Sekolah rumah atau homeschooling (istilah selimut yang mencakup berbagai pembelajaran berbasis non-sekolah) saat ini adalah topik panas.

Ada banyak alasan mengapa keluarga memilih untuk membawa anaknya keluar dari sistem pendidikan formal; penyakit, ideologi, masalah dengan perundungan, kebutuhan khusus, pelepasan.

Juga tampaknya jumlah anak-anak yang melakukan homeschooling meningkat. The Guardian melaporkan pada April 2016 bahwa jumlah anak-anak usia sekolah dasar yang disekolahkan di rumah meningkat sebanyak 60% dalam 3 tahun akademik hingga 2014/15. Untuk anak-anak usia sekolah menengah, jumlahnya sebanyak 37%. Meskipun jumlah anak-anak sebenarnya kecil (0.5% dari total populasi) ini adalah tren yang menarik.

Dengan ketidakpuasan orang tua yang dilaporkan secara luas dengan tes SAT untuk anak-anak kelas 2, kemungkinan ada lebih banyak orang tua yang mencari cara baru untuk mendidik anak-anaknya.

Ide pergi ke sekolah untuk mengenyam pendidikan mungkin kelihatannya seperti sesuatu yang selalu ada. Jika kita memikirkannya, sulit untuk memikirkan apa yang kita lakukan sebelum sekolah umum ditemukan. Bahkan konsep ‘penemuan sekolah’ terdengar konyol. Tentunya, sekolah selalu ada, kalau tidak, di mana anak-anak akan dididik, di mana mereka akan mengenyam pendidikan? Saya ragu manfaat homeschooling atau bentu alternatid pendidikan akan terpikirkan.

Ide sekolah adalah bagian yang stabil dan tertanam dalam masyarakat kita bahwa kita hampir tidak tahu apa yang akan kita lakukan jika sekolah tidak ada. Namun kenyataannya sekolah umum masih merupakan konsep yang relatif modern. Sebelum paruh kedua abad ke-19, sistem pendidikan umum dan wajib belum dikembangkan, meninggalkan anak-anak tanpa akses ke pendidikan formal.

Sebelum paruh kedua abad ke-19, sebagian besar anak-anak sudah memiliki akses ke pendidikan dengan salah satu dari 2 cara. Yang pertama melalui gereja yang membiayai pendidikan yang berat dalam ilmu agama. Anak-anak bisa belajar membaca dan menulis, dengan hanya buku pelajaran berupa alkitab. Bentuk kedua pendidikan datang dari rumah, dengan keluarga dan guru yang bertanggung jawab mendidik anak-anak.

Cek di sini untuk les privat di Jakarta Selatan

Tersedia guru-guru terbaik
Kursus pertama gratis!
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (31 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (71 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (16 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (31 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (21 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (31 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (71 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (16 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (31 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (21 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Tentang Homeschooling di Indonesia

Homeschooling, unschooling atau sekolah rumah adalah pilihan alternatif untuk anak-anak agar belajar di luar sistem sekolah umum yang konvensional. Homeschooling modern tidak jauh berbeda dari praktik sejarah. Dengan pembelajaran yang diadakan oleh orang tua, guru, atau pengalaman hidup terintegrasi. Perbedaan utama antara homeschooling modern adalah bahwa setiap anak sekarang sekarang juga merasakan pengalaman belajar online, membuka dunia sumber, rencana pelajaran dan pengalaman belajar bagi siswa dan pengajar rumah.

Saat ini meskipun orang tua memiliki kebebasan untuk memilih melakukan homeschooling untuk anaknya, keputusan ini masih bisa dihadapi dengan penolakan dan penghakiman. Kita sudah lupa bahwa jutaan anak sebelum wajib belajar menjadi populer di akhir abad ke-19, dididik dengan sukses di rumah oleh keluarga mereka. Ide menyerahkan tanggung jawab mendidik anak-anak Anda ke orang lain bukanlah konsep yang populer.

Penting juga untuk dicatat bahwa homeschooling tidak hanya ada untuk populasi yang kurang beruntung yang tidak mampu bersekolah di sekolah negeri. Orang kaya juga mempekerjakan guru dan pengasuh untuk mengajar anak-anak mereka di rumah. Alasan kritis untuk belajar dengan cara ini adalah agar anak-anak belajar memenuhi potensi penuhnya di masyarakat, tidak terlalu beda dengan saat ini. Homeschooling bukanlah pilihan baru untuk mendidik anak, namun merupakan pilihan penting.

Meskipun banyak yang tidak setuju dengan ide sekolah rumah, mungkin masih mengejutkan mendengar bahwa homeschooling sebenarnya ilegal di banyak negara Eropa. Britania Raya, dibandingkan banyak negara lainnya, masih memiliki sedikit peraturan dalam hal pendidikan wajib.

Banyak anak-anak homeschooling menerima pengajaran dari guru profesional (sejumlah guru di dekat saya di Halaman Tutor menggambarkan beberapa siswa mereka yang menjalankan homeschooling) dan biaya sekolah online saat ini sering memainkan peran integral dalam pembelajaran siswa yang belajar di rumah.

Karena jumlah anak-anak yang disekolahkan di rumah meningkat, kita mungkin melihat pemerintah berusaha memaksakan kendali yang lebih besar di area yang sebelumnya mereka pilih untuk diabaikan secara diam-diam. Tergantung di sisi mana Anda berdebat, apakah menurut Anda ini akan menjadi hal yang baik atau buruk untuk pendidikan di Indonesia.

Program pendidikan homeschooling
Anda bisa membuat program homeschooling secara personal.

Pro dan Kontra Homeschooling

Ada pro dan kontra melakukan homeschooling untuk anak Anda. Beberapa kerugiannya adalah ini bukanlah pilihan yang ‘mudah’, membutuhkan banyak waktu, dedikasi, kesabaran, dan kreativitas. Ini juga merupakan pekerjaan purna waktu sehingga satu orang tua harus melepaskan pekerjaan untuk fokus memberikan pendidikan. Ini juga artinya mendapatan rumah tangga akan lebih rendah, sedangkan biaya memberikan pendidikan bisa meningkat.

Memang ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan apakah kita melakukan homeschooling untuk anak kita namun jika Anda siap menerima tantangannya Anda akan merasa bahwa manfaatnya jauh lebih besar daripada manfaatnya. Keberhasilan sistem pendidikan homeschooling Anda artinya Anda kemungkinan besar Anda bersama anak-anak mandiri dan percaya diri yang tahu apa yang mereka inginkan dalam hidup dan telah dibina sehingga mereka memiliki keterampilan untuk mencapainya.

Tersedia guru-guru terbaik
Kursus pertama gratis!
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (31 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (71 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (16 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (31 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (21 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Eka
5
5 (33 ulasan)
Eka
Rp125,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Danu
Danu
Rp15,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Zanza
4,9
4,9 (21 ulasan)
Zanza
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Amalia
5
5 (15 ulasan)
Amalia
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Theodore
4,9
4,9 (31 ulasan)
Theodore
Rp180,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Lukas
4,9
4,9 (8 ulasan)
Lukas
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Crystal
5
5 (71 ulasan)
Crystal
Rp80
/jam
Kursus pertama gratis!
Pardomuan
5
5 (16 ulasan)
Pardomuan
Rp150,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Irene natalia
4,8
4,8 (5 ulasan)
Irene natalia
Rp250,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Chatarina
4,9
4,9 (31 ulasan)
Chatarina
Rp50,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Michelle 인나
5
5 (13 ulasan)
Michelle 인나
Rp65,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fahmi bashar, m. Pd.
5
5 (21 ulasan)
Fahmi bashar, m. Pd.
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Samuel
4,9
4,9 (9 ulasan)
Samuel
Rp200,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Shani
5
5 (33 ulasan)
Shani
Rp50
/jam
Kursus pertama gratis!
Masiga buana juli
5
5 (70 ulasan)
Masiga buana juli
Rp85,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Ghina
5
5 (18 ulasan)
Ghina
Rp80,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Manfaat Sekolah Rumah

Pembelajaran Fleksibel yang Dikhususkan

Manfaat bagus dari homeschooling adalah Anda bisa secara personal membuat program homeschooling Anda. Anda bisa memutuskan apa yang akan Anda ajarkan pada anak Anda dan bagaimana mengajarkannya. Mungkin Anda akan mengikuti rencana formal yang sejalan dengan sistem sekolah, atau mungkin Anda akan membuat program berdasarkan apa yang Anda rasa yang terbaik untuk anak Anda.

Bagaimanapun, Anda memilih untuk mengajari anak Anda, penting diingat bahwa Anda tidak harus terpaku pada satu jenis program. Anda bebas membuat program yang akan menunjukkan hal terbaik dari anak Anda. Cobalah membuat jadwal fleksibel yang Anda dan anak Anda nikmati.

Menghindari Sebagian Besar Flu Umum dan Virus

Bonus lain dari homeschooling adalah anak Anda tidak akan tertular segala penyakit, pilek, atau flu yang menyebar. Mereka akan tetap relatif sehat dan bugar ketika di lingkungan homeschooling. Selain itu, jika mereka sakit, mereka masih bisa belajar karena mereka berada di rumah.

Anak Anda kemungkinan juga tidak akan berpura-pura sakit agar mereka bisa tetap di rumah. Karena di rumah mereka harus belajar dan melanjutkan jadwal belajar mereka yang ditetapkan.

Mengintegrasikan Pembelajaran ke Dalam Lingkungan Sehari-Hari Anda

Mengajari anak Anda di rumah memiliki manfaat besar dalam mempersiapkan mereka untuk melihat sesuatu dengan kacamata baru. Anda bisa memasukkan pendidikan ke dalam segala hal yang Anda lakukan. Jalan-jalan di taman bisa menjadi proyek sains untuk mempelajari pohon atau rumput. Jalan-jalan di komplek bisa berubah menjadi pelajaran sejarah atau pelajaran tentang desain dan arsitektur. Bahkan memasak makanan keluarga bisa menjadi kelas ekonomi rumah.

Pembelajaran dan pendidikan tidak hanya terkandung dalam subjek sekolah yang acak. Setiap momen membawa peluang baru untuk mempelajari hal baru yang membuka pikiran anak Anda sehingga ini akan menjadikan mereka siswa yang lebih kuat dan penuh rasa ingin tahu.

Apa perbedaan antara pembelajaran rumah dan pembelajaran online?

pemilihan kurikulum homeschooling
Saat Anda memutuskan memberikan pendidikan homeschooling kepada buah hati Anda, Anda bebas memilih, sesuai minat bakat buah hati Anda.
  • Bebas Mengikuti Minat Alami Anak

Manfaat besar homeschooling adalah sebagai orang tua yang mengajari anak Anda, Anda akan memiliki kesempatan memonitor anak dan memelajari minat mereka. Anda akan bisa melihat di mana mereka akan berkembang dan di mana mereka akan bergumul.

Hal ini memberi Anda pilihan mengintegrasikan minat mereka dan menggunakannya sebagai pendorong untuk mempertahankan keterlibatan anak dan mempercepat pembelajaran mereka. Misalnya, jika mereka suka mobil, maka Anda bisa menggunakan minat ini untuk membuat kurikulum sekolah yang fokus mengajarkan sejarah, matematika, geografi, dll.

Fleksibilitas ini adalah kekuatan penting dalam homeschooling, dan penting untuk mempertahankan fleksibilitas ini dalam pembelajaran anak. Memungkinkan mereka untuk bersama-sama membuat program pendidikan mereka melalui bakat dan minat alami mereka serta memperkenalkan pelajaran dalam beragam topik.

Menanamkan Rasa Percaya Diri

Menjauhlah dari cara mengajar yang otoriter dan biarlah anak-anak Anda mengekspresikan diri. Mengambil peran aktif dalam pembelajaran mereka akan memvalidasi anak Anda, membantu mereka merasa percaya diri dan berdaya. Tanggung jawab dan kepercayaan adalah motivator pusat untuk rasa percaya diri, dan ini mudah ditanamkan di lingkungan homeschooling.

Pengalaman Belajar yang Luas

Saat mengajari anak Anda, dunia adalah tempat bermain Anda, Anda bisa pergi ke museum untuk melihat apa yang sedang Anda pelajari, atau menyusun kunjungan ke sebuah kantor untuk memahami bagaimana menerapkan matematika ke dalam dunia nyata. Anda bahkan bisa libur setahun untuk berkeliling dunia dan belajar tentang sejarah, bahasa, dan budaya di jalan.

Homeschooling bukan berarti Anda harus dibatasi di rumah Anda. Homeschooling tidak memerlukan lokasi fisik yang ditetapkan untuk berhasil. Kebebasan ini memungkinkan Anda menelusuri dan menemukan cara baru untuk melibatkan, mengajarkan, dan membuat anak Anda senang dengan dunia di sekelilingnya.

Penerapan Pembelajaran ke Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dari memasak hingga membayar tagihan rumah tangga, hingga menganggarkan, dan menghadapi tantangan. Daftarnya sangat panjang, namun kekuatan utama dari pembelajaran homeschooling adalah bagaimana anak-anak bisa belajar menerapkan apa yang mereka pelajari di kehidupan nyata dan dengan relevansi ini. Belajar memiliki arti yang benar-benar baru, beralih dari informasi yang berubah-ubah menjadi keterampilan dasar untuk berhasil bertahan hidup di masa depan.

Mengizinkan anak Anda untuk ikut andil dan mengalami sebagian besar bentuk kehidupan orang dewasa akan memungkinkan mereka untuk menggunakan pembelajaran ini sebagai persiapan untuk masa depan mereka sendiri.

Bebas dari Tekanan Teman Sebaya dan Perundungan

Tantangan signifikan di sekolah umum saat ini adalah keselamatan dan keamanan, namun ketika mengajari anak Anda di rumah, Anda tidak perlu risau tentang efek berbahaya dari tekanan teman sebaya, efek perundungan yang sangat kejam, atau dampak kekerasan di sekolah yang mengancam jiwa.

Anak Anda akan 100% yakin dengan lingkungan yang aman dan terjamin untuk belajar dan fokus bertumbuh menjadi individu yang bahagia dan percaya diri.

Jadwal Homeschooling
Jika Anda telah memutuskan memberikan pendidikan homeschooling kepada buah hati anda, sebisa mungkin jangan menempatkan banyak jadwal dalam sehari.

Bisakah Saya Belajar Sendiri untuk Ujian Nasional

Topik yang tampaknya semakin sering muncul di papan diskusi super pendidikan The Student Room adalah sekolah rumah dalam sistem pendidikan sixth form. Siswa tertarik dengan sekolah rumah karena berbagai alasan; perasaan kurangnya dukungan di sekolah, masalah dengan perundungan, tidak setuju dengan guru atau sesederhana mata pelajaran yang mereka inginkan tidak tersedia.

Ada tiga pertanyaan utama yang biasanya ditanyakan:

Apakah saya diizinkan secara legal untuk belajar sendiri di rumah?

Ya – selama orang tua atau wali Anda setuju, Anda memiliki hak legal untuk melakukan homeschooling. Namun, wewenang setempat perlu diberi tahu, jika Anda meninggalkan sekolah. Pastikan Anda memahami cakupan tugas, dan bisa memperoleh buku pelajaran yang diperlukan. Pertimbangkan untuk melibatkan layanan guru privat, baik secara regular atau ketika diperlukan saja.

Bagaimana saya ikut ujian jika saya tidak berada di sekolah?

Beberapa sekolah akan menerima kandidat dari luar, namun Anda kemungkinan akan melakukan ujian sebagai kandidat swasta di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Anda perlu membayar untuk setiap ujian. Ujiannya terdiri dari Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).

Apakah saya masih bisa mendaftar ke universitas?

Ya – Anda akan mendaftar melalui jalur SBMPTN atau jalur seleksi mandiri seperti biasa. Untuk bisa mendaftar ke universitas atau perguruan tinggi, syarat yang dibutuhkan adalah memiliki ijazah. Bagi anak homeschooling, ijazah yang bisa digunakan yaitu ijazah paket C. Namun, dalam hal ini, anak homeschooling tidak bisa langsung mengikuti ujian kejar paket C. Melainkan harus mengikuti beberapa tahapan yaitu Paket A (SD), Paket B (SMP), dan Paket C (SMA). Untuk mendaftar universitas, ijazah ini hanya sebagai formalitas, selain itu anak homeschooling tetap harus melewati serangkaian tes kecakapan yang diselenggarakan oleh universitas terkait dan bersaing dengan calon mahasiswa lainnya.

3 Tip Cepat untuk Homeschooling yang Sukses

  • Jangan mencoba memampatkan terlalu banyak dalam sehari, Anda akan cepat lelah dan kehabisan tenaga.
  • Bergabung dengan komunitas dukungan homeschooling dan mengatur karyawisata dan tamasya rutin dengan keluarga homeschooling lainnya.
  • Gunakan teknologi multimedia dan internet, ada banyak hal seperti bahasa yang dapat diajarkan dengan baik oleh ahli. Ditambah, ada kurikulum gratis, rencana pembelajaran, lembar kerja, dan sumber-sumber homeschooling lainnya.

Sekolah umum masih menjadi pilihan yang populer dalam hal pendidikan anak. Namun tidak harus dengan peningkatan dramatis perundungan sekolah, kekerasan sekolah, sistem pendidikan yang dipertanyakan, dan iklim ekonomi yang kurang menjanjikan. Bagaimana sekolah umum dibandingkan homeschooling?

Homeschooling telah menjadi tidak hanya pilihan sekunder, namun pertimbangan utama dalam menjaga anak-anak tetap aman saat menyiapkan mereka untuk masa depan yang cemerlang tempat mereka dapat berkembang sebagai anggota masyarakat yang bahagia.

Sekarang temukan panduan langkah demi langkah untuk homeschooling para pelajar…

Butuh guru ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang