Sangat baik (4.7)
1.8 juta ulasan dari murid

Guru agama islam pilihan kami untuk mengajar agama islam di Purwokerto

Lihat lebih banyak guru

5 /5

Guru pendidikan agama islam kami memiliki nilai ulasan rata-rata 5 dan kurang lebih memiliki lebih dari 7 ulasan

39,258 Rp /jam

dan tarif kursus rata-rata adalah Rp 39,258 / jam Harga terbaik: 97% guru agama islam menawarkan kursus pertama mereka secara gratis

1 jam

Secepat kilat, guru-guru pendidikan agama islam kami biasanya merespon kurang dari 1 jam

Reservasi les agama islam Anda di Purwokerto dengan mudah

02 Terhubung

Ceritakan kepada guru agama islam Anda tentang kebutuhan dan tujuan Anda mengambil les agama islam di Purwokerto. Jelaskan juga kapan jadwal kosong Anda. Atur sendiri les agama islam Anda di Purwokerto sesuai dengan kesepakatan antara Anda dan guru Anda.

picture contact
03 Berkembang

Student Pass memberikan Anda akses tak terbatas ke semua guru yang terdaftar di platform kami selama 1 bulan. Anda bisa manfaatkan untuk belajar hal baru dengan guru-guru yang berpengalaman di bidangnya.

picture organize

Mantan siswa kami memberi ulasan kepada guru agama islam mereka di Purwokerto

Pertanyaan yang sering diajukan

💸Seberapa mahal tarif guru agama islam di Purwokerto dan sekitarnya?

Di Purwokerto, les agama islam rata-rata berharga Rp 39,258. Tarif akan tergantung pada: pengalaman mengajar guru pendidikan agama islam, lokasi kelas (online atau di tempat lain yang disepakati bersama), jumlah sesi kursus dan durasi tiap kursus, serta objective dari kursus Anda.

97% mentor kami memberikan kursus gratis selama 1 jam pertama. Cek harga dari guru privat agama islam kami di dekat Anda.

👨‍⚖️Di Purwokerto, ada berapa guru agama islam yang siap memberikan kursus agama islam?

Di Purwokerto dan sekitarnya, ada 139 guru privat yang siap mengajar. Untuk menemukan guru privat Anda, kunjungi biodata mereka untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang kursus yang mereka tawarkan di Purwokerto. Pilih tutor Anda dari lebih dari 139 guru les agama islam yang tersedia di platform kami.

✒️Bagaimana para murid memberikan nilai kepada guru privat agama islam mereka di Purwokerto?

Para siswa biasanya menerima email dari kami sekitar seminggu setelah guru menerima permintaan kursus, untuk dapat memberikan ulasan kepada guru mereka. Para siswa memberikan ulasan kepada guru agama islam mereka sebesar 5 dari skala 5. Customer Service Manager dari tim Superprof akan siap membantu Anda menemukan solusi terbaik (lewat telepon atau e-mail, dari Senin–Jumat) jika Anda memiliki pertanyaan tentang layanan kami. Silakan baca FAQ kami.

👨‍🎓Kenapa tidak memulai kursus agama di Purwokerto?

Pendidikan agama Islam merupakan tiang hidup umat Islam. Sebagai panduan utama, umat Islam tidak akan tersesat jika berpegang teguh padanya. Namun, bagaimana bisa berpegang pada Agama Islam jika belum bisa memahaminya dengan benar? Karena itu lah banyak orang yang ingin belajar agama Islam agar mampu mengamalkan nilai-nilai agama Islam dengan baik.

Semua kursus privat agama islam kami, bersama seorang tutor yang berkompeten, menawarkan Anda kesempatan untuk belajar ilmu agama Islam dengan lebih cepat.

Apakah Anda ingin belajar agama islam dari rumah atau di lokasi lain yang disepakati bersama? Pilih tutor Anda dan segera pesan les hari ini.

Begitu guru Anda menyetujui permintaan kursus, Anda bisa segera mengatur rencana kelas, apakah itu dari rumah atau di lokasi lain yang disepakati bersama.

Manfaatkan mesin pencari kami untuk menemukan guru agama islam terbaik Anda di antara 139 guru agama islam yang ada di Purwokerto.

Apakah Anda ingin belajar agama islam ?

Cek guru-guru pendidikan agama islam kami sekarang

Lihat lebih banyak guru Mari kita mulai

Informasi penting tentang untuk Anda

✅ Tarif rata-rata :Rp 39,258/jam
✅ Waktu respon rata-rata :1jam
✅ Guru tersedia :139
✅ Format kursus :Tatap muka atau online

Diajar oleh guru privat agama Islam terbaik di Purwokerto untuk kursus agama Islam anda

Akidah dan Enam Rukun Iman dalam Islam

Menanamkan ilmu akidah sejak dini kepada anak adalah suatu keharusan bagi setiap orangtua. Oleh karena itu di dalam Pendidikan Agama Islam diajarkan mengenai akidah agar anak paham tentang ajaran agama Islam.

 

Pengertian akidah secara bahasa berasal dari bahasa Arab aqada ya’qudu aqidatan yang artinya mengikat atau mengadakan perjanjian. Ulama mendefinisikan akidah adalah sesuatu yang terikat dengan hati nurani manusia.

 

Pengertian akidah secara istilah yaitu suatu pokok atau dasar keyakinan yang harus dipegang oleh orang yang mempercayainya. Maka pengertian akidah Islam adalah pokok-pokok kepercayaan yang harus diyakini kebenarannya oleh setiap muslim  dengan bersandar pada dalil-dalil naqli dan aqli. Naqli yaitu bersumber dari Al-Qur’an dan hadits yang bersifat mutlak atau hakiki. Sedangkan aqli yaitu bersumber dari akal pikiran.

 

Di dalam Agama Islam, cakupan akidah yaitu semua rukun iman yang ada yaitu iman kepada Allah, iman kepada Malaikat, iman kepada Kitab, iman kepada Rasul, iman kepada Hari Kiamat, dan iman kepada Qada dan Qadar.

 

Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 285 : “Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata,) “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Mereka juga berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, wahai Tuhan kami. Hanya kepada-Mu tempat (kami) kembali.”

 

Serta hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Nabi bersabda : “Hendaklah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan hendaklah engkau beriman kepada qadar (ketentuan) baik dan buruk.”

 

Berikut ini adalah pengertian dari enam rukun iman yang wajib diimani oleh setiap umat Islam yang ada di dunia :

  1. Iman kepada Allah

Sebagai muslim, Anda harus meyakini bahwa Allah SWT adalah Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah adalah Dzat yang tak mempunyai kekurangan dan sempurna, Ia lah yang menciptakan segala sesuatunya dari ketiadaan. Mengimani Allah tidak hanya di dalam hati saja, namun harus melalui tindakan yaitu beribadah seperti sholat lima waktu, rajin mengaji, melakukan amal soleh, serta menjauhi larangannya.

 

  1. Iman kepada Malaikat

Malaikat diciptakan Allah dari cahaya. Malaikat tidak memiliki hawa nafsu, selalu tunduk pada perintah Allah, dan tidak melakukan apa yang Allah larang. Malaikat tentu jumlahnya sangat banyak, namun ada 10 malaikat yang wajib kita ketahui yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan. Tugas-tugas malaikat ini tentu bermacam-macam namun secara garis besar sebagai perantara Allah dengan mahluknya, salah satunya menyampaikan wahyu Allah.

 

  1. Iman kepada Kitab-Kitab Allah

Al-Qur’an merupakan kitab umat muslim yang menjadi pedoman hidup di dunia. Di dalam Al-Qur’an kita dapat mengetahui dasar-dasar dalam berperilaku di dunia sebagai muslim yang baik dan taat. Allah menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW untuk membimbing umatnya. Namun, sebelum Al-Qur’an, ada beberapa kitab yang Allah turunkan seperti Kitab Zabur kepada Nabi Daud AS, Kitab Taurat kepada Nabi Musa AS, dan Kitab Injil kepada Nabi Isa AS. Seorang muslim perlu mengimani kitab-kitab tersebut karena kitab-kitab itu diturunkan oleh Allah.

 

  1. Iman kepada Nabi dan Rasul

Umat muslim diwajibkan untuk beriman kepada para Nabi dan Rasul karena mereka termasuk orang-orang yang sempurna (insani kamil). Nabi dan Rasul memiliki sifat yang terjaga dari segala perbuatan dosa. Mereka menyampaikan wahyu Allah dan wahtu tersebut memang diturunkan Allah kepada mereka, bukan kebohongan ataupun hawa nafsu semata. Ada 25 Nabi dan Rasul yang wajib kita ketahui yaitu Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishak, Ya’qub, Yusuf, Ayub, Syu’ib, Musa, Harun, Zulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa’, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, dan Muhammad. Mengimani Nabi dan Rasul Allah memiliki kemuliaan salah satunya mendapatkan keselamatan dunia akhirat.

 

  1. Iman kepada Hari Kiamat

Mengimani dan mempercayai adanya hari akhir atau Hari Kiamat adalah salah satu rukun iman. Tak ada yang tahu kapan Hari Kiamat akan datang kecuali Allah SWT. Namun, umat muslim bisa melihat tanda-tanda akhir zaman sesuai dengan yang disebutkan di dalam Al-Qur’an. Ada dua macam kiamat yang terjadi di dunia, yaitu kiamat kecil atau kiamat sugro seperti bencana alam, gempa, banjir, dll. Lalu ada kiamat qubro atau kiamat sesungguhnya yang menghancurkan alam semesta.

 

  1. Iman kepada Qada dan Qadar

Rukun iman yang terakhir adalah iman kepada qada dan qadar. Qada adalah ketetatapan yang telah tertulis bahkan sebelum Allah SWT menciptakan manusia. Sementara qadar adalah ketentuan baik yang sudah terjadi, sedang terjadi, atau yang akan terjadi. Umat muslim wajib mengimani qada dan qadar agar sebagai pengingat bahwa dunia dan segala isinya hanyalah titipan Allah yang sementara. Manusia janganlah sombong dan sebaiknya selalu rendah hati karena semua keberkahan atau musibah datang atas izin Allah SWT.

 

Dengan mengimani enam rukun iman ini maka tujuan akidah pun akan dapat tercapai. Tujuan akidah dalam Islam yaitu memupuk dan mengembangkan dasar ketuhanan yang ada sejak lahir, mememlihara manusia dari kemusyrikan, dan menghindari diri dari akal pikiran yang menyesatkan.

 

Les Pendidikan Agama Islam di Purwokerto

Akidah adalah suatu keyakinan tertentu yang tidak ada keraguan sedikitpun di dalam mempercayainya. Umat Islam haruslah berpegang teguh kepada akidah yang benar. Tentu banyak sekali pembahasan mengenai akidah, jika Anda ingin belajar lebih lagi maka Anda bisa membuka website Superprof dan memilih guru Agama Islam yang bisa mengajari Anda mengenai akidah dan Agama Islam.

 

Khusus untuk Anda di Purwokerto, Jawa Tengah tidak perlu membuang tenaga dan waktu, Anda cukup membuka website Superprof dan pilih guru Agama Islam sesuai biaya dan kebutuhan Anda, apakah ingin pertemuan tatap muka atau les secara online. Yuk semangat untuk menambah wawasan dan ilmu agama.

Ubah pencarian saya