Dewasa ini, dengan kemajuan blog, media sosial, dan smartphone, semua orang merasa seperti fotografer amatir.

Banyaknya aplikasi yang didesain khusus untuk mengedit dan memperbaiki foto membuat seni fotografi lebih mudah diakses bagi semua kalangan.

Jadi, apakah meningkatnya aksesibilitas ini memungkinkan orang untuk menyebut diri mereka fotografer profesional, bahkan jika mereka tidak pernah menerima pelatihan fotografi formal?

Untuk menyebut diri Anda profesional, Anda harus sudah menguasai landasan fotografi dan dapat menerapkannya untuk menghasilkan foto berkualitas tinggi.

Apakah ini artinya bahkan mereka yang mengikuti kelas fotografi harus mencapai tingkat tertentu sebelum bisa mengoperasikan kamera sebagai profesional?

Apa artinya menjadi fotografer saat ini? Apakah Anda perlu gelar fotografi sebelum membuka bisnis fotografi?

Untuk menjawab semua pertanyaan ini, kami perlu mendefinisikan apa yang membuat fotografer amatir berbeda dengan profesional, serta melihat ragam disiplin dalam fotografi dan ke mana memotret akan membawa Anda.

Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mustika
Mustika
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Steve
5
5 (3 ulasan)
Steve
Rp350,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Alifia
5
5 (7 ulasan)
Alifia
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mustika
Mustika
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Steve
5
5 (3 ulasan)
Steve
Rp350,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Alifia
5
5 (7 ulasan)
Alifia
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Apa yang Tercakup dalam Karir Fotografi?

Peran fotografer profesional tidak terbatas hanya mengambil foto. Menurut PetaPixel, hanya 12.2% waktu fotografer digunakan untuk memotret.

peralatan fotografi
Keahlian dalam mengoperasikan peralatan fotografi sangat penting. Sumber : Pixabay

Jika Anda ingin menjadi fotografer profesional, Anda harus siap melakukan berbagai tugas selain mengambil foto. Berikut beberapa hal yang bisa Anda harapkan:

  • Sebelum bahkan mulai mengambil foto, fotografer harus mengatur dan menyusun pemotretan mereka serta mengatur peralatan mereka.
  • Setelah foto diambil, langkah penting selanjutnya adalah pasca pemrosesan gambar. Hampir selalu ada beberapa elemen foto yang perlu diperbaiki agar membuatnya lebih mencerminkan kenyataan. Memperbaiki termasuk meningkatkan kecerahan dan membetulkan noda, misalnya.
  • Fotografer profesional yang menjalankan bisnisnya juga memiliki tanggung jawab manajerial dan administratif. Ini artinya keuangan, asuransi, dan perbankan adalah tanggung jawab fotografer sendiri.
  • Menjadi fotografer harus tahu cara mendengarkan klien dan memenuhi kebutuhannya. Satu aspek penting bisnis fotografi yaitu menemui klien secara langsung untuk mendiskusikan kebutuhan dan ekspektasi mereka sebelum acara atau kesempatan ketika jasa fotografi dibutuhkan.
  • Agar bisnis fotografer terus berjalan, mereka perlu mendedikasikan waktu pada blog atau website, mengembangkan kehadiran media sosial, dan jaringan di acara dan pesta bisnis.
  • Tugas terakhir untuk fotografer adalah merawat peralatan. Menghabiskan waktu untuk merawat dan memperbaiki alat yang digunakan dalam pekerjaan mereka akan mengurangi pengeluaran biaya.

Membangun bisnis fotografi mencakup banyak tahap, dan fotografer seringkali harus mempelajari ilmu baru di sambil jalan. Dengan banyak pengalaman dan kreativitas, bisnis fotografi apapun dapat berkembang!

Temukan kursus fotografi online dan jadilah fotografer profesional dalam waktu singkat.

Kualitas Penting untuk Fotografer Sukses

Ada berbagai macam kualitas pribadi yang penting bagi mereka yang ingin berhasil menjadi fotografer profesional.

Kreativitas

Memotret berarti menciptakan semesta, dekorasi, dan atmosfer dalam bingkai.

Terlepas dari alasan acara atau persyaratan klien, fotografer harus kreatif dan memiliki kemampuan untuk menunjukkan panorama dengan maksimal.

Menjadi fotografer artinya tahu cara menciptakan bingkai yang sempurna dan menemukan pencahayaan yang optimal di antara banyak teknik fotografi lainnya seperti mengubah eksposur, shutter speed, dan ISO agar karya Anda luar biasa.

Rasa Percaya Diri

Setiap fotografer perlu yakin terhadap diri mereka sendiri dan percaya pada pertaruhan mereka. Jika fotografer tidak yakin dengan karya mereka sendiri, itu akan membuat mereka semakin sulit menjual jasanya dan mendapatkan klien.

Apapun keinginan klien, fotografer harus percaya diri dalam menunjukkan keterampilan teknis mereka untuk memenuhi kebutuhan klien.

Kesabaran

Fotografer profesional harus bisa menunjukkan kesabaran yang tinggi.

Pemotretan bisa memakan waktu, terutama jika model tidak tampil profesional atau ada masalah terkait lemari pakaian atau properti, jadi sabar dengan yang lain akan membuat semua orang rileks dan membuat pemotretan yang sukses.

Mudah Didekati

Mempertahankan aura mudah didekati itu penting bagi fotografer agar mereka yang bekerja dengan kita tetap nyaman.

Ada banyak orang yang tidak terbiasa difoto dan mungkin merasa tidak nyaman di depan kamera di bawah pencahayaan studio.

contoh hasil potret fotografi
Fotografi potret bisa menakutkan bagi model dan klien. Sumber : Visualhunt

Karena alasan ini, fotografer harus punya keterampilan untuk meyakinkan dan menenangkan orang-orang yang gugup atau gelisah di studio.

Jika kualitas penting ini sudah menjadi bagian kepribadian Anda, dan Anda seorang fotografer pemula, Anda sudah setengah jalan untuk sampai ke tujuan!

Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mustika
Mustika
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Steve
5
5 (3 ulasan)
Steve
Rp350,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Alifia
5
5 (7 ulasan)
Alifia
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (17 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mustika
Mustika
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Steve
5
5 (3 ulasan)
Steve
Rp350,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Alifia
5
5 (7 ulasan)
Alifia
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Berlatih Menjadi Fotografer Profesional

Fotografi, seperti profesi lainnya, memerlukan tingkat keahlian tertentu sebelum memulai.

Namun, rute yang Anda ikuti sebelum Anda terkualifikasi sebagai profesional dapat berbeda tergantung minat dan tujuan pribadi Anda.

GCSE Seni & Desain

Jika Anda memutuskan untuk mendalami fotografi di usia dini, Anda bisa mendapatkan kualifikasi formal Anda di subjek kreatif dengan belajar untuk GCSE di Seni & Desain.

Meskipun kursus fotografi GCSE itu ada, kursus tersebut cukup jarang, jadi belajar Seni & Desain adalah cara terbaik berikutnya untuk mengembangkan rasa kreativitas Anda dan memahami perencanaan, kreasi, dan pameran karya seni.

Fotografi A-Level

Bagi banyak orang, mengambil tes A-Level di fotografi akan menjadi pengalaman pertama mengambil jurusan murni.

Banyak sekolah dan sixth-form college meminta pelamar kursus fotografi A-level untuk memiliki kualifikasi GCSE Seni & Desain, namun ada banyak pengecualian untuk aturan ini.

Metode penugasan untuk kursus ini umumnya dipusatkan di sekitar kursus, tempat para murid ditugaskan dengan membuat koleksi foto seputar tema atau pertanyaan sentral.

Fotografi HNC

Tingkat selanjutnya dari A-Level (Level 3 di RQS) adalah Higher National Certificate dalam Fotografi (Level 4 di RQS).

Kursus ini biasanya bisa diselesaikan di perguruan tinggi atau melalui kursus fotografi online di rumah. Tujuan kursus ini adalah untuk membantu Anda meningkatkan keterampilan fotografi Anda ke tingkat yang lebih tinggi ketika Anda beralih dari dasar-dasar fotografi dan belajar cara menggunakan peralatan secara maksimal ketika Anda mengerjakan tugas fotografi lanjutan. Kenapa tidak melihat-lihat Superprof untuk kursus fotografi di Jakarta atau di mana saja di seluruh Indonesia.

Fotografi HND

Kualifikasi level 5 dapat mencakup banyak hal seperti gelar foundation, level 5 NVQ, dan Higher National Diploma.

Untuk mengikuti kursus yang ditawarkan oleh British Academy of Photography misalnya, kursus ini berlangsung selama 18 bulan dan seharga £1950 – dan Anda punya kesempatan untuk penempatan kerja sebagai bagian studi Anda.

Kursus ini mencakup semuanya mulai latihan teknik fotografi dan menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Photoshop Lightroom untuk mengatur dan mengelola bisnis fotografi Anda – cocok untuk orang-orang yang bermimpi membuat studionya sendiri!

Gelar Fotografi

Seperti gelar sarjana lainnya, gelar fotografi berlangsung selama tiga sampai empat tahun, tergantung mode belajar Anda dan apakah Anda perlu setahun berada di industri.

Belajar untuk gelar fotografi akan memberi Anda akses ke peralatan profesional serta banyak kontak di dunia fotografi yang akan berguna ketika Anda lulus. Anda juga dibantu untuk mengembangkan portofolio fotografi Anda sambil mempelajari sejarah fotografi, menggunakan ide artistik dalam fotografi dan tempat fotografi di era digital.

Pilihan kursus yang tersedia ini belum lengkap, dan ada banyak opsi lainnya bagi mereka yang menginginkan karir fotografi, serta mereka yang ingin mengembangkan keterampilan fotografi mereka sebagai hobi (seperti kursus fotografi online). 

Prospek Kerja dan Penghasilan Apa yang Bisa Diharapkan Fotografer?

Seringkali, fotografer profesional baru bekerja secara mandiri.

Cara kerja ini memberi mereka sarana untuk mendapatkan pengalaman dan referensi yang berharga sebelum melamar pekerjaan dengan bisnis fotografi.

mencoba pekerjaan sebagai fotografer
Apakah karir fotografi cocok dengan Anda. Sumber : Pixabay

Pengalaman fotografi mencakup mengambil foto pernikahan, memotret acara, dan membangun portofolio fotografi lanskap, potret, fotografi jalanan, fotografi makro (yang isinya bisa dijual nanti).

Pemasukan fotografer beragam tergantung apakah mereka dibayar per jam atau per foto serta apakah mereka bekerja sebagai karyawan atau fotografer lepas.

Keuntungan Berkarir di Fotografi

Ada banyak keuntungan menjadi fotografer profesional yang membuat karir kreatif ini tidak hanya bernilai tetapi juga sangat menarik.

Pertama-tama, ini adalah profesi yang dikendalikan oleh passion.

Tidak seperti kebanyakan pekejaan, fotografi sebagian besar dipraktikkan oleh orang-orang yang bersemangat dengan pekerjaan mereka, dan karena kebanyakan dari kita bermimpi melakukan pekerjaan yang kita suka, fotografi cocok untuk mereka yang membawa kamera digital mereka ke mana-mana.

Fotografi juga sebuah profesi yang membuka banyak pintu.

Setiap konser, festival, dan acara VIP memerlukan fotografer untuk memotret momen penting dalam peristiwa tersebut dan mengabadikannya dalam sebuah gambar.

Beberapa fotografer bahkan memiliki akses ke kartu pers, artinya Anda mungkin salah satu orang yang pertama kali datang ke kejadian perkara dalam berita utama.

Tentu, ada banyak hal yang membedakan fotografer amatir dengan profesional. Fotografer profesional kemungkinan besar dibayar dengan gaji tetap dan mereka memiliki keterampilan yang memadai untuk memberi saran pada klien dan model.

Jadi, jawabannya iya! Fotografi adalah profesi yang masih berkembang pesat, bahkan memunculkan sejumlah besar fotografi media sosial.

Butuh guru Fotografi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang