinggi.

Sekolah-sekolah bahasa di penjuru dunia memperbanyak kursus bahasa Jepang mereka, karena bahasa Jepang semakin dicari di dunia profesional.

Beberapa institusi budaya bahkan menawarkan kelas kaligrafi Jepang. Jika Anda sedang mencari kelas kaligrafi, lihatlah aspek-aspek berikut:

  • sejarah penulisan Jepang yang berasal dari bahasa Cina (juga temukan sejarah bahasa Jepang)
  • evolusi penulisan Cina,
  • piktogram dan ideogram,
  • gaya penulisan yang berbeda
  • postur dan cara memegang kuas.

Bagaimana kalau menghubungi guru di situs Superprof? Anda akan menemukan profil guru privat dengan individu yang mengajar kaligrafi Jepang.

Butuh guru Bahasa Jepang ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang