Sastra Jepang jarang diperkenalkan dalam pameran buku. Ketika kita memikirkan sastra asing, novelis Jepang yang terkenal sekalipun akan jarang terpikirkan.

Biasanya yang memenuhi rak novel asing di toko buku langganan Anda adalah karya sastra Amerika dan Eropa.

Ernest Hemingway, Mark Twain, Marcel Proust, Victor Hugo, Leo Tolstoy atau Fyodor Dostoyevsky mungkin adalah penulis klasik yang karyanya paling banyak dibaca dari negara mereka masing-masing.

Jepang lebih dikenal karena keunikan dari puisi pendeknya yang disebut haiku atau buku komiknya yang dikenal dengan nama manga.

Namun Jepang adalah rumah bagi beberapa penulis terbaik di dunia, meskipun hanya 2 dari mereka yang pernah menerima Penghargaan Nobel.

Semakin banyak karya sastra jepang seperti novel dan manga dijual ditoko
Karya sastra Jepang yang dipajang di toko buku, kini semakin banyak toko buku yang menjual novel dan manga Jepang (oleh UCCS Kraemer Family Library)

Ketika Anda tinggal di luar Jepang dan ingin membaca buku-buku Jepang, kabar baiknya adalah bahasa Jepang sangat rumit dan sulit untuk diterjemahkan sehingga penerbit hanya akan menerjemahkan buku-buku terbaik. Jadi buku apa pun yang ada di rak-rak toko buku langganan Anda telah dipilih dengan sangat hati-hati.

Jika Anda ingin mempelajari Jepang lebih lanjut atau merencanakan perjalanan ke Negeri Matahari Terbit ini, atau Anda ingin belajar bahasa Jepang, buku Jepang apa pun yang Anda temukan di toko buku akan mengajarkan Anda tentang keunikan budaya Jepang.

Terlebih lagi jika Anda ingin tinggal di Jepang untuk sementara waktu (atau selamanya), membaca sastra klasik Jepang akan lebih banyak mengajarkan tradisi dan gaya hidup di Jepang daripada anime atau manga.

Menonton anime atau membaca komik Naruto tidak akan mengajarkan banyak hal tentang negara Jepang di dunia nyata.

Jadi kami telah memilih beberapa novel Jepang terbaik hanya untuk Anda.

Jika Anda ingin membaca teks asli novel Jepang, mengapa tidak mencoba kursus bahasa Jepang online saja??

Seventeen, oleh Kenzaburô Ôé

Judul asli: Sevuntiin

Genre: fiksi, novel

Diterbitkan pada tahun 1961.

Dari penulis yang sama: Hiroshima Notes.

Satu dari dua penulis Jepang yang pernah menerima Penghargaan Nobel Kesusastraan, Kenzaburô Ôé memenangkan nobel tersebut berkat novel luar biasa yang dianggap sebagai sebuah mahakarya ini.

Latar ceritanya berlangsung pada tahun 1960-an ketika Jepang menghadapi masa ultra-nasionalisme (tidak terlalu berbeda dengan Jepang yang sekarang). Negara ini masih dalam tahap pemulihan dari kekalahan dan kengerian yang dihadapinya selama Perang Dunia II. Dalam konteks inilah sang karakter utama, yang hanya dinamai Seventeen, akan menunjukkan jalan ceritanya.

Remaja laki-laki berusia 17 tahun ini mulai mengeksplorasi seksualitasnya, dan sering kali merasa resah akan hal ini. Ia bersikap terhadap keluarganya yang tidak bisa memahaminya dan gagal membantunya melewati masa remajanya yang sulit.

Seperti kebanyakan remaja yang melewati masa itu, remaja ini akan mengesampingkan nalar dan logikanya dan membiarkan dirinya mudah dipengaruhi.

Seventeen bertemu dengan para ultra nasionalis yang memiliki karakter cerdik, yang mengaku sebagai pengikut sayap kanan. Semenjak dekat dengan mereka, Seventeen semakin jauh dari keluarganya, terutama saudara perempuannya, seorang perawat, yang menurutnya terlalu condong ke sayap kiri.

Merasa telah menjadi bagian dari sebuah kelompok dan memiliki tujuan membuat Seventeen tidak bisa berpikir realistis, bahkan dia setuju untuk mengenakan seragam yang tampak seperti yang dikenakan tentara SS Jerman.

Seventeen pun menjalani tahun-tahun pemberontakannya...

Sebuah ironi yang sebenarnya dari periode Sejarah Jepang ini banyak disepakati 25 tahun kemudian.

Kafka on the Shore, karya Murakami Haruki

Judul asli: Umibe no Kafka,  

Genre: fiksi, novel.

Diterbitkan pada tahun 2002.

Dari penulis yang sama: Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage, Norwegian Wood.

Sering dikritik karena karakter yang dangkal dan plot yang tidak konsisten, Murakami memberikan hal yang berbeda untuk Anda. Anda bisa saja menyukai atau malah membenci karyanya. Yang tidak bisa dikesampingkan dari novelis ini adalah keahliannya bercerita yang ia miliki. Kafka on the Shore adalah novel sepanjang 600 halaman yang kemungkinan besar akan membuat Anda rela begadang sepanjang malam untuk membacanya.

Beberapa kritikus menggambarkan penulisannya dengan "bepergian ke dunia paralel" dan benar adanya bahwa pembaca akan menemukan beberapa aspek aneh yang dimiliki Murakami. Namun, tema yang ia gunakan dapat diterima dengan baik oleh jutaan pembaca di Asia Timur.

Murakami memperoleh penghargaan dari Yarusalem
Murakami (kanan) menerima penghargaan Sastra Yerusalem pada tahun 2009.

Penuh dengan keabsurdan, ironi, dan ketakutan, Kafka on the Shore, menceritakan dua karakter utama yang berbeda melalui dua alur cerita yang berbeda. Alur pertama mengikuti Kafka saat memulai perjalanan untuk melarikan diri dari rumah untuk menghindari ayahnya sementara alur kedua mengikuti kisah Nakata, seorang pencari kucing profesional yang telah berusia lanjut.

Semua karakter saling terkait dengan cerita-cerita kompleks ini, yang sedikit demi sedikit, akan terlihat titik temunya. Kisah yang luar biasa, terkadang aneh namun lucu dipenuhi dengan cerita tak terduga yang perlahan-lahan memperjelas jalan cerita.

Ingin bisa membaca karya sastra Jepang dalam bahasa aslinya? Cari kursus bahasa Jepang di Jakarta melalui Superprof.

The Sailor Who Fell from Grace with the Sea, oleh Mishima Yukio

Judul asli: The Towing sore, 午後の曳航 

Genre: kisah filosofis

Diterbitkan pada tahun 1963.

Dari penulis yang sama: The Temple of the Golden Pavilion.

Meskipun penulis dikritik karena nasionalismenya, ia secara khusus membela komunitas gay di tahun-tahun sebelum kudeta yang gagal dan sepukku, atau ritual bunuh diri, yang berlangsung dramatis. Dinominasikan tiga kali untuk Penghargaan Nobel Kesusastraan, ia tidak pernah memenangkannya.

Kisah buku ini juga mengenai seorang anak remaja. Noboru, 13 tahun, yang tidak bisa menerima pernikahan ibunya dengan seorang pelaut. Pada awalnya, anak laki-laki itu berpikir telah menemukan sosok ayah baru, tetapi dengan cepat ia menyadari bahwa ayah tirinya bukanlah seorang bajak laut seperti yang dia bayangkan, melainkan hanyalah seorang pria yang baik.

Geng anak-anak tempat Noboru sering menghabiskan waktunya dengan santai menyiksa binatang tak berdosa untuk menunjukkan kejantanan mereka. Tetapi binatang saja tidak cukup dan ayah tiri Noboru menjadi target rencana mereka selanjutnya.

Mungkin banyak yang tidak masuk akal, buku ini membahas subyek-subyek serius tentang kemuliaan dan kehormatan, pengasingan, dan peran gender.

The Last Shogun: The Life of Tokugawa Yoshinobu, oleh Shiba Ryotaro

Judul asli: Saigo no Shogun, 最後 将軍 

Genre: fiksi sejarah.

Diterbitkan pada tahun 1967.

Dari penulis yang sama: Clouds above the Hill.

Tidak terlalu dikenal di Eropa, penulis yang satu ini merupakan orang Jepang yang kemampuannya setara dengan Bernard Cornwell dari Inggris. Keduanya menulis fiksi sejarah yang luar biasa.

Jika Anda adalah tipe orang yang mudah tertidur selama pelajaran Sejarah, jangan khawatir karena Shiba Ryotaro memiliki bakat untuk membuat ceritanya sangat menghibur. Buku ini hanya diterjemahkan dari bahasa Jepang karena merupakan sebuah karya yang menarik.

Buku ini menceritakan tentang Tokugawa Yoshinobu, Shogun terakhir dari keluarga Tokugawa. Kisah ini menggambarkan seorang lelaki yang ramah dan menawan yang akan menuntun negaranya ke jalan damai. Menandai berakhirnya 260 tahun feodalisme di Jepang, pengunduran dirinya adalah awal dari Jepang Modern.

Shogun terakhir yang memerintah jepang
Lukisan Tokugawa Yoshinobu, Shogun terakhir yang memerintah Jepang dan tokoh utama buku Shiba Ryotaro.

Tidak bisa dikatakan sebagai biografi Shogun terakhir yang akurat, buku yang sangat romantis ini sumbernya tidak pernah dikutip, dan fakta yang diverifikasi hanya sedikit. Namun, gaya dan bakat story-telling Shiba Ryotaro akan membuat Anda menyelami periode penting dalam Sejarah Jepang ini.

Temukan guru bahasa Jepang di Indonesia.

A Midsummer's Equation, oleh Higashino Keigo

Judul asli: Manatsu no Hoteishiki.

Genre: film thriller misteri

Diterbitkan pada tahun 2014.

Dari penulis yang sama: The Devotion of Suspect X, Journey Under the Midnight Sun.

A Midsummer's Equation adalah bagian dari seri Galileo, yang di Jepang merupakan kumpulan buku yang sangat populer setelah petualangan fisikawan Yukawa dan teman lamanya Yochimu, seorang detektif polisi. Keduanya berusaha menyelesaikan kasus-kasus misterius.

Seorang pengunjung di sebuah resor pantai ditemukan tewas di bawah tebing. Korban adalah seorang mantan polisi. Penyebab kematian, keracunan karbon monoksida. Yukawa pun mulai menyelidiki kasus ini.

Penuh dengan alur yang mengejutkan, novel ini akan memikat penggemar thriller, sebuah genre yang tak banyak diminati di Jepang.

Masih Banyak Lagi yang Bisa Anda Ditemukan...

Masih ada banyak lagi sastrawan Jepang selain yang kami sebutkan tadi.

Yang kami sebutkan di atas hanyalah beberapa sastra klasik yang relatif modern, tetapi seni sastra Jepang jauh lebih tua dari itu.

The Tale of Genji dianggap sebagai buku sastra Jepang pertama. Berasal dari periode Heian, menceritakan kehidupan di istana Kaisar pada abad ke-11. Buku ini ditulis untuk menghibur Kekaisaran saat itu dan beberapa cendekiawan menganggapnya sebagai novel sejarah pertama.

Jika Anda lebih suka cerita tentang samurai, Anda mungkin akan tertarik dengan Musashi, sebuah buku karya penulis Jepang Yoshikawa Eiji, yang menceritakan kisah (romantisasi) pendekar pedang Jepang terhebat yang pernah ada, Miyamoto Musashi. 

Vagabond menggambarkan pendekar pedang legendaris
Vagabond adalah seri manga yang menggambarkan petualangan pendekar pedang legendaris, Miyamoto Musashi. Cerita dan ilustrasi dibuat oleh Inoue Takehiko (oleh Swiv).

Buku ini lebih dari sekedar novel petualangan epik. Buku ini akan membawa Anda berkelana dari Kyoto ke Edo sembari menggambarkan bagaimana kehidupan orang Jepang selama masa shogun Tokugawa. Novel ini menggunakan tema-tema Buddhisme, Shinto dan menggambarkan secara akurat kedisiplinan kelas prajurit Jepang di abad pertengahan.

Gaya puisi Jepang (haiku) yang unik cukup mudah dibaca karena sangat pendek. Penyair haiku yang terkenal adalah Akutagawa Ryunosuke dan Sōseki Natsume.  

Manga sangat terkenal sampai digolongkan berdasarkan usia dan jenis kelamin
Manga sangat populer di Jepang dan dikategorikan menurut usia dan jenis kelamin (oleh kndynt2099).

Dan jika Anda adalah seorang penikmat film, film Jepang tidak akan mengecewakan Anda. Lihat daftar 10 film Anime Jepang terbaik untuk ditonton menurut kami.

Pelajari lebih lanjut tentang budaya Jepang dengan panduan di bawah ini:

Butuh guru Bahasa Jepang ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang