Semua orang tahun tentang Penghargaan Nobel, tapi tahukah Anda apa itu sebenarnya?

Tidak masalah jika Anda tidak tahu, Penghargaan Nobel adalah penghargaan yang disediakan untuk orang-orang yang mendedikasikan hidup mereka untuk penelitian dan akademisi, dan karena itu tidak selalu menjadi pengetahuan umum.

Tidak mungkin banyak orang yang Anda temui di jalan bisa memberi tahu Anda tanpa ragu siapa yang memenangkan Penghargaan Nobel kimia atau fisika terakhir, misalnya. Tanyakan mereka tentang Thomas Cup, World Cup terakhir, atau pertandingan olahraga signifikan lainnya dan Anda mungkin akan mendapat tebakan yang lebih antusias.

Ini memalukan karena kita harusnya menghormati para ilmuwan dan akademisi yang mempertaruhkan segalanya untuk memajukan peradaban dan bertujuan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Lagipula, para pemenang Penghargaan Nobel adalah orang-orang di luar sana yang menemukan elemen baru, mengembangkan alat-alat beguna untuk modifikasi gen, dan berkontribusi terhadap umat manusia dengan cara yang tidak banyak dilakukan orang-orang.

Itu bukan berarti mereka adalah satu-satunya akademisi yang penting (jangan khawatir, kita akan terlibat dalam kontroversi nanti), namun para Penerima Penghargaan Nobel tentu layak mendapat sanjungan yang luas atas usaha mereka.

Ada dua Penghargaan Nobel berbasis sains: kimia dan fisika. Para pemenang Penghargaan Nobel Kimia seringkali dirayakan karena kemajuan mereka di bidang tertentu, dan di antara peringkat pemenang Penghargaan Nobel di bidang kimia tersebut banyak menampilkan orang Inggris. Mulai dari pemenang Penghargaan Nobel kimia pertama hingga yang terkini, semua kandidat Penghargaan Nobel kimia layak dikagumi.

Tersedia guru-guru Kimia terbaik
Lern
4,8
4,8 (36 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (38 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (45 ulasan)
Aloina
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (40 ulasan)
Fahri
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Maria goretti apriyani
5
5 (24 ulasan)
Maria goretti apriyani
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (17 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
St annisa gani
5
5 (29 ulasan)
St annisa gani
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lern
4,8
4,8 (36 ulasan)
Lern
Rp69,900
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Siti
5
5 (38 ulasan)
Siti
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Aloina
5
5 (45 ulasan)
Aloina
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fahri
4,9
4,9 (40 ulasan)
Fahri
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Fajar
5
5 (19 ulasan)
Fajar
Rp60,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Maria goretti apriyani
5
5 (24 ulasan)
Maria goretti apriyani
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Michael
5
5 (17 ulasan)
Michael
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
St annisa gani
5
5 (29 ulasan)
St annisa gani
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Apa Penghargaan Nobel di Bidang Fisika?

apa itu fisika
Fisika berkaitan dengan dunia tempat kita hidup serta benda-benda dan gaya di sekitar kita, jadi setiap pemenang Penghargaan Nobel dalam sains patut diberi perhatian. (Unsplash)

Penghargaan Nobel di bidang Fisika pertama kali dibentuk pada tahun 1901, beberapa tahun setelah kematian seorang ilmuwan yang namanya digunakan sebagai nama penghargaan ini, Alferd Nobel.

Alferd Nobel mendedikasikan hidupnya pada sains, sejauh dia adalah orang pertama yang menemukan dinamit. Ia juga seorang pengusaha kaya yang menjalankan banyak usaha dan memperoleh kekayaan cukup besar selama hidupnya.

Kekayaan ini, yang diyakini berada di kisaran $200 juta atau sekitar 2,8 triliun rupiah, didonasikan kepada Yayasan Nobel beberapa tahun sebelum Nobel meninggal dunia pada 1896.

Orang Swedia ini tidak menginginkan apa pun selain memperingati prestasi rekan-rekannya dalam bidang sains maupun disiplin akademik lainnya, dan Penghargaan Nobel adalah caranya membalas budi.

Penghargaan Nobel fisika yang paling pertama diberikan pada tahun 1901, dan penghargaan itu diberikan kepada Wilhelm Conrad Röntgen, atas ‘jasa luar biasa yang diberikannya dengan penemuan sinar menakjubkan yang kemudian dinamai menurut namanya.’

Orang Jerman tersebut bekerja di beberapa universitas sebelum menetap di University of Munich, tempat ia mengerjakan semua penelitiannya hingga hari kematiannya. Ia ingin beremigrasi ke Amerika Serikat, namun rencana ini tidak pernah terwujud.

Adapun kontribusinya pada fisika, Röntgen menghabiskan waktunya mempelajari radiasi katoda dan akhirnya menemukan radiasi sinar-X dan bagaimana sinar tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk memeriksa bagian dalam tubuh seseorang.

Pemenang Penghargaan Nobel fisika pertama yang layak, bukankah begitu?

Para Pemenang Penghargaan Nobel Fisika Terkemuka

figur albert einstein
Tidak ada pemenang Penghargaan Nobel – mungkin dalam kategori apa pun – yang meninggalkan warisan sebesar pria ini. (Unsplash)

Sekarang saatnya menuju buku-buku sejarah dan menyoroti beberapa pemenang Penghargaan Nobel fisika paling terkemuka, dan apa yang membuat mereka memenangkan penghargaan.

Lalai jika kami memulai daftar ini tanpa menyebutkan terlebih dahulu pria yang dipercaya banyak orang telah membuat kontribusi yang luar biasa terhadap fisika dan mendorong sains lebih maju daripada lainnya dengan karyanya tentang Fisika Teoritis.

Kami, tentu saja, mengacu pada Albert Einstein.

Albert Einstein

Kapanpun kata ‘jenius’ disebut dalam percakapan, setidaknya satu orang mungkin akan membayangkan sosok Albert Einstein yang eksentrik dalam pikiran mereka.

Pria ini adalah sinonim kata tersebut, dan akan selalu diingat di dunia fisika.

Untuk memberikan latar belakang, Einstein terlahir di Jerman dan bekerja di Kaiser-Wilhelm-Institut pada saat ia memenangkan penghargaan di Berlin (institusi itu sekarang disebut Max-Planck-Institut).

Namanya pertama kali mulai tersebar di komunitas fisika pada awal abad ke-20 ketika ia menghasilkan serangkaian karya mutakhir dalam sains. Ketenarannya membuatnya mendapatkan pekerjaan di beberapa universitas bergengsi di Eropa timur, namun ketika Nazi berkuasa di tanah kelahirannya Jerman, Einstein pindah ke Amerika Serikat dan bekerja di Institute for Advanced Study di New Jersey.

Einstein diberi kredit atas penemuan efek fotolistrik, di antara temuan-temuan lainnya.

Donna Strickland

Donna Strickland adalah nama lainnya yang sering disebut-sebut sebagai salah satu pemenang Penghargaan Nobel fisika paling terkenal.

Strickland, yang merupakan orang Kanada, memenangkan Penghargaan Nobel baru-baru ini pada tahun 2018, dan itu karena metodenya dalam menghasilkan 'pulsa optik ultra-pendek intensitas tinggi'. Gérard Mourou, dari Prancis, juga diberi kredit atas karya ini.

Dengan kata lain, Strickland melakukan apa yang kebanyakan dari kita hanya bisa impikan: dia harus bermain dengan laser sepanjang hidupnya.

Meskipun kami tidak berani mengatakan bahwa hanya karena pekerjaan tersebut menyenangkan, itu tidak menjadi pencapaian yang luar biasa, karena pencapaian tersebut jelas luar biasa, dan hanya terjadi karena usaha Strickland dan Mourou yang tak kenal lelah.

Kontroversi-Kontroversi Penghargaan Nobel Fisika

Tidak seperti kimia, yang relatif bebas drama (terlepas dari kontroversi Penghargaan Nobel kimia 2020  baru-baru ini), fisika memiliki banyak kontroversi.

Penghargaan Nobel kimia 2020 dirusak dengan kontroversi karena para ilmuwan yang mungkin seharusnya mendapat kredit atas penghargaan itu, tidak mendapatkannya.

Ini adalah fenomena yang terlalu familier di dunia Penghargaan Nobel, dan tidak bidang yang memiliki kontroversi lebih banyak daripada bidang fisika.

Berikut adalah beberapa kontroversi yang paling memalukan:

Albert Einstein

Sekarang Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Einstein akan masuk daftar yang berjudul tentang kontroversi ketika Penghargaan Nobel memang layak ia dapatkan.

Nah, kontroversinya bukan tentang Penghargaan Nobel yang dia menangkan tetapi yang tidak dia menangkan.

Itu benar, jika Anda pernah berpikir aneh bahwa Einstein hanya memenangkan satu Penghargaan Nobel dalam fisika terlepas dari berbagai penemuan dan terobosan penting seumur hidupnya, maka Anda tidak salah karena berpikir demikian.

Banyak orang berpendapat bahwa Einstein sangat disayangkan karena tidak menerima beberapa Penghargaan Nobel fisika.

Makalah Annus Mirabilis miliknya adalah salah satu contoh karya yang layak mendapat pengakuan di panggung dunia, karena mencakup penemuan-penemuan penting yang berkaitan dengan relativitas khusus.

Orang lain akan terus memenangkan Penghargaan Nobel di bidang yang bisa dibilang awalnya merupakan terobosan yang dibuat Einstein, jadi mudah untuk berpikir bahwa dia tidak diperlakukan dengan adil.

Satyendra Nath Bose

Mau tak mau kami membuat referensi lain untuk Einstein, karena Satyendra Nath Bose turut menjadi peran kunci dalam statistik Bose-Einstein yang kemudian memenangkan Penghargaan Nobel pada tahun 2001 tanpa dirinya.

Banyak yang berpikir bahwa ini adalah skandal karena Bose tidak pernah menerima Penghargaan Nobel atas karya-karyanya yang mengesankan tentang statistik partikel, fisika kuantum, dan dalam memajukan teori kondensat Bose-Einstein.

Namun Bose sendiri tidak tampak terganggu oleh kelalaiannya atas upacara tersebut, karena dia pernah dikutip mengatakan 'Saya telah mendapatkan semua pengakuan yang pantas saya dapatkan'.

LIGO

Kontroversi yang jauh lebih baru yang melibatkan Penghargaan Nobel fisika yang muncul pada tahun 2017, ketika Reiner Weiss, Kip Thorne, dan Barry Barish membawa pulang penghargaan tersebut atas upaya yang melibatkan lebih dari seribu insinyur dan ilmuwan.

Beberapa orang tidak melihat ini sebagai kontroversi karena aturan Penghargaan Nobel menyatakan hanya tiga orang yang dapat diberikan kredit, dan ketiga ilmuwan itu sendiri menyayangkan bahwa para kontributor lainnya tidak diberi penghargaan, tetapi faktanya tetap bahwa terkadang Penghargaan Nobel tampaknya mengabaikan banyak ilmuwan yang berkontribusi.

Jika Anda penasaran, LIGO (Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory) membantu mendeteksi gelombang gravitasi, yang tentu saja merupakan hal yang sangat penting dalam dunia fisika.

Penghargaan Nobel Berdasarkan Negara

negara tempat para ilmuwan fisika
Fisika bersifat universal, sehingga masuk akal jika para fisikawan terbaik tersebar di seluruh dunia. (Unsplash)

Selalu menarik untuk melihat bagaimana negara-negara saling bersaing dalam metrik yang berbeda.

Baik itu olahraga atau PDB, ada baiknya untuk mengetahui negara mana yang berhasil dengan baik di bidang mana. Jika Anda mengetahuinya, itu menjadi hal sepele yang sangat baik untuk digunakan saat kuis pub lokal Anda!

Ada 25 pemenang Penghargaan Nobel Inggris dalam kategori fisika, yang menempatkan Inggris di posisi ketiga jika ini adalah tabel peringkat.

Di tempat pertama adalah Amerika Serikat dengan 95 Pemenang Penghargaan Nobel dalam bidang fisika, dan hanya sedikit di atas Inggris, di kedudukan kedua ada Jerman dengan 27 pemenang Penghargaan Nobel fisika.

Setelah Inggris, Anda akan menemukan Prancis yang memiliki 13 pemenang hingga saat ini.

Di kedua bidang sains - kimia dan fisika - tampaknya negara-negara yang menghasilkan kontribusi paling layak untuk Penghargaan Nobel adalah Jerman, AS, Inggris, Prancis, Jepang, dan Swiss.

Gunakan pengetahuan ini sesuka Anda, tetapi tentu menggemberikan mengetahui Inggris memiliki begitu banyak bakat ilmiah di wilayahnya.

Jika Anda ingin bergabung dengan jajaran ilmuwan elit, mengapa tidak mencari guru kimia atau bahkan guru fisika dengan Superprof?

Dengan begitu, Anda dapat menantang diri sendiri untuk berkembang dan bahkan dapat melakukannya dengan kelas online sehingga Anda bahkan tidak perlu keluar rumah.

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang