Sebagai sebuah negara, Inggris memiliki banyak hal yang bisa dibanggakan.

Baik kesuksesannya di Olimpiade, sains, atau bidang-bidang lainnya, ada banyak bangsa Inggris yang telah memberi negara ini reputasi untuk dibanggakan selama bertahun-tahun.

Meskipun terlalu mudah untuk fokus pada kekurangannya (mari tidak membahas tentang Final Euro 2020) dan bersikap sinis tentang bakat di negara kepulauan ini, kenyataannya ada banyak pemikir cemerlang dan atlet-atlet yang menyemarakkan negeri ini.

Mungkin tidak ada pernyataan yang lebih benar untuk di bidang sains.

Ya, itu benar, meskipun orang-orang seperti Anda dan saya mungkin telah bergumul dengan sains di sekolah, Inggris memiliki sejarah dalam menghasilkan ilmuwan top - banyak di antaranya telah memenangkan penghargaan bergengsi seperti Penghargaan Nobel.

Apa itu Penghargaan Nobel?

Ini adalah penghargaan yang diberikan kepada talenta terbaik di beberapa bidang, dimulai oleh Alfred Nobel dari Swedia.

Dalam ilmu kimia, telah ada 33 pemenang Penghargaan Nobel Inggris. Ini adalah jumlah yang setara dengan angka pemenang dari Jerman, yang akan menempatkan negara ini terikat untuk posisi medali perak jika ini adalah Nobel Prize Games. Satu-satunya negara yang memiliki lebih banyak pemenang Penghargaan Nobel, dan dengan selisih yang signifikan, adalah Amerika Serikat yang dapat mengklaim 72 pemenang yang sangat mengesankan.

Harus dikatakan tentunya bahwa AS memiliki populasi yang jauh lebih besar, jadi dengan mengingat hal itu, Inggris tidak terlalu buruk!

Dalam panduan ini, kita akan merayakan kesuksesan Inggris sehubungan dengan Penghargaan Nobel kimia, yang mencakup semuanya, mulai dari orang Inggris pertama yang memenangkannya hingga pemenang paling terkemuka dari negara tersebut.

Tersedia guru-guru Kimia terbaik
Lern
4,8
4,8 (37 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (38 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (45 ulasan)
Aloina
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (40 ulasan)
Fahri
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Maria goretti apriyani
5
5 (26 ulasan)
Maria goretti apriyani
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (17 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
St annisa gani
5
5 (29 ulasan)
St annisa gani
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lern
4,8
4,8 (37 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (38 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (45 ulasan)
Aloina
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (40 ulasan)
Fahri
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Maria goretti apriyani
5
5 (26 ulasan)
Maria goretti apriyani
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (17 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
St annisa gani
5
5 (29 ulasan)
St annisa gani
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Pemenang Penghargaan Nobel Pertama Asal Inggris

tabel periodik temuan ilmuwan
Ramsay memperluas tabel periodik seperti yang dikenal pada masanya. (Unsplash)

Ilmuwan pertama yang lahir di Inggris dan mengklaim Penghargaan Nobel di bidang kimia adalah Sir William Ramsay.

Ramsay memenangkan penghargaan hanya tiga tahun setelah dimulainya penghargaan ini, mengikuti tiga ahli kimia Eropa lainnya yang membuat kemajuan signifikan di bidang studi masing-masing,

Kalimat resmi dari penyelenggara upacara adalah bahwa Ramsay memenangkan penghargaan untuk 'jasanya dalam penemuan elemen gas inert di udara, dan penentuan tempatnya dalam sistem periodik'.

Dalam istilah awam, pada dasarnya ini berarti Ramsay bertanggung jawab menemukan gas mulia, sehingga memperluas ruang lingkup tabel periodik seperti yang dikenal saat itu.

Kemajuan yang luar biasa ini terkait tabel periodik tidak cukup bagi Ramsay. Setelahnya di tahun yang sama, bersama koleganya Fourneau, ahli kimia ini menemukan elemen argon yang dianggap layak menerima Penghargaan Nobel kedua – kali ini di bidang fisika.

Tidak banyak ilmuwan yang telah meraih lebih dari satu Penghargaan Nobel, dan melakukannya di dua bidang ilmu yang berbeda merupakan pencapaian yang luar biasa. Faktanya, hanya Frederick Sanger yang berhasil mendapatkan penghargaan ganda dengan memenangkan Penghargaan Nobel Kimia dua kali yang menempatkan Ramsay dalam kategori elit pemenang Penghargaan Nobel.

Ahli kimia Glaswegia, Ramsay, memulai karier akademisnya dengan cara yang cukup aneh dengan gelar doktor dalam bidang filsafat. Dari sana, ia kembali ke tanah airnya di Skotlandia untuk menjadi asisten kimia di Anderson College di Glasgow tempat ia kemudian bekerja selama beberapa tahun.

Sepanjang karier akademisnya di akhir abad ke-19 Ramsay melompat dari satu perguruan tinggi ke perguruan tinggi lainnya, sebelum menempati posisi Ketua Kimia Anorganik di University College, London, tempat dia tinggal hingga pensiun pada tahun 1913.

Karyanya terutama fokus pada kimia anorganik, dan selama kariernya, Ramsay mempublikasikan serangkaian makalah profil tinggi tentang nitrogen oksida, serta tentang beberapa elemen yang ditemukan seperti xenon, kripton, dan argon.

Setelah menemukan argon, Ramsay lanjut menemukan helium juga pada 1895. Penemuan-penemuan ini membantunya mengumpulkan sekelompok elemen di tabel periodik yang mencakup neon, kripton, dan xenon.

Bukan hanya Penghargaan Nobel di bidang kimia yang dianugerahkan kepada Ramsay selama kariernya, tetapi sejumlah besar penghargaan ilmiah dari penjuru dunia.

Para Pemenang Penghargaan Nobel  Asal Inggris Paling Terhormat

contoh produk kimia
Kimia tidak semuanya tentang tabel periodik, terkadang sesederhana meneliti gula! (Unsplash)

Mengesampingkan Sir William Ramsay, siapa sajakah pemenang Penghargaan Nobel kimia paling terkenal lainnya?

Berikut adalah beberapa pemenang Penghargaan Nobel kimia, menampilkan kandidat Penghargaan Nobel kimia teratas yang berasal dari Inggris:

Ernest Rutherford

Sementara pemenang Penghargaan Nobel kimia pertama adalah seorang Jerman, tidak lama kemudian seseorang asal Inggris memenangkan penghargaan dengan Sir William Ramsay pada tahun 1904, segera diikuti oleh Rutherford pada tahun 1908.

Ernest Rutherford memberikan kontribusi besar bagi sains, sehingga ia dikenal sebagai 'bapak fisika nuklir'.

Pemenang Penghargaan Nobel 1908 di bidang kimia, Rutherford menemukan konsep waktu paruh radioaktif dan unsur radioaktif radon. Dia dikenal di komunitas ilmiah sebagai salah satu eksperimentalis terbaik.

Sir Arthur Harden

Sir Arthur Harden memenangkan Penghargaan Nobel kimia pada tahun 1929 bersama Hans Karl August Simon von Euler-Chelpin.

Keduanya diakui atas 'penyelidikan mereka tentang fermentasi gula dan enzim fermentasi'.

Ahli biokimia Inggris tersebut adalah salah satu anggota pendiri Biochemical Society, mengedit jurnalnya selama lebih dari 25 tahun. Karyanya mencakup penelitian glukosa, ragi, dan vitamin antiscorbutic dan anti-neuritic.

Sir Walter Norman Haworth

Sir Walter Norman Haworth adalah seorang ahli kimia Inggris yang mengklaim Penghargaan Nobel pada tahun 1937, atas 'penyelidikannya tentang karbohidrat dan vitamin C'.

Haworth menemukan banyak informasi penting tentang Vitamin C, atau asam askorbat, termasuk struktur dan sifat isomer optiknya.

Ahli kimia itu juga bagian dari Komite MAUD yang memimpin upaya penelitian ke dalam proyek bom atom Inggris.

Frederick Sanger

Frederick Sanger memang unik dalam sejarah Penghargaan Nobel, karena ia menjadi Pemenang Nobel yang telah menerima Penghargaan Nobel di bidang kimia dalam dua kesempatan terpisah.

Sanger pertama kali memenangkannya pada tahun 1958, ‘atas karyanya pada struktur protein, terutama insulin’ kemudian memenangkannya lagi pada tahun 1980 bersama Walter Gilbert ‘atas kontribusi mereka terkait penentuan urutan basa dalam asam nukleat’.

Sir Gregory Paul Winter

Baru-baru ini pada tahun 2018, Sir Gregory Paul Winter memenangkan Penghargaan Nobel bersama George P. Smith 'untuk tampilan fag dari peptida dan antibodi'.

Ahli biologi molekuler Inggris telah mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari antibodi monoklonal, yang berbasis di MRC Center for Protein Engineering di Cambridge.

Tekniknya memungkinkan penggunaan antibodi pada manusia untuk penggunaan terapeutik, sesuatu yang sebelumnya sulit diterjemahkan ke dalam manusia dari tikus.

Penghargaan Nobel Berdasarkan Negara

negara maju berkat jasa ilmuwan
Sementara beberapa negara memiliki Penghargaan Nobel terbanyak, sungguh menakjubkan melihat berapa banyak pemenang dari berbagai negara. (Unsplash)

Seandainya Anda penasaran, kami telah membagi jumlah para pemenang Penghargaan Nobel berdasarkan negara.

Ini menjadikannya pengetahuan trivia yang sangat baik untuk dimiliki!

Pertama-tama, melihat gambaran besarnya, dalam hal keseluruhan Penghargaan Nobel di semua disiplin AS memimpin dengan margin yang dignifikan dengan 388 atau lebih penghargaan. Setelah Amerika, ada Inggris dengan 133 Pemenang Nobel yang sangat mengesankan, diikuti oleh Jerman yang memiliki 109 pemenang hingga saat ini – termasuk Albert Einstein yang hebat.

Kemudian ada banyak negara dengan sekitar 30 pemenang termasuk Prancis, Swedia, Rusia, Jepang, dan Swis.

Tetapi bagaimana tanggapan bangsa Inggris terkait Penghargaan Nobel kimia?

Kami senang Anda bertanya karena ini adalah sesuatu yang harus diketahui dan dibanggakan setiap orang Inggris.

Inggris saat ini mengklaim 33 pemenang Penghargaan Nobel sejak upacara penghargaan dimulai lebih dari 100 tahun yang lalu di bidang kimia. Pencapaian yang mencengangkan ini disandingkan dengan Jerman, yang juga memiliki 33 Penghargaan Nobel di bidang kimia.

Tidak perlu dikatakan lagi bahwa Amerika maju pesat dengan 72 pemenang Penghargaan Nobel dalam bidang kimia, namun mempertimbangkan disparitas ukuran negara-negaranya yang lebih besar daripada Inggris.

Setelah tiga negara teratas tersebut ada Prancis dengan 10 Penghargaan Nobel kimia, kemudian Jepang memiliki 8 penghargaan, dan Swiss memiliki 7 penghargaan.

Mungkinkah Anda Menjadi Pemenang Penghargaan Nobel Selanjutnya?

Oke, mungkin kami sedikit berlebihan.

Sementara hanya sedikit dari kita yang akan pernah mendekati Penghargaan Nobel, secara teori, siapa pun dapat memenangkannya jika mereka secara konsisten bekerja cerdas dan keras.

Meskipun itu tidak berarti penghargaan ini bukan tanpa kontroversi. Penghargaan Nobel kimia 2020 penuh dengan kontroversi dan sekarang disebut sebagai kontroversi  Penghargaan Nobel kimia 2020. Pada dasarnya, seperti banyak kontroversi Penghargaan Nobel, itu adalah akibat dari para ilmuwan yang mungkin seharusnya diberi penghargaan namun ditinggalkan.

Jadi, jika Anda masih muda, mengapa tidak mencurahkan seluruh energi Anda untuk kimia dan melihat apakah Anda dapat bergabung dengan jajaran elit?

Bahkan jika Anda tidak memiliki aspirasi untuk menguasai dunia, kami harap kami telah menunjukkan kepada Anda bahwa kimia dapat menjadi subjek yang sangat menarik dan mencakup spektrum topik yang luas yang memengaruhi semua umat manusia.

Untuk memulai, menemukan guru privat kimia bukan ide yang buruk karena mereka dapat membantu memandu studi Anda dan memuaskan minat Anda dalam mata pelajaran.

Di website Superprof, Anda bisa menemukan guru lokal di dekat Anda, atau mengambil kelas kimia online untuk membawa studi Anda ke level selanjutnya dan menjelajahi rasa ingin tahu Anda dalam sains.

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang