Bangsa Jerman sendiri adalah kalangan yang pertama kali mengakui bahwa belajar bahasa Jerman tidak mudah.

Banyak ekspatriat berbahasa Inggris dari kedua sisi terdengar mengeluh tentang “der”, “die” dan “das” dan pencarian abadi untuk kata kerja - yang paling terkenal, Mark Twain dalam sebuah esai yang tepat berjudul "The Awful German Language.”

Tersedia guru-guru Bahasa Jerman terbaik
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Mendatangi Les Bahasa Jerman dengan Prasangka

Bahasa Jerman umumnya dianggap sebagai bahasa yang sulit dan kasar, Sebenarnya, ide prasangka tentang bahasa Jerman ini sangat mendarah daging, kami memposting blog tentang hal itu.

Namun, mempelajari bahasa yang mengharapkan kesuliatn dari awal dapat menyebabkan mental block yang sebenarnya membuatnya lebih sulit untuk dipelajari.

Meskipun bahasa Jerman lebih rumit dalam beberapa hal daripada bahasa Inggris, sebenarnya memiliki lebih sedikit pengecualian dan pengejaan yang jauh lebih sederhana. Dibandingkan bahasa-bahasa asing lain tertentu, bahasa Jerman bahkan mudah. Anda tidak harus belajar alfabet yang sepenuhnya baru, dan kata-kata bendanya tidak dinafikan (yah, kecuali dalam genetif. Namun bisa lebih buruk. Percayalah.)

Ini artinya, bahasa Jerman memang memiliki beberapa kekhasan yang sulit dipahami oleh penutur bahasa Indonesia.

Cara Menggunakan Kapitalisasi dalam Bahasa Jerman

Ketika belajar bahasa Jerman, banyak penutur bahasa Indonesia merasa kembali ke masa lalu. Di awal abad ke-19, kapitalisasi adalah cara memberikan penekanan halus pada kata benda tertentu. Bahasa Jerman melakukan ini terhadap semua kata bendanya. Tidak hanya kata-kata benda yang tepat seperti nama orang atau perusahaan, film atau judul buku, tapi semua kata benda.

Ya, semuanya. Ya, yang itu juga.

Frasa-Frasa Jerman Dikapitalisasi Setelah Titik Dua

Keanehan lainnya adalah seringnya penggunaan huruf kapital setelah titik dua. Ini terjadi ketika yang mengikuti titik dua adalah sebuah kalimat, bukan sekadar enumerasi.

Sehingga:

“Ich have vier verschiedenen Käsesorten gekauft: reifer Brie, Emmentaler, Gouda und Ziegenkäse.”

(Saya membeli empat jenis keju berbeda: keju Brie matang, Emmentaler, Gouda dan keju kambing.)

Di sini, kita memiliki sebuah enumerasi keju, tanpa kata kerja. Ini bukan kalimat lengkap dan tidak perlu dikapitalisasi di awal.

“Ich habe einiges über Käse gelernt: Viele Sorten werden in Höhlen gereift und die Rinde ist eine Art Schimmel.”

(Saya belajar banyak tentang keju: beberapa jenis keju disimpan lama di gua dan kulitnya adalah jenis jamur.)

Di sini, titik duadiikuti oleh sebuah kalimat penuh (dua sebenarnya), yang dalam kasus ini titik duanya diperlakukan seperti titik dan awal kalimat setelahnya dikapitalisasi.

Kapan tidak dikapitalisasi:

Sebagai penutur bahasa Indonesia, kami terbiasa mengkapitalisasi awal huruf. Namun, ini tidak berlaku dalam bahasa Jerman (hati-hati, saya sudah melihat bahasa Jerman diajarkan dengan keliru di beberapa kursus bahasa online.)

Jadi, ketika kita akan menulis:

Untuk Jane, Cuacanya terus cerah dan anak-anak baik-baik saja.

Orang Jerman akan menulis:

Liebe Janne, das Wetter bleibt schön und die Kinder wachsen und gedeihen.

Ada alasan yang sangat sederhana untuk ini. Awal hurufnya, sebenarnya, adalah alamatnya (Untuk fulan), dan ini diikuti oleh koma, bukan titik. Bahasa Inggris mengabaikan ini, namun bahasa Jerman memperlakukannya dengan tepat sebagai kelanjutan dari kalimat yang dimulai “Liebe Janne”. Namun, susunan katanya tetap tidak dipengaruhi oleh hal ini (Anda tidak perlu menyenggol kata kerjanya ke awal huruf.)

Anda selalu bisa mengambil kursus bahasa Jerman online.

Mengetahui Apa yang Tidak Dikapitalisasi dalam Bahasa Jerman

Juga, jika semua kata benda dikapitalisasi, kata sifat dan kata keterangan yang mengikutinya TIDAK dikapitalisasi. Ini bisa menyebabkan kerancuan bagi penutur bahasa Indonesia karena, dalam bahasa Indonesia, beberapa kata sifat, seperti kata sifat yang berhubungan dengan bahasa dan kebangsaan dikapitalisasi. Kita makan roti panggang Prancis dan minum teh Inggris, dan mengeluh tentang kata benda majemuk Jerman, sedangkan orang Jerman makan – yah, mereka makan “armer Ritter”, atau “poor knight”, istilah mereka untuk roti panggang Prancis. Namun mereka juga makan amerikanische Pfannkuchen, minum englischen Tee dan mengelih tentang die englische Rechtschreibung.

Pendekatan yang sangat ketat pada seluruh urusan ini juga berdampak pada judul. Sementara kita mengkapitalisasi (hampir) setiap kata dalam judul, bangsa Jerman hanya mengkapitalisasi kata pertama dan kata benda. The English Patient adalah “Der englische Patient”, The Incredible Hulk adalah “Der unglaubliche Hulk”, How To Train Your Dragon adalah “Drachenzähmen leicht gemacht” (“penjinakan naga dibuat mudah”, twist pada judul buku “cara” dalam bahasa Jerman).

Cari tahu lebih lanjut tentang jebakan bahasa Jerman dalam kursus bahasa Jerman di Bandung atau kursus bahasa Jerman di Jakarta.

Tersedia guru-guru Bahasa Jerman terbaik
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Hendrawan
5
5 (18 ulasan)
Hendrawan
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dimas giri
5
5 (21 ulasan)
Dimas giri
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Nicken
5
5 (48 ulasan)
Nicken
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Davin
4,9
4,9 (18 ulasan)
Davin
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michelle
4,9
4,9 (10 ulasan)
Michelle
Rp55,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Valentino
4,9
4,9 (11 ulasan)
Valentino
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Petra
5
5 (14 ulasan)
Petra
Rp105,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Bahasa Jerman Menggunakan Gender dan Kasus

Tentu saja, mengapitalisasi judul Anda dengan benar saja tidak cukup, Anda juga harus memastikan gender dan kasus Anda selaras. Bahasa Inggris hanya menggunakan kasus untuk kata ganti tertentu (I/me; he/him; she/her; we/us).

Bahasa Jerman – yah. Katanya bahasa Polandia memiliki lebih banyak kasus daripada bahasa Jerman, namun itu sedikit penghiburan saja bagi siapa pun yang mempelajari bahasa Jerman.

Pertama, Anda harus mengetahui gender sebuah kata. Karena bahasa Inggris hanya memiliki satu gender untuk apa saja yang tidak secara biologis laki-laki atau perempuan, dan bahkan pria dan wanita menggunakan artikel netral “the”, sulit untuk mulai memikirkan hal-hal sebagai gender, terutama jika Anda mulai membuat frasa seperti "the head, he is round" ("der Kopf, er ist rund.").

Susu dianggap feminin, kepala maskulin, dan mobil netral. Pertama, setidaknya, memiliki penjelasan yang logis (semua kata benda dengan akhiran kecil -chen adalah netral), namun bagi orang-orang yang tidak memiliki gender sama sekali dalam ucapannya tampak membingungkan (terutama bahasa Inggris cenderung melihat mobil, seperti kapal, sebagai perempuan).

Pelajari tentang aturan tata bahasa Jerman dan pengecualiannya terhadap aturan-aturan ini di sini.

menyebutkan susu dalam bahasa jerman
Ketika belajar bahasa Jerman, ingat bahwa “susu” itu feminin, namun “gadis” dan “anak” netral. Sumber : Visualhunt

Untuk lebih memperumit perkara ini, gender pada artikel memengaruhi kemundurannya dan kata sifat yang melekat pada kata benda, serta kata ganti yang menggantikannya di bagian lain dari ucapan, dan seterusnya. Bahasa Jerman memiliki empat kasus, tergantung peran kata benda dalam kalimat: subjek (nominatif), objek langsung (akusatif), objek tidak langsung (datif) atau posesif (genitif). Dan setiap preposisi juga memiliki kasus yang sesuai.

Ini saja sudah menyebabkan lebih dari satu orang yang mencoba belajar bahasa Jerman angkat tangan dan kabur berteriak.

jangan kabur dari kesulitan bahasa jerman
Jangan lari dari kesulitan Anda dengan bahasa Jerman. Sumber : Visualhunt

Bahasa Jerman Memiliki Struktur Kalimat yang Berbeda

Orang-orang yang telah bertekad dan melanjutkan les bahasa Jerman mereka segera menemukan perbedaan lain antara bahasa Jerman dan Inggris: struktur kalimat. Bahasa Inggris cenderung ke arah struktur yang sangat sederhana: Subjek + kata kerja + objek. Ini juga merupakan struktur kalimat bahasa Jerman, tapi letak kata kerjanya tergantung pada jenis kalimat atau klausa dan apakah kata kerjanya dimodifikasi oleh kata kerja modal seperti “haben” atau “sein” dalam tense lampau atau masa depan atau oleh kata kerja seperti “möchten”, “dürfen” dan “sollen” – berad baik setelah subjek atau tepat di akhir.

Juga, beberapa kata kerja memiliki bagian-bagian yang dapat dibuang yang mengembara ke akhir kalimat meskipun bagian utamanya tetap diam di belakng subjek, dan jika Anda mengajukan pertanyaan, kata kerja itu tiba-tiba terdorong dan ingin muncul di depan kalimat.

Seperti menggarami luka, fakta bahwa bahasa Jerman menafikan artikelnya berarti bahasa Jerman bisa lebih bermain-main dengan struktur kalimatnya. Part of speech bisa dipindah hingga ke awal kalimat untuk menekankan pentingnya kata itu.

Maka, Anda bisa mengatakan:

  • Der alte Mann gibt dem Jungen das Lichtschwert. (Lelaki tua itu memberi anak laki-laki itu lightsaber.)
  • Dem Jungen gibt der alte Mann das Lichtschwert. (Anak laki-laki itu adalah anak yang diberi lightsaber oleh lelaki tua itu.)
  • Das Lichtschwert gibt der alte Mann dem Jungen. (Lightsaber itu adalah benda yang diberikan lelaki tua pada anak laki-laki itu.)

Juga, memperkenalkan kata ganti cenderung mengubah keadaan: Er gibt es ihm.

Menemukan Kesalahan Teman Ketika Belajar Kosakata Bahasa Jerman

Secara liguistik, bahasa Jerman dan Inggris berasal dari akar yang sama, karena banyak bahasa Saxon yang menjadi dasar bahasa Inggris (sejak itu diperkaya oleh pengaruh bahasa Skandinavia dan Prancis Norman) datang dari wilayah yang saat ini disebut Schleswig-Holstein. Sehingga, banyak kata yang terlihat mirip juga memiliki arti yang sama: Haus/House, Fisch/fish, Bär/bear, blond/blond(e), braun/brown, dll.

persamaan antara bahasa inggris dengan bahasa jerman
Bahasa Inggris dan Jerman memiliki akar yang sama, sehingga banyak kata terlihat mirip. Sumber : VisualHunt

Namun, ada beberapa kata yang sedikit terlalu tepat, dan jika kata Jerman terlihat persis seperti bahasa Inggris, berhati-hatilah. Ini seringkali merupakan “teman yang salah”: kata kecil yang tampak bagus, Anda mungkin merasa ingin minum bir di pub dan memperlakukannya seperti bahasa Inggris, pengacau kecil pengkhianat berubah menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda.

Misalnya, jika Anda ingin berkata bahwa, pada hari berkabut, Anda memberi juru masak Anda hadiah sepatu bot di gubuknya dan dia berterima kasih seraya berkata "sangat baik," JANGAN beri tahu orang Jerman:

An einem Tag voller Mist gab ich meinem Chef ein Boot als Gift in seinem Hut. Er war dankbar und sagte zu mir: “Sehr Kind.”

Alih-alih, Anda mengatakan bahwa, pada hari yang penuh dengan tinja, Anda memberi bos Anda perahu beracun di topinya. Dia - anehnya - bersyukur dan berkata: "sangat kekanak-kanakan", mungkin efek dari perahu beracun yang disajikan dalam topi.

belajar kosakata bahasa jerman
“Boot” ini tidak ada kaitannya dengan sepatu bot yang Anda kenakan di kaki, dan benda berwarna abu-abu adalah “Nebel”, bukan “Mist” (kabut). Sumber : Visualhunt

Mungkin “teman yang salah” paling umum adalah kata kerja “will” dan “bekommen”.

Arti Kata Bahasa Jerman “will”

“Will” bukanlah kependekan dari William atau wasiat maupun bentuk masa depan seperti dalam bahasa Inggris (I will come/aku akan datang). Ini adalah bentuk “wollen”, ingin – ich will, du willst, er will, wir wollen, ihr wollt, sie wollen. Dengan demikian, ini mirip dengan bahasa Inggris “will” yang artinya “tujuan”, seperti dalam “when there’s a will, there’s a way/ketika ada kemauan, pasti ada jalan.”

Arti Kata “bekommen” yang Sesungguhnya dalam Bahasa Jerman

Buku pelajaran bahasa Jerman kuno tentang bahasa Inggris memiliki ilustrasi yang manis tentang seorang pria di restoran yang bertanya pada pelayan: “When will I become a steak?/Kapan saya akan menjadi steak?” yang dijawab pelayan: “I hope never, sir/Saya harap tidak akan pernah, Pak.”

cara penggunaan kata steak dalam bahasa jerman
Anda akan berharap tidak akan menjadi steak – kecuali ketika berbicara bahasa Jerman dan Anda meminta untuk menerimanya. Sumber : Visualhunt

Bahasa Jerman “bekommen” artinya menerima, bukan menjadi, yang kata kerjanya “werden”. Jika And ingin menjadi steak, Anda harus bertanya: “Wann werde ich zu einem Steak?”

Pelajar cara menguasai tata bahasa Jerman di panduan tata bahasa lengkap kami di sini.

Kata-Kata Majemuk Bahasa Jerman

Jika Anda memilih jalur yang tidak biasa ini, Anda harus menjadi Steakmensch, atau manusia steak. Jika, sebagai steak, Anda memutuskan untuk memperjauh karier Anda dan menjadi kapten angkatan laut, Anda bisa menjadi Schiffskapitänsteakmensch. Jika Anda punya anjing ia akan menjadi Schiffskapitänsteakmenschenhund.

Bahasa Jerman mendukung formasi kata yang lebih panjang dengan merangkai kata benda – dan terkadang kata sifat, kata kerja, atau kata keterangan – yang menambahkan informasi tambahan pada kata benda dasarnya. Ini cenderung membuat bingung murid bahasa Jerman yang, ketika mereka melihat kata-kata seperti Feuerwehrsicherheitsanlage dan Hubwagenfahrprüfung, kabur berteriak atau mengambil minum. (Anda bisa menemukan panduan praktis untuk mendekonstruksi kata benda majemuk bahasa Jerman di sini.)

Meskipun bahasa Inggris juga melakukan ini terkadang, namun jarang mengambil lebih dari dua kata. Bahasa Jerman dapat menambahkan kata baru sebanyak yang ia mau. Kata terpanjang bahasa Jerman – sekarang pensiun, memiliki 63 kata.

Namun selagi orang-orang yang ingin belajr bahasa Jerman tentu akan tersandung keanehan dan perangkapnya, bahasa ini masih menyenangkan dan bernilai – jangan biarkan hal itu mencegah Anda untuk mengambil kursus online atau mendapat bimbingan bahasa Jerman!

Pelajari cara menguasai penuturan kata bahasa Jerman dan singkirkan kesalahan pengucapan bahasa Jerman di sini.

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apakah Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang