Bahasa Spanyol adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Sebenarnya ada 440 juta penutur asli bahasa Spanyol di negara-negara di Eropa, Afrika, dan Amerika.

Karena itu, pentingnya belajar bahasa Spanyol dikenal luas, dan karena alasan inilah bahasa Spanyol menjadi pembelajaran bahasa terdepan di sekolah di seluruh dunia.

Tapi kenapa menunggu hingga anak Anda masuk usia sekolah untuk memulai program bahasa Spanyol? Mengajarkan bahasa Spanyol kepada anak-anak sejak usia dini akan membuat mereka selangkah lebih depan dari yang lainnya saat mencapai usia sekolah. Sebagai pelajar muda, mereka bisa diuntungkan karena usia mereka dan cara kerja otak mereka yang seperti spons, yang menyerap informasi jauh lebih cepat daripada murid yang lebih tua.

Tetapi, kapan waktu terbaik untuk mulai mengajarkan mereka bahasa Spanyol? Apa kata para ahli? Haruskah Anda mulai mencari buku tata bahasa dari sekolah?

Bahasa Spanyol untuk Anak-Anak: Tidak Ada Usia Minimum

Banyak orang tua bertanya kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan sebuah bahasa.

Banyak orang tua bertanya sesulit apa hidup sebagai anak yang mempelajari dua bahasa. Apakah terlalu berlebihan bagi mereka? Akankah ini mempengaruhi tingkat bahasa Indonesia mereka? Akankah mereka bisa membedakan kosakata kedua bahasa tersebut?

Kita akan menjawab semua pertanyaan ini di sini, mulai dari pertanyaan pertama yang akan dijawab oleh ahli bahasa terkait apakah ada batasan usia untuk belajar bahasa Spanyol. Sederhananya, tidak ada usia minimum untuk belajar bahasa Spanyol.

mengawali karir dengan belajar bahasa spanyol
Belajar bahasa Spanyol bisa memberi anak Anda awal yang bagus. Sumber : Tim Gouw

Ahli anak dan penguasaan bahasa telah membangun titik awal terbaik untuk belajar bahasa asing. Disarankan, Anda memulai segera setelah mereka lahir, mengajarkan mereka bahasa selain bahasa Indonesia.

Berbicara dalam bahasa Spanyol tanpa henti kepada anak Anda mungkin sedikit melelahkan di awal namun ini adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan jika Anda ingin mereka mempelajari bahasa tersebut.

Selama tahun pertama mereka, meski anak Anda belum bisa berbicara, mereka mendengarkan dan menyerap banyak kosakata bahasa Spanyol. Penting untuk membiasakan telinga mereka dalam aksen bahasa Spanyol. Pedoman belajar bahasa Spanyol untuk pemula apapun akan mulai dengan cara yang sama, satu-satunya perbedaannya adalah anak yang sangat muda akan melakukan reproduksi bahasa yang jauh lebih sedikit.  Proses membuat diri Anda familiar dengan bahasa Spanyol juga sama.

Inilah bagaimana mereka akhirnya bisa menjadi fasih dalam bahasa Spanyol. Jika kedua orang tua adalah penutur dwibahasa bahasa Indonesia dan Spanyol, maka salah satu harus fokus berbicara pada anak dalam bahasa Indonesia, dan satu lagi dalam bahasa Spanyol.

Ini akan memungkinkan Anda untuk bekerja sama mengajarkan anak kedua bahasa secara bersamaan. Anda tidak perlu mulai menunjukkan mereka tata bahasa Spanyol hingga mereka lebih tua. Bicara saja pada mereka dalam bahasa baru mereka dan sebelum Anda menyadarinya, mereka akan belajar mengucapkannya.

Jika Anda bukan penutur bahasa Spanyol, maka Anda bisa menemukan guru bahasa Spanyol yang bisa mengajarkan dasar-dasar bahasa Spanyol kepada anak Anda, seperti mengenalkan beberapa kata kerja berguna dan mengajarkan mereka cara menghitung, seperti pemula lainnya mulai mengambil kelas bahasa Spanyol di sekitar Anda.

Belajar Bahasa Spanyol di Rumah: Keluarga Dwibahasa

Bila tidak ada penutur bahasa Spanyol di rumah, Anda perlu mencontoh dari keluarga dwibahasa. Anak bisa belajar berbicara dalam bahasa Spanyol meski tidak ada penutur bahasa Spanyol yang tinggal di rumah. Namun, Anda akan bergantung pada berbagai metode dan sumber daya bahasa Spanyol, selain metode mempekerjakan guru seperti yang sudah disebutkan di atas.

Tujuannya adalah untuk mewariskan pengetahuan. Inilah yang dilakukan keluarga dwibahasa sejak anak lahir. Ayah dan ibu saling memilih bahasa yang akan mereka gunakan dan anak akan tumbuh di lingkungan dwibahasa.

keterampilan bahasa dapat meningkatkan keuntungan buat anak
Bahasa adalah keterampilan terbaik yang bisa membantu anak Anda belajar. Sumber : Pixabay

Jika tak seorangpun di rumah yang berbicara bahasa Spanyol, maka ada baiknya melihat pelajaran bahasa Spanyol gratis yang tersedia secara online dan melihat kelas bahasa Spanyol (atau pendalaman di pusat penitipan anak) untuk anak-anak.

Kita semua punya teman yang memiliki orang tua asing dan bisa berbicara dua bahasa. Bagi beberapa mereka, orang tua mereka memutuskan untuk mengenalkan mereka kedua bahasa tersebut sejak usia dini.

Hasilnya adalah, sejak usia 4 tahun, menurut para ahli, anak sudah bisa membedakan kedua bahasa satu sama lain.

Bagaimana?

Ini karena saat itu adalah usia ketika mereka mulai bersosial, pergi ke sekolah, dan bermain bersama teman yang berbicara bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia kemudian menjadi bahasa utamanya dan bahasa Spanyol akan menjadi bahasa ibu kedua mereka.

Tidak ada jawaban pasti berapa lama yang dibutuhkan untuk belajar bahasa Spanyol, namun jika anak Anda mulai belajar sejak usia dini, dan menggunakan bahasa tersebut secara konstan, mereka akan belajar lebih cepat.

Belajar Bahasa Spanyol untuk Anak-Anak: Dimulai Sejak Lahir

Kita perlu menggarisbawahi dua tahap utama. Yang pertama setelah lahir. Jika mau, orang tua bisa mulai berbicara dalam bahasa Spanyol pada bayi mereka sejak mereka lahir. Ini akan membantu membiasakan telinga mereka terhadap bahasa dan pengucapannya, serta membantu mengembangkan lingkungan linguistik berbahasa Spanyol. Lalu, di usia 4 tahun, anak akan mulai bisa membedakan 2 bahasa dan tidak akan mencampurnya.

Tahap terakhir yaitu ketika mereka berusia 7 tahun dan telah membangun bahasa Spanyol sebagai bahasa ibu. Para peneliti dan ahli bahasa telah menetapkan bahwa sekitar usia 7 tahun adalah ketika otak mencapai ambang kematangannya. Mumpung belum terlambat, setelah tahap ini, proses belajar akan lebih lambat daripada ketika mereka belajar di usia dini.

Anak tidak akan bisa belajar bahasa Spanyol seperti ia belajar bahasa Indonesia. Untuk menjelaskan ini, kita akan melihat sekilas “hipotesis periode kritis” setelah ini.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Saran kami adalah: jangan tunggu hingga anak Anda telah belajar bahasa Indonesia sebelum Anda mulai mengajari mereka bahasa Spanyol. Jika Anda ingin anak Anda sepenuhnya dwibahasa, Anda perlu mengusahakan sejak mereka lahir. Mereka tidak hanya harapannya mereka akan menjadi seorang dwibahasa yang sukses, tetepi juga ada banyak manfaat belajar bahasa sejak dini.

Belajar Bahasa Asing sejak Usia 3

Anda sudah ancang-ancang terkait kedwibahasaan anak Anda. Berikut beberapa tambahan...

Ada sejumlah sekolah dan pusat berbeda di negara-negara berbeda tempat bahasa asing diajarkan. Memang, biasanya hanya ditemukan di kota-kota besar. Meski sesuai tradisi mereka fokus pada anak-anak di sekolah, murid universitas, dan pelajar dewasa, mereka mulai bergerak untuk mengajari anak-anak yang masih sangat muda bahasa lainnya.

pendidikan bahasa spanyol ada di banyak tempat
Ada sejumlah pendalaman di pusat penitipan anak yang menawarkan kelas dan aktivitas untuk anak-anak. Sumber : Pixabay

Ini artinya ada pusat penitipan untuk anak-anak berusia 3 tahun, yang bisa menunjukkan mereka cara belajar bahasa Spanyol. Pendekatannya berbeda dengan kelas bahasa pada umumnya karena anak-anak tersebut masih sangat muda. Mereka cenderung belajar melalui game dan sumber media daripada pendidikan bahasa yang biasa Anda dapatkan di sekolah.

Anak Anda akan belajar bahasa Spanyol pertama mereka di usia yang masih sangat muda. Ini bagus untuk orang tua yang merasa bahasa Spanyol mereka tidak cukup bagus untuk dituturkan kepada anak mereka. Ini juga berarti anak Anda akan mulai belajar bahasa Spanyol sekitar usia penting yaitu 4 tahun ketika mereka mulai membedakan bahasanya.

Inilah kenapa pendalaman di pusat penitipan anak akan menjadi cara terbaik agar anak Anda jatuh cinta dengan pembelajaran bahasa, namun tetap menyenangkan sekaligus mendidik.

Cara Berbicara Bahasa Spanyol untuk Anak-Anak: Apa Kata “Hipotesis Periode Kritis”

Di awal kami membahas tentang saat anak mencapai usia 7 tahun. Usia ini datang dari “hipotesis periode kritis”. Gagasan ini muncul sekitar tahun 1960-an, dan menyatakan bahwa ada periode tertentu dalam perkembangan kita (dengan kata lain sebuah jendela) saat belajar bahasa menjadi lebih sederhana.

Ahli biolinguistik Eric Lenneberg menjawab pertanyaan ini dan hipotesis periode kritis menunjukkan bahwa waktu yang tepat untuk belajar bahasa ibu kedua yaitu antara usia 2 tahun dan awal pubertas. Jika Anda tertarik pada hal ini, kami sarankan untuk melihat hasil karya Eric Lenneberg meskipun teori tersebut masih agak diperdebatkan.

Manfaat Besar Jangka Panjang

Seperti yang Anda lihat di awal, ada banyak alasan baik untuk belajar bahasa Spanyol sedini mungkin. Anda perlu membuat keputusan apakah Anda akan mengajari mereka sendiri atau meminta bantuan seorang ahli. Apapun pilihan Anda, Anda perlu merencanakan belajar bahasa Spanyol, karena tanpa itu, tugas ini akan terasa sulit dan sunyi.

Jika bahasa Spanyol Anda tidak terlalu baik, Anda mungkin bisa mulai dengan mengatakan beberapa frasa bahasa Spanyol kepada anak Anda. Bahkan Anda mungkin ingin belajar bahasa Spanyol online untuk diri sendiri sebelum memulai, atau belajar bahasa Spanyol dengan bantuan guru privat Anda.

menyenangkan anak anda dengan mengajarkan bahasa spanyol
Anak Anda akan berterima kasih pada Anda karena telah mengajarkan mereka bahasa Spanyol. Sumber : Stock Tookapic

Pada akhirnya, metode apapun yang Anda pilih, Anda tidak boleh menunggu terlalu lama. Belajar bahasa kedua punya manfaat yang besar di zaman modern. Dalam beberapa tahun, berbicara setidaknya dua bahasa akan dianggap sebagai norma. Anda pasti tidak ingin anak Anda tertinggal, bukan?

Guru bahasa Spanyol Superprof tersedia untuk kelas bahasa Spanyol Jakarta, kelas bahasa Spanyol Bandung, kelas bahasa Spanyol Yogyakarta...

Dengan memutuskan untuk mengajarkan anak Anda bahasa Spanyol sesegera mungkin, Anda memberi mereka manfaat yang besar di masa depan dengen memberi mereka kefasihan bahasa penutur asli kedua serta pilihan untuk berbicara bahasa ketiga mereka saat mereka lebih dewasa. Hampir semua orang di dunia belajar bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan mereka sendiri.

Keterampilan bahasa asing selalu menjadi masalah umum penutur asli bahasa Indonesia. Tidak ada cukup kandidat yang menguasai percakapan bahasa Spanyol meskipun itu lazim.

Anak-anak masa kini, karena itu, telah cakap dalam tiga bahasa pada saat mereka masuk universitas! Jika mereka belajar sesegera mungkin, mereka akan memperoleh bahasa tersebut sebagai bahasa ibu daripada bahasa asing. Mereka bahkan bisa bermimpi dalam bahasa Spanyol juga!

Akhirnya, selama masa sekolah, mereka hampir secara eksklusif belajar bahasa Indonesia. Anda bisa membantu mereka mengembangkan rasa cinta terhadap bahasa yang akan membuat mereka bersedia belajar bahasa-bahasa di kemudian hari. Hal ini tentu akan mempengaruhi jalan karir mereka!

Butuh guru Bahasa Spanyol ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang