Arif - Guru bimbingan skripsi / tesis - Kecamatan Jebres
Sesi ke 1 gratis
Arif - Guru bimbingan skripsi / tesis - Kecamatan Jebres

Salah satu guru terbaik kami. Profil berkualitas, kualifikasi sangat baik, selalu siap merespon permintaan kursus Anda. Arif akan dengan senang hati mengatur kursus Bimbingan Skripsi / Tesis pertama Anda.

Arif

Salah satu guru terbaik kami. Profil berkualitas, kualifikasi sangat baik, selalu siap merespon permintaan kursus Anda. Arif akan dengan senang hati mengatur kursus Bimbingan Skripsi / Tesis pertama Anda.

  • Tarif Rp150,000
  • Respon 4 jam
  • Murid

    Jumlah murid yang Arif ajar sejak bergabung dengan Superprof

    50+

    Jumlah murid yang Arif ajar sejak bergabung dengan Superprof

Arif - Guru bimbingan skripsi / tesis - Kecamatan Jebres
  • 4.9 (33 ulasan)

Rp150,000/jam

Sesi ke 1 gratis

Reservasi kursus

Sesi ke 1 gratis

Sesi ke 1 gratis

  • Bimbingan Skripsi / Tesis
  • Persiapan ujian
  • Literatur
  • Redaksi
  • Disertasi

Sarjana UI Siap Membantu Menyiapkan Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Jurnal Ilmiah Anda Agar Cepat Selesai dengan Hasil yang Memuaskan di Solo dan Sekitarnya

  • Bimbingan Skripsi / Tesis
  • Persiapan ujian
  • Literatur
  • Redaksi
  • Disertasi

Lokasi kursus

    • Di rumah Arif : Kecamatan Jebres

    • Online
    • Di rumah Anda atau di tempat publik : Bisa berpergian sampai 10 km dari Kecamatan Jebres

Bapak Duta Besar

Salah satu guru terbaik kami. Profil berkualitas, berpengalaman di bidang nya, kualifikasi sangat baik, selalu siap merespon permintaan kursus Anda. Arif akan dengan senang hati mengatur kursus Bimbingan Skripsi / Tesis pertama Anda.

Tentang Arif

Halo! Nama saya Arif Nur Setiawan, atau biasa dipanggil Arif. Saya adalah seorang guru profesional dalam membimbing penulisan skripsi, tesis, dan disertasi.

Hingga saat ini, pengalaman saya mengajar sudah lebih dari 15 tahun dengan total ratusan siswa. Pada tahun 2014, saya telah menyelesaikan pendidikan S-1 (Sarjana) pada Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra Jawa, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI). Selanjutnya, pada tahun 2024 hingga 2026 melanjutkan pendidikan pada Program Pascasarjana di Institut Seni Indonesia Surakarta dengan konsentrasi Pengkajian Seni Rupa, khususnya Bahasa Busana Nusantara.

Bidang ilmu yang saya tekuni adalah sosial humaniora dengan spesialisasi linguistik, semiotika, metafora, dan estetika. Selain itu, saya juga memiliki ketertarikan dalam semua disiplin ilmu pengetahuan mulai dari rumpun ilmu sosial humaniora, sains dan teknologi, serta ilmu kesehatan dan kedokteran.

Lihat lebih banyak

Tentang kursus ini

  • Sekolah Dasar (SD)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas X
  • +9
  • tingkat :

    Sekolah Dasar (SD)

    Sekolah Menengah Pertama (SMP)

    Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas X

    Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas XI

    Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas XII

    Diploma-3 (D3)

    Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

    Sarjana

    Magister

    Diploma-4 (D4)

    Doktor

    Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

  • Indonesia

Tersedia semua bahasa di kursus ini :

Indonesia

Kelas Bimbingan Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi ini merupakan kursus bimbingan penulisan akademik terbaik di Superprof, dan satu-satunya yang menawarkan fleksibilitas materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, fleksibilitas waktu pertemuan, dan fleksibilitas pembayaran yaitu dengan sistem subsidi silang.

Metodologi pengajaran dan pembelajaran yang saya terapkan adalah dengan cara pendekatan permasalahan secara humanis personal, ditambah dengan pemahaman penggunaan akal imitasi (AI) secara bijak dan tepat.

Kursus bimbingan penulisan akademik ini terbuka untuk semua semua jurusan atau program studi, baik dari jenjang pendidikan Diploma, Sarjana (S-1), dan Pascasarjana (S-2 dan S-3). Terbuka juga untuk mahasiswa atau mahasiswi mulai semester 1. Hingga saat ini, puluhan mahasiswa baik dari Indonesia, Jerman, Belanda, dan lain sebagainya, telah terbantu dalam menyelesaikan penulisan skripsi, tesis, dan disertasi dengan hasil yang memuaskan.

Lihat lebih banyak

Tarif

Tarif

  • Rp150,000

Tarif paket

  • 5 jam: Rp750,000
  • 10 jam: Rp1,500,000

online

  • Rp 150,000/jam

Biaya berpergian:

  • + Rp Rp45,000

kursus gratis

Kursus pertama secara gratis dengan Arif memungkinkan Anda untuk mengenal satu sama lain dan untuk menentukan apa yang ingin Anda pelajari pada pertemuan selanjutnya.

  • 30menit

Lebih Detil

Tarif dalam kursus bimbingan penulisan akademik ini menggunakan sistem Tarif Kearifan atau subsidi silang. Bagi siswa atau orang tua siswa yang mampu secara ekonomi dapat membayar sesuai tarif yang tercantum atau lebih. Misalnya, siswa A mampu secara ekonomi berlangganan Kelas Bimbingan Skripsi, Tesis, dan Disertasi dengan membayar Rp 150.000 per jam atau Rp 250.000, atau Rp 300.000, dan seterusnya.

Tarif lebih ini akan digunakan untuk menyubsidi siswa lain yang memiliki kemampuan ekonomi yang terbatas atau kurang mampu. Jadi, bagi Anda yang ingin dibimbing dalam penulisan akademik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi, jangan sungkan untuk menghubungi saya. Harapannya, kelas ini menjadi ruang belajar penulisan akademik yang dapat diakses oleh siapa pun dan di mana pun, dan pada muaranya pemahaman secara keilmuan dapat dicapai dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan.

Cari tahu lebih banyak tentang Arif

Cari tahu lebih banyak tentang Arif

  • 1) Kapan Anda mengembangkan minat dalam bidang pilihan Anda dan minat dalam kursus privat?

    Minat saya terhadap bahasa Jawa berkembang sejak menempuh pendidikan Sastra Jawa di Universitas Indonesia pada tahun 2010, yang memperkenalkan saya secara mendalam pada bahasa, sastra, dan budaya Jawa. Seiring pengalaman mengajar, saya melihat bahwa sebagian besar siswa membutuhkan pendekatan belajar bahasa Jawa yang lebih personal, mudah dipahami, dan aplikatif.

    Dari situlah saya menekuni kursus privat, karena memungkinkan pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan siswa, mulai dari ngoko, krama, aksara Jawa, hingga penggunaan bahasa Jawa dalam situasi nyata. Pendekatan ini membuat proses belajar lebih efektif, menyenangkan, dan berdampak langsung pada peningkatan kemampuan berbahasa siswa.
  • 2) Ceritakan lebih banyak tentang subjek yang Anda ajar, topik yang ingin Anda diskusikan dengan siswa (dan mungkin topik yang Anda kurang lebih sukai).

    Saya mengajar bahasa Jawa secara komprehensif, mulai dari keterampilan berbahasa (ngoko, krama, dan krama inggil), aksara Jawa, hingga pemahaman sastra dan budaya Jawa sebagai konteks hidup dari bahasa itu sendiri. Bagi saya, bahasa Jawa bukan sekadar mata pelajaran, melainkan sistem komunikasi yang sarat etika, nilai, dan cara pandang hidup.

    Topik yang paling saya tekuni dan senang diskusikan bersama siswa meliputi penggunaan bahasa Jawa yang tepat sesuai situasi sosial, perbedaan tingkat tutur dalam kehidupan sehari-hari, serta cara membaca dan menulis aksara Jawa dengan logika yang mudah dipahami.

    Saya juga sering mengaitkan materi dengan contoh nyata, seperti misalnya dalam percakapan, teks sastra, tembang, maupun tradisi lisan agar siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga mampu menggunakannya secara praktis.

    Saya sangat menikmati dalam mendampingi siswa yang ingin memahami bahasa Jawa secara utuh dan bermakna, baik untuk kebutuhan akademik, profesional, maupun pelestarian budaya. Sementara itu, saya cenderung menghindari pendekatan hafalan semata tanpa konteks, karena berdasarkan pengalaman mengajar menunjukkan bahwa bahasa Jawa akan lebih mudah dikuasai jika dipelajari melalui pemahaman makna, fungsi, dan praktik nyata dalam kehidupan.
  • 3) Apakah Anda memiliki seorang yang menjadi role model Anda; seperti seorang guru yang menginspirasi Anda hingga kini?

    Ya, saya memiliki sosok guru yang hingga kini menjadi role model dan sumber inspirasi dalam perjalanan saya di bidang bahasa Jawa. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, saya mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis, termasuk tantangan disleksia. Namun, para guru saya saat itu tidak melihat keterbatasan sebagai hambatan, melainkan sebagai potensi yang perlu didampingi dengan cara yang tepat.

    Dengan kesabaran dan pendekatan yang personal, guru-guru saya membimbing saya melalui latihan membaca geguritan (puisi berbahasa Jawa) secara bertahap. Proses ini tidak hanya membantu saya memahami bahasa, tetapi juga melatih kepekaan rasa, irama, dan kepercayaan diri. Dalam beberapa bulan, kemampuan membaca saya berkembang pesat hingga saya mampu membaca dengan lancar dan mewakili sekolah dalam Lomba Membaca Geguritan tingkat Kecamatan, bahkan berhasil menjadi juara hingga tingkat Kabupaten.

    Pengalaman inilah yang membentuk cara pandang saya sebagai pengajar hingga saat ini. Saya percaya bahwa setiap siswa memiliki potensi, dan dengan pendampingan yang tepat, empatik, dan kontekstual, bahasa Jawa dapat dipelajari oleh siapa pun termasuk mereka yang pernah merasa kesulitan. Nilai inilah yang selalu saya bawa dalam setiap proses pembelajaran privat bersama siswa.
  • 4) Menurut Anda, apa kualitas yang diperlukan untuk menjadi guru yang baik?

    Menurut saya, kualitas utama seorang guru yang baik adalah empati, kesabaran, dan kemampuan memahami kebutuhan belajar setiap siswa secara personal. Pengalaman saya sebagai siswa yang pernah mengalami kesulitan membaca dan menulis mengajarkan bahwa setiap individu memiliki cara belajar yang berbeda, dan tugas guru bukan hanya menyampaikan materi, tetapi menemukan pendekatan yang paling tepat bagi tiap siswa.

    Selain itu, guru yang baik harus memiliki kompetensi pedagogis dan penguasaan materi yang kuat, sehingga mampu menjelaskan pelajaran secara runtut, kontekstual, dan mudah dipahami. Dalam pembelajaran bahasa Jawa, hal ini berarti tidak sekadar mengajarkan aturan bahasa, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang makna, etika tutur, dan penggunaan bahasa sesuai situasi nyata.

    Kualitas penting lainnya adalah kemampuan memotivasi dan membangun kepercayaan diri siswa. Ketika siswa merasa aman dan didukung, proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Inilah prinsip yang selalu saya terapkan dalam pengajaran privat: pendampingan yang sabar, komunikatif, dan berorientasi pada perkembangan nyata siswa.

    Bagi saya, guru yang baik adalah mereka yang mampu mengubah kesulitan menjadi potensi, dan menjadikan proses belajar sebagai pengalaman yang bermakna.
  • 5) Ceritakan pengalaman unik atau menarik yang pernah terjadi selama pengalaman Anda mengajar.

    Salah satu pengalaman paling unik dan berkesan selama saya mengajar adalah kesempatan mendampingi siswa dengan latar belakang usia dan profesi yang sangat beragam. Saya pernah mengajar siswa yang usianya jauh lebih tua dari saya, termasuk lanjut usia, yang ingin mempelajari bahasa Jawa untuk memperdalam komunikasi dan memahami budaya secara lebih personal. Pengalaman ini mengajarkan saya pentingnya kesabaran, empati, dan penyesuaian metode belajar sesuai kebutuhan masing-masing individu.

    Di sisi lain, saya juga pernah mengajar siswa dengan jabatan akademik dan profesional yang tinggi, seperti rektor perguruan tinggi, pengusaha internasional, serta dokter dari luar negeri. Tantangan sekaligus keistimewaannya adalah bagaimana menyampaikan materi bahasa Jawa secara sistematis, relevan, dan setara, sehingga pembelajaran tetap dialogis dan saling menghargai.

    Adapun yang tidak kalah menarik, saya juga mendampingi anak usia prasekolah, dengan pendekatan bermain dan cerita agar bahasa Jawa dapat dikenalkan sejak dini secara alami dan menyenangkan. Keberagaman pengalaman ini memperkaya cara saya mengajar dan menegaskan bahwa bahasa Jawa dapat dipelajari oleh siapa pun, tanpa batas usia maupun latar belakang, selama metode pembelajarannya tepat dan manusiawi.
  • 6) Apa kesulitan atau tantangan yang Anda hadapi atau masih Anda hadapi dalam subjek Anda?

    Tantangan utama dalam mengajar bahasa Jawa adalah perbedaan latar belakang bahasa, usia, dan tujuan belajar siswa. Bahasa Jawa memiliki tingkat tutur (ngoko, krama, krama inggil), kosakata yang kontekstual, serta keterkaitan erat dengan budaya dan etika sosial. Bagi beberapa siswa, terutama non-penutur Bahasa Jawa atau generasi muda hal ini sering dianggap rumit dan menakutkan sejak awal.

    Tantangan lain adalah kecenderungan siswa untuk menghafal tanpa memahami konsep, sehingga kemampuan berbahasa sulit berkembang secara alami. Selain itu, saya juga kerap menemui siswa dengan pengalaman belajar sebelumnya yang kurang menyenangkan, sehingga kepercayaan diri mereka terhadap Bahasa Jawa cukup rendah.

    Untuk menghadapi tantangan tersebut, saya menerapkan pendekatan pembelajaran privat yang adaptif melalui metode Smart Learning–Repetition (SL-R), yaitu memahami konsep materi secara tematik lalu mengulanginya secara bertahap dalam konteks yang berbeda. Pendekatan ini membantu siswa membangun pemahaman yang kuat, mengurangi beban hafalan, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Jawa secara nyata.

    Bagi saya, tantangan dalam subjek ini justru menjadi ruang inovasi untuk terus mengembangkan metode pengajaran agar bahasa Jawa dapat dipelajari secara mudah, relevan, dan bermakna oleh siapa pun.
  • 7) Apakah Anda memiliki passion khusus dalam mengajar? Apakah Anda suka mengajar secara umum atau ada materi dari subjek tersebut yang Anda gemari atau ada sesuatu yang menarik yang belum kita ketahui tentang Anda?

    Ya, saya memiliki renjana dalam mendampingi proses belajar setiap individu secara personal. Mengajar bagi saya bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi membantu siswa menemukan cara belajar yang paling sesuai dengan dirinya. Pengalaman pribadi saya yang pernah mengalami kesulitan membaca dan menulis membuat saya sangat peka terhadap kebutuhan siswa yang belajar dengan ritme dan gaya yang berbeda.

    Dalam subjek bahasa Jawa, saya sangat gemar mengajarkan tingkat tutur (ngoko, krama, dan krama inggil) serta aksara Jawa, karena di situlah bahasa Jawa menunjukkan kekayaan makna, etika, dan keindahan budayanya. Saya menikmati proses membimbing siswa hingga mampu menggunakan bahasa Jawa secara tepat dalam konteks nyata, bukan sekadar memahami teori.

    Hal lain yang mungkin belum banyak diketahui adalah saya senang mengolah materi menjadi tematik dan berulang secara cerdas melalui metode Smart Learning–Repetition (SL-R). Saya percaya pengulangan yang tepat, dalam suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan, dapat mengubah kesulitan menjadi kepercayaan diri. Selain itu, saya juga mengajar berbagai subjek di Superprof, seperti misalnya Kelas Bahasa Indonesia, Penulisan Kreatif, Puisi, Batik, Berkebun Permakultur, Bimbingan Skripsi, Tesis, dan Disertasi, Dukungan untuk Siswa Dengan Disleksia, dan berbagai kelas terkait ilmu sosial humaniora. Renjana inilah yang terus mendorong saya untuk mengajar dengan sepenuh hati dan terus berkembang bersama para siswa.
  • 8) Apa yang membuat Anda menjadi seorang Guru teladan?

    Bagi saya, yang menjadikan seorang guru teladan bukan hanya penguasaan materi, tetapi ketulusan dalam mendampingi proses belajar setiap siswa. Pengalaman pribadi saya yang pernah mengalami kesulitan membaca dan menulis membentuk cara pandang saya bahwa setiap siswa memiliki potensi, asalkan diberi ruang, waktu, dan pendekatan yang tepat.

    Sebagai guru bahasa Jawa dan ilmu sosial humaniora, saya berusaha menjadi teladan melalui sikap sabar, konsisten, dan menghargai perbedaan kemampuan serta latar belakang siswa, baik anak-anak, dewasa, lanjut usia, maupun profesional dengan jabatan tinggi. Saya menanamkan nilai bahwa belajar adalah proses yang manusiawi, bukan tekanan, sehingga siswa merasa aman dan percaya diri.

    Saya juga mencontohkan komitmen terhadap kualitas dan pembelajaran berkelanjutan, dengan terus mengembangkan metode Smart Learning–Repetition (SL-R) agar materi dipahami secara mendalam dan aplikatif. Menjadi guru teladan bagi saya berarti hadir sepenuhnya bagi siswa, mengajar dengan integritas, dan membantu mereka berkembang tidak hanya dalam kemampuan berbahasa, tetapi juga dalam sikap dan kepercayaan diri.
--
--

Guru Bimbingan Skripsi / Tesis lain yang ada di Kecamatan Jebres

  • Chrisindo

    Surakarta & Online

    5 (1 ulasan)
    • Rp250,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Aldo

    Surakarta & Online

    Baru
    • Rp60,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Rudi

    Surakarta & Online

    Baru
    • Rp100,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Eka

    Surakarta & Online

    Baru
    • Rp20,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • M Arizal, MSE

    & Online

    4.9 (32 ulasan)
    • Rp250,000/jam
  • Isabella

    Kecamatan Bogor Timur & Online

    5 (294 ulasan)
    • Rp90,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Stefanus Wisnu

    Kecamatan Tanah Abang & Online

    4.8 (18 ulasan)
    • Rp90,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Elsa

    & Online

    5 (21 ulasan)
    • Rp85,000/jam
  • Suherman

    Kecamatan Tanah Abang & Online

    5 (19 ulasan)
    • Rp100,000/jam
  • Krisna

    DKI Jakarta & Online

    5 (11 ulasan)
    • Rp150,000/jam
  • Erni Dwi

    Palangkaraya & Online

    4.9 (13 ulasan)
    • Rp80,000/jam
  • Raditya

    Jakarta & Online

    5 (39 ulasan)
    • Rp150,000/jam
  • Riyan

    Kecamatan Kemayoran & Online

    5 (10 ulasan)
    • Rp100,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Adi

    Kecamatan Beji & Online

    4.9 (8 ulasan)
    • Rp350,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Muhammad Makro Maarif Sulaiman

    Kecamatan Imogiri & Online

    5 (41 ulasan)
    • Rp50,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Willson

    Kecamatan Kelapa Dua & Online

    5 (14 ulasan)
    • Rp300,000/jam
  • Nasrul

    Kecamatan Candisari & Online

    5 (16 ulasan)
    • Rp100,000/jam
  • Depitaria

    Kecamatan Medan Petisah & Online

    5 (22 ulasan)
    • Rp80,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Risca

    Syamtalira Aron & Online

    4.9 (24 ulasan)
    • Rp40,000/jam
  • Sirk

    DKI Jakarta & Online

    5 (17 ulasan)
    • Rp200,000/jam
  • Lihat guru di
    bimbingan skripsi / tesis