Jika ada satu hal yang bisa dilakukan bahasa Jerman, itu adalah mengeja. Bahkan sebelum reformasi ejaan tahun 1998, ejaan Jerman selalu cukup mudah. Setelah Anda menguasai beberapa aturan sederhananya, bahasa Jerman tidak sesulit itu.

Namun, hanya karena aturan-aturannya cukup mudah, bukan berarti bahwa tidak ada kesulitan bagi seseorang yang belajar bahasa Jerman untuk pertama kalinya. Misalnya, terkadang ada dua cara berbeda untuk mengeja suara yang sama, atau kata-katanya cukup dekat dengan bahasa Inggris sehingga Anda mungkin tergoda untuk mengejanya seperti bahasa Inggris juga.

Hal ini berdasarkan istilah umum “serumpun” – kata yang terlihat mirip dengan bahasa Inggris karena kata-kata tersebut memiliki batang atau asal yang serupa. Namun, beberapa kata mungkin terlihat seperti bahasa Inggris, namun berarti sesuatu yang sepenuhnya berbeda. Ini disebut kissing cognates – seperti kissing cousins, keduanya tidak cukup berhubungan dekat untuk memiliki arti yang sama.

Tersedia guru-guru Bahasa Jerman terbaik
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

1. Lupa Mengapitalisasi Kata Benda Ketika Menulis dalam Bahasa Jerman

Di era pesan instan ini, Tinder dan Facebook, banyak profesor bahasa Inggris telah meratapi kematian huruf kapital “I” atau “aku”. Dan begitu juga dalam bahasa Jerman, anak-anak muda yang tidak sabaran menulis cuitan dan pesan WhatsApp mereka dalam huruf kecil. Itu bukan berarti benar.

Ingat, dalam Les Bahasa Jerman, semua kata benda dikapitalisasi, tidak hanya kata benda yang tepat seperti nama tempat, negara, dan orang. Namun, kata sifat, tidak pernah dikapitalisasi, bahkan ketika mereka merujuk pada bahasa atau etnis.

Nama dan judul memiliki huruf pertama yang dikapitalisasi, namun sebaliknya mengikuti aturan tata bahasa, sehingga kata benda dalam judul dikapitalisasi tetapi kata sifat tidak: “Die unendliche Geschichte” (The Neverending Story) karya Michael Ende, misalnya, atau “Der englische Patient” (film The English Patient).

Dalam penggunaan formal, Anda harus mengapitalisasi huruf besar “Sie” – kalau tidak ada yang lain, ini membantu membedakannya dari kata ganti ketiga jamak “sie”. Sebenarnya, Anda harus mengapitalisasi “Du” dalam menulis bahkan ketika merujuk pada seorang teman, tapi level formalitas ini sudah menjadi sangat jarang.

2. Kapan Anda Menggunakan -ich, -ig, atau -isch dalam Kata Sifat dan Kata Keterangan Bahasa Jerman?

Pelajari tentang aturan-aturan tata bahasa Jerman dan pengecualian-pengecualian terhadap aturan tersebut ini di sini.

bahasa jerman untuk nama hewan
Bayi marmot ini adalah “niedlich” – tetapi Anda juga bisa mengatakan “goldig” dan harus berakhir dengan “-ig”. Foto : Visualhunt

Haruskah Anda mengeja kata sifat dengan -ich atau -ig?

Banyak kata sifat dan beberapa kata keterangan dalam bahasa Jerman berakhir dengan “-ich” - “niedlich”, “kleinlich”, “grünlich” (lucu, imut, kehijauan); atau  “endlich”, (akhirnya).

Lainnya berakhir dengan -ig: “kurzweilig”, “merkwürdig”, (menghibur, aneh); atau “eilig” (gegabah).

Akhiran dengan -lich atau -ig diucapkan sama (suara “ch” yang sama seperti dalam “ich” atau “frech”) dan sering sesuai dengan akhiran bahasa Inggris -y, -ly atau -ally (atau terkadang –ish): “wahsinnig” = gila, “deutlich” = jelas, “endlich” = akhirnya.

Sayangnya, tampaknya tidak ada cara mudah untuk mengatakan mana yang benar. Jika tidak memiliki “l” - “merkwürdig” (aneh) misalnya – tentu kata tersebut berakhir dengan –ig, tapi beberapa kata dengan “l” mengambil “g”, seperti “eilig” (gegabah).

Beberapa kata sifat bahasa Jerman berakhir dengan -isch

Kelompok kata sifat lainnya berakhir dengan -isch: “englisch”, “magisch”, “fantastisch”, “frisch”.

Jika Anda tidak asing dengan pengucapan kata-kata tersebut, yang satu ini, setidaknya mudah dibedakan dari yang lainnya. -i dan -ig diucapkan sama, sedangkan -isch diucapkan “eesh”.

Akhiran dengan -isch seringkali muncul jika dalam bahasa Inggris menggunakan -ic atau -ical: “magisch” - magical; “fantastisch” - fantastical; “konisch” - conical.

3. Kapan Menggunakan “eu” vs. “äu” untuk Suara “oy” dalam Bahasa Jerman.

Greulich? Gräulich? Keduanya benar, dan keduanya terdengar sama ketika berbicara bahasa Jerman keras-keras, tapi keduanya memiliki arti berbeda. “Greulich” berasal dari “greulen”, sedangkan gräulich berasal dari “grau”, abu-abu.

Ketika kata sifat warna dire-adjektivikasi, jadi bentuk lisan, kata itu menjadi Umlaut: au - bläulich (blue-blueish), rot-rötlich (red - reddish).

Ini juga berlaku untuk kata sifat lain: dumm - dümmlich (jangan sampe tertukar dengan dämlich, yang biasanya digunakan untuk mengutuk - “diese dämliche deutsche Sprache!” Anda bisa mengatakan bahwa seseorang dümmlich – sedikit sederhana – namun memanggilnya “dieser dämliche Mensch” artinya Anda marah dengannya.)

“Äu” umumnya digunakan ketika, untuk beberapa alasan, Umlaut ditambahkan pada kata dengan “au”. Ini bisa jadi kata sifat seperti dalam contoh di atas, atau ketika membentuk jamak (Haus-Häuser) atau ketika sebuah kata sifat atau kata benda dengan “au” dijadikan kata kerja: Raub-räubern (pencurian-merampok); sauber – säubern (bersih-membersihkan). Di kebanyakan kasus, suara “oy” ditulis “eu”.

Kursus bahasa Jerman dapat membantu Anda mendapatkan nilai lebih bagus dalam pengejaan bahasa Jerman.

4. Welcher Art von Meier sind sie? Kesalahan Pengejaan yang Umum pada Nama Belakang Jerman, dan Cara Mengejanya dengan Benar.

Salah satu kesalahan pengejaan yang umum, tidak hanya bagi orang-orang yang belajar bahasa Jerman tetapi bagi mereka yang tumbuh dengan bahasa Jerman, tidak menyangkut kosakata bahasa Jerman yang sebenarnya kecuali nama belakang. Nama “Meier” umum dalam bahasa Jerman sebagai “Smith” dalam bahasa Inggris dan juga merujuk pada kahlian: “Meier” adalah pembuat produk susu: krim, keju, mentega.

keunikan nama meier
Nama depan Jerman “Meier” berasal dari industri pembuat keju dan dapat dieja dengan berbagai cara. Foto : Visualhunt

Variasi daerah diperkenalkan sudah lama sebelum ejaan bahasa Jerman dikodifikasi, sehingga Anda akan menemukan: “Meier”, “Meir”, “Maier”, “Mair”, “Meyer”, “Mayer”, “Mayr” dan “Meyr”. Belum lagi kata tersebut bisa menjadi bagian dari nama yang lebih panjang, seperti “Humplmayr”.

Jadi, jika seorang kolega, teman, atau klien memberi tahu nama mereka “Meier”, jangan lupa bertanya: “Bitte buchstabieren Sie das für mich.” (Tolong eja nama Anda.) Atau, jika Anda berada dalam konteks yang tidak terlalu formal: “Welche Art von Meier sind Sie?” (Meier yang seperti apa Anda?)

Tersedia guru-guru Bahasa Jerman terbaik
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

5. Pengejaan Bahasa Jerman yang Tepat untuk Subjek Akademik

kata benda dengan akhiran ie
Subjek akademik berakhir dengan “-ie” dalam bahasa Jerman. Foto : Visualhunt

Penutur bahasa Inggris yang belajar bahasa Jerman mungkin tergoda oleh kemiripan yang indah antara nama-nama berbagai subjek akademik untuk ditulis seperti dalam bahasa Inggris, dengan akhiran –y.

Namun, dalam bahasa Jerman –y diucapkan seperti “ü”, oleh karena itu subjek akademik berakhir dengan –ie, menjadikannya: die Geographie, die Archäologie, die Philosophie (Anda akan menyadari bahwa akhiran –ie itu feminin.)

6. Belajar Kapan Menggunakan “K” vs. “CK” Ketika Menulis Kata-Kata Bahasa Jerman

Hacken atau Haken? Lack? Lakei? Poker? Locker? Kapan Anda menggunakan “k” sederhana dan kapan Anda menggunakan “ck”?

Ketika belajar berbicara bahasa Jerman, biasanya tidak ada banyak penekanan yang diberikan untuk pengucapan dan, yang lebih penting, mendengarkan dengan benar. Mengapa penting? Karena cara kata-kata diucapkan membantu Anda mengetahui bagaimana kata-kata tersebut dituliskan – dan sebaliknya.

Aturan umumnya adalah: jika vokal diikuti oleh kombinasi vokal + konsonan, vokal tersebut lebih panjang daripada ketika dua konsonan datang setelahnya.

  • “Haken”, pengait, panjang – hanya satu konsonan.
  • “Hacken”, meretas (atau alat untuk melakukannya) pendek, jadi Anda perlu dua konsonan untuk memastikannya – c+k.
bahasa jerman dari pengait pakaian
Pengait untuk menggantung pakaian adalah “Haken” – dengan hanya “k” karena suara “a”nya panjang. Sumber : Visualhunt

Sekarang Anda hanya perlu mengingat mana kata yang berlaku.

7. Mengeja Suara “s” dengan Benar Ketika Menulis Bahasa Jerman

Sebenarnya, hal yang sama berlaku untuk “s” versus “ss” – atau “ß” (Eszett). “S” dan “ß” mengikuti vokal panjang, sedangkan”ss” mengikuti vokal pendek:

“Hase”, kelinci, dan “Straße”, jalan, tapi “Hass”, benci.

Berhati-hatilah. Huruf kapital Eszett baru diperkenalkan tahun ini (2017), jadi sebagian besar font tidak memilikinya. Ketika menulis hanya dalam kapital, mengganti dengan “ss” dianggap biasa – tapi dengan kebanyakan font, Anda bisa menggunakan Eszett dengan huruf kecil sebagai gantinya.

Bagaimanapun, inilah kiat lain untuk membantu Anda: “s” tunggal umumnya diucapkan hampir seperti bahasa Inggris “z”, 0 kecuali berada di awal kata dan diikuti oleh “p” atau “t”, yang pada kasusnya diucapkan “sh” (”Spiel”, gim, misalnya, atau “Stuhl”, kursi).

Ejaan biasa untuk suara “sh” dalam bahasa Jerman adalah “sch” dan harus digunakan di semua kasus lainnya (”Schule”, sekolah atau “Mensch”, orang).

8. Mengeja Suara “F” dalam Bahasa Jerman

Bahasa Jerman memiliki dua huruf untuk suara “f” – “f” dan “v”.

Menggunakan “f” dalam ejaan bahasa Jerman

Akan sangat membantu jika ingat bahwa suara “nf” selalu ditulis dengan “f” (“Senf”, mustard, atau “Auskunft”, informasi), sebagaimana suara “pf” (”Kopf”, kepala; “Pferd”, kuda).

Kapan menggunakan “v” ketika menulis dalam bahasa Jerman

Satu-satunya kata bahasa Jerman yang diawali dengan “fer-“ adalah “Fernseher” dan kata kerjanya “fernsehen” (televisi, menonton televisi), fern (jauh), fertig (selesai), Ferkel (anak babi) dan Ferse (tumit); semua kata-kata lain yang diawali dengan “ver, sepeti “Vernunft”, alasan (lihat yang saya lakukan di sana?). “Vor” tidak pernah ditulis dengan “f”. Semua kata yang berakhir dalam suara “-eef” ditulis “iv”.

Berikut adalah situs German dengan beberapa contoh.

Kata-kata yang ditulis dengan “ph”

Secara umum, kata-kata dengan “ph” di dalamnya datang dari bahasa Yunani, dan “ph” tersebut menuliskan huruf Phi, yang tidak memiliki padanan dalam abjad Latin. Dengan reformasi ejaan tahun 1998, banyak kata bahasa asing adalah “eingedeutscht”, yaitu, ejaannya diubah untuk mencerminkan aturan ejaan bahasa Jerman. Sehingga, Photograph menjadi Fotoraf (fotografer), Delphin menjadi Delfin (lumba-lumba) dan Telephon menjadi Telefon – begitu juga turunannya (fotografieren, telefonieren, dll.)

Kata-kata yang mengandung unsur “graph”, “phon” atau “phot” bisa ditulis denan cara mana pun; kata-kata lain dengan “ph” seperti “Katasthrope” atau “Philosophie” mempertahankan “ph”nya.

Selebihnya - ini adalah satu kasus dalam ejaan Jerman yang benar-benar hanya perlu Anda pelajari dengan baik.

9. Tz? Tzt? Kapan Suara “ts” Tidak Ditulis dengan “z” atau “c”

Seakan masih belum cukup bahwa “c” dan “z” keduanya diucapkan “ts”, “z” tidak sering suka muncul nongkrong kecuali di awal kata. Seringnya, “z” mengundang temannya “t” bersama. Biasnya “z” muncul setelah “t”: ”Katze (kucing), Kitz (anak ruba), ätzen (korosi, dll.), putzen (bersih).

Namun, secara personal, saya tidak akan bisa mengingat cara mengeja kata “dokter”. Say bahkan mengeceknya untuk Anda: : “der Arzt”. Lihat yang terjadi di sini? Huruf”z” tiba-tiba berada SEBELUM “t”.

penyebutan kata dokter dalam bahasa jerman
Dalam kata bahasa Jerman untuk dokter, “Arzt”, huruf “z” muncul sebelum “t”. Sumber : Pixabay

Dan “Letzter”, terakhir, menumpuk “z” di antara dua “t” – sesuatu yang juga bisa terjadi ketika Anda mengonjugasikan kata kerja dengan “tz” - “er ätzt”, “er putzt”.

10. Wieder vs. Wider dalam Bahasa Jerman

Kedua kata “wieder” dan “wider” umumnya membingungkan sehingga bahkan penutur asli bahasa Jerman tidak meahaminya. Bahkan ada halaman web yang yang dikhususkan untuk subjek ini: http://wiederwider.de/

  • “Wieder” (diucapkan veeda) artinya “lagi”. “Auf Wiedersehen!” artinya “(sampai) kita bertemu lagi” dan “Ich komme wieder” artinya “saya akan kembali” – secara harfiah “saya datang lagi”.
  • Namun, “Wider” (vihda) berarti “bertentangan”. “Wider willen” artinya bertenangan dengan keinginan (seseorang), dan “widersprechen” tidak setuju.

Jadi pertimbangkan apakah sesuatu terjadi lagi atau bertentangan dengan hal lain, dan Anda kan tahu apakah harus menulis ”wieder” atau “wider”.\

Temukan guru privat untuk membantu Anda menguasai bahasa Jerman:

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang