Selama bertahun-tahun, fotografi telah menjadi kunci fitur media sosial.

Dengan setiap foto berkualitas atau menarik yang Anda posting mendatangkan banyak like dan bahkan pengikut baru.

Ini tergantung sifat menarik dan memikatnya foto yang membuatnya menjadi media yang sempurna bagi orang untuk mengembangkan kehadiran online dan memberi pengaruh pada pengikut mereka.

Baik filter sederhana, bingkai, dan perbaikan atau perangkat lunak khusus termasuk Adoba Photoshop Lightroom, ada banyak alat untuk mengembangkan tampilan foto – jadi, tidak sulit untuk menciptakan ilusi ketika Anda memiliki keterampilan artistik fotografer profesional.

Namun, jika siapapun setidaknya berpura-pura telah menguasai seni fotografi, bagaimana caranya menonjolkan keterampilan fotografi Anda di antara orang lain?

Rahasianya adalah belajar fotografi di kursus fotografi yang diajarkan oleh instruktur profesional.

Mendaftar untuk pelajaran fotografi dari ahlinya akan mengajarkan Anda semua yang perlu Anda ketahui untuk meningkatkan level keterampilan fotografi Anda. Dalam seminar dan tutorial fotografi, baik itu fotografi pemula atau lanjutan, Anda bisa berharap untuk belajar cara menggunakan kamera secara maksimal dengan pertama menguasai landasan-landasannya lalu menyempurnakan keterampilan praktis Anda.

“Passion adalah esensi media sosial,” Jay Baer

Jika Anda tidak punya kamera digital sendiri, kamera yang terintegrasi dengan smartphone Anda akan cukup bagus untuk permulaan! Namun, disarankan Anda memakai kamera berkualitas tinggi jika Anda mengembangkan minat yang serius dalam fotografi.

Seiring berevolusinya teknologi, kamera semakin menjadi serasi dengan Wifi dan Bluetooth, sehingga foto Anda tidak hanya akan terlihat menakjubkan, tetapi Anda juga bisa membagikannya lebih mudah.

Cek kursus fotografi online terbaik di sini.

contoh cara memotret objek
Beberapa hasil potret paling populer di Instagram diambil menggunakan smartphone. Sumber : Visualhunt

Dengan menggunakan kamera digital, foto yang Anda hasilkan akan berkualitas tinggi dan Anda dapat memotret lebih banyak pemandangan di depan Anda.

Menggunakan peralatan berkualitas tinggi, ditmbah dengan pengetahuan fotografi yang nyata dari kelas fotografi Anda akan membuat halaman Instagram atau Facebook Anda lebih menarik untuk dilihat dan pengikut akan berdatangan!

Berikut beberapa tip berguna fotografi digital agar menonjol di antara yang lain kalau soal membagikan bakat fotografi Anda di media sosial.

Cek beberapa kursus fotografi yang luar biasa di dekat Anda di sini.

Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mustika
Mustika
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Steve
5
5 (3 ulasan)
Steve
Rp350,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Alifia
5
5 (7 ulasan)
Alifia
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mustika
Mustika
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Steve
5
5 (3 ulasan)
Steve
Rp350,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Alifia
5
5 (7 ulasan)
Alifia
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Komposisi: Bermain dengan Psikologi di Balik Fotografi

Foto yang harmonis diambil ketika seorang fotografer memikirkan komposisinya.

Memiliki foto yang dikomposisi dengan baik artinya foto tersebut memiliki struktur yang seimbang dan enak dilihat.

Jadi, bagaimana Anda mencapainya?

Dalam fotografi, komposisi adalah cara menyusun elemen foto. Elemen-elemen ini dapat mencakup warna, garis, bentuk, dan objek.

Teknik ini telah menjadi fitur seni seperti lukisan dan gambar sejak lama sebelum kamera ditemukan.

Ada banyak aturan untuk diikuti jika Anda ingin menghasilkan foto dengan komposisi yang memuaskan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Aturan sepertiga: Ini adalah aturan landasan dari komposisi. Aturan ini yaitu membayangkan foto Anda dibagi menjadi sembilan persegi panjang dengan dua garis vertikal dan dua garis horizontal dengan jarak yang sama. Selanjutnya, cobalah memposisikan objek yang Anda inginkan untuk fokus pada titik tempat dua garis berpotongan, ketimbang di tengah salah satu persegi panjang. Jika Anda merasa kesulitan untuk membayangkan garis-garis ini, sebagian besar kamera digital modern memiliki fitur pilihan yang menambahkan garis untuk Anda.
  • Leading Line: Aturan ini berasal dari aturan sepertiga, karena leading line foto yang mendikte posisi garis horizontal dan vertikal imajiner. Jika foto Anda menampilkan elemen horizontal (seperti tembok), Anda harus memposisikannya pada salah saru dari dua garis horizontal tersebut. Sama halnya untuk elemen vertikal (seperti bangunan).

 

 “Jika foto Anda tidak cukup bagus, Anda tidak cukup dekat”, Robert Capa

 

  • Mengisolasi elemen utama: Tujuannya adalah agar objek utama Anda menjadi fokus keseluruhan pemandangan – sehingga tidak akan ada gangguan dari objek lainnya (seperti mobil lewar atau pejalan kaki). Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, Anda bisa mendekat ke objek sehingga akan menghasilkan porsi bingkai yang lebih besar. Anda juga bisa mengurangi kedalaman bidang di sekitar objek untuk memperhalus latar belakang. Fokus pada objek juga akan mengaburkan latar belakangnya.
  • Bereksprerimen dengan pola berulang: Pola objek atau motif memang enak dilihat – jadi gunakan sebaik-baiknya! Pola yang Anda temukan mungkin adalah pagar kawat (yang dapat digunakan sebagai bingkai untuk fotografi lanskap), ladang bunga yang indentik atau sekelompok blok menara yang serupa. Foto Anda bisa dibuat lebih menarik jika Anda memasukkan sesutau yang menyela polanya. Misalnya, bisa jadi jendela dengan warna bingkai berbeda dari yang lain.
  • Simetri: Aturan ini mengharuskan perhatian tingkat tinggi pada detail ketika memilih subjek dan bingkainya. Subjek Anda mungkin adalah objek tunggal yang ditempatkan di tengah gambar Anda (seperti monumen di ujung jalan, misalnya). Anda juga bisa memiliki dua objek dengan posisi simetris satu sama lain.

Temukan kursus fotografi terbaik di Superprof.

mengunggah foto yang bagus ke sosial media
Memposting gambar yang menarik unik akan membuat Anda menonjol. Sumber : Visualhunt

Ada banyak teknik fotografi lain yang dapat digunakan untuk mencapai komposisi yang bagus untuk foto Anda, tetapi memahami dasar-dasarnya dengan baik adalah kunci meningkatkan level fotografi Anda nantinya.

Flat Lay: Tren Paling Populer di Instagram

Jika istilah ‘flat lay’ tidak berarti apa-apa bagi Anda, berikut uraian singkatnya dari apa yang dicakupnya.

Flat lay adalah pememotretan beberapa item terkait dari atas yang telah disusun dengan latar belakang yang dipilih dengan hati-hati.

Gaya fotografi ini populer terutama di kalangan mereka yang menjalankan akun gaya hidup, makanan, dan perjalanan.

Flat lay adalah metode menampilkan item-item penting untuk suatu acara atau kegiatan kepada pengikut Anda. Misalnya flat lay blog perjalanan akan mencakup panduan wisata, ransel, kamera, kacamata hitam, paspor, sun block, dan bikini.

Untuk akun makanan, flat lay digunakan untuk menampilkan semua bahan makanan yang diperlukan untuk suatu resep.

Flat lay telah mempopulerkan pemotretan sudut tinggi di seluruh media sosial dan bahkan di kehidupan sehari-haro. Mengambil gambar makanan restoran ketika makan di luar untuk nantinya diposting di media sosial sekarang sangat populer.

memfoto kosmetik dengan benar
Ini adalah contoh flat lay yang mungkin Anda temukan di akun kecantikan. Sumber : Piixabay

Berikut beberapa tip mengambil foto flat lay yang bagus:

  • Posisikan diri Anda di atas susunan atau piring – berdiri di atas kursi adalah triknya! Kamera Anda harus di atas dan langsung di tengah-tengah objek yang ingin Anda foto.
  • Gunakan cahaya alami. Cahaya matahari akan memberi efek lebih baik pada foto Anda daripada pencahayaan studio. Namun, coba pastikan bahwa cahaya ini tidak langsung dengan menggunakan tirai, misalnya.
  • Jangan abaikan komposisi foto Anda – keberhasilan flat lay Anda bergantung pada ini! Pemosisian dan penyusunan setiap objek harus menciptakan foto yang seimbang. Pastikan Anda mempertimbangkan ukuran dan warna setiap objek yang disusun di flat lay Anda.
  • Pilih latar belakang Anda dengan bijak. Flat lay Anda harus harmonis – artinya menciptakan suasana yang seimbang dalam foto Anda, sambil tetap menekankan objek di flat lay. Sebagai aturan umum, cobalah memilih latar belakang yang cerah untuk objek yang lebih gelap dan latar belakang yang gelap untuk item berwarna cerah.

Jejaring Sosial Terbaik untuk Fotografer

Diantara banyak jejaring sosial yang tersedia, ada beberapa yang dirancang khusus untuk membagikan fotografi.

Berikut beberapa di antaranya:

  • Instagram: Instagram adalah, tidak diragukan lagi, Rajanya media sosial kalau soal fotografi. Instagram berisi foto-foto yang dibagikan dan menciptakan komunitas berdasarkan konten dengan tagar.
  • Pinterest: Dengan Pinterest, Anda bisa menciptakan papan mood virtual, yang bisa Anda gunakan untuk menyimpan dan mengategorikan foto yang menginspirasi Anda.
  • Flickr: Flickr adalah jejaring sosial yang memungkinkan pengguna untuk membagikan foto yang profesional.
  • DeviantArt: Ini adalah komunitas online tempat para seniman dapat menunjukkan kreativitas dan membuat karya mereka dilihat oleh orang lain.
  • 500px: 500px adalah platform berbagi yang ditujukan untuk fotografer profesional. Foto-foto di jejearing sosial ini adalah standar profesional.

Sekarang Anda tahu cara membuat foto Anda benar-benar bersinar dan mengembangkan kehadiran online, semoga Anda mulai segera melihat hasilnya.

Jadi, temukan sekolah fotografi, daftar ke kursus fotografi online, pelajari komposisi Anda, perhatikan teknik pencahayaan, eksposur, bukaan lensa, white balance, ISO, shutter speed Anda, lalu berdiri di kursi dan posting gambar Anda di jejaring sosial favorit Anda!

Butuh guru Fotografi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang