Katakanlah Anda baru saja meluncurkan IPO (penawaran umum saham perdana) Anda karena Anda mengubah startup Anda menjadi perusahaan publik. Anda pasti akan berkonsultasi dengan pengacara yang tepat untuk mengetahui apakah Anda telah mematuhi semua peraturan hukum yang berkaitan! Atau mungkin Anda berada di sekolah hukum sekarang, mencoba memutuskan bidang hukum apa yang ingin Anda dalami: Anda punya banyak pilihan! Anda bisa menjadi pengacara perusahaan, pengacara cedera, pengacara imigrasi, dan lain-lain. Sebagai pemilik bisnis baru, bagaimana jika Anda perlu membiasakan diri dengan undang-undang tentang limbah dan emisi, serta hukum pajak: Anda harus berkonsultasi dengan jenis pengacara apa? Catatan: pengacara pajak Anda mungkin tidak memenuhi syarat untuk bertindak sebagai pengacara ketenagakerjaan! Praktik hukum merupakan topik yang rumit dan membingungkan sehingga dewasa ini, seseorang harus berkonsultasi dengan pengacara yang tepat untuk mendapatkan jawaban yang dicari. Dalam artikel ini, Superprof bertujuan untuk menguraikan spesialisasi penting dalam hukum sehingga Anda akan segera mendapatkan nasihat yang Anda butuhkan untuk pekerjaan yang ada.

Perbedaan Dasar

aspek hukum berbeda dalam pengacara keluarga
Baik pengacara maupun notaris bisa menjadi pengacara keluarga, hanya saja mereka mewakili aspek hukum yang berbeda. Sumber: Pixabay Credit: Geralt
Sebagai seorang mahasiswa hukum di Indonesia, Anda harus bisa membedakan Antara pengacara dan notaris dan apakah Anda akan membutuhkan beasiswa hukum. Banyak orang yang berpikir bahwa pengacara dan selicitor bisa dipertukarkan, tetapi masing-masing memenuhi fungsi spesifik dalam sistem hukum di negara yang menerapkannya.

Seorang pengacara memiliki tiga fungsi utama: tampil di pengadilan (dan memberikan tuntutan, tentu saja!), memberikan nasihat hukum secara tertulis atau secara langsung, dan menyusun dokumen untuk pengadilan.

Terlebih lagi, dalam lingkup pekerjaan pengacara, ada dua perbedaan mendasar: seorang pengacara kriminal memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan diri sebelum menuju ke pengadilan, yang menjadi tempat ia menghabiskan sebagian besar waktu kerjanya. Pekerjaan seorang pengacara komersial sebagian besar meliputi pekerjaan di dalam ruangan, memberi nasihat tentang seluk-beluk hukum dan menulis opinion paper. Itu tidak semudah kedengarannya! Satu perbedaan penting antara notaris and pengacara adalah jenis hukum yang dipraktikkan. Sebagai contoh, seorang pengacara mungkin berspesialisasi dalam hukum maritim dan pengiriman, bidang yang menyangkut perselisihan tentang tagihan muatan (dry shipping) dan permasalahan hukum tentang kapal itu sendiri – tabrakan dan/atau penyelamatan (wet shipping). Seorang notaris tidak akan menangani masalah seperti itu; namun, notaris memiliki ruang lingkup yang lebih luas di bidang hukum. 

Notaris bekerja secara langsung dengan publik dan klien mereka bisa berupa perorangan maupun perusahaan.

Mereka bisa memberikan pembelaan dalam kasus-kasus kriminal atau membantu dalam perencanaan perumahan; membuat konsep wasiat atau mengelola merger perusahaan senilai miliaran rupiah. Lihat glosarium hukum kami agar Anda tidak bingung dengan istilah-istilah yang digunakan pengacara. Anda mungkin menganggap notaris sebagai manajer kasus. Apa pun kasus Anda – membeli real properti atau menyelesaikan perselisihan, seorang notaris pertama-tama akan memberi nasihat, dan kemudian melihat situasinya sampai selesai. Jika keterangan kasus Anda mengharuskan spesialis dalam setiap aspek hukum terkait, nasihat hukum ahli bisa diperoleh dari seorang pengacara. Kami akan membahas bidang spesialisasi tersebut di bawah. Yakinlah bahwa notaris Anda tidak akan meninggalkan; sebagai gantinya dia akan mencari pengacara atas nama Anda. Saat ini, jumlah notaris jauh lebih banyak daripada pengacara, dan kedua jenis pengacara ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Pendidikan hukum yang lebih menjamur dan standar yang lebih ketat versus lebih banyak kebebasan untuk mempraktikkan hukum secara mandiri dan memiliki keuntungan dari segi pekerjaan merupakan beberapa perbedaan lainnya. Sekarang Anda memiliki gambaran untuk dipikirkan apakah Anda ingin menjadi pengacara atau notaris. Selanjutnya, kita akan mebahas jenis hukum yang Anda dalami. Anda mungkin juga ingin tahu di mana Anda bisa menemukan tutor hukum di Jakarta...

Bidang Khusus untuk Pengacara dan Notaris

Daftar berikut mencakup jenis representasi dan proses yang dapat dilakukan oleh kedua jenis praktisi hukum tersebut. Hukum Administrasi Publik adalah istilah umum yang mencakup segala sesuatu yang berhubungan dengan hubungan pemerintah dengan rakyat. Hukum Publik membahas siapa pun yang menolak manfaat program sosial, mulai dari pendidikan hingga perawatan untuk orang tua dan orang berkebutuhan khusus. Siapa pun yang merasa telah kehilangan haknya bisa mencari perwakilan hukum dari pengacara yang berspesialisasi dalam bidang ini. Pengacara Administratif sebaiknya memberi nasihat kepada lembaga pemerintah, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Perhubungan tentang undang-undang terkait infrastruktur dan program sosial seperti pendidikan. Praktik hukum jenis ini selanjutnya bisa mengerucut lagi ke spesialisasi yang lebih khusus, seperti pembuangan limbah, penggunaan energi dan alokasi sumber daya.

pengacara keuangan juga berperan dalam undang-undang perbankan
Selama beberapa dekade terakhir, pengacara keuangan telah berperan dalam membentuk kembali undang-undang perbankan Sumber: Pixabay Kredit: Meditations
Hukum Perbankan dan Keuangan, baik dalam skala global maupun nasional, telah berada di garis depan evolusi dalam reformasi perbankan sejak krisis ekonomi 2008. Pengacara cenderung menangani permasalahan dalam skala besar, seperti penyelidikan peraturan tentang pinjaman bank atau praktik operasi. Sedangkan notaris mengelola pengaturan keuangan internasional yang lebih rumit, dengan bekerja di berbagai yurisdiksi. Katakanlah sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ingin melakukan ekspansi ke Eropa atau Amerika. Seorang notaris bisa memberikan saran kepada klien mereka tentang undang-undang keuangan yang relevan di negara-negara tersebut dan melakukan korespondensi mengenai hal-hal tersebut untuk mereka. Seorang notaris juga bisa menangani pengajuan status kepailitan, seandainya Anda perlu mengajukannya! Kelalaian Profesional menyiratkan bahwa seseorang dalam profesi tertentu telah gagal dalam memberikan tingkat perawatan atau keahlian yang diperlukan/diharapkan darinya. Kelalaian klinis, bagian dari hukum kelalaian profesional, menunjukkan bahwa penyedia layanan kesehatan tidak memberikan perawatan yang berkualitas. Biasanya, dokter banyak mendapatkan jenis gugatan ini terhadap mereka. Klaim kelalaian bisa terjadi dalam skala kecil, senilai puluhan juta rupiah (mungkin karena penasihat keuangan yang memberikan nasihat buruk), atau dalam skala yang sangat besar: situasi bencana seperti runtuhnya bangunan atau ganti rugi untuk cedera kronis yang meluas di tempat kerja. Meskipun menangani berbagai aspek yang berbeda, bidang hukum lain yang menjadi bidang praktik pengacara dan notaris adalah:

  • penerbangan dan luar angkasa
  • kasus perdata dan hak asasi manusia
  • hukum cedera pribadi
  • hukum kekayaan intelektual
  • hukum keluarga
  • imigrasi
  • hukum Kriminal
  • hukum perusahaan

Tentu saja, kedua jenis pengacara tersebut memiliki spesialisasi tersendiri dalam litigasi yang termasuk dalam yurisdiksi mereka. Secara alami, ada beberapa bidang hukum yang hanya ditangani oleh pengacara; dan kami telah mencantumkannya dalam tabel praktis ini. Sekarang, kita akan membahas notaris: apa jenis hukum yang mereka praktikkan dan tidak menjadi bidang praktik pengacara?

Layanan Hukum yang Disediakan oleh Notaris

Jika Anda belajar untuk menjadi pengacara dan ingin menjadi pengacara, Anda akan memiliki pilihan kasus yang sangat beragam – termasuk kasus keragaman! Misalnya, Anda mungkin memilih untuk menjadi pengacara lingkungan – topik yang banyak diperbincangkan sekarang. Dari kesehatan dan keselamatan pekerja, penyusunan proposal energi terbarukan, hingga transaksi properti: apa pun yang berkaitan dengan manajemen risiko – katakanlah risiko keuangan atau perbaikan dari lahan yang terkontaminasi, notaris adalah pengacara yang tepat untuk kasus ini! Jika Anda sedang mengejar gelar sarjana hukum Anda dengan maksud menangani permasalahan hukum untuk sebuah LSM (organisasi non-pemerintah), menjadi pengacara adalah cara yang harus ditempuh. Beberapa firma hukum besar untuk amal menyewa pengacara yang memiliki spesialisasi dalam wasiat dan kepercayaan dan yang berpengetahuan luas dalam hukum real estat, untuk mewakili klien dalam permasalahan komersial. Jika Anda lebih suka advokasi kelompok-kelompok kemanusiaan, dipekerjakan oleh lembaga-lembaga tersebut merupakan mimpi yang menjadi kenyataan! Anda akan menangani notaris kasus pro-bono tetapi tetap mendapatkan dibayar. Banyak juga notaris yang sangat tertarik dengan hukum Hiburan. Mungkin bidang ini tampak glamor, tetapi pada kenyataannya, pekerjaan hukum seperti itu sebagian besar terdiri dari penulisan dan revisi kontrak: dengan agen, manajer, dan perwakilan lainnya; Anda juga bisa menegosiasikan kontrak endorsement selebriti. Anda bisa memilih untuk fokus pada aspek hukum tertentu terkait hiburan; misalnya dengan menjadi pengacara kekayaan intelektual. Artinya, Anda akan menangani permasalahan hukum yang dapat diperdebatkan – pelanggaran hak cipta, atau transaksional: mendaftarkan hak cipta. Dengan menjadi seorang pengacara di tingkat notaris, Anda memiliki berbagai spesialisasi yang bisa dipilih:

  • Pengacara cedera pribadi
  • pengacara kriminal ( pengacara pembela pidana )
  • pengacara bisnis
  • pengacara litigasi
  • pengacara perceraian
  • pengacara kepailitan dan banyak lagi!

Anda bisa terlibat dalam mediasi atau negosiasi atas nama klien, dan tergantung pada jenis hukum yang Anda praktikkan, Anda bahkan bisa menangani kasus pro bono! Memang, pengacara dan notaris menangani semua jenis hukum, tetapi ada opsi ketiga untuk bekerja di firma hukum tanpa menjadi anggota asosiasi pengacara.

tempat bekerja sama paralegal di ruang sidang seluruh negeri
Kita semakin sering melihat paralegal bekerja bersama pengacara di ruang sidang di seluruh negeri. Sumber: Pixabay Kredit: Michael D. Beckwith

Paralegal: pahlawan tanpa tanda jasa bagi setiap Firma Hukum

Paralegal adalah orang yang telah menjalani pelatihan dalam aspek hukum tertentu, seperti penulisan hukum dan penelitian hukum, tetapi tidak menghadiri atau tidak lulus dari sekolah hukum. Pekerja profesional seperti mereka akan melakukan pekerjaan ini, baik di kantor hukum atau secara independen – asalkan mereka terdaftar dalam suatu Asosiasi Paralegal. Misalnya, jika alasan perceraian Anda tidak menimbulkan perdebatan, yang artinya Anda dan pasangan Anda telah sepakat untuk bercerai secara damai, Anda bisa menggunakan jasa paralegal dan bukan pengacara perceraian untuk merancang penyelesaian Anda. Terlebih lagi, seorang paralegal yang disewa oleh notaris bisa bekerja di ruang sidang, tetapi hanya bisa berfungsi sebagai asisten notaris atau asisten pengacara. Sebagai paralegal, Anda juga bisa bekerja sebagai Perwakilan Kantor Polisi, memberikan saran kepada orang-orang yang berada dalam tahanan polisi – sekali lagi, asalkan Anda memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Bidang hukum sangatlah luas dan selalu berubah, dan semua pengacara harus memiliki keterampilan analitis yang tajam, ingatan yang kuat (untuk mengingat preseden hukum, di antara alasan lainnya), dan memiliki etika yang baik. Jika itu Anda, jadilah pembela keadilan dengan menjadi pengacara, notaris, atau paralegal karena masyarakat akan selalu membutuhkan mereka yang berpraktik dalam bidang hukum.

Butuh guru Hukum ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 2 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang