Pengertian sistem koloid
Menurut KBBI, koloid adalah zat yang berpencar dalam zat pelarut, dan butirannya lebih besar dari molekul, serta tidak dapat dilihat dengan mata kecuali lewat mikroskop. Atau juga dapat diartikan Koloid adalah jenis campuran heterogen yang terbentuk karena adanya dispersi suatu zat ke dalam zat lain yang dicampurkan. Koloid tergolong campuran heterogen walau tampak homogen secara makroskopis, karena perbedaan partikel kedua fase masih dapat diamati secara mikroskopis. Dalam Modul Kimia Kemdikbud, sistem koloid merupakan jenis campuran antara larutan (campuran homogen) dan suspensi (campuran heterogen). Karena keadaannya bercampur dari larutan dan suspensi, maka sifat koloid bisa berada di antara kedua jenis campuran tersebut. Misalnya pada larutan, dikenal dengan istilah zat pelarut dan terlarut, pada koloid istilah itu disebut fase terdispersi dan medium pendisfersi. Apa sih bedanya? Fase terdispersi adalah zat yang mengalami penyebaran secara merata dalam suatu zat lain, sedangkan medium pendispersi adalah zat yang menyebabkan terjadinya penyebaran secara merata. Nantinya, hasil dari fase terdispersi dan medium pendisfersi ini akan menentukan jenis koloid. Berikut ini terdapat sejumlah pendapat mengenai pengertian koloid menurut para ahli, yaitu: Purba Pengertian koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih dimana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdipersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Retnowati Pengertian koloid merupakan suatu sistem dispersi yang ukuran partikelnya lebih besar dari larutan, tetapi lebih kecil dari suspensi (campuran kasar). Kamaludin Koloid terdiri dari dua bentuk, yaitu fase terdispersi (zat yang didispersikan) dan medium pendispersi (medium yang digunakan untuk mendispersikan). Klik di sini untuk mempelajari tentang titrasi asam basa! Untuk lebih memahami perbedaan koloid dengan larutan dan suspensi, perhatikan ciri-ciri koloid berikut ini.- Terlihat homogen bila dilihat mata, namun berbentuk heterogen bila diamati menggunakan mikroskop ultra.
- Terdapat fase terdispersi dan medium pendispersi.
- Partikel berdimensi antara 1-100 nm.
- Bersifat stabil.
- Tidak dapat disaring, kecuali menggunakan alat penyaringan ultra.

| Latutan | Koloid | Suspensi |
|---|---|---|
| Tidak dapat disaring | Bisa disaring hanya dengan membran semipermeabel | Bisa disaring |
| 1 fade | 2 fase | 2 fase |
| stabil | stabil | tidak stabil, antara zat pasti akan memisah |
| homogen | heterogen | heterogen |
| Ukuran diameter partikel nya <10-7cm | Ukuran diameter partikel nya 10-7–10-5cm | Ukuran diameter partikel nya >10-5cm |
Sifat Koloid

- Gerak Brown Ini adalah gerakan partikel koloid yang terjadi secara acak atau zig-zag, karena adanya tumbukan. Semakin kecil partikelnya maka gerakan ini bisa menjadi cepat.
- Efek Tyndall Sifat berikut dihasilkan dari efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid. Contohnya, hamburan cahaya dari motor akan sangat terlihat di jalan yang berdebu.
- Adsorbsi Adsorbsi merupakan proses penyerapan ion oleh partikel koloid, sehingga ion dapat menempel ke permukaannya, bisa itu ion negatif atau ion positif.
- Koagulasi Koagulasi atau penggumpalan yaitu peristiwa pengendapan dari partikel koloid, karena adanya pemanasan, penambahan koloid atau elektrolit, sehingga zat tidak stabil.
- Elektroforesis Sifat ini termasuk pergerakan partikel koloid karena pengaruh medan listrik. Metode ini digunakan untuk proses identifikasi DNA, dan penyaringan debu dari cerobong asap pabrik.
- Koloid Pelindung Koloid pelindung adalah koloid yang bersifat melindungi koloid lain agar tidak terjadi koagulasi. Contoh sifat ini bisa terlihat pada sabun, detergen, atau pembuatan es krim yang memakai gelatin.
- Dialisis Dialisis yaitu sifat yang dihasilkan dari proses pemurnian koloid, supaya terbebas dari ion-ion pengganggu. Contoh sifat ini ada pada proses cuci darah bagi penderita gagal ginjal.
- Koloid Liofil dan Liofob Sifat koloid berikut dapat ditemukan pada sol. Koloid liofil yaitu jenis koloid yang fase terdispersinya dapat menarik medium pendispersi berupa cairan, sehingga sifatnya kental. Sementara koloid liofob adalah partikel zat terdispersi yang tidak dapat menarik medium, sehingga sifatnya encer.
Jenis jenis koloid beserta contohnya

- Sol
- Padat
- Emulsi
- Emulsi padat atau gel
- Aerosol padat
- Aerosol cair
- Buih
- Buih padat
Ringkaskan dengan AI


















