Kapur dan pastel minyak adalah media yang sempurna untuk membuat ilustrasi penuh warna namun lembut, meskipun kabur memiliki warna yang lebih pucat. Tidak hanya lebih mudah diterapkan daripada beberapa media seni lainnya, kapur dan pastel minyak juga relatif murah dan tidak menghasilkan banyak noda di sana-sini. Untuk pemula atau mereka yang beralih ke seni sebagai hobi, tidak harus mencuci peralatan setelah penggunaan adalah salah satu aspek yang sangat positif. Meskipun murah dan relatif bersih, kapur dan pastel dapat digunakan untuk membuat gambar dengan sentuhan profesional. Meskipun tidak ada aturan dalam menggunakannya, tips tentang berbagai cara untuk memanipulasi media ini akan tetap bermanfaat untuk Anda. Media kapur dan pastel benar-benar bisa memicu kreativitas dan menghasilkan hasil akhir yang jelas dan berlapis.

Banyaknya Pilihan Warna Pastel

Ada berbagai jenis pastel yang tersedia, tetapi jenis pastel yang paling umum adalah pastel keras, pastel lunak, pastel minyak, serta pensil pastel, dan masing-masing menawarkan karakteristik uniknya sendiri. Warna dari media yang satu ini biasanya lebih pekat dari media lainnya.

pastel warna sebagai penghasil warna paling pekat
Dari semua alat di kotak peralatan seni Anda, pastel akan menghasilkan warna yang paling murni dan paling pekat. Foto kredit: See-ming Lee (SML) di Visual hunt.
Apa pun jenis pastel yang Anda gunakan, Anda pasti akan menghasilkan warna yang cemerlang dengan cepat. Tidak seperti pensil warna tradisional dan krayon, Anda bisa dengan mudah membuat gambar berwarna yang kaya akan pigmen tanpa perlu kuas cat, palet, dan pelarut, entah itu minyak ataupun air. Satu-satunya alat yang Anda perlukan untuk menghasilkan gambar pastel dasar adalah jari-jemari Anda – ini tidak berlaku untuk banyak media seni lain! Anda tentu saja harus memiliki permukaan kertas yang cocok seperti kertas tebal yang dirancang untuk pastel. Pastel dibuat dengan kapur dan pigmen kering yang disatukan untuk membentuk pasta kental. Pasta tersebut kemudian dibentuk menjadi stick dan dibiarkan kering. Seperti namanya, pastel minyak memiliki hasil akhir yang berminyak tetapi menawarkan banyak fleksibilitas kepada seniman karena media ini tidak pernah benar-benar kering. Artinya, media ini akan tetap lunak sehingga masih bisa digunakan bahkan setelah pengaplikasian.

Pendahuluan Singkat tentang Cara Menggambar dengan Pastel

Seperti yang telah kami sebutkan, tidak ada cara yang benar atau salah untuk menggunakan pastel tetapi mengetahui pilihan teknik yang tersedia akan sangat membantu. Pastel lunak memiliki tekstur seperti beludru yang sangat nyaman untuk digunakan oleh banyak orang (seakan mereka sangat 'lancar' dalam menggunakannya). Pastel lunak lebih rentan untuk rusak daripada pastel keras. Sebelum Anda memulai, Anda harus membuat banyak serbuk dengan pastel kering, seperti halnya pensil arang dan arang, tetapi Anda tidak perlu membersihkan kuas. Jadi, buka jendela Anda untuk ventilasi udara sebelum Anda menggambar. Anda juga bisa mengenakan sarung tangan atau menggunakan tisu untuk menjaga jari-jemari Anda tetap bersih. Setelah diterapkan pada permukaan kertas, Anda bisa menggunakan kuas, tisu, kapas, chamois, kain perca, atau bahkan jari Anda untuk menekan dan mencampurkan pigmen. Anda juga bisa menggunakan ujung pastel atau menggoreskannya secara menyamping untuk membuat efek yang berbeda. Kunci untuk menciptakan nada warna yang indah dan lembut adalah lapisan. Seorang guru menggambar atau tutorial online bisa menunjukkan kepada Anda beberapa teknik yang bisa Anda adopsi dengan berbagai jenis pastel.

Pastel Conte: Sudah Digunakan sejak Lama dalam Sejarah Seni

Krayon conte telah digunakan oleh beberapa seniman paling terkenal di dunia seperti Picasso, Degas, dan Delacroix, yang menunjukkan seberapa lama media ini telah digunakan dalam seni. Alat warna-warni ini terbuat dari campuran tanah liat, grafit, dan pigmen alami yang artinya, media ini memiliki karakteristik yang mirip dengan pensil grafit tetapi memiliki pigmen warna yang lebih pekat.

dengan pastel conte akan menghasilkan karya seperti diatas
Menggunakan pastel Conte, Anda dapat menghasilkan warna-warna indah yang intens seperti pada karya ini. Kredit foto: mbtphoto (banyak sekali) di Visualhunt.
Lebih tipis dan lebih keras dari pastel lainnya, krayon conte sangat cocok untuk pekerjaan yang lebih membutuhkan presisi, seperti sketsa yang rinci. (Jika Anda suka membuat sketsa, Anda mungkin juga suka menggambar dengan tinta.)

Seni Kapur dan Papan Tulis

Anda mungkin terbiasa menggunakan kapur di papan tulis, tetapi bahan-bahan seperti ini benar-benar merepotkan bagi para seniman karena hanya menawarkan hasil sementara. Sebagai gantinya, coba aplikasikan kapur pada kertas berwarna yang disesuaikan dengan kapur atau pastel (atau kertas apa pun dengan permukaan yang sedikit bertekstur). Kelebihan kapur adalah Anda bisa menerapkannya langsung ke kertas atau Anda bisa mengikisnya dan menggunakan tepung hasil kikisan tersebut sebagai media baru, dan masing-masing menawarkan hasil akhir sangat berbeda. Kapur biasanya diproduksi dengan bentuk yang ramping, tetapi ada juga kapur jumbo yang biasanya lebih baik bagi seniman karena hasilnya tidak mudah patah. Meskipun beberapa seniman mungkin lebih suka berkarya dengan bahan yang lebih tradisional seperti kertas, Ada juga yang lebih suka menggunakan papan tulis, kertas, atau permukaan lain (seperti tanda dan label kafe atau restoran) atau jalan dan trotoar (suatu bidang yang dikenal sebagai ‘seni jalanan’).

Bagaimana Cara Menggunakan Kapur

Sulit untuk berjalan menyusuri jalan raya tanpa memperhatikan papan spesial berwarna-warni yang sering ditampilkan di luar restoran untuk memikat pelanggan. Papan tulis tidak lagi digunakan untuk menulis dengan kapur putih, restoran mempekerjakan seniman untuk membuat desain dan font yang indah di papan iklan mereka. Ini hanyalah satu dari banyak contoh pengaplikasian seni dalam kehidupan kita sehari-hari. Selain itu, kapur juga bisa digunakan di jalan, untuk menghias trotoar beton yang membosankan – agak mirip dengan seni grafiti yang diciptakan oleh seniman berbakat, walaupun seni ini masih sering dipandang negatif. Seniman di seluruh dunia telah bereksperimen dengan kapur di jalanan, menciptakan karya agung yang menarik perhatian banyak orang. Gambar-gambar kapur yang indah yang dibuat oleh karakter Dick Van Dyke, Bert dalam film asli Mary Poppins adalah contoh dari seni kapur dalam budaya populer.

Contoh Penggunaan Kapur Dan Pastel di Dunia Seni

Pastel minyak adalah media yang menjadi pilihan utama untuk seorang ilustrator buku bergambar anak-anak, Lynne Chapman, yang menciptakan gambar yang benar-benar menakjubkan yang dirancang untuk pembaca muda. Karyanya tidak penuh energi, tetapi juga memiliki kualitas yang tinggi dan warna yang menarik.

The Crevasse seni yang terbuat dari kapur muller
Ini adalah karya seni kapur Muller yang luar biasa dengan nama The Crevasse. Kredit foto: tati01691 di VisualHunt.com
Sebaliknya, ada seniman jalanan Edgar Müller yang lahir di Mülheim/Ruhr pada tahun 1968, dan dibesarkan di sebuah kota pinggiran bernama Straelen di Jerman. Sebagai seorang pelukis berbakat, ia suka melukis pemandangan pedesaan di kota kelahirannya sampai suatu hari, di usianya yang ke 25, ia memutuskan untuk benar-benar menggambar dan melukis pada lanskap yang pernah menjadi subjek lukisannya. Dia sekarang berkeliling dunia untuk menciptakan seni jalanan kapur. Pada 2008, ia menghadiri Festival Budaya 2008 dan memukau para pengunjung dengan karyanya yang berjudul ‘The Crevasse’. Müller mengubah sebagian area dermaga menjadi pemandangan zaman es yang menarik, yang menyerupai kawah es yang benar-benar nyata di bumi. Apakah Anda mencari kursus menggambar dengan tutor?

  • Temukan kelas menggambar di Jakarta
  • Temukan kelas menggambar di bandung
  • Temukan kursus menggambar di Surabaya
Butuh guru Menggambar ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang