“Alam adalah sumber sumber dari semua pengetahuan sejati. Ia memiliki logikanya sendiri, hukumnya sendiri, ia tidak memiliki pengaruh tanpa sebab atau penemuan tanpa kebutuhan.” - Leonardo da Vinci

Setiap hari, antara 15,000 dan 20,000 orang mengunjungi Mona Lisa di Louvre. Ini bisa dibilang adalah lukisan paling terkenal di dunia. Namun, Ada banyak seniman-seniman lainnya yang membuat jejak mereka di dunia seni. Degas, Auguste Renoir, Frida Kahlo, Kandinsky, Rembrandt, Vermeer, Courbet, Seurat, Klimt, Pissarro, Mondrian, Caravaggio, Warhol, Caillebotte, Pollock, Goya, dll., ada banyak pelukis terkenal.

Dari Renaisans hingga seni modern, inilah 10 lukisan paling terkenal dalam sejarah.

Tersedia guru-guru Melukis terbaik
Kursus pertama gratis!
Argya
5
5 (40 ulasan)
Argya
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Jihan
5
5 (16 ulasan)
Jihan
Rp55,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Max
5
5 (6 ulasan)
Max
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fedra
5
5 (14 ulasan)
Fedra
Rp90,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Dayna fitria
5
5 (10 ulasan)
Dayna fitria
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rianti
5
5 (7 ulasan)
Rianti
Rp95,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Hadi
5
5 (10 ulasan)
Hadi
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Diadjeng mustika putri
5
5 (20 ulasan)
Diadjeng mustika putri
Rp37,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Argya
5
5 (40 ulasan)
Argya
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Jihan
5
5 (16 ulasan)
Jihan
Rp55,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Max
5
5 (6 ulasan)
Max
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fedra
5
5 (14 ulasan)
Fedra
Rp90,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Dayna fitria
5
5 (10 ulasan)
Dayna fitria
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rianti
5
5 (7 ulasan)
Rianti
Rp95,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Hadi
5
5 (10 ulasan)
Hadi
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Diadjeng mustika putri
5
5 (20 ulasan)
Diadjeng mustika putri
Rp37,000
/jam
Kursus pertama gratis>

Mona Lisa karya Leonardo da Vinci

Siapa yang tidak tahu Mona Lisa yang terkenal?

Bahkan jika Anda belum pernah melihatnya di Louvre, Anda mungkin akan mengenali karya ini. Mona Lisa dilukis oleh Leonardo da Vinci di abad ke-16. Karya ini menampilkan perempuan yang akan menjadi istri Francesco del Giocondola seorang Florentine yang dijuluki Lisa Gherardini.

Lukisan Leonardo da Vinci
Lukisan minyak Leonardo da Vinci yang terkenal

Ceritanya Leonardo da Vinci dihubungi oleh Francis I dari Prancis, mengemasi tasnya, dan menetap di Château du Clos Lucé, salah satu kediaman raja. Lukisan cat minyak tersebut kemudian dipajang di Versailles dan saat ini dipajang di Louvre.

Lukisan ini sangat terkenal karena lukisan tersebut pernah dicuri pada tahun 1911 oleh seorang Italia yang ingin membawanya kembali ke negara asalnya.

Pecinta seni menikmati komposisi ini, yang cukup orisinil pada masanya. Lukisan ini cukup mirip dengan foto kartu identitas kita. Banyak yang telah menyadari bahwa mata Mona Lisa mengikuti Anda di sekeliling ruangan. Sebenarnya, lukisan ini masih dipelajari saat ini dan menunjukkan betapa jeniusnya Leonardo da Vinci.

"Guernica" karya Pablo Picasso

Karya paling terkenal Picasso, Guernica, saat ini dipajang di Reina Sofia di Madrid dan berukuran 3.5m kali 7.8m. Ini adalah salah satu karya paling penting di abad ke-20 karena menampilkan pengeboman kota Guernica pada tahun 1937 oleh Nazi dan pesawat Italia. Pablo Picasso ingin menunjukkan kengerian dan penderitaan bangsa Spanyol saat perang saudara gitu, jadi dia menggambarkan pemboman yang menyebabkan 2.000 orang tewas.

Komposisi dan skala karya tersebut membuatnya mengesankan dan mengejutkan. Untuk waktu yang lama, karya itu disimpan di MoMA di New York sesuai keinginan penciptanya. Lukisan itu tidak akan kembali ke Spanyol hingga tahun 1981 setelah Franco wafat.

Temukan kursus melukis Jakarta di Superprof sekarang.

"Liberty Leading the People" karya Eugène Delacroix

Ini tidak diragukan lagi merupakan salah satu karya paling terkenal di Louvre. Liberty Leading the People dilukis oleh peluki Romantis Eugène Delacroix di tahun 1930 dan ditampilkan di Salon de Paris pada tahun 1831. Awalnya disebut "Scènes de barricades" mengacu pada Revolusi Juli yang mengikuti Revolusi Prancis. Selama Restorasi Borbon dan di bawah pemerintahan Charles X, barikade dipasang di Paris untuk mempertahankan kebebasan negara. Hal ini menyebabkan Monarki Juli.

lukisan Eugène Delacroix
lukisan yang mempunyai makna kebebasan bagi kaum wanita

Delacroix memilih untuk mewakili kebebasan sebagai wanita bertopi Frigia, simbol revolusi, dan membawa bendera Prancis. Posturnya menggemakan patung kuno. Karya ini sering dianggap sebagai simbol demokrasi dan Republik Prancis. Lukisan ini telah dipajang di Louvre sejak tahun 1874.

Mulai belajar tentang seni dengan kelas-kelas melukis ini yang terdaftar di Superprof.

"The Raft of the Medusa&" karya Géricault

Karya ini awalnya disebut “Scène de Naufrage” (Shipwreck Scene) oleh Théodore Géricault dan merupakan salah satu karya paling terkenal dalam gerakan Romantis. Karya ini setinggi 491cm dan luas 716cm dan dilukis antara tahun 1818 dan 1819. Lukisan ini menampilkan kejadian yang berlangsung pada tahun 1816 di di pantai Senegal.

Fregat kerajaan hancur di pantai Afrika. Kaptennya, kurang berpengalaman, mengatur situasi dengan buruk; tidak ada cukup sekoci untuk jumlah pelaut dan petugas yang tersisa harus membangun rakit dengan material seadanya di atas kapal. Dari 150 orang di rakit, hanya 10 orang yang selamat dari badai dan kanibalisme yang terjadi.

Untuk melukis karya ini, Géricault harus melakukan banyak riset untuk membuatnya serealistis mungkin. Di latar belakangnya sekoci digambar untuk merepresentasikan harapan meskipun mereka tidak melihatnya.

Mengapa tidak belajar melukis online?

Bergabung di beberapa kelas melukis Jakarta terbaik di Superprof.

Tersedia guru-guru Melukis terbaik
Kursus pertama gratis!
Argya
5
5 (40 ulasan)
Argya
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Jihan
5
5 (16 ulasan)
Jihan
Rp55,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Max
5
5 (6 ulasan)
Max
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fedra
5
5 (14 ulasan)
Fedra
Rp90,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Dayna fitria
5
5 (10 ulasan)
Dayna fitria
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rianti
5
5 (7 ulasan)
Rianti
Rp95,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Hadi
5
5 (10 ulasan)
Hadi
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Diadjeng mustika putri
5
5 (20 ulasan)
Diadjeng mustika putri
Rp37,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Argya
5
5 (40 ulasan)
Argya
Rp75,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Jihan
5
5 (16 ulasan)
Jihan
Rp55,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Max
5
5 (6 ulasan)
Max
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Fedra
5
5 (14 ulasan)
Fedra
Rp90,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Dayna fitria
5
5 (10 ulasan)
Dayna fitria
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Rianti
5
5 (7 ulasan)
Rianti
Rp95,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Hadi
5
5 (10 ulasan)
Hadi
Rp100,000
/jam
Kursus pertama gratis!
Diadjeng mustika putri
5
5 (20 ulasan)
Diadjeng mustika putri
Rp37,000
/jam
Kursus pertama gratis>

"Impression, Sunrise" karya Claude Monet

“Impression, Sunrise” karya Monet dilukis pada tahun 1872 dan menandai awal mula gerakan Impresionis. Claude Monet mereplikasi pelabuhan di Le Havre dengan gaya yang benar-benar baru pada saat itu. Daripada tema-tema Romantisisme yang serius dan terkini, Monet berfokus pada pemandangan sehari-hari seperti matahari terbit.

Nama “Impresionis” berasal dari kritikus seni ketika mengolok-olok gaya dari nama karya tersebut dan menjadikan impresionisme sebagai bagian dari sejarah seni. Ini nyata terjadi pada majalah Le Charivari, yang mengolok-olok seniman seperti Renoir, Pissarro, and Monet.

Majalah tersebut mengatakan sesuatu yang terkenal:

“Monet, Pissaro, dan Morisot tampaknya telah menyatakan perang pada keindahan.”

Kritik ini pada saat itu memacu gerakan impresionis. Dengan melepaskan diri dari pendekatan akademis pada saat itu, pelukis-pelukis impresionis menikmati melukis dari momen sehari-hari dengan warna-warna yang lebih cerah.

Beberapa lukisan-lukisan terbaiknya berasal dari serialnya di Water Lilies. Jika Anda mencari kelas melukis cat minyak, periksa di sini.

"Déjeuner sur l’herbe" oleh Édouard Manet

“Le Déjeuner sur l’herbe” (Luncheon on the Grass) adalah karya yang sangat terkenal. Meskipun saat ini dianggap sebagai salah satu karya modern pertama, lukisan itu pernah ditolak oleh juri Salon pada tahun 1863. Lukisan itu dipajang di Salon des refusés di tahun yang sama dan menyebabkan banyak kontroversi.

Déjeuner sur l’herbe
Lukisan Édouard adalah lukisan yang di kritik karena subjek dan gayanya.

Wanita telanjang di latar depan ditemani dua pria mengejutkan orang-orang Paris pada masa itu. Karya tersebut dikritik karena subjek dan gayanya. Dengan melukis gambar ini, Édouard Manet telah melanggar semua aturan pada masa itu. Perspektif tersebut tidak dihormati dan bayangan serta cahayanya melepaskan sosok-sosok itu dari semak belukar. Gaya lukisan ini tidak dihargai pada masa itu namun inilah yang membuat Manet salah satu seniman paling populer di zaman kita. Dia sering dipelajari di kelas-kelas seni.

Cari tahu lebih banyak tentang dunia melukis.

“The Great Wave off Kanagawa” karya Hokusai

Karya oleh pelukis Jepang Hokusai sebagian besar terinspirasi oleh pelukis-pelukis impresionis pada masa itu. Lukisan ini dibuat pada tahun 1830 atau 1831 selama periode Edo dan dikenal di Jepang sebagai The Great Wave atau The Wave.

Ini adalah bagian dari serial yang dikenal sebagai “Thirty-six Views of Mount Fuji” dan terkenal karena penggunaan biru Prussia. Lukisan ini khususnya terkenal karena menyatukan cetakan Jepang tradisional dengan perspektif Barat.

The Wave populer di Jepang maupun di Eropa. Ada beberapa versi yang dapat ditemukan di Metropolitan Museum of Art, British Museum, dan Perpustakaan Nasional Prancis.

"The Scream" karya Edvard Munch

The Scream, dilukis pada tahun 1893, adalah karya paling terkenal dari seniman Norwegian Edvard Munch. Sebagai pelukis ekspresionis, dia sering disebut di percakapan yang sama dengan Vincent van Gogh dan Gauguin. Namun, The Scream adalah contoh klasik dari ekspresionisme.

The Scream menampilkan sosok humanoid yang terlihat ngeri ke arah penonton Latar belakangnya tidak terlalu tajak tapi Anda bisa melihat jembatan dan pagar dalam pusaran oranye dan biru. Anda juga bisa melihat siluet lainnya.

Karya oleh Munch ini terinspirasi oleh ketakutan dan kecemasan. Munch seringkali digambarkan sebagai seniman yang disiksa. Dia terluka oleh peristiwa seperti kematian dini saudara perempuan dan ibunya, dan keluarganya juga punya riwayat masalah kesehatan mental.

Karya tersebut dikenal di seluruh dunia dan cukup populer. Sebenarnya, wajah dalam karya ini adalah inspirasi untuk topeng di film “Scream”.

Belajar dari kursus melukis terbaik di Indonesia berkat Superprof.

"Les Demoiselles d’Avignon" karya Pablo Picasso

Awalnya berjudul "Le Bordel d’Avignon" (The Avignon Brothel), karya oleh Picasso ini menandai kedatangan Kubisme. Dilukis pada tahun 1907, Les Demoiselles d’Avignon adalah hasil eksperimen yang dilakukan oleh Picasso dan temannya Georges Braque.

Lukisan Geometris
Seni Lukis Kontemporer Menggunakan Bentuk Geometris.

Picasso menerima surat dari Cézanne yang menyebutkan dunia terbuat dari kotak dan lingkaran. Seniman tersebut memutuskan untuk menggunakan istilah-istilah ini untuk merepresentasikan dunia menggunakan bentuk-bentuk geometris. Dia melakukan beberapa sketsa sebelum tiba pada karya yang kita kenal hari ini.

Orang-orang dalam lukisan tersebut dideformasi dan geometris. Lukisan tersebut menimbulkan skandal di dunia seni, namun memperkenalkan seni kontemporer. Meskipun ini bukan contoh bagus dari realisme, ini adalah contoh bagus seniman yang
menggambarkan subjeknya dengan cara yang baru dan menarik.

Pelajari lebih lanjut tentang para seniman terkenal saat ini.

The Persistence of Memory karya Salvador Dali

“Persistence of Memory” adalah salah satu karya paling terkenal oleh pelukis surealis Salvador Dali. Dilukis pada tahun 1931, lukisan cat minyak ini menunjukkan pantai Portlligat dengan jam dinding yang meleleh di bawah matahari. Dali tampaknya menyebarkan ide bahwa kecemasan dan berlalunya waktu menjadi realita. Kebanyakan orang menyebutnya “Jam yang Meleleh”. Seniman ini rupanya terinspirasi oleh keju Camembert yang meleleh di ujung makanan. Untuk menikmati karya ini, Anda perlu pergi kr Museum of Modern Art di New York.

Tentu saja, ini bukanlah satu-satunya para seniman hebat. Ada lebih banyak mahakarya lagipula. Ada seniman-seniman terkenal dari seluruh dunia dan dari sepanjang sejarah, jadi pertimbangkan untuk menghubungi seorang guru privat untuk mengajari Anda tentang sejarah atau teknik seni.

Butuh guru Melukis ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang