Apri - Guru bahasa indonesia untuk orang asing - Kecamatan Teluk Segara
Apri - Guru bahasa indonesia untuk orang asing - Kecamatan Teluk Segara

Profil Apri dan detail kontaknya telah diverifikasi oleh pakar kami

Apri

  • Tarif Rp100,000
  • Respon 1 jam
Apri - Guru bahasa indonesia untuk orang asing - Kecamatan Teluk Segara

Rp100,000/jam

Lihat guru di
bahasa indonesia untuk orang asing

Sayang sekali, guru ini sedang tidak tersedia

  • Bahasa Indonesia Untuk Orang Asing

Mahasiswa FUAD menawarkan bibimbingan belajar bahasa indonesia kepada orang asing yang ingin belajar bahasa indonesia

  • Bahasa Indonesia Untuk Orang Asing

Lokasi kursus

    • Di rumah Apri : Kecamatan Teluk Segara

    • Online
    • Di rumah Anda atau di tempat publik : Bisa berpergian sampai 10 km dari Kecamatan Teluk Segara

Tentang Apri

saya seorang mahasiswa institute agama islam negeri bengkulu yang menjadi pengajar bahasa indonesia kepada orang asing,bagi orang asing yang ingin belajar bahasa indonesia dengan saya saja

Lihat lebih banyak

Tentang kursus ini

  • Sekolah Dasar (SD)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas X
  • +19
  • tingkat :

    Sekolah Dasar (SD)

    Sekolah Menengah Pertama (SMP)

    Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas X

    Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas XI

    Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas XII

    Diploma-3 (D3)

    Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

    Sarjana

    Magister

    Diploma-4 (D4)

    Doktor

    A1

    A2

    B1

    B2

    C1

    C2

    Pemula

    Menengah

    Mahir

    Profesional

    Anak-anak

  • Indonesia

Tersedia semua bahasa di kursus ini :

Indonesia

1) Metode Audiolingual

Metode audiolingual sangat mengutamakan drill (pengulangan). Metode itu muncul karena terlalu lamanya waktu yang ditempuh dalam belajar bahasa target. Padahal untuk kepentingan tertentu, perlu penguasaan bahasa dengan cepat. Dalam audiolingual yang berdasarkan pendekatan struktural itu, bahasa yang diajarkan dicurahkan pada lafal kata, dan pelatihan pola-pola kalimat berkali-kali secara intensif. Guru meminta siswa untuk mengulang-ulang sampai tidak ada kesalahan. Langkah-langkah yang biasanya dilakukan adalah :

(a) penyajian dialog atau teks pendek yang dibacakan guru berulang-ulang dan siswa menyimak tanpa melihat teks yang dibaca,

(b) peniruan dan penghafalan teks itu setiap kalimat secara serentak dan siswa menghafalkannya,

(c) penyajian kalimat dilatihkan dengan pengulangan,

(d) dramatisasi dialog atau teks yang dilatihkan kemudian siswa memperagakan di depan kelas, dan

(e) pembentukan kalimat lain yang sesuai dengan yang dilatihkan

2) Metode Komunikatif

Desain yang bermuatan komunikatif harus mencakup semua keterampilan berbahasa. Setiap tujuan diorganisasikan ke dalam pembelajaran. Setiap pembelajaran dispesifikkan ke dalam tujuan konkret yang merupakan produk akhir. Sebuah produk di sini dimaksudkan sebagai sebuah informasi yang dapat dipahami, ditulis, diutarakan, atau disajikan ke dalam nonlinguistis. Sepucuk surat adalah sebuah produk. Demikian pula sebuah perintah, pesan, laporan, atau peta, juga merupakan produk yang dapat dilihat dan diamati. Dengan begitu, produk-produk tersebut dihasilkan melalui penyelesaian tugas yang berhasil. Contohnya menyampaikan pesan kepada orang lain yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Tujuan itu dapat dipecah menjadi:

(a) memahami pesan,

(b) mengajukan pertanyaan untuk menghilangkan keraguan,

(c) mengajukan pertanyaan untuk memperoleh lebih banyak informasi,

(d) membuat catatan,

(e) menyusun catatan secara logis, dan

(f) menyampaikan pesan secara lisan. Dengan begitu, untuk materi bahasan penyampaian pesan saja, aktivitas komunikasi dapat terbangun secara menarik, mendalam, dan membuat siswa lebih intensif.

3) Metode Produktif

Metode produktif diarahkan pada berbicara dan menulis. Siswa harus banyak berbicara atau menuangkan gagasannya. Dengan menggunakan metode produktif diharapkan siswa dapat menuangkan gagasan yang terdapat dalam pikirannya ke dalam keterampilan berbicara dan menulis secara runtun. Semua gagasan yang disampaikan dengan menggunakan bahasa yang komunikatif. Yang dimaksud dengan komunikatif di sini adalah adanya respon dari lawan bicara. Bila kita berbicara lawan bicara kita adalah pendengar, bila kita menulis lawan bicara kita adalah pembaca.

4) Metode Langsung

Metode langsung berasumsi bahwa belajar bahasa yang baik adalah belajar yang langsung menggunakan bahasa secara intensif dalam komunikasi. Tujuan metode langsung adalah penggunaan bahasa secara lisan agar siswa dapat berkomunikasi secara alamiah seperti penggunaan bahasa Indonesia di masyarakat. Siswa diberi latihan-latihan untuk mengasosiasikan kalimat dengan artinya melalui demonstrasi, peragaan, gerakan, serta mimik secara langsung.

5) Metode Partisipatori

Metode pembelajaran partisipatori lebih menekankan keterlibatan siswa secara penuh. Siswa dianggap sebagai penentu keberhasilan belajar. Siswa didudukkan sebagai subjek belajar. Dengan berpartisipasi aktif, siswa dapat menemukan hasil belajar. Guru hanya bersifat sebagai pemandu atau fasilitator. Dalam metode partisipatori siswa aktif, dinamis, dan berlaku sebagai subjek. Namun, bukan berarti guru harus pasif, tetapi guru juga aktif dalam memfasilitasi belajar siswa dengan suara, gambar, tulisan dinding, dan sebagainya. Guru berperan sebagai pemandu yang penuh dengan motivasi, pandai berperan sebagai moderator dan kreatif. Konteks siswa menjadi tumpuan utama.

6) Metode Membaca

Metode membaca bertujuan agar siswa mempunyai kemampuan memahami teks bacaan yang diperlukan dalam belajar siswa. Berikut langkah-langkah metode membaca:

(1) pemberian kosakata dan istilah yang dianggap sukar dari guru ke siswa. Hal ini diberikan dengan definisi dan contoh ke dalam kalimat

(2) Penyajian bacaan di kelas. Bacaan dibaca dengan diam selama 10-15 menit (untuk mempercepat waktu, bacaan dapat diberikan sehari sebelumnya)

(3) Diskusi isi bacaan dapat melalui tanya jawab

(4) Pembicaraan tata bahasa dilakukan dengan singkat. Hal itu dilakukan jika dipandang perlu oleh guru

(5) Pembicaraan kosakata yang relevan

(6) Pemberian tugas seperti mengarang (isinya relevan dengan bacaan) atau membuat denah, skema, diagram, ikhtisar, rangkuman, dan sebagainya yang berkaitan dengan isi bacaan.

7) Metode Tematik

Dalam metode tematik, semua komponen materi pembelajaran diintegrasikan ke dalam tema yang sama dalam satu unit pertemuan. Yang perlu dipahami adalah bahwa tema bukanlah tujuan tetapi alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tema tersebut harus diolah dan disajikan secara kontekstualitas, kontemporer, konkret, dan konseptual. Tema yang telah ditentukan haruslah diolah dengan perkembangan lingkungan siswa yang terjadi saat ini. Begitu pula isi tema disajikan secara kontemporer sehingga siswa senang. Apa yang terjadi sekarang di lingkungan siswa juga harus terbahas dan terdiskusikan di kelas. Tema tidak disajikan secara abstrak tetapi diberikan secara konkret. Semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan logika yang dipunyainya. Konsep-konsep dasar tidak terlepas. Siswa berangkat dari konsep ke analisis atau dari analisis ke konsep kebahasaan, penggunaan, dan pemahaman.

8) Metode Kuantum

Quantum Learning (QL) merupakan metode pendekatan belajar yang bertumpu dari metode Freire dan Lozanov. QL mengutamakan kecepatan belajar dengan cara partisipatori peserta didik dalam melihat potensi diri dalam kondisi penguasaan diri. Gaya belajar mengacu pada otak kanan dan otak kiri menjadi ciri khas QL. Menurut QL bahwa proses belajar mengajar adalah fenomena yang kompleks. Segala sesuatu dapat berarti setiap kata, pikiran, tindakan, dan asosiasi, serta sejauh mana guru mengubah lingkungan, presentasi, dan rancangan pengajaran maka sejauh itulah proses belajar berlangsung. Hubungan dinamis dalam lingkungan kelas merupakan landasan dan kerangka untuk belajar. Dengan begitu, pembelajar dapat mememori, membaca, menulis, dan membuat peta pikiran dengan cepat.

9) Metode Diskusi

Diskusi adalah proses pembelajaran melalui interaksi dalam kelompok. Setiap anggota kelompok saling bertukar ide tentang suatu isu dengan tujuan untuk memecahkan suatu masalah,menjawab suatu pertanyaan, menambah pengetahuan atau pemahaman, atau membuat suatu keputusan. Apabila proses diskusi melibatkan seluruh anggota kelas, pembelajaran dapat terjadi secara langsung dan bersifat student centered (berpusat pada siswa). Dikatakan pembelajaran langsung karena guru menentukan tujuan yang harus dicapai melalui diskusi, mengontrol aktivitas siswa serta menentukan fokus dan keberhasilan pembelajaran. Dikatakan berpusat kepada siswa karena sebagian besar input pembelajaran berasal dari siswa, mereka secara aktif dan meningkatkan belajar, serta mereka dapat menemukan hasil diskusi mereka.

10) Metode Kerja Kelompok Kecil (Small-Group Work)

Mengorganisasikan siswa dalam kelompok kecil merupakan metode yang banyak dianjurkan oleh para pendidik. Metode ini dapat dilakukan untuk mengajarkan materi-materi khusus. Kerja kelompok kecil merupakan metode pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Siswa dituntut untuk memperoleh pengetahunan sendiri melalui bekerja secara bersama-sama. Tugas guru hanyalah memonitor apa yang dikerjakan siswa. Yang ingin diperolah melalui kerja kelompok adalah kemampuan interaksi sosial, atau kemampuan akademik atau mungkin juga keduanya

Lihat lebih banyak

Tarif

Tarif

  • Rp100,000

Tarif paket

  • 5 jam: Rp500
  • 10 jam: Rp1000

online

  • Rp 100,000/jam

Guru Bahasa Indonesia Untuk Orang Asing lain yang ada di Kecamatan Teluk Segara

  • Hafizah

    Bengkulu & Online

    Baru
    • Rp50,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • MEY

    Bengkulu

    Baru
    • Rp100/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Liza

    & Online

    Baru
    • Rp101,091/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Yenny

    Kecamatan Muara Bangka Hulu

    Baru
    • Rp100/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Yesi

    Kecamatan Muara Bangka Hulu & Online

    5 (1 ulasan)
    • Rp25,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Anugrah

    Kecamatan Grogol petamburan & Online

    5 (21 ulasan)
    • Rp175,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Agustinus Bima

    Yogyakarta & Online

    5 (109 ulasan)
    • Rp180,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Pan Laoshi

    Kecamatan Pademangan & Online

    5 (33 ulasan)
    • Rp100,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Rendi

    Kecamatan Ciomas & Online

    5 (176 ulasan)
    • Rp150,000/jam
  • Juni Wati

    Tambun Utara & Online

    5 (342 ulasan)
    • Rp195,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Yuli

    & Online

    5 (12 ulasan)
    • Rp75,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Lern

    Kemayoran & Online

    4.9 (28 ulasan)
    • Rp79,900/jam
  • Anjani

    Kecamatan Rawalumbu & Online

    5 (15 ulasan)
    • Rp125,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Faisal Hisyam

    Kecamatan Dramaga & Online

    4.9 (25 ulasan)
    • Rp100,000/jam
  • 邱 Irene Laoshi

    Kecamatan Pademangan & Online

    5 (12 ulasan)
    • Rp80,000/jam
  • Defin

    Kecamatan Grogol petamburan & Online

    4.9 (8 ulasan)
    • Rp150,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Ajeng Apriliana

    Kecamatan Kembangan & Online

    4.9 (56 ulasan)
    • Rp85,000/jam
  • Arif

    Kecamatan Jebres & Online

    4.9 (12 ulasan)
    • Rp150,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Andriana

    Kecamatan Tangerang & Online

    4.9 (21 ulasan)
    • Rp140,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • ERIKA

    Kecamatan Medan Timur & Online

    5 (44 ulasan)
    • Rp60,000/jam
    • Sesi ke 1 gratis
  • Lihat guru di
    bahasa indonesia untuk orang asing