Gambar digolongkan sebagai bentuk seni yang dibuat oleh seniman dengan membuat goresan pada permukaan seperti kertas atau papan. Sementara seni visual sekarang dengan mudah bisa diubah menjadi bentuk digital menggunakan aplikasi dan perangkat lunak, keindahan seni visual bagi banyak orang memiliki hubungan yang erat dengan alat/media dan bahannya. Karena alasan inilah seni menggambar terus hidup. Meskipun demikian, teknologi canggih sekarang hampir bisa menghadirkan perasaan ketika menggambar atau melukis. Laptop sekarang sudah bisa menampilkan kanvas digital dan aplikasi yang menanggapi sentuhan dari pena gambar yang dirancang khusus untuk digunakan pada layar. Jika Anda berinvestasi dalam menggambar untuk menyambung hidup, maka dampak teknologi pada seni mungkin benar-benar menjadi terobosan luar biasa untuk Anda. Namun, Anda mungkin merasakannya sebagai invasi di dunia seni. Selanjutnya, seni digital bisa menjadi sarana yang berguna untuk membantu pemula untuk menemukan gaya gambar mereka dan media yang mereka sukai, dengan melihat penampilan gambar mereka di layar. Akan tetapi, apakah seorang seniman menganjurkan penggunaan media digital? Jawabannya iya! Seniman mana pun, baik yang melakukannya hanya sebagai hobi atau secara profesional, harus memiliki banyak pengalaman dalam berbagai media, meskipun sebagian besar merupakan bidang yang mereka pilih. Ini berarti bahwa jika Anda telah belajar menggambar di komputer dan Anda mahir melakukannya, maka itu adalah media Anda sehingga Anda harus tetap menggunakannya. Hanya karena Anda menggunakan alat yang berbeda bukan berarti Anda tidak lagi pantas disebut seniman. Di masa lalu, setiap ilustrator setia kepada gaya atau teknik tertentu. Banyak ilustrator buku, misalnya, yang umumnya bekerja hanya dengan pensil, pastel, kapur atau arang. Namun, seiring perkembangan zaman dan tren, para seniman menjadi lebih percaya diri dan berani untuk menggunakan media campuran dalam menciptakan karya seni mereka. Meskipun sebagian besar alat dan teknik bisa dimanipulasi dalam berbagai cara untuk menciptakan gaya yang unik, kombinasi media yang berbeda memungkinkan lebih banyak ruang lingkup untuk menciptakan hasil, pencampuran tekstur, warna, dan bahkan skala yang patut diperhatikan. 

Menggunakan Pensil Grafit, Krayon, dan Pensil Warna

Pensil warna, atau krayon, sering dianggap sebagai mainan untuk balita atau anak-anak usia sekolah. Namun, alat-alat inilah yang juga digunakan oleh banyak ilustrator sukses. Anda hanya perlu mencari #senipensil atau hashtag seni yang lain di Instagram untuk melihat sejumlah karya seni yang benar-benar menakjubkan yang dibuat dengan media sederhana.

seni yang sederhana namun indah
Hanya dengan menggunakan satu media sederhana, Anda bisa membuat cahaya dan bayangan dan menciptakan karya yang cukup indah. Kredit foto: Arturo Espinosa di Visualhunt
Selain itu, krayon adalah pilihan populer untuk ilustrator buku anak-anak, seperti halnya pastel minyak, karena hasil akhir kedua media ini cukup lembut.  Desainer dan arsitek juga banyak menggunakan krayon lilin karena mudah digunakan dan menambahkan sentuhan warna dan tekstur pada setiap sketsa atau desain. Sementara itu, pensil grafit memiliki beragam warna tetapi lebih sering digunakan untuk pengaplikasian yang tebal dan cepat. Seperti halnya pensil biasa, pensil grafit juga tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan semua skala pekerjaan dan preferensi setiap orang. Kelebihan utama pensil grafit adalah hasil yang halus dan mudah digunakan untuk membuat objek 3D menggunakan gradien, atau cahaya dan bayangan. Membuat sketsa menggunakan pensil grafit menawarkan banyak fleksibilitas dan itu adalah pilihan yang sangat baik bagi mereka yang membuat sketsa kasar (seperti menggambar langsung, misalnya).

Alasan untuk Menggambar Dengan Pensil atau Arang

Salah satu kelebihan terbesar menggunakan alat-alat seperti krayon dan pensil adalah harganya murah. Sebagian besar toko alat tulis pasti menyediakan berbagai perlengkapan seni, termasuk pensil warna dan krayon. Sejumlah toko yang lebih besar bahkan mungkin menawarkan pensil grafit serta pilihan cat dan pastel yang lebih banyak. Selain itu, kelebihan lain dari bahan-bahan ini adalah bisa digunakan pada permukaan juga murah seperti kertas putih biasa (sekali lagi, sebagian besar toko pasti menyediakan jenis kertas yang sangat cocok untuk banyak media ini). Artinya, Anda tidak perlu membeli kertas bertekstur khusus sehingga Anda bisa menekan biaya. Hal ini sangat berguna jika Anda sudah mengeluarkan uang untuk tutor menggambar atau mengambil bagian dalam kelas menggambar. Dengan aksesibilitas dan biaya yang minim, ini adalah media yang sempurna untuk pemula atau bagi mereka yang beralih ke seni hanya sebagai hobi atau pengisi waktu luang.

Bereksperimen Dengan Media Kering

Arang adalah media kering yang biasanya dibuat dari bahan alami atau organik seperti kayu. Sama seperti grafit, arang dapat digunakan pada permukaan yang halus, namun untuk mendapatkan hasil terbaik, arang harus diterapkan pada kertas bertekstur, seperti kertas linen. Arang menawarkan penampilan bertekstur yang indah sehingga lebih baik digunakan oleh seniman seni rupa daripada desainer yang bekerja dengan garis halus yang memerlukan presisi. Namun, arsitek telah dikenal banyak menggunakan media ini ketika membuat rancangan atau ketika mereka ingin membuat gambar mereka menjadi hidup, karena arang menciptakan goresan patah yang dapat mewakili rasa bergerak.

membuat sketsa cepat dengan arang
Arang adalah media yang bagus untuk menggambar langsung karena merupakan salah media satu yang sering digunakan untuk membuat sketsa cepat. Kredit foto: Frédéric Glorieux di VisualHunt.com
Canson Mi-Teintes, Canson Ingres, Strathmore 500 Series dan Fabriano Tiziano adalah arang populer pilihan para seniman, sementara untuk pensil, mereka menggunakan Faber-Castell Pitt, Grumbacher, Winsor & Newton, Derwent dan Coates.

Arang Paling Baik Digunakan untuk Menggambar Apa?

Sekali lagi, sama seperti pensil grafit (yang menawarkan tampilan akhir yang serupa), arang sangat bagus untuk menggambar gambar yang besar dengan Teknik menggambar cepat. Banyak seniman yang mengambil bagian dalam kelas menggambar memilih untuk menggunakan arang sebagai media gambar karena mereka bisa menggunakan hasil akhir yang halus dan bertekstur untuk mereproduksi penampilan kurva, bentuk, dan gerakan halus. Sebagai bahan organik, arang sangat cocok untuk membuat gambar yang menggambarkan alam. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa, seperti namanya, arang adalah bahan yang sederhana dan monoton, namun masih bisa digunakan untuk menghasilkan beberapa karya yang fantastis. Gambar-gambar yang mengesankan telah dibuat oleh seniman di seluruh dunia yang menampilkan lanskap dan potret dalam gaya tradisional dan kontemporer. Jika Anda ingin melihat seberapa jauh media dapat dimanipulasi, carilah 'gambar arang 3D' di Internet untuk menemukan karya luar biasa yang membuat Anda terkesan. Anda tidak akan percaya bahwa Anda bisa membuat gambar seperti hidup hanya dengan tangan Anda dan sepotong arang! Tahukah Anda bahwa Anda bisa menggunakan cotton buds atau ujung jari Anda untuk menghaluskan goresan arang setelah diaplikasikan? Pastikan jika Anda menggunakan jari-jari Anda untuk mencucinya agar tidak meninggalkan sidik jari hitam di seluruh karya seni Anda!

Menciptakan Warna Dengan Kapur, Conte, dan Pastel

Kapur dan pastel minyak adalah media yang sempurna untuk membuat ilustrasi berwarna namun dengan tekstur lembut. Namun, kapur menawarkan hasil yang lebih pucat dari pastel minyak. Anda mungkin terbiasa menggunakan kapur di papan tulis, tetapi bahan-bahan seperti ini benar-benar merepotkan bagi para seniman karena hanya menawarkan hasil sementara. Sebagai gantinya, coba aplikasikan kapur pada kertas berwarna yang disesuaikan dengan kapur atau pastel (atau kertas apa pun dengan permukaan yang sedikit bertekstur). Kelebihan kapur adalah Anda bisa menerapkannya langsung ke kertas atau Anda bisa mengikisnya dan menggunakan tepung hasil kikisan tersebut sebagai media baru, dan masing-masing menawarkan hasil akhir sangat berbeda. Kapur biasanya diproduksi dengan bentuk yang ramping, tetapi ada juga kapur jumbo yang biasanya lebih baik bagi seniman karena hasilnya tidak mudah patah.

berwarna warni dengan pastel minyak
Pastel minyak dapat dicampur untuk menciptakan kombinasi warna yang indah. Kredit foto: SWARM GALLERY OAKLAND di Visualhunt.com
Krayon conte telah digunakan oleh beberapa seniman paling terkenal di dunia seperti Picasso, Degas, dan Delacroix, yang menunjukkan seberapa lama media ini telah digunakan dalam seni. Alat warna-warni ini terbuat dari campuran tanah liat, grafit, dan pigmen alami yang artinya, media ini memiliki karakteristik yang mirip dengan pensil grafit tetapi memiliki warna yang lebih pekat. Lebih tipis dan lebih keras dari pastel lainnya, krayon conte sangat cocok untuk pekerjaan yang lebih membutuhkan presisi, seperti sketsa yang rinci. Pastel minyak adalah media yang menjadi pilihan utama untuk seorang ilustrator buku bergambar anak-anak, Lynne Chapman, yang menciptakan gambar yang benar-benar menakjubkan yang dirancang untuk pembaca muda. Karyanya tidak penuh energi, tetapi juga memiliki kualitas yang tinggi dan warna yang menarik. Pastel minyak memberikan banyak fleksibilitas kepada seniman berkat zat berminyak mereka yang tidak pernah benar-benar kering (kecuali dilapisi dengan pelapis). Artinya, media ini akan tetap lunak sehingga masih bisa digunakan bahkan setelah pengaplikasian. Pastel minyak tidak hanya bisa digunakan sebagai media untuk menggambar, tetapi juga bisa digunakan untuk melukis. Kedua metode tersebut memungkinkan Anda untuk membangun lapisan krim yang indah dari dicampur warna.

Bermain-main Dengan Pena Di Atas Kertas

Terakhir, sketsa pena adalah cara belajar menggambar yang fantastis. Banyak yang tidak menyadari bahwa Fearne Cotton adalah seniman yang sangat berbakat serta presenter TV dan DJ, dan ia mengilustrasikan rilis buku terbarunya dengan berbagai sketsa pena. Gambar-gambarnya dapat memberikan inspirasi yang cukup dan mengungkapkan betapa mudahnya untuk menciptakan ide-ide Anda hanya dengan menggoreskan pena di atas kertas.

seni dapat dari berbagai media, seperti pena, pensil dan lainnya
Bahkan menggunakan sesuatu yang sederhana seperti pena dapat menciptakan karya seni. Kredit foto: joncandy di Visual Hunt
Dengan menggunakan pena dalam seni, Anda pada dasarnya menggunakan media yang dirancang untuk menulis, sehingga Anda mengganti kata-kata yang seharusnya ditulis dengan representasi visual. Tidak seperti arang, pastel, dan pensil grafit, pena memiliki ujung yang lebih runcing dan tidak selalu bisa digoreskan dengan mudah sehingga Anda mungkin perlu menyesuaikan gaya gambar Anda agar sesuai. Misalnya, jika Anda menggunakan spidol, Anda akan berfokus pada tekanan yang Anda terapkan untuk membuat garis yang konsisten atau yang tidak konsisten dan berhati-hati agar tintanya tidak ‘merembes’ pada kertas karena terlalu banyak diterapkan. Mengapa tidak mengambil kursus menggambar dengan tutor privat?

  • kursus menggambar di Jakarta
  • kursus menggambar di Solo
  • pelajaran menggambar online
  • lihat kursus menggambar untuk anak-anak
  • temukan kursus menggambar untuk pemula
Butuh guru Menggambar ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

3,00/5, 2 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang