5 /5
Rating rata-rata 5 ⭐ dari 358+ ulasan. Siswa kami puas dengan les desain grafis mereka!
78,295 Rp /jam
Kabar baik: 99% guru kami menawarkan kelas pertama gratis! Dan biaya les privat desain grafis rata-rata hanya Rp78,295rb/jam.
3 jam
Respons kilat: guru privat desain grafis kami merespons rata-rata dalam 3 jam.
Filter berdasarkan level (pemula-mahir), gaya (branding, ilustrasi, UI/UX) dan tarif. Bandingkan profil guru online dan baca ulasan.

Bahasa Inggris
()
Moch Reza
5
Hubungi guru pilihanmu, diskusikan tujuanmu (portofolio, media sosial, siap kerja), lalu tentukan jadwal via video call atau chat.

Dengan Student Pass, hubungi sebanyak mungkin guru desain grafis online selama 1 bulan. Logo, tipografi, proyek nyata — kembangkan gayamu sendiri.

Anda bisa bertukar pesan dengan guru Anda melalui menu pesan di dasbor Superprof setelahnya Anda dan guru bebas menentukan sendiri alat komunikasi apa yang Anda ingin gunakan.
Ada banyak cara untuk berkomunikasi, diantara nya dengan :
terlebih-lebih karena sebagian besar alat ini memungkinkan Anda untuk menggabungkan video,
dan berbagi layar komputer Anda dengan yang lain dan juga touchpad Anda .
Terdapat 2,128 guru menawarkan
kursus desain grafis secara online.
Verifikasi data pribadi dan informasi yang diberikan para guru
Kami memverifikasi identitas, data pribadi (nomor ponsel, email, foto) dan ijazah para guru yang diberikan kepada kami.
Ulasan 100% dapat diandalkan - Inilah kekuatan komunitas kami
Di setiap iklan yang diterbitkan para guru, ulasan dan rekomendasi yang diberikan para murid dapat dipastikan asli, karena kami memiliki tim yang memverifikasi itu semua sebelum iklan mereka dapat tayang, hal ini dilakukan guna memastikan bahwa tidak ada ulasan atau rekomendasi yang palsu.
Pilih guru yang Anda butuhkan yang ada diantara 2,128 guru.
Terdapat 2,128 guru desain grafis yang dapat membantu Anda pada subjek desain grafis.
Anda dapat menelusuri profil mereka dan memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda untuk dapat belajar dengan tenang di rumah.
Pilih guru Anda di antara 2,128 profil guru kami.
Harga rata-rata untuk kursus desain grafis adalah Rp 78,295 / jam.
Hal ini bisa berbeda-beda dikarenakan beberapa faktor :
97% guru menawarkan kursus 1 jam pertama nya secara gratis.
Dan kursus secara online rata-rata lebih murah 20% dari kursus secara "tatap muka".
Lihat tarif guru-guru yang ada di dekat Anda.
Contoh pada sampel 358 ulasan,
para murid memberikan skor rata-rata yakni 5 dari skala 5.
Ulasan-ulasan ini, yang datang langsung dari para murid yang ada di dan ulasan ini datang dari pengalaman mereka dengan yang ada di platform kami. Hal ini menjadi jaminan dan membuktikan keseriusan para guru di platform kami. Semua itu semakin berharga karena ulasan-ulasan ini divalidasi oleh komunitas guru yang ada di platform kami, juga menyoroti kualitas guru yang mendapat manfaat dari umpan balik positif dari para siswa mereka.
Jika terdapat masalah dengan kursus Anda, tim kami siap membantu Anda baik via telepon maupun via email pada hari Senin sampai hari Jumat.
Untuk setiap subjek, Anda bisa melihat ulasan-ulasan yang diberikan para murid.
Kursus secara online belum begitu populer di kalangan para siswa.
Namun seiring dengan waktu, baik siswa dan guru mulai beradaptasi dengan teknologi yang ada saat ini. Hingga kini mereka cukup familiar dengan kursus secara online. Di samping itu, banyak manfaat yang didapat untuk kursus secara online, seperti tidak perlu berpergian, hemat biaya dan tenaga, juga lebih fleksibel.
Guru yang Anda butuhkan dan yang akan memenuhi harapan Anda hanya berjarak beberapa klik saja dari Anda.
Terdapat 2,128 guru desain grafis yang tersedia di sini yang dapat membantu Anda.
Kuasai logo, branding, dan bikin portofolio kece. Kelas pertama gratis!
| ✅ Tarif rata-rata : | Rp 78,295/jam |
| ✅ Waktu respon rata-rata : | 3jam |
| ✅ Guru tersedia : | 2,128 |
| ✅ Format kursus : | Tatap muka atau online |
Pernah sadar tidak, desain yang kelihatan “simple” di layar HP bisa jadi hasil puluhan revisi kecil, dari ngatur jarak huruf sampai milih warna yang pas? Di kelas online, momen seperti ini sering bikin ketagihan, karena kamu bisa langsung lihat perubahan real time saat tutor share screen. Kalau kamu lagi cari kursus online desain grafis yang fleksibel dan bisa dipersonalisasi, Superprof jadi tempat yang enak buat mulai, karena kamu bisa pilih guru sesuai gaya belajar, target portofolio, dan jadwalmu.
Enaknya lagi, format privat itu terasa dekat, walau belajarnya dari kamar, kafe, atau bahkan sela jam kerja. Kamu tinggal buka laptop, siapin file, lalu diskusi via video call. Biasanya komunikasi lanjutannya juga praktis lewat WhatsApp, jadi kalau kamu mentok saat ngerjain tugas, kamu bisa tanya cepat.
Desain grafis sekarang bukan cuma urusan “anak seni”. Anak SMA/SMK bisa butuh buat lomba, OSIS, atau portofolio. Mahasiswa butuh untuk presentasi dan organisasi. Profesional butuh untuk branding, konten sosial media, sampai materi pitch deck. Maka, kursus desain grafis online terasa relevan buat banyak orang, dari pemula sampai yang mau naik level.
Soal dampak belajar online, ada data yang sering jadi rujukan: U.S. Department of Education (2010), Evaluation of Evidence-Based Practices in Online Learning menyimpulkan bahwa pembelajaran online, terutama yang dipadukan dengan arahan yang jelas, cenderung punya hasil belajar yang lebih baik dibanding tatap muka saja, dalam studi yang mereka tinjau. Memang konteksnya luas, tapi pola manfaatnya nyambung untuk desain grafis, karena praktik dan umpan balik cepat itu kuncinya.
Untuk kisaran harga, desain grafis biasanya masuk kategori seni atau skill kreatif. Di Indonesia, tarif les privat desain grafis online umumnya berada di Rp 78,295/jam, tergantung pengalaman tutor, fokus materi (branding, UI, motion), dan level kamu. Kalau kamu mencari kursus desain grafis online bersertifikat, biasanya tutor juga bantu menyiapkan proyek akhir dan standar portofolio, sehingga sesi bisa lebih terstruktur.
Ringkasnya: kalau kamu ambil 1 sampai 2 jam per minggu, kamu sudah bisa dapat ritme latihan yang stabil tanpa bikin jadwal berantakan.
Belajar desain grafis itu enak kalau kamu punya tempat buat “nongkrong digital” dan lihat karya orang lain. Banyak pelajar dan pekerja kreatif aktif di komunitas seperti Behance dan Dribbble untuk cari referensi layout, tipografi, dan gaya visual. Ada juga tantangan desain harian seperti Daily UI (formatnya global, seru buat latihan konsisten). Dengan tutor Superprof, kamu bisa pakai komunitas itu sebagai bahan diskusi: karya mana yang bagus, kenapa bagus, dan gimana cara meniru polanya tanpa menjiplak.
Kalau kamu pengin arah yang lebih internasional, tutor juga bisa bantu kamu siapin portofolio untuk remote internship, proyek freelance luar negeri, atau seleksi kampus desain. Semua bisa dibahas dari awal, dari gaya visual sampai cara presentasi proyek.
Desain grafis itu punya “bahasa” sendiri. Di kelas desain grafis online, tutor biasanya akan sering menyebut istilah teknis, tapi tenang, ini bisa dipahami pelan-pelan sambil praktik.
Yang asyik, semua ini gampang diajarin lewat online karena tutor bisa langsung bedah desainmu di layar, lalu kamu coba ulang sambil didampingi. Kalau kamu sering bingung “kok desainku terasa berantakan”, biasanya jawabannya ada di grid, hierarki visual, dan white space.
Belajar online jadi jauh lebih lancar kalau kamu pakai alat yang tepat. Bukan soal harus punya laptop mahal, tapi soal alur kerja yang rapi, komunikasi yang jelas, dan file yang mudah diakses.
Beberapa tools yang sering kepakai saat kursus online desain grafis Indonesia (dan juga global) adalah:
Kalau kamu ambil opsi tatap muka juga, beberapa tutor di Superprof menyediakan sesi ke rumah atau pertemuan di tempat yang disepakati. Jadi kamu bisa gabungkan online untuk teori dan review, lalu tatap muka untuk sesi produksi yang panjang.
Coba pakai cara “30 menit desain, 10 menit review”. Set timer 30 menit untuk bikin satu versi desain tanpa berhenti. Setelah itu, stop 10 menit untuk cek tiga hal: apakah hierarki visualnya jelas, apakah tipografinya kebaca, dan apakah warnanya konsisten. Kirim screenshot ke tutor lewat WhatsApp sebelum sesi berikutnya, minta 2 catatan saja. Dua catatan lebih mudah dieksekusi daripada 12 catatan sekaligus, dan kamu jadi lebih cepat berkembang.
Kalau kamu ingin belajar dari nol, menyusun portofolio, atau mencari kursus privat desain grafis online yang ritmenya bisa kamu atur sendiri, kamu bisa cek Superprof. Di sana ada 2128 guru yang siap mengajar online, dan banyak juga yang menyediakan opsi tatap muka atau ke rumah.
Pilih tutor berdasarkan spesialisasi (branding, UI, konten sosial media), lihat ulasan, lalu mulai dari tujuan yang jelas. Misalnya, “ingin bisa bikin 10 konten IG yang rapi dalam 1 bulan” atau “ingin punya 3 studi kasus portofolio untuk magang”. Setelah itu, tinggal jalani sesi rutin. Cari daftar kursus online desain grafis di Superprof, dan mulai dari satu pertemuan pertama yang paling pas dengan kebutuhanmu.
Rachmade
Guru desain grafis
Recommended mentor. Jika kamu mencari mentor yang sabar dan bisa customize system pembelajaran materinya sesuai dengan kemampuan murid sehingga tidak membosankan, maka Kak Rendra adalah pilihan yang tepat. Tidak hanya fokus kepada pengajaran...
Utari, 3 minggu yang lalu
Yussi
Guru desain grafis
Ka Yussi adalah guru yang sabar dan sistematis dalam menjelaskan. Penjelasannya mudah dipahami. Recommended bagi yang mau belajar bareng ka Yussi
Euis mimin, 3 bulan yang lalu
Rizky
Guru desain grafis
saya udah lupa, sudah 4 tahun. maaf. tapi setahu saya, baik2 saja
Lina, 4 bulan yang lalu
Melly
Guru desain grafis
penjelasan tidak berbelit, kakaknya asik, penjelasan terstruktur dan santai, enggak tegang juga. jadi asikk
Reista, 5 bulan yang lalu
Maryam
Guru desain grafis
Kakak Hani menjelaskan dengan sangat baik. Mampu memberikan pemahaman dasar desain untuk saya.
Yusuf fathi, 5 bulan yang lalu
Luthfiyah
Guru desain grafis
Pembelajarannya nyaman, seru, gak cuman materi aja, selalu kasih prnilaian dan arahan seacara langsung, makasih kak luthfiyah. Recommended belajar sama beliau
Nadira, 6 bulan yang lalu