Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan
Bagikan

Apakah Kursus Bahasa Jerman Sesulit yang Orang Bilang? Tidak dengan Panduan Cara Terbaik untuk Belajar Bahasa Jerman yang Kami Berikan

Oleh , dipublikasikan pada 06/03/2019 Blog > Bahasa > Bahasa Jerman > Apakah Bahasa Jerman Itu Sulit?

Hampir semua orang bilang bahwa bahasa Jerman itu sulit dipelajari.

Namun, Anda tidak akan benar-benar tahu sebelum Anda mencobanya – dan ada banyak alasan mengapa hal ini belum tentu demikian!

Misalnya, penutur bahasa Inggris memiliki keuntungan ketika belajar bahasa Jerman, karena bahasa Jerman dan bahasa Inggris termasuk dalam kelompok bahasa yang sama, yang disebut keluarga bahasa Jermanik.

Tentunya, belajar bahasa Jerman sama seperti belajar bahasa asing yang lain: yakni membutuhkan motivasi dan dedikasi.

Jadi, tempuhlah pendidikan Anda dengan baik dan belajarlah berbicara seperti penutur asli bahasa Jerman!

Jika Pesepakbola Saja Bisa Belajar Berbicara dalam Bahasa Jerman, Kenapa Anda Tidak?

Mungkin ini mengejutkan bagi Anda, tetapi bintang sepak bola Prancis Franck Ribéry telah berhasil menguasai bahasa ibunya Angela Merkel.

Jika Anda mengenal para pemain sepak bola sebagaimana para penggemar sepak bola mengenal mereka, hal ini benar-benar bisa memberikan harapan kepada siapa pun.

Kembali ke tahun 2007, ketika Franck muda belum seterkenal sekarang, ketika dia masih bermain untuk tim Olympique de Marseille, dan ketika orang-orang masih sering mengomentari ketidafasihannya dalam bahasa ibunya sendiri, yakni bahasa Prancis.

Jadi, bisa dipastikan dia tidak menunjukkan ciri apa pun bahwa bahwa dia bisa menjadi ahli seorang ahli bahasa – apalagi fasih berbahasa Jerman!

Setelah dipindahkan ke Bavaria, Ribéry dengan cepat belajar berbicara dalam bahasa Jerman dengan fasih sehingga membuat takjub para penggemarnya. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa bahasa Jermannya lebih fasih daripada bahasa Prancisnya.

Contoh pesepakbola lainnya adalah Pep Guardiola.

Mantan pelatih FC Barcelona ini menjadi pelatih di Bayern Munich (sebelum klubnya saat ini, Manchester City) untuk beberapa waktu pada tahun 2013.

Meskipun orang Spanyol tidak dikenal sebagai polyglots, Guardiola berhasil mengatasi stereotip ini.

Berawal dari penggunaan bahasa Jerman yang sangat mendasar dalam konferensi pers pertamanya, ia sekarang berhasil meningkatkan kemahiran dan kefasihannya sampai pada tingkat yang sangat baik.

Gender dalam bahasa Jerman

Jika sub-judul ini terasa sedikit ambigu, jangan khawatir – semua akan dijelaskan di sini.

Bagi orang-orang yang berbicara  dalam bahasa Inggris sebagai bahasa pertama, konsep kata benda yang didasarkan pada gender awalnya seringkali mengejutkan.

Ini semata-mata karena kata benda dalam bahasa Inggris tidak memiliki gender dan penggunaan artikel sederhana seperti ‘the’, ‘a’, atau ‘an’ sudahlah cukup, sedangkan dalam bahasa Jerman, kata benda memiliki salah satu dari tiga gender ini: maskulin, feminin, dan netral.

Klasifikasi kata benda semacam ini mungkin terasa tidak logis bagi para penutur asli bahasa Inggris, namun ini adalah bagian penting dari pembelajaran sebagian besar bahasa yang paling banyak digunakan termasuk juga bahasa Prancis dan Spanyol.

Mempelajari beda kelamin beda kata Konsep gender mungkin terasa asing bagi para penutur asli bahasa Inggris, namun ini hanya akan terjadi pada awal pembelajaran saja

Misalnya, frasa “the word” adalah “le mot” dalam bahasa Prancis dan “das Wort” dalam bahasa Jerman. Penerjemahan artikel “the” dalam masing-masing kasus ini menunjukkan bahwa “word” adalah sebuah kata benda yang maskulin dalam bahasa Prancis dan netral dalam bahasa Jerman.

Pada awalnya, tidak adanya pola maupun aturan untuk menentukan gender setiap kata benda mungkin terasa aneh, tetapi Anda akan segera terbiasa dengan hal ini.

Bahasa Jerman itu unik karena memiliki 3 gender, dibandingkan dengan bahasa Prancis yang hanya memiliki 2:

  • Feminin: die Rose (the rose), die Schule (the school), die Backerei (the bakery)
  • Maskulin: der Sommer (the Summer), Der Wind (the wind), der Wagen (the car)
  • Netral: das Feuer (the fire), das Kilo (the kilo), das Museum (the museum)

Sering kali, gender dalam bahasa Jerman sama dengan bahasa lain –  Anda akan mendapatkan keuntungan jika Anda sudah menguasai berbagai bahasa asih sebelumnya.

Namun, ketika mempelajari sebuah bahasa baru, sangat disarankan agar Anda mempelajari aturan gramatikanya secara keseluruhan untuk memastikan bahwa Anda tidak melewatkan satu pun poin yang penting.

Ini juga berarti mengubah segala bentuk pemahaman awal Anda tentang bahasa tersebut dan tidak terlalu bergantung pada kemiripan struktur gramatika dan kosakatanya.

Meski pun kemiripan antara bahasa Jerman dan Inggris dapat membantu Anda di awal pembelajaran, Anda juga harus ingat bahwa ada banyak kata atau frasa yang sama ejaannya dalam dua bahasa tersebut, namun maknanya jauh berbeda, atau yang biasa dikenal dengan sebutan ‘false friend’.

Untuk memahami semua aturan dan pengecualian tersebut, Anda harus rajin melakukan revisi dan terlebih lagi, Anda harus mempelajari caranya belajar.

Mempelajari sebuah bahasa membutuhkan dedikasi dan keterampilan untuk melakukan revisi secara efektif dari Anda sebagai pelajar.

Jangan biarkan kemalasan menguasai Anda: Anda harus menguasai dasar-dasar bahasa Jerman agar bisa mempelajari materi yang lebih rumit.

Mengapa Para Penutur Bahasa Inggris Memiliki Keuntungan di Awal ketika Belajar Bahasa Jerman

Jika Anda berbicara dalam bahasa Inggris sebagai bahasa ibu, pengetahuan bahasa ibu Anda akan membantu ketika Anda mulai belajar berbicara dalam bahasa Jerman.

Hampir 97% dari kata-kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Jerman.

Selain karena alfabet bahasa Jerman yang identik dengan yang digunakan dalam bahasa Inggris, ada juga banyak kesamaan lebih mendalam yang membuat bahasa Jerman sangat mudah dipelajari oleh penutur bahasa Inggris.

Ethnologue, sebuah organisasi linguistik Amerika yang telah meneliti bahasa dan penggunaannya sejak 1951, telah menciptakan metode untuk menentukan kesamaan leksikal antar bahasa.

Setelah menilai keterkaitan antara Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman, ulasan tersebut menyimpulkan bahwa Bahasa Inggris memiliki kemiripan sebesar 60% dengan Bahasa Jerman.

Jadi, bukan kebetulan bahwa begitu banyak kata dalam bahasa Jerman yang mudah dikenali oleh penutur bahasa Inggris.

Beberapa contohnya meliputi:

  • Schule = school
  • Sommer = Summer
  • Museum = museum

Hal ini disebabkan karena bahasa Jerman dan bahasa Inggris termasuk dalam keluarga bahasa Jermanik, yang semuanya berakar pada dialek-dialek kuno yang dituturkan di Eropa Utara.

Jadi, bisa berbahasa Inggris (yang merupakan bahasa Jermanik) dengan lancar berarti Anda akan cepat terbiasa dengan sebagian besar kosakata bahasa Jerman.

Mulai dari Bahasa Latin hingga Bahasa Jerman:  Kasus

Sebagai kelanjutan dari alasan mengapa bahasa Jerman tidak sesulit kelihatannya, mari kita lihat bahasa Latin.

Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk belajar bahasa Latin, dan mereka yang berkesempatan jarang menemukan alasan untuk terus mengembangkan pengetahuan mereka tentang bahasa yang sudah mati ini.

Sayang sekali, karena nyatanya, pengetahuan tentang bahasa Latin dapat membantu pembelajaran bahasa Jerman!

Ini disebabkan oleh kesamaan yang dimiliki kedua bahasa ini: yakni kasus.

Pahami dan kuasai setelah nya Setelah Anda menguasai materi tentang kasus, Anda akan mampu menguasai materi apa pun

Bahasa Latin memiliki 7 kasus, sedangkan bahasa Jerman hanya memiliki 4.

Tentunya, jika Anda sudah terlebih dahulu belajar dengan cukup serta memahami kasus dan fungsinya dengan benar, Anda tidak akan terkejut ketika Anda mendapati materi tersebut muncul dalam les bahasa Jerman Anda.

Ke-4 kasus dalam bahasa Jerman disebut nominatif, genitif, datif, dan akusatif, dan masing-masing memiliki fungsi tersendiri.

Kasus berfungsi untuk mengubah konstruksi dan ejaan suatu kata seperti kata sifat, kata benda, dan artikel dalam suatu frasa dan kalimat untuk menerangkan hubungan antar kata.

Konsep ini awalnya mungkin terlihat rumit, tetapi sama seperti konsep apa pun dalam pembelajaran bahasa, semuanya akan dapat dikuasai secara naluriah.

Bahasa Jerman:  Bahasa yang Bersifat Fonetis

Jika Anda tertarik dengan cara kerja bahasa Inggris yang lebih medalam, di balik penggunaannya dalam percakapan sehari-hari, Anda akan menyadari adanya situasi fonetis yang merepotkan.

Bahkan, Anda mungkin merasa kasihan kepada para pelajar bahasa Inggris yang bukan penutur asli, yang harus belajar bahwa through dan trough hanya berbeda satu huruf namun keduanya terdengar sangat berbeda, meski pun akhir kata thorough dan borough bunyinya sama.

Dengan kengerian ejaan bahasa Inggris yang tidak masuk akal, Anda akan senang dengan mengetahui bahwa mempelajari fonetik bahasa Jerman tidak sesulit bahasa Inggris, karena pengejaan kata-kata dan frasa bahasa Jerman sama seperti pelafalannya!

Jadi, setiap kali Anda mempelajari kata baru, Anda tidak perlu merasa khawatir mengenai ejaan atau pelafalannya, dan Anda akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan aksen Jerman Anda!

Jika, sebagai seorang anak kecil, Anda berharap dapat mengeja ‘although’ menjadi ‘oltho’ dan ‘because’ menjadi ‘becoz’, maka dengan mempelajari bahasa Jerman, keinginan Anda akan terkabul!

Pengejaan fonetik yang sederhana dan pelafalan bahasa Jerman yang mudah akan banyak membantu Anda untuk meningkatkan keterampilan bahasa Jerman Anda yang meliputi kemampuan percakapan, membaca, menulis, dan kemampuan lisan. Hal ini juga menjadi alasan lain untuk belajar bahasa Jerman dengan cepat!

Konjugasi yang tidak Rumit

Jika Anda mempelajari bahasa asing lain seperti Prancis atau Spanyol, Anda akan tahu betapa rumitnya melakukan konjugasi kata kerja.

Bagi mereka yang baru mengenal istilah konjugasi, berikut ini definisi dasarnya:

Konjugasi adalah penciptaan bentuk-bentuk turunan kata kerja dari bagian-bagian utamanya melalui infleksi (perubahan bentuk menurut aturan gramatika bahasa Jerman). Konjugasi dapat dipengaruhi oleh orang, jumlah, gender, waktu, aspek, suasana hati, suara, dan/atau kategori gramatika lainnya seperti kepemilikan, kepastian, kesopanan, dll.

Sebagai contoh konjugasi dalam bahasa Inggris, mari kita lihat kata kerja ‘to bring’.

Bentuk dasar kata kerja ‘bring’ (yang disebut infinitif) akan berubah tergantung pada siapa yang melakukan pekerjaan:

  • I bring
  • You bring
  • He/she brings
  • We bring
  • They bring

Konjugasi kata kerja bahasa Inggris dalam present tense relatif sederhana, namun dalam tense yang lain, konjugasi akan menjadi lebih kompleks dengan adanya kata kerja yang bisa menjadi sangat berbeda dengan bentuk infinitifnya. Misalnya, bentuk lampau dari ‘to bring’ adalah ‘brought’.

Anda pasti mengerti kenapa hal ini bisa menjadi mimpi buruk bagi orang yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.

Jangan takut dengan bahasa Jerman Singkirkan ketakutan Anda dan tumbuhkan rasa cinta Anda terhadap bahasa Jerman

Namun, jika Anda sebelumnya sudah belajar bahasa Prancis atau bahasa Spanyol, Anda akan mengerti betapa mudahnya bagi penutur asli bahasa Inggris untuk mempelajari keduanya.

Untungnya, orang yang belajar bahasa Jerman tidak perlu merasakan rumitnya konjugasi serta susahnya merevisi ratusan tabel kata kerja – karena konjugasi bahasa Jerman sangatlah mudah!

Sama seperti dalam bahasa Inggris, berbicara dengan Jerman dalam present tense sangatlah sederhana, begitu juga future tense yang tidak memerlukan banyak usaha untuk mempelajarinya.

Jadi, sekarang Anda seharusnya sudah yakin bahwa bahasa Jerman benar-benar tidak sesulit yang orang bilang!

Jadi, wollen Sie Deutsch lernen? (Apakah Anda ingin belajar bahasa Jerman?)

Mulailah belajar bahasa Jerman dengan tutor rumahan atau tutor online, atau carilah kursus bahasa Jerman di daerah Anda!

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar