Judith - Guru seni bela diri - Kecamatan Denpasar Selatan
Judith - Guru seni bela diri - Kecamatan Denpasar Selatan

Profil Judith dan detail kontaknya telah diverifikasi oleh pakar kami

Judith

  • Tarif Rp230,000
  • Respon 1 jam
  • Murid

    Jumlah murid yang Judith ajar sejak bergabung dengan Superprof

    16

    Jumlah murid yang Judith ajar sejak bergabung dengan Superprof

Judith - Guru seni bela diri - Kecamatan Denpasar Selatan
  • 4.9 (6 ulasan)

Rp230,000/jam

Reservasi kursus
  • Seni bela diri
  • Karate

Pembentukan Karakter melalui Kurikulum Bela Diri Kanken Toyama, pendiri Shu Do Kan dan Kei Shin Kan

  • Seni bela diri
  • Karate

Lokasi kursus

    • Di rumah Anda atau di tempat publik : Bisa berpergian sampai 10 km dari Kecamatan Denpasar Selatan

Guru Super

Judith adalah salah satu guru Seni bela diri terbaik kami. Dia memiliki profil yang berkualitas tinggi, kualifikasi sudah terverifikasi, cepat dalam memberikan respon dan merupakan guru favorit para siswa.

Tentang Judith

Saya pemegang sabuk hitam DAN 3 Kei Shin Kan Indonesia (2022). Saya memulai Karate di usia 8 tahun, dengan menerima ajaran dari:
-beberapa Sensei Jepang yang kerap ke Indonesia
-Sensei Indonesia yang berlatih ke Jepang.
Saya aktif dalam pengurus Jakarta saat masih tinggal di Jakarta (sampai 2022) dan pengembangan Kurikulum pelatihan dojo sekolah.
Saya pernah menjadi kepala dojo tuk sekolah SDK3, SMAK3 dan SMFK Penabur Jakarta. Tujuan pelatihan di Penabur bukan hanya tuk prestasi tanding, namun sportivitas, karakter, semangat dan pelatihan konsentrasi, dan kontrol emosi dan stress

Lihat lebih banyak

Tentang kursus ini

  • Semua tingkat
  • Inggris
  • Spanyol
  • Jerman
  • +1

Tersedia semua bahasa di kursus ini :

Inggris

Spanyol

Jerman

Indonesia

Penggunakan Kurikulum Berbudaya Jepang yang digunakan dalam pelatih ala HOMBU Kei Shin Kan Jepang yang diwariskan oleh Kanken Toyama (Oyamadamari Kanken), Pangeran Kerajaan Korea dari keluarga Petinggi Dinasti Ming, anggota Royal Akademi Ming di luar Istana Ming (Kerajaan Ryukyu).
Kanken Toyama menerima ajaran dari Anko Itoshu, keluarga kaisar Ming di Ryukyu. Itoshu adalah Kepala Royal Akademi Ming di Ryukyu dan juga Sekretaris Raja Ryukyu terakhir sebelum 1864, saat Jepang mengalahkan Ryukyu.

Jadi, metode pelatih tidak hanya tentang gerak tubuh, namun juga filosofi, meditasi,mengalirkan energí di tubuh. Tujuan utama latihan bukan untuk pertandingan, melainkan pembentukan karakter dan kontrol emosi yang baik.


Murid akan dimasukan ke dalam Perguruan Kei Shin Kan, yang berpusat di Jakarta (nasional) dan sertifikat belajar diakui Dojo Pusat Tokyo dan FORKI.

Lihat lebih banyak

Tarif

Tarif

  • Rp230,000

Tarif paket

  • 5 jam: Rp1,100,000
  • 10 jam: Rp2,150,000

Biaya berpergian:

  • + Rp Rp45,000

Guru Seni bela diri lain yang ada di Kecamatan Denpasar Selatan