“Jadilah Mick Jagger dari mailroom, Warren Buffet dari pembukuan, dan Bono dari penjualan stapler.” -Robin S. Sharma

Di dunia modern saat ini, orang tidak punya waktu atau tidak punya keinginginan untuk melakukan pembukuan atau akuntansi.

Bisnis kecil dan pekerja profesional mempekerjakan ahli keuangan dari firma akuntansi terkenal atau praktik swasta untuk menghitung angka, membuat invoice, dan mencari keringanan pajak untuk membantu mereka menghemat hasil jerih payah mereka.

Karena fenomena ini, industri akuntansi telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan untuk memenuhi permintaan ini, Institute of Certified Bookkeepers didirikan di Britania Raya pada tahun 1996 dan telah tumbuh menjadi organisasi pembukuan terbesar di dunia dengan sekitar 150,000 murid dan/atau anggota di lebih dari 100 negara yang menawarkan kursus dan sertifikasi pendidikan.

Untuk memastikan karir yang sejahtera dan dilibatkan dalam bidang bisnis & finansial, banyak profesional muda yang menyelesaikan kursus pembukuan dan akuntansi dari ICB dan badan lain untuk mendapatkan pengetahuan berbasis akuntansi yang sangat penting.

Superprof hadir untuk mengajarkan calon akuntan atau pemegang buku tentang aspek-aspek penting dari perdagangan akuntansi seperti pembukuan double entry dan lima prinsip dasar akuntansi.

Jika Anda butuh sedikit bantuan untuk menyiapkan ujian Anda, Anda bisa menemukan guru akuntansi di sini.

Tersedia guru-guru Akuntansi terbaik
Kursus pertama gratis!
Shinta
5
5 (40 ulasan)
Shinta
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Nazira
5
5 (18 ulasan)
Nazira
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Hendy
5
5 (27 ulasan)
Hendy
Rp85,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Amanda
5
5 (22 ulasan)
Amanda
Rp175,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Arica
5
5 (12 ulasan)
Arica
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Muhamad fajri
5
5 (9 ulasan)
Muhamad fajri
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Chandra  airlangga
5
5 (8 ulasan)
Chandra airlangga
Rp30,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Shinta
5
5 (40 ulasan)
Shinta
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Nazira
5
5 (18 ulasan)
Nazira
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Hendy
5
5 (27 ulasan)
Hendy
Rp85,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Amanda
5
5 (22 ulasan)
Amanda
Rp175,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Arica
5
5 (12 ulasan)
Arica
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Muhamad fajri
5
5 (9 ulasan)
Muhamad fajri
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Chandra  airlangga
5
5 (8 ulasan)
Chandra airlangga
Rp30,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Apa itu Pembukuan Double Entry?

menghitung keuangan dalam akuntansi
Perangkat lunak baru telah membawa pembukuan double entry dari abad ke-15 ke abad ke-21! (Sumber pixabay)

Mari kita mulai dengan berkata pembukuan double entry bukanlah konsep baru. Pembukuan double entry pertama kali ditemukan di Venesia pada tahun 1491 dan berusia lebih dari 500 tahun. Namun, selama bertahun-tahun, pembukuan double entry telah menjadi salah satu metode dasar yang digunakan oleh para akuntan dan pemegang buku.

Pembukuan double entry mengharuskan setiap transaksi keuangan perusahaan dicatat dengan entri di setidaknya dua dari akuntan buku besar umumnya. Ini digunakan untuk memuaskan persamaan keuangan berikut:

Aset = Liabilitas + Ekuitas

Debit & Kredit

Di sistem double entry, semua transaksi dicatat sebagai debit dan kredit, yang merupakan beberapa dari istilah akuntansi paling umum. Seperti yang dikatakan banyak akuntan profesional, debit di satu akun mengimbangi kredit di akun lain. Karena itu, semua debit dan kredit harus memiliki jumlah yang setara di pembukuan double entry.

Dalam dunia akuntansi, debit ditunjukkan di sisi kiri akun buku besar dan kredit ditampilkan di sisi kanan akun buku besar. Menggambarkan Akun T dapat membantu pemegang buku baru dalam memvisualisasikan efek pencatatan jumlah debit atau kredit dan saldo yang dihasilkan dari akun buku besar umum. Penting untuk menyatakan bahwa debit tidak selalu berkaitan dengan kenaikan dan kredit tidak selalu berkaitan dengan penurunan.

Misalnya, debit dapat meningkatkan akun aset namun menurunkan akun liabilitas dan ekuitas. Contoh ini sangat mendukung persamaan aset = liabilitas + ekuitas.

Poin utama dari ilmu yang baru didapat ini adalah debit dan kredit perlu seimbang untuk menghindari kesimpangsiuran keuangan dan sederhananya, keduanya tak terpisahkan seperti lalapan dan sambal!

Penting diingat bahwa debit dan kredit yang disebutkan sebelumnya sangat berbeda dengan kartu yang ada di dompet kita.

Beragam Jenis Akun

Pemegang buku adalah anggota perusahaan yang sangat diperlukan karena mereka mengukur, mencatat, dan mengkomunikasikan informasi keuangan entitas.

Setiap interaksi keuangan atau peristiwa ekonomi antara pembeli atau penyuplai harus diklasifikasikan ke dalam akun untuk menjaga barang-barang terdaftar secara teratur. Berikut adalah tujuh jenis laporan berbeda yang dapat mengklasifikasikan semua transaksi bisnis:

  • Aset,
  • Liabilitas,
  • Ekuitas,
  • Pendapatan,
  • Pengeluaran,
  • Keuntungan,
  • Kerugian.

Pekerjaan pemegang buku sebenarnya cukup sederhana: menjaga agar hal-hal tetap teratur menggunakan pembukuan double entry dan melacak perubahan antara jenis-jenis akun berbeda.

Manfaat Menggunakan Sistem Double Entry

Akuntan dan pemegang buku menemukan banyak keuntungan dalam menggunakan sistem pembukuan double entry. Beberapa manfaat yang paling umum disebutkan mencakup hal-hal berikut:

  • Lebih mudah menyiapkan laporan keuangan yang akurat,
  • Posisi keuangan mudah diamati pada waktu tertentu karena metode double entry yang terorganisir,
  • Jika dilakukan secara efisien dan efektif, kesalahan lebih mudah diakses untuk dideteksi dan diperbaiki,
  • Tidak ada akuntan atau pemegang  buku yang tidak suka terorganisir saat membuat laporan keuangan akhir tahun. Maka, metode double entry adalah cara yang bagus untuk menganalisis akun secara teratur dan menghindari biaya akuntansi tambahan.

Yang sudah disebutkan sebelumnya hanyalah beberapa dari yang paling umum. Ketika belajar menjadi pemegang buku profesional atau akuntan, Anda akan menyadari bahwa sistem akuntansi double entry adalah teman baik Anda!

Tahukah Anda bahwa pembukuan double entry dapat dilakukan menggunakan perangkat lunak akuntansi yang membantu?

Lima Prinsip Akuntansi

Prinsip-prinsip akuntansi adalah aturan, panduan, dan standar yang harus diikuti perusahaan ketika melaporkan data keuangan.

Di Amerika Serikat, General Accepted Accounting Principles (GAAP) atau Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum adalah seperangkat standar akuntansi yang paling umum. Namun, di Indonesia, akuntan dapat mengikuti pedoman baik dari Standar Akuntansi Keuangan (SAK) atau International Financial Reporting Standards (IFRS) yang keduanya menawarkan prinsip akuntansi yang berkualitas dan dapat dipahami.

Prinsip akuntansi dibentuk untuk mengatur seluruh dunia akuntansi menurut aturan dan konsep umum. Prinsip-prinsip tersebut merupakan landasan dari standar akuntansi yang lebih rumit, rinci, dan legal.

Meskipun ada beragam prinsip akuntansi di tiap negara, ada beberapa yang mudah dipahami oleh akuntan dan ahli keuangan di seluruh dunia. Kita akan mempertimbangkan karakteristik dari lima prinsip akuntansi yang sangat berbeda.

Prinsip Pengungkapan Penuh

catatan keuangan
Untuk menghindari memberi teman Anda yang berada di bidang finansial dokumen keuangan yang terlalu banyak ketika mematuhi prinsip pengungkapan penuh. Ini bisa sedikit membuat kewalahan! (Sumber pixabay)

Prinsip pengungkapan penuh adalah prinsip yang amat penting yang perlu diterapkan semua entitas taat hukum. Prinsip ini mengklaim bahwa semua informasi yang dapat berimbas pada pemahaman pembaca tentang dokumen keuangan harus disertakan.

Prinsip pengungkapan penuh menjadi prinsip akuntansi yang paling tidak disukai oleh banyak auditor dan penasihat keuangan karena banyaknya jumlah dokumen atau hasil pekerjaan yang berpotensi ditampilkan untuk membenarkan keputusan keuangan.

Untuk menghindari komentar dan pandangan menghakimi dari pemeriksa keuangan, akan lebih baik jika memprioritaskan jumlah pengungkapan dan hanya menyediakan informasi yang kemungkinan memiliki efek positif atau negatif pada keuangan perusahaan atau bisnis kecil.

Berikut beberapa contoh pengungkapan penuh:

  • Alasan perubahan dari prinsip akuntansi tertentu ke prinsip akuntansi lainnya,
  • Alasan untuk transaksi non-moneter,
  • Jumlah keseluruhan dari kerugian material yang disebabkan oleh biaya yang lebih rendah.

Konsep pengungkapan penuh utamanya ditujukan untuk laporan dan dokumen keuangan yang digunakan selamanya.

Prinsip Unit Moneter

Ketika belajar akuntansi, banyak yang bertanya, apa itu prinsip unit moneter? Jangan khawatir; tidak perlu resah, prinsip unit moneter dapat dijelaskan dengan istilah yang mudah dipahami dan masuk akal bagi semua orang.

Prinsip unit moneter adalah asumsi umum bahwa uang itu sendiri dianggap sebagai satuan ukuran. Karena itu, ini artinya semua transaksi keuangan yang dicatat di akun bisnis dapat diekspresikan dalam istilah moneter dengan mata uang tertentu seperti dolar atau rupiah.

Dengan menggunakan prinsip unit moneter, item yang tidak dapat dihitung, yang tidak dapat diukur dengan mata uang, tidak termasuk dalam laporan keuangan perusahaan. Semua yang terdaftar di buku entitas harus dapat diukur dalam istilah moneter dengan uang yang stabil dan dapat diandalkan.

Contoh barang yang tidak dapat dihitung yang tidak termasuk dalam laporan keuangan adalah kualitas pelayanan pelanggan, tingkat keahlian karyawan, keahlian manajemen, motivasi karyawan, dan kerugian waktu karena kerusakan.

Contoh yang dapat digunakan seseorang memahami prinsip akuntansi ini adalah berikut: CEO dari perusahaan tempat Anda bekerja menawarkan pidato motivasi dua kali dalam setahun untuk memotivasi persatuan di tempat kerja, ajaran ini tidak dapat dimasukkan ke dalam dokumen finansial karena tidak dapat diukur dengan uang.

Apakah Anda memahami intinya?

Prinsip Pengakuan Pendapatan

Seperti semua prinsip akuntansi, prinsip pengakuan pendapatan memiliki definisi standar dan aturan tertentu yang harus dipatuhi agar berhasil memenuhi prinsip tersebut.

Prinsip pengakuan pendapatan memiliki kesamaan dari kedua prinsip akuntansi akrual dan pencocokan.

Menurut prinsip ini, pendapatan diakui ketika direalisasikan dan didapatkan, bukan sekeder ketika diterima, dan ini artinya layanan atau barang itu telah dikirim dan diterima oleh klien namun pembayaran akan diterima nanti.

Karakteristik atau persyaratan lain dari prinsip akuntansi ini adalah fakta bahwa Tindakan yang menghasilkan pendapatan harus diselesaikan sepenuhnya atau sebagian selama periode akuntasi masing-masing. Untuk memastikan ini terjadi, harus ada bukti bahwa pendapatan yang didapat akan diterima.

Tidak kalah penting juga, untuk memiliki karakteristik yang sama dengan prinsip pencocokan, pendapatan dan biaya harus dilaporkan oleh akuntan di periode akuntansi yang sama.

Prinsip Tepat Waktu

Prinsip tepat waktu atau asumsi adalah prinsip akuntansi yang penting bagi perusahaan, pemilik bisnis, dan pekerja individu.

Menurut prinsip ini, bisnis harus mencatat atau melaporkan laporan keuangan mereka secara tepat untuk periode tertentu. Tepat waktu sering disebut sebagai tahun akuntansi, atau periode waktu akuntansi yang bisa bulanan, triwulanan, setengah tahunan, tahunan, atau interval waktu apapun yang dipilih bisnis atau individu.

Prinsip tepat waktu memiliki ciri-ciri tertentu yaitu akuntansi kas dan akuntansi akrual.

Penting diingat bahwa laporan keuangan menceritakan tentang suatu perusahaan atau entitas. Karena itu, prinsip tepat waktu dibentuk untuk menginformasikan siapapun yang tertarik dengan tepat waktu ketika laporan keuangan disiapkan.

Akuntan dapat memberikan semua pendapatan dan pengeluaran ke periode waktu akuntansi tertentu. Namun, di beberapa kasus, transaksi sulit untuk diukur dan mungkin harus diperkirakan pada suatu periode. Laporan pemasukan, neraca, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas semuanya adalah dokumen keuangan yang memiliki periode waktu tertentu.

Prinsip Pengakuan Biaya

mengukur pengeluaran
Prinsip pengakuan biaya adalah cara yang bagus untuk melacak pengeluaran dan pendapatan di periode yang sama dan menghindari melebih-lebihkan atau meremehkan selama bulan tertentu. (Sumber pixabay)

Dalam prinsip akuntansi dasar ini, pengeluaran harus diakui dalam periode yang sama dengan pendapatan yang terkait. Jika prinsip pengakuan biaya tidak diterapkan dalam masalah keuangan, maka biaya dianggap telah terjadi yang akan mengikuti periode ketika jumlah pendapatan yang dipertanyakan diakui.

Untuk memahami prinsip akuntansi ini mari kita gunakan contoh yang mudah dimengerti. Misalnya, katakanlah entitas menghabiskan Rp50.000 untuk barang dagangan dan bulan berikutnya menjual barang dagangan sebesar Rp75.000. Jika prinsip pengakuan biaya digunakan, Rp50.000 harus diakui hingga bulan berikutnya, ketika pendapatan terkait atau laba sebesar Rp25.000 juga diakui. Jika prinsip ini tidak digunakan, biaya akan dilebih-lebihkan sebesar Rp50.000 di bulan ini dan dikurang-kurangi sebesar Rp50.000 di bulan berikutnya.

Apakah Anda paham?

Saya mengerti semua hal tentang akuntansi ini kerkadang membingungkan seseorang dan membuat mereka penat. Akan tetapi, jika Anda akuntan pemula, mempelajari prinsip-prinsip ini sebelum menghadiri kursus akuntansi akan menjadi ide yang bagus untuk selangkah lebih di depan dari yang lainnya dan memastikan masa depan yang cerah.

Selain itu, prinsip pengakuan biaya juga secara dramatis memengaruhi pajak pemasukan. Di contoh sebelumnya, biaya untuk barang dagangan akan dibayar lebih rendah di bulan pembelian, karena pengeluaran perusahaan terlalu tinggi, dan akan kelebihan pembayaran di bulan berikutnya atau bulan ketika biaya keseluruhan rendah.

Penting diingat bahwa prinsip pengakuan biaya adalah komponen yang penting dalam konsep akuntansi akrual: pendapatan diakui ketika didapatkan dan pengeluaran diakui ketika dikeluarkan.

Prinsip-prinsip akuntansi yang disebutkan di artikel ini hanyalah sebagian kecil saja. Calon akuntan dan individu yang berminat akan senang menemukan bahwa ada lebih banyak prinsip dan konsep akuntansi yang akan ditemukan untuk membantu mereka lebih terampil dalam perdagangan.

Membaca tentang gambaran dasar tentang semua yang berkaitan dengan akuntansi dan cara membaca laporan laba rugi secara efektif atau dasar-dasar audit keuangan dapat dilakukan di Superprof.

Butuh guru Akuntansi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang