Anda kurang termotivasi atau, mungkin bisa dikatakan: sedang mengulur waktu untuk terjun ke dunia fotografi?

Jika benar begitu, beberapa frasa dari fotografer terkenal ini mungkin dapat membantu Anda menemukan jalan keluar!

Bukankah kita semua tahu bahwa bekerja keras dan terus bergerak merupakan kunci kesuksesan, terutama dalam kedisiplinan?

Katakanlah Anda akan ikut serta dalam proses photo shoot. Klien Anda sudah siap berpose di depan backdrop.

Betapa Anda ingin memotret dengan cahaya alami!

Saat Anda bersiap-siap, berjalan menuju ruang studio Anda – ruang ini diarahkan dengan frasa indah tentang fotografi, Anda dapat menemukan inspirasi baru dan melakukan pemotretan dengan tenang.

Biarkan Superprof membantu Anda menunjukan frasa inspiratif yang sangat terkenal dan banyak diungkapkan dengan seni fotografi untuk mengarahkan studio Anda.

Filosofi kamera
Foto memberikan makna yang berbeda tergantung siapa dan apa yang dilihat. Sumber: Freepik
Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Ade
5
5 (18 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (11 ulasan)
Abi
Rp400,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (18 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (11 ulasan)
Abi
Rp400,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Tentang Foto

"Sebuah novel memiliki 10 hikmah, namun setiap foto memilki 1000 makna".

Berbicara tentang foto, berarti Anda ingin membahas tentang bagaimana sudut pandang akan foto itu sendiri. Jika Anda telah menyelesaikan sebuah novel, Anda akan mendapatkan 10 hikmah dan pelajaran tentang kehidupan. Tapi foto akan menghidupkan 1000 makna tergantung dari siapa yang melihat dan apa yang mereka lihat.

Berikut beberapa kata2 gokil photos atau tentang foto menurut beberapa orang yang mungkin dapat menambah kecintaan Anda terhadap dunia fotografi.

 

Mary Ellen Mark: "Jika latar belakang tidak bekerja sama dengan subjek utama Anda, Anda tidak akan memiliki gambar yang bagus".

Untuk membuat foto Anda lebih menarik dibanding foto biasanya, Anda harus memperhatikan bagaimana latar belakang dapat bekerja sama dengan subjek utama Anda.

Jika foto sebatas menampilkan keseluruhan subjek utama dalam frame, maka komposisi foto monoton, akan nampak seperti foto dokumentasi biasa.

Agar hasil foto memberikan sentuhan akhir yang mengesankan, poin terpenting adalah pengaturan sudut cahaya dan memperhatikan komposisi agar terlihat perbedaan besar dalam atmosfer foto, serta mengambil gambar pada sisi telefoto untuk mengeliminasi objek sekitar yang tidak diinginkan.

 

Diane Arbus: "Sebuah foto adalah rahasia tentang rahasia. Semakin ia memberitahu Anda makin sedikit Anda tahu".

Setiap fotografer memiliki sudut pandangnya sendiri untuk setiap foto yang mereka hasilkan.

Terkadang arti sebuah foto yang sebenarnya tidak akan terlihat secara jelas dengan sekali melihatnya. Anda perlu memahami dari sudut pandang yang berbeda, maka Anda akan temukan arti foto yang dimaksudkan oleh sang fotografer.

Bukan hal yang mudah untuk mencari makna dari sebuah foto, tapi disanalah seninya. Yang menarik, terkadang foto yang sederhana, memiliki makna cerita yang panjang. Dan itu adalah sebuah mahakarya.

 

Sani Sinarsana: “Kamera terbaik Anda adalah kamera yang paling Anda kuasai bukan kamera yang paling mahal yang Anda beli.”

Ya tentu kualitas kamera akan menentukan kualitas foto Anda. Tapi sependapat dengan Sani Sinarsa, filosofi kamera bukan dari seberapa mahal kamera itu, melainkan seberapa besar Anda memahaminya.

Karena foto tidak hanya memerlukan lensa tapi juga mata yang terbuka.

Anda harus menguasai kamera dan menguasai momen yang ingin Anda ambil. Kamera semahal apapun jika Anda tidak tahu detail cara menggunakannya dan mengaplikasikannya, itu tidak akan bermakna.

Banyak foto yang mengesankan dihasilkan hanya dari sebuah kamera handphone biasa. Karena foto adalah sebuah seni yang memerlukan imajinasi dan kreasi.

 

Galih Sedayu: “Sebuah foto adalah suara tanpa bunyi dan kadang perang tanpa pertumpahan darah.”

Seorang fotografer handal akan berhasil menagkap momen diluar cara pandang mata yang biasa.

Foto yang dihasilkan akan bercerita banyak hal tanpa harus mengeluarkan suara, dan foto tersebut akan menggambarkan perasaan yang dimainkan tanpa harus berada di kondisi yang sama.

Foto yang menarik sedemikian, tentu bukan hasil jepretan biasa, perpaduan teknik, imajinasi, sudut pandang, dan perasaan, (atau mungkin juga kualitas kamera), adalah rangkuman bagaimana sebuah foto dapat menampilkan momen yang tidak biasa.

Untuk Anda dapat menghasilkan foto seperti itu, Anda harus melihatnya lebih dekat utnuk emndapatkan yang lebih banyak.

 

Ansel Adams: “Saat kata-kata menjadi tidak jelas, maka saya akan fokus terhadap foto. Ketika gambar sudah mulai tidak memadai, maka saya akan puas dengan diam.”

Terkadang cara terbaik untuk tidak terlibat dalam perdebatan adalah memilih diam. Orang yang pintar mengerti kapan harus berbicara dan kapan memilih untuk diam.

Dan menariknya, foto dapat menajdi bagian untuk menjelaskan apa yang tidak bisa disampaikan melalui kata-kata. Hal ini jelas tergambar dari apa yang dikatakan Ansel Adams dan mungkin juga dirasakan oleh banyak orang.

 

Anne Geddes: “Gambar-gambar yang terbaik adalah gambar yang dapat mempertahankan kekuatannya dan memiliki dampak selama bertahun-tahun, terlepas dari berapa kali gambar itu dilihat.”

Berdasar dari ungkapan di atas, yang dapat kita maknai bahwa gambar atau foto yang menarik adalah foto yang berdampak.

Banyak foto-foto yang dihasilkan fotografer atau jurnalis yang berhasil mengarahkan pemikiran yag melihat untuk sependapat dengan apa yang sedang ia ingin tunjukkan.

Fotografer handal berhasil menambhakan perasaan yang hanyut dalam foto mereka sehingga foto itu akan terus terkenang meski waktu telah merubah keadaannya.

 

Galih Sedayu: “Sebuah foto dapat menjadi simbol untuk melepas kerinduan terhadap seseorang sekaligus menciptakan kebencian yang mendalam terhadap seseorang.”

Sebagai seorang fotografer, pegiat foto, dan dosen fotografi, Galih Sedayu telah menghasilkan beragam foto-foto yang mengesankan.

Lahir di Kota Cianjur tahun 1975 ini, Galih Sedayu teah mendirikan APC Institute sebuah lembaga usaha yang bergerak di bidang fotografi komersil dan pada tahun 2010 membangun Cawan Photo Space (Ruang Kreatif Fotografi) serta perpustakaan foto Andhika Prasetya di Kota Bandung.

Melalui ungkapannya di atas, galih sedayu berusaha untuk tidak menghasilkan foto, melainkan membuat cerita melalui gambar.

 

Gilless Peress: “Saya tidak percaya kata-kata. Saya percaya gambar.”

Sederhananya, mungkin kata-kata dapat mengungkapkan hal yang salah tapi gambar selalu menunjukkan apa yang terjadi sebenarnya. Itu mengapa foto dapat melebihi peran sebuah kata.

Foto menjelaskan sebuah makna bukan dari kata tapi dari gambar. Seperti yang dikatakan Gilless Peress bahwa ia tidak percaya kata-kata, tapi ia percaya gambar.

Apakah Anda juga mempercayainya? Ya, gambar terkadang berhasil menampilkan apa yang tidak bisa kita lihat dengan sekali pandang, itu mengapa dokumentasi yang tepat sangat diperlukan untuk melihat apa yang lebih banyak dan lebih dekat.

 

Ralph Hattersley: “Kami membuat foto untuk memahami apa artinya hidup bagi kami.”

Ralph Hattersley adalah seorang pengajar fotografi di Amerika, jurnalis, komentator, dan juga fotografer. Ia juga pernah membuat sebuah buku berjudul “Discover Your Self Through Photography”.

Bukunya tersebut juga menjelaskan bahwa foto yang ia hasilkan adalah caranya memaknai sebuah kehidupan. Foto memberikan makna untuk memahami apa artinya sebuah kehidupan.

Jika Anda menyukai dunia fotografi, Anda harus mulai belajar dari sekarang. Dan ingat untuk melihat rekam jejak kesuksesan fotografer hebat dunia, Ralph Hattersley.

 

Andy Warhol: “Hal terbaik mengenai sebuah gambar adalah gambar itu tidak pernah berubah, bahkan ketika orang-orang yang ada di dalamnya sudah berubah.”

Jika apa yang ada dalam kehidupan ini tidaklah abadi, tapi foto menggambarkan keabadian.

Waktu akan terus bergerak dan sebuah momen akan terlewati setelahnya, namun dokumentasi foto berhasil menangkap gambar dan mengabadikan sebuah momen.

Apa yang terjadi mungkin sudah berubah tapi gambar dalam foto tidak akan pernah berubah. Inilah yang menarik dari profesi fotografer, karena mereka berhasil menangkap cerita yang tidak bisa diputar kembali.

Jadi apa arti sebuah foto menurut Anda sendiri?

Superprof menyediakan tutor forografi terbaik untuk Anda.

 

Pendapat Wanita

Ruth Bernhard: “Jika Anda merasa puas dengan hanya apa yang Anda lihat, maka Anda tidak melihat apa pun.”

Kekuatan fotografer lepas atau jurnalis adalah pada cara pandang mereka yang berbeda pada sekeliling mereka.

Memang banyak yang bisa memotret gambar pada waktu yang pas, namun hanya sedikit yang bisa fokus dengan satu foto, detail kecil pada jepretan, dan gambar yang bagus.

Dengan menggunakan cahaya dan bayangan untuk memaksimalkan efek, dan sentuhan tambahan selama proses, Anda dapat membuat foto yang biasa saja terlihat seperti sebuah karya seni.

Cari kursus fotografi Jakarta.

Rahasia dari visual yang bercerita adalah saat Anda gambaran nyata sebelum memotretnya, dan untuk tetap siaga pada kesempatan apa pun untuk memotret tujuan Anda.

 

Anne Geddes: “Hal tersulit dalam fotografi adalah membuat gambaran yang sederhana.”

Selama kursus fotografi untuk pemula, instruktur Anda pasti akan menjelaskan: komposisi alami tetaplah modal terbaik untuk fotografer mana pun!

Peribahasa ini sangat sesuai terutama untuk fotografi studio atau fashion karena sasaran mereka bukanlah mengubah subjek, tetapi menjaga dan menonjolkan keasliannya.

Dalam fotografi potret, subjek berharap Anda dapat memotret dengan kualitasnya yang hidup.

Anda lebih baik menggunakan lampu studio untuk hasil yang terbaik dan hindari latar belakang yang rumit atau menggunakan terlalu banyak properti; hal tersebut akan mengalihkan inti dari prinsip pemotretan yang sederhana namun efektif.

Anne Geddes, seorang fotografer yang belajar sendiri telah melahirkan banyak kutipan yang mengedukasi dan menginspirasi pada seni fotografi. Anda dapat membacanya di sini.

 

Gisèle Freund: “Hal yang menakjubkan tentang fotografi adalah kemungkinannya yang tak terbatas; tidak ada subjek yang mati setelah dipotret”

Dalam fotografi digital dan film, teknik memang penting, namun teknik fotografi sendiri bukanlah seni sebenarnya.

Selama kelas fotografi, di sekolah seni dan workshop, para pemula belajar tentang sejarah fotografi.

Mempelajari karya dari seorang fotografer lanskap terkenal membuat kita seperti mengetahui sekilas tujuan karya dan, mungkin tanpa disadari, pada perasaan dalam dirinya.

Pilihan ada di tangan Anda: Anda dapat mengikutinya; menjadi bagian dari ungkapan karya Anda, atau Anda dapat memperjuangkan pendapat Anda yang berbeda total.

Pelajari tentang belajar fotografi di universitas.

 

Amélie Nothomb: “Tujuan dari momen yang diabadikan adalah untuk menunjukan perasaan cinta pada setiap foto.”

Aturan Emas bagi para seniman: dia perlu mencintai karyanya sendiri agar orang lain juga merasakannya!

Momen yang diabadikan perlu menunjukan siapa yang memotretnya.

Dengan inovasi teknologi yang dibuat dengan kerjasama – atau dibuat khusus untuk meningkatkan eighth art, sangatlah menungkinkan untuk menyempurnakan foto Anda menggunakan software edit foto.

Jika hasil jepretan berbeda dari hasil cetak atau di layar, tidak perlu membuangnya: luangkan waktu untuk memperbaikinya dengan Photoshop atau Lightroom, untuk membuat keindahannya dilihat semua orang.

 

Imogen Cunningham: “Foto favorit saya? Tentu saja yang akan saya potret besok.”

Ingin membuat kemampuan fotografi Anda ke level berikutnya? Membuatnya lebih hebat?

Perlu diingat bahwa fotografi seperti seni pada umumnya, yaitu karya dari sebuah momen.

Jika hasil jepretan awal tidak memenuhi ekspektasi Anda, tak perlu marah: itu hal yang normal.

Pasti akan membutuhkan beberapa sesi mingguan di kelas fotografi, workshop, atau les privat untuk mengembangkan kemampuan Anda dalam komunikasi visual.

Tak perlu khawatir! Anda akan segera melihat progresnya dalam bayangan Anda!

 

Lucy Hilmer: “Membawa kamera dan tripod, saya menemukan cara untuk melihat diri sendiri dengan cara saya.”

Menolak semua persepsi tentang wanita ideal – kurus, tinggi, berambut lurus, tidak bisa apa pun selain cantik, Lucy membuat standar yang akan disampaikan melalui generasi fotografi.

Mengeluarkan pendapat Anda sebagai fotografer, membuat pernyataan – baik itu berdasarkan politik, ekologis, atau jenis kelamin, semua butuh waktu dan dorongan.

Coba lihat portofolio Anda: ada kesempatan bagus jika karya Anda sudah memiliki tema di dalamnya; pesan. Jika Anda bisa melihatnya, maka orang lain juga dapat menikmati karya Anda!

 

Arti sebuah foto
Rambut bagaikan mahkota untuk para wanita. Sumber: Pixabay

Rebecca Drolen: “Saya memulainya dengan rasa takjub bahwa rambut itu indah dan juga menjijikan.”

Dalam fotografi, konteks adalah suatu hal yang jelas membedakan tema, seperti rambut mungkin.

Tambahan lagi, budaya berperan besar dalam memotret suatu subjek. Beberapa kelompok di dunia tidak mengizinkan wanita untuk menunjukan rambut sedangkan yang lain meminta untuk semua rambut yang ada di badan harus dihilangkan karena menghambat aliran ke kulit kepala.

Pelajari cara untuk fokus pada satu atribut subjek, sementara abaikan yang lain selama tidak diperlukan dalam teknis – setiap orang dapat menentukan kedalaman lapangan.

Tambahan lagi, kita dapat melihat visi yang berbeda dari sifat seniman tertentu yang diungkapkan secara kreatif.

Untuk kursus fotografi bisa cek di sini

 

Maya Flore: “Ini adalah momen antara realita dan imajinasi.”

Apakah ada yang lebih baik dari kebenaran yang tertulis tentang foto yang dipotret oleh kamera digital?

Pencitraan digital adalah tindakan penyeimbangan konstan antara apa yang kita lihat dan apa yang kita inginkan dari visi itu.

Menggunakan kamera SLR film memberi kita bukti paling mudah bahwa kita telah terjebak di dalam kotak hitam kita; sebuah kamera DSLR yang menyimpannya dalam bentuk piksel hingga dapat ditransfer ke media berwujud.

Sentuhan tambahan hanya dapat menjangkau sejauh ini untuk mengatur tampilan gambar yang diambil pada film, tetapi Adobe memberi kita lisensi untuk mengusahakan dalam detail grafis penuh pada ide singkat yang terperangkap pada kartu memori.

Temukan mengenai buku fotografi terbaik.

 

Beth Moon: “Meski tersembunyi dalam rimbunan pohon kuno ini, pasti ada keindahan yang dapat ditemukan.”

Seni terkenal karena keindahannya yang menenangkan; dikatakan bahwa kreasi adalah salah satu cara terbaik untuk membebaskan pikiran Anda dan memperoleh kepercayaan diri.

Dalam mode manual atau otomatis, fotografer tingkat lanjut dapat memotret gambar dari sekelilingnya, baik itu untuk mengabadikan subjek tertentu atau membuat sensasi pribadi pada kertas mengkilap.

Singkatnya, memotret gambar juga ideal untuk melepaskan pikiran sehari-hari!

 

Brooke Saward: “Seringkali saya tidur di malam hari tanpa ide dan tak tahu kapan ini akan berakhirnya.”

Setiap fotografer perjalanan pasti tahu perasaan ini!

Salah satu aturan emas dalam fotografi: tahu kapan harus menekan tombol shutter!

Baik pada fotografi pernikahan atau jalanan, fotografer amatir pun belajar untuk memotret dengan cepat... ya, cepat!

Karena alasan inilah kontrol kecepatan rana sangat penting: Ambil kelas foto dengan profesional untuk menemukan dasar-dasar fotografi!

Cek di sini untuk kursus fotografi Bali

Tersedia guru-guru Fotografi terbaik
Ade
5
5 (18 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (11 ulasan)
Abi
Rp400,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ade
5
5 (18 ulasan)
Ade
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Abi
5
5 (11 ulasan)
Abi
Rp400,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Pophie
5
5 (7 ulasan)
Pophie
Rp75,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Kreasinova
5
5 (2 ulasan)
Kreasinova
Rp200,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Riska
5
5 (14 ulasan)
Riska
Rp150,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Rokhmania
4,9
4,9 (11 ulasan)
Rokhmania
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
R trivano
4,7
4,7 (6 ulasan)
R trivano
Rp35,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mima
5
5 (9 ulasan)
Mima
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Pendapat Laki-Laki

Yann Arthus Bertrand: “Dalam fotografi, yang terpenting bukanlah si fotografer.”

Menjadi salah satu fotografer modern paling terkenal di Prancis, karya Yann Arthus Bertrand harus dimiliki oleh semua yang bercita-cita untuk menjadi seorang fotografer professional!

Penulis buku terlaris Earth Seen from the Sky, ia menjelaskan bahwa, untuk mengambil foto berkualitas, orang harus terlebih dahulu lupa berada di belakang lensa.

Berfokus pada subjek, baik itu fotografi lanskap, potret, satwa liar atau malam, memungkinkan menyoroti karya daripada seniman.

Bukankah kita semua lebih ingat foto itu daripada siapa yang memotretnya?

 

Kata2 gokil photos
Foto bagaikan sebuah karya sastra yang dihasilkan oleh mata. Sumber: Freepik

Remy Donnadieu: “Fotografi adalah sastra mata”

Dengan menciptakan ungkapan ini, fotografer dan ilustrator ini menarik kesimpulan antara sastra dan fotografi.

Seperti halnya sastra, seni fotografi terdiri dari menyampaikan pesan tertentu, menggunakan kepekaan seniman dan kamera.

Pembingkaian dan komposisi, aperture, dan pencahayaan; panjang fokus dan pengeditan foto merupakan pertimbangan penting untuk menjadikan sebuah foto sebagai karya seni.

Itu hanya menunjukkan bahwa sebuah gambar benar-benar bernilai ribuan kata, seperti pepatah yang terkenal nyatakan!

 

John Stuart Mill: “Fotografi adalah keterlibatan singkat antara pandangan dan kesempatan.”

Ingin belajar fotografi profesional? Bersiaplah untuk semua situasi!

Tentu saja, seringkali fotografer meluangkan waktu untuk mengatur sesi foto secara detail dan untuk memilih subjeknya dengan hati-hati.

Namun dengan demikian, sering kali ketika Anda kurang mengharapkannya bahwa kesempatan emas untuk memotret pemandangan unik muncul dengan sendirinya: Oleh karena itu seniman harus berharap untuk mengabadikan pemandangan kapan saja.

Dengan teknik foto yang bagus, Anda akan menyadari jepretan Anda yang paling indah dalam kehidupan sehari-hari; foto keluarga, pernikahan atau acara lainnya!

Pilih sekolah fotografi Anda dari yang terbaik di dunia.

 

Robert Capa: “Jika hasil foto Anda kurang bagus, itu karena Anda kurang dekat”

Sebagai seorang fotografer perang dan jurnalis foto, Robert Capa telah mengambil foto-foto tajam dah telah dilihat oleh seluruh dunia!

Dengan ungkapan ini, Capa menjelaskan bahwa fotografer harus sedekat mungkin dengan subjeknya untuk memahami esensinya.

Tidak cukup hanya memiliki lensa zoom jarak jauh atau kamera SLR digital berkualitas untuk mengambil gambar yang indah.

Seniman harus pergi ke lapangan; membangun keintiman dan mengamati lingkungannya sedekat mungkin untuk menjadi seorang fotografer yang tepat.

Jangan ragu untuk mendekati target Anda! Dengan melakukan hal itu akan menempatkan Anda dalam jajaran fotografer terbaik di planet ini.

 

Denis Roche: “Kita memotret apa yang kita lihat, maka kita memotret diri kita sendiri.”

Maraknya smartphone dan perangkat digital di seluruh planet ini; teknologi yang terjangkau untuk hampir semua, membuatnya sangat mudah untuk masuk ke dunia fotografi.

Fotografi telah berkembang menjadi hobi populer, terutama berkat kemampuannya untuk mengabadikan pemandangan yang tak terlupakan dari kehidupan kita sehari-hari.

Kita harus bertanya-tanya: dengan kualitas sekali pakai fotografi digital apakah Anda menghapus foto narsis yang tidak menarik?, apakah hal itu mengurangi pentingnya fotografi secara keseluruhan?

Kebanyakan orang mengutamakan kamera untuk menyusun album foto kenangan yang indah, mungkin tanpa sengaja mengungkapkan visinya tentang dunia dalam prosesnya.

Jika Anda adalah fotografer biasa di acara keluarga, suatu hari Anda dapat beralih ke fotografi profesional.

Ini akan menjadi sesuatu untuk dipikirkan, terutama jika Anda terlalu terjebak dalam kehidupan sehari-hari yang membosankan dan ingin mengubah langkah.

 

Henri Cartier-Bresson: “Fotografi adalah sebuah sikap, cara menjadi hidup, cara hidup.”

Apakah Anda lebih suka foto jurnalis dilakukan dalam film atau gambar digital?

Dalam semua spesialisasi fotografi, sang seniman harus mengadopsi sikap tertentu untuk mengungkapkan keindahan pemandangan dengan cara yang paling meyakinkan.

Fotografi membutuhkan latihan rutin.

Selain mempelajari dasar-dasar fotografi dan berpartisipasi dalam workshop, fotografer yang bercita-cita tinggi harus mengerjakan aspek teknis seperti komposisi dan kedalaman bidang blur di sekitar subjek yang sejernih kristal.

Jiwa fotografer Anda akan muncul dengan membingkai kejadian secara otomatis, sehingga Anda selalu melihat dunia dengan rule of thirds!

 

Damien Berrard: “Fotografi merupakan seni melukis tanpa kuas.”

Fotografi dan melukis telah lama bersaing dalam hal seni.

Pada masa-masa awal fotografi, banyak seniman kuas menentang kegiatan ini, dan menemukan seni melukis yang jauh lebih dihargai dan mudah.

Namun kedua bentuk seni ini memiliki banyak kesamaan: jika Anda tidak tahu cara memegang kuas dengan benar, mengapa tidak mengekspos visi Anda pada dunia dengan kamera digital?

 

Raymond Depardon: “Anda perlu mencintai kesendirian untuk menjadi seorang fotografer.”

Selama les fotografi pertama Anda, Anda mungkin telah memperhatikan bahwa fotografer profesional tidak lagi di sana untuk memberikan nasihat teknis; Ia hanya menemani Anda selama pemotretan.

Cari tahu tentang “kursus fotografi pemula” dan daftarkan kelas pertama Anda.

Bahkan, fotografi tetap merupakan seni yang dilakukan sendiri, karena alasan sederhana bahwa kesendirian mengarah pada pengembangan jiwa artistik.

Bawa tripod dan peralatan Anda: ayo pergi untuk sesi solo fotografi makro!

Mungkin Anda akan merasa di perusahaan yang baik ketika Anda menemukan siapa yang menemukan fotografi.

 

Ansel Adams: “Anda tidak memotret gambar, Anda membuatnya.”

Dalam fotografi, seniman harus berbaur dengan lingkungan. Memang, itu akan menjadi penyegaran untuk Anda pada subjek yang abadi dan akan membedakan Anda dari seniman lain.

Dalam pemotretan biasa, komposisi dan pembingkaian adalah dua elemen penting yang membedakan foto biasa dari sebuah karya seni.

Dengan menggabungkan elemen yang tepat dan menguasai trik cahaya dan keseimbangan putih, seniman fotografer akan dapat memperbaiki gambar di lab fotonya dan benar-benar menghasilkan definisi estetika sendiri.

 

Robert Doisneau: “Menggambarkan berarti menghancurkan; menyarankan berarti membuat.”

Nama fotografi hebat di Prancis , Robert Doisneau telah menjadi master dalam seni menginspirasi fotografer yang akan datang.

Dia menekankan bahwa ketajaman dan fotografi merupakan dua konsep yang terikat erat.

Tangan, pakaian atau ciuman bisa menjadi tanda harapan pada saat yang kompleks atau, sebaliknya, mengungkapkan kekejaman sesaat.

Singkatnya, karya seorang fotografer bukan untuk memihak, tetapi untuk menyampaikan pesan melalui gambar yang dibuat dengan cerdas.

Untuk kemajuan lebih lanjut dalam mempelajari cara membuat gambar seperti itu, kami mengundang Anda untuk menemukan tempat les fotografi di Indonesia.

 

Tentqng foto
Pendapat artistik berbicara dengan kekuatan yang sama, meskipun beberapa terlihat lebih bersemangat. Sumber : Pixabay

Pendapat Terpenting

Apakah penting bahwa kutipan fotografer pria cenderung lebih ke arah aspek teknis dan wanita tampaknya lebih menguraikan emosi yang terlibat dalam pembuatan seni?

Tindakan menciptakan seni itu sendiri merupakan perjalanan yang penuh dengan perasaan. Kata-kata yang menggambarkan perjalanan cenderung dikondisikan oleh harapan.

Yakinlah bahwa karya Ansel Adam tidak kalah berdampak terhadap kontrasnya fotografi hitam putih seperti karya Ruth Bernhard.

Masing-masing memiliki motivasi kuat untuk mengungkapkan apa yang telah mereka pelajari pada setiap kesempatan, dan itu membawa kita kembali ke salvo pembuka kita.

Apakah Annda kurang motivasi?

Mungkin kutipan-kutipan tersebut akan membantu Anda membuka pikiran tentang fotografer ideal yang sudah lama Anda sembunyikan!

Pelajari lebih lanjut tentang fakta menarik mengenai fotografi.

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

4,00 (4 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang