Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan Les privat
Bagikan

Riwayat Italia dan Bahasanya

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 25/09/2019 Blog > Bahasa > Bahasa Italia > Sejarah Bahasa Italia

Bahasa Italia dianggap sebagai salah satu bahasa yang paling indah dan romantis di dunia dan ada banyak orang yang telah jatuh cinta dengan bahasa tersebut dan ingin mempelajarinya.

Sejarah bahasa Italia adalah sejarah yang dibagi dengan Italia sendiri serta penyatuan orang-orang Italia.

Tahukah Anda bahwa bahasa Italia adalah bahasa ke-19 yang paling banyak digunakan di dunia dan, selain Italia, juga digunakan di Vatikan, San Marino, Swiss, Slovenia, Kroasia, dan Malta? Bahasa Italia juga menjadi salah satu bahasa resmi Uni Eropa.

Carilah “kelas bahasa Italia di dekat saya” dan mulailah belajar

Kisah Bahasa Italia

Roma tidak dibangun dalam sehari. Baik negara Italia maupun bahasa Italia mengalami sejumlah besar pengubahan sepanjang sejarah mereka.

Apakah Anda menyukai sejarah? Jika demikian, Anda mungkin akan menikmati artikel ini.

Ada banyak hal yang harus diketahui, jadi mari kita mulai dengan penduduk pertama di berbagai wilayah Italia.

Kisah ini dimulai pada 800 SM. Pada saat itu, daerah yang saat ini bersesuaian dengan Italia dan Korsika dihuni oleh berbagai macam orang.

Ada beberapa wilayah yaitu:

  • Etruria (di Tuscany)
  • Bangsa Yunani (di Selatan dan Sisilia)
  • Bangsa Celtic (di Utara Italia)
  • Bangsa Fenisia
  • Dan berbagai kelompok etnis Italia lainnya

Orang-orang ini tidak punya bahasa atau berbagi satu bahasa pun. Namun, terlepas dari perbedaan mereka, bahasa mereka relatif sama dan ada sekitar 40 di antaranya yang digunakan di wilayah tersebut.

Latin diturunkan dari bahasa yang digunakan oleh orang-orang Italia. Bahasa Latin klasik berbeda dengan bahasa Italia.

Terbentuknya Roma

Fondasi Roma pada tahun 753 SM oleh bangsa Etruria, Sabines, dan Romawi mengubah segalanya.

Perang menyusul dan wilayah itu kemudian ditaklukkan. Hal ini meghasilkan Italia yang disatukan dan diromanisasi pada masa pemerintahan Augustus dari 27 SM ke 14 SM. Bangsa Romawi kemudian akan pergi untuk menaklukkan sejumlah besar daerah sekitarnya juga.

Hingga pada 200 M, Kekaisaran Romawi membentang di Eropa Barat, Afrika Utara, Inggris, Armenia, dan Arab. Anda harus melihat peta Kekaisaran Romawi dari waktu itu. Benar-benar luar biasa!

Jadi, Latin diekspor ke seluruh Eropa dengan pengecualian beberapa tempat di pinggiran kekaisaran. Bangsa Romawi juga membawa budaya dan agama mereka, agama Kristen, bersama mereka.

Pertumbuhan Latin dan Kemunduran Yunani

Pada 200 SM, berkat tradisi lisan, ada dua bahasa utama yang digunakan di seluruh Kekaisaran Romawi, yaitu Latin dan Yunani. Sebagian besar sisanya diabaikan.

Para pemimpin lokal berusaha untuk memaksakan bahasa Latin di seluruh kekaisaran dengan membatasi penggunaan bahasa Yunani dan menekan mereka yang mencoba untuk menggunakannya.

Latin dibiarkan dan terbagi menjadi dua: Latin Klasik (digunakan oleh bangsawan) dan Latin Vulgar (dituturkan oleh tentara dan penjajah). Seiring waktu, Vulgar Latin (atau Bahasa Setempat) mengambil alih dan akan menjadi dasar dari bahasa Italia, Spanyol, dan Prancis.

Beragam Pengaruh Bahasa Italia

Sedikit demi sedikit, Kekaisaran Romawi melemah. Wilayah tetangganya melihat hal ini sebagai peluang bagus untuk menaklukkannya.

Invasi Barbarian terjadi antara abad ke-4 dan ke-8.

Pertama, orang Hun mulai berpindah ke wilayah Kekaisaran Romawi pada tahun 375. Berasal dari Asia Tengah, mereka dipimpin oleh Attila (orang Hun) dan benar-benar mengganggu situasi geopolitik di daerah tersebut ketika mereka tiba. Dengan kedatangan mereka dari timur, bangsa Hun mendorong berbagai kelompok ke arah barat dan melemahkan Kekaisaran Romawi Barat dan ibukotanya, Roma. Hanya dinding Konstantinopel yang menyelamatkan Kekaisaran Romawi Timur (juga dikenal sebagai Kekaisaran Bizantium) dari orang Hun.

Di antara orang-orang yang didorong ke barat, ada bangsa Visigoth yang pengepungannya di Roma menyebabkan kejatuhannya pada tahun 410. Orang-orang Jerman lainnya juga memanfaatkan sebagian besar situasi ini termasuk:

  • Bangsa Frank
  • Bangsa Burgundi
  • Bangsa Ostrogoth
  • Bangsa Vandal
  • Bangsa Alemanni

Pada akhir abad ke-5, Kerajaan Jerman telah menggantikan Kekaisaran Romawi.

The Lombards: Antara abad ke 6 sampai 8

Pada tahun 568, bangsa Lombard, yang berasal dari Skandinavia, mengambil alih Milan, Pavia, Tusany, dan Venesia. Mereka berangsur-angsur menaklukkan sisa Italia Utara dan bagian selatan (yang juga dipegang oleh Kekaisaran Bizantium yang telah memperluas Kekaisaran Romawi Timur). Italia tetap dimiliki oleh Lombard dan Kekaisaran Bizantium hingga abad ke-8.

Invasi oleh bangsa Frank dan kaum Muslim: Abad ke-8 dan ke-9

Charlemagne, Raja Frank pada saat itu, memanfaatkan berbagai persaingan antara Duchies Lombard dengan menginvasi Lombardy dan Italia. Dia menjadi Raja Frank dan Lombard dan kemudian menjadi Kaisar Kekaisaran Romawi Suci.

Italia terpecah menjadi dua: Italia Romawi dan Italia Jerman. Belum lagi kaum Muslim yang telah masuk ke Sisilia dan telah menaklukkan seluruh pulau meninggalkan daratan hingga ke Genoa. Pada akhir abad ke-9, Italia dibagi oleh beberapa entitas politik:

  • Kerajaan Italia
  • Wilayah Kepausan
  • Kekaisaran Bizantium
  • Venesia
  • Kerajaan Muslim

Akhir Abad ke-10 dan Kedatangan Bangsa Normandia

Pada tahun 999, Normandia (yang berasal dari Skandinavia) berlayar dan tiba di Italia Selatan. Mereka dengan sangat cepat dapat mengalahkan Bizantium dan Arab dan menaklukkan Italia Selatan. Pada 1154, mereka menciptakan Kerajaan Sisilia yang terdiri dari Sisilia dan Italia Selatan.

Berbagai penaklukan membawa serta keanekaragaman linguistik. Faktanya, penaklukan ini menyebabkan Italia memiliki beragam besar bahasa (lebih dari 1.000). Meskipun mereka semua berasal dari bahasa Latin, tidak satu pun dari mereka yang mampu unggul dari yang lainnya.

Bahasa Latin yang digunakan oleh Gereja selalu berpengaruh dalam hal budaya di wilayah tersebut. Namun, berbagai orang dan bahasa yang mereka gunakan memengaruhi bahasa Italia seperti yang kita kenal sekarang. Hal ini dimulai dengan suku-suku Jerman, Lombard, dan bangsa Frank dan dipengaruhi oleh bahasa Arab, Norman, dan Sisilia.

Selain itu, bahasa Italia juga meminjam banyak kosakata Prancis pertengahan selama Abad Pertengahan.

Cari tahu lebih lanjut tentang asal-usul bahasa Italia – ikuti kursus bahasa Italia di Jakarta atau ikut les bahasa Italia online!

Terbentuknya Kerajaan Italia

Awal Penyatuan Linguistik melalui Sastra

Pada akhir Abad Pertengahan, Italia dibagi menjadi dua: Kerajaan di Utara (Republik Siena dan Republik Florence) dan Kerajaan Napoli di Selatan.

Selama era Renaissance pada abad ke-16, Italia menjadi sangat populer dalam hal budaya dan sains. Hal ini menghasilkan penyatuan linguistik berkat para penulis saat itu. Sebagian besar penulis terkenal saat itu menulis dalam Florentine, sub-dialek dari dialek Tuscan.

Para penulis ini termasuk Dante, Petrarch, dan Boccaccio.

Berkat Divine Comedy oleh Dante, Florentine tersebar ke seluruh Italia. (Sumber: Wikimedia Commons)

Walaupun begitu, hal ini tidak menghentikan Latin Kristen untuk tetap eksis selama beberapa tahun. Ketika percetakan muncul dan Paus Benediktus XIV mengizinkan Alkitab untuk dibaca dalam bahasa yang sama (Florentine dalam hal ini), bahasa tersebut menyebar lebih jauh.

Pada abad ke-16, Italia menjadi sasaran pengaruh budaya Spanyol melalui Charles V. Dia menjadi Kaisar Kekaisaran Romawi Suci serta Raja Napoli dan Sisilia dan Yerusalem. Hal ini mengakibatkan bahasa Italia bercampur dengan banyak kosakata dari bahasa Spanyol dan Portugis.

Revolusi Perancis dan Pengaruhnya terhadap Italia

Setelah Revolusi Perancis, Napoleon berkuasa di Prancis. Pada 1796, Jenderal Bonaparte tiba di Italia.

Beberapa orang tahu bahwa revolusi Prancis berpengaruh besar pada seluruh Eropa. (Sumber: Wikimedia Commons)

Invasi ini mengakibatkan Italia menginginkan persatuan. Inilah sebabnya mengapa banyak sejarawan menganggap periode Napoleon sebagai awal dari Italia Modern. Antara tahun 1796 dan 1861, Italia mengalami beberapa perubahan drastis termasuk:

  • Penggambaran ulang wilayah setelah Kongres Wina tahun 1815.
  • Dominasi hampir total di wilayah Italia oleh Kekaisaran Austria.
  • Perang antara Prancis dan bangsa Piedmonte melawan Austria yang membawa gerakan kesatuan di seluruh Italia.

Kerajaan Italia tumbuh secara progresif seiring waktu. Pada 1861, ada berbagai bahasa yang digunakan di seluruh Italia. Termasuk:

  • Franco-Provençal
  • Ladin
  • Gallo-Italic
  • Sardinia
  • Dialek Pusat
  • Dialek Selatan
  • Venesia
  • Korsika
  • Dialek Tuscan

Bahkan bahasa Italia modern berasal dari berbagai dialek berbeda. (Sumber: Wikimedia Commons)

Namun, Florentine dipandang sebagai bahasa nasional Italia.

Bahasa Italia Modern

Antara tahun 1922 dan 1945, pemerintah fasis Mussolini memberlakukan bahasa Italia di seluruh Italia. Belajar bahasa Italia (dan hanya bahasa Italia) adalah prioritas tertinggi.

Bahasa minoritas diusir di bawah Mussolini. Tujuannya adalah untuk membuat mereka punah. Guru hanya akan mengajar bahasa Italia. Bagian administrasi juga sepenuhnya Italia.

Hak-hak linguistik penutur bahasa minoritas diberantas untuk memperkuat bahasa Italia sebagai satu-satunya bahasa resmi.

Kata-kata tertentu yang dianggap “eksotis” juga dihapus dari kosakata bahasa Italia. Dengan demikian, ada ratusan kosakata (ungkapan, kata sifat, kata kerja, kata kerja, dll.) dari bahasa Prancis, Inggris, Arab, dan Jerman yang diubah atau diberi terjemahan Italia. Baru pada tahun 1948, setelah Perang Dunia Kedua, budaya bahasa minoritas dapat dilahirkan kembali.

Saat ini, bahasa Italia Modern tidak terlalu mirip dengan bahasa Italia yang digunakan oleh Dante dan teman-temannya. Sama seperti bahasa Inggris, bahasa Italia mengalami sejumlah pengubahan signifikan. Menurut data dari ISA (Instituto Nazional di Statistica), jumlah orang yang hanya menggunakan dialek regional mereka untuk berkomunikasi di rumah menurun dari 32% menjadi 19,1% antara tahun 1987 dan 2000.

Bahasa Italia mulai mengambil alih bahasa-bahasa lain baik dalam hal menulis maupun berbicara. Beberapa dari mereka bahkan tidak lagi diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Bagaimanapun, Anda akan melihat bahwa bahasa Italia Modern memiliki sejarah yang beragam dan kaya.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang tata bahasa, konjugasi, struktur, dan istilah selama kursus Anda, belajar tentang sejarah dan akar bahasa adalah tempat yang baik untuk memulai. Hal ini juga merupakan pintu gerbang Anda ke budaya Italia dan Eropa.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih tentang bahasa Italia dan meningkatkan kemampuan berbicara dan pengucapan Anda, Anda tahu apa yang perlu Anda lakukan. Mengapa tidak mempertimbangkan mencari tutorial bahasa Italia gratis online, pergi ke sekolah bahasa, atau cari tutor privat yang bisa membantu Anda?

Bagaimana kalau berkunjung ke Italia? Tidak ada cara yang lebih baik untuk belajar bahasa selain berada di negara asasl bahasa tersebut. Pelajari dasar-dasar bahasa Italia untuk pemula di blog kami.

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar