Tidak ada topik Sejarah yang lebih memuaskan untuk diajarkan kepada anak-anak selain Peradaban Mesir dan Sejarahnya, dengan alat bantu visual menakjubkan yang bisa Anda dapatkan dan para dewa dan dewi mitologi beserta kekuatan khusus mereka yang bisa Anda ceritakan... Tetapi dengan semua konten yang indah dan aneh ini untuk dilalui, di mana Anda mulai... Tetapi dengan semua konten yang indah sekaligus aneh ini, dari mana Anda harus mulainya?

Jika Anda mengambil bimbingan belajar di rumah untuk membantu anak Anda dalam mengerjakan tugas pekerjaan rumah SD atau SMP mereka atau hanya ingin sedikit mengajari anak-anak Anda tentang dunia dan peristiwa-peristiwa di masa lalu, maka lihatlah panduan untuk mengajari anak-anak tentang Sejarah Mesir ini.

Annisa
Annisa
Guru Sejarah
5.00 5.00 (5) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Rizqiana
Rizqiana
Guru Sejarah
Rp65,000/h
Kursus pertama gratis!
Pricilya
Pricilya
Guru Sejarah
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Muhammad
Muhammad
Guru Sejarah
Rp35,000/h
Kursus pertama gratis!
Lintang
Lintang
Guru Sejarah
5.00 5.00 (6) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Sri endah
Sri endah
Guru Sejarah
5.00 5.00 (4) Rp35,000/h
Kursus pertama gratis!
Cahyo
Cahyo
Guru Sejarah
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Widya
Widya
Guru Sejarah
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!

Sejarah Mesir untuk Anak-anak

Mungkin anak-anak akan terkejut mendengar bahwa orang Mesir kuno lebih memilih untuk menyembah banyak dewa dan dewi daripada percaya pada satu Tuhan yang maha kuasa. Demikian pula, Mesir tidak hanya memiliki satu raja: ada banyak raja Firaun yang dianggap sebagai ‘raja seluruh negeri’. Mereka juga mungkin akan tertarik untuk mempelajari tentang Piramida Agung Giza dan artefak kuno yang ditemukan di Mesir.

Untuk memulainya, mari kita lihat Sejarah Mesir.

Sejarah Mesir

Mesir kuno sebagian besar bergantung pada sungai Nil, yang mengalir melalui padang pasir dan menawarkan tanah yang dapat ditanami untuk mendukung kehidupan manusia di sepanjang tepiannya. Beberapa tempat paling terkenal di Mesir adalah Piramida Agung Giza, reruntuhan Luxor, dan makam para firaun di Lembah Para Raja.

Sungai Nil sebagai bukti sejarah peninggalan Mesir Kuno
Sebagian besar wilayah Mesir terdiri dari gurun sehingga Sungai Nil terus memainkan peran besar dalam sejarah dan perdagangan negara ini. Kredit foto: Retlaw Snellac Photography di Visualhunt.com / CC BY

Yang paling menarik adalah seberapa banyak yang kita ketahui tentang peradaban Mesir ribuan tahun yang lalu. Periode Mesir kuno paling awal baru dimulai sejak 5.000 tahun yang lalu dan berlangsung selama lebih dari 3.000 tahun.

Alasan kita tahu banyak tentang era ini adalah karena orang Mesir adalah orang pertama yang mengembangkan teknik pencatatan data menggunakan tanda – dalam hal ini, disebut hieroglif. Mereka adalah peradaban pertama yang melihat nilai dalam menuliskan apa yang terjadi dengan menggunakan metode prasasti, yang menunjukkan bahwa mereka juga memiliki pikiran yang maju. Ini terbukti dari cara orang Mesir percaya bahwa ada kehidupan setelah mati.

Oleh karena itu, orang Mesir akan melestarikan dan menguburkan mayat di makam (dimumikan) bersama dengan benda-benda yang mungkin mereka butuhkan dalam kehidupan baru mereka. Kita bisa memperoleh pemahaman tentang kepercayaan ini berkat lukisan dinding yang ditemukan di sekitar sejumlah makam.

Mesir dipimpin oleh sejumlah dewa dan dewi, banyak di antaranya membangun kuil yang temboknya menjadi bukti peristiwa penting pemerintahan mereka berkat adanya ukiran dan lukisan. Tanpa sumber-sumber ini, kita tidak akan tahu dan tidak akan bisa memahami peradaban kuno ini atau bagaimana perkembangannya seiring berjalannya waktu.

Periode-periode penting

Di bawah ini adalah kronologi periode-periode penting dan kepemilikan kekaisaran sepanjang Sejarah Mesir.

Periode Dinasti Awal - sekitar 3100 hingga 2680 SM

Raja pertama yang benar-benar kita ketahui dari zaman kuno ini adalah Raja Narmer, yang memerintah dua kerajaan Mesir Hulu dan Hilir. Karena ia adalah raja pertama yang tercatat, ia dan penggantinya dikenal sebagai Dinasti Pertama (yaitu keluarga yang memegang kekuasaan). Pada masa inilah para firaun diperlihatkan dalam lukisan-lukisan memakai mahkota ganda, dengan mahkota putih yang mewakili Mesir Bawah dan mahkota merah yang mewakili Mesir Hulu.

Kerajaan Lama – dari sekitar 2680 hingga 2180 SM (dinasti ke 3 sampai ke 6)

Selama periode penting inilah bangunan terbesar Mesir dibangun: Piramida. Piramida yang dibangun termasuk Piramida Agung Giza yang merupakan monumen tertua dari ‘Tujuh Keajaiban Dunia Kuno’.

Periode Pertengahan Pertama – dari sekitar 2180 hingga 2055 SM (dinasti ke 7 sampai 11)

Pada periode ini, beberapa raja memerintah berbagai bagian wilayah Mesir. Mentuhotep II, seorang raja dari dinasti ke-11, mendapatkan kembali kendali atas seluruh Mesir menjelang akhir periode ini.

Kerajaan Tengah – 2055 hingga 1650 SM (dinasti ke 12 - 14)

Periode ini disebut sebagai ‘zaman keemasan’; negara ini dipimpin oleh banyak raja kuat yang menguasai Mesir secara keseluruhan bersama dengan sebagian besar Nubia (yang sekarang Sudan). Sebuah daerah luas yang subur di tepian sebuah danau yang mendapatkan suplai dari lembah sungai Nil, yang disebut Faiyum, dikembangkan sebagai pusat pertanian. Orang Mesir mulai membangun Kuil agung di Karnak pada periode ini.

Periode Pertengahan Kedua – sekitar 1650 hingga 1550 SM (dinasti ke 15 & 16)

Sekitar periode inilah Hyksos, sebuah suku dari luar Mesir yang tidak diketahui asalnya, menaklukkan sebagian besar Mesir Hilir.

Kerajaan Baru – sekitar 1550 hingga 1069 SM (dinasti ke 17 hingga 20)

Para Hyksos diusir selama periode ini dan firaun mendapatkan kembali kekuasaan atas Mesir Hilir dan mesir Hulu. Ini adalah saat ketika Mesir mengembangkan layanan sipil yang sangat kuat dari pejabat kerajaan.

Periode Akhir – sekitar 1000 SM hingga 32 M (dinasti ke 21 hingga 30)

Pada periode ini, Mesir sekali lagi dibagi menjadi dua kerajaan. Dari sekitar tahun 700 SM, Mesir cukup sering diserbu oleh orang-orang Nubia, Asyur, Persia, orang-orang Yunani di bawah pimpinan Ptolemeus, jendral Alexander Agung, dan akhirnya oleh orang Romawi.

Dewa Mesir

Seperti yang telah kita ketahui, salah satu hal yang paling luar biasa tentang orang Mesir Kuno adalah kepercayaan mereka pada banyak esensi dewa dan dewi. Mereka menyembah begitu banyak dewa sehingga sulit untuk mendaftar semuanya! Ditambah lagi, masing-masing memiliki simbol atau makna spiritual tersendiri sehingga sulit untuk benar-benar mengenal mereka secara individu.

Beberapa dari mereka menyerupai manusia, namun ada juga yang setengah manusia setengah hewan: beberapa dewa memiliki kepala buaya, kepala serigala, kepala kucing, kepala domba jantan, dan bahkan kepala elang.

Penggambaran Dewa mirip manusia di zaman peradaban Mesir Kuno
Beberapa dewa dan dewi Mesir menyerupai manusia, sedangkan sebagian yang lain berwujud setengah manusia setengah hewan. Kredit foto: Internet Archive Book Images on Visualhunt / Tidak diketahui adanya batasan hak cipta

Semua dewa kuno tersebut memiliki tubuh manusia, dan hanya kepala mereka yang tampak seperti burung dan binatang lain. Kepercayaan pada begitu banyak dewa cukup menarik karena kebanyakan agama hanya percaya pada satu pemimpin spiritual.

Meskipun ada begitu banyak dewa, beberapa dewa dan dewi lebih terkenal dibandingkan yang lain, entah itu karena penampilan mereka yang menakjubkan atau karena makna simbolis mereka. Berikut adalah beberapa di antaranya. Jangan lupa untuk melihat seperti apa penampilan mereka saat Anda melihat daftarnya!

  • Osiris adalah salah satu dewa kuno yang paling penting. Dia dengan sah memerintah dunia bawah dan merupakan hakim orang mati, jadi dia menguasai semua kejahatan dan kegelapan – sesuatu yang seharusnya hanya ingin didengar!

  • Dewi Mesir kuno Isis, ibu para dewi, adalah istri Osiris. Ketika suaminya dibunuh oleh saudara laki-lakinya sendiri, putra mereka Horus adalah salah satu pahlawan dewa-dewa Mesir kuno yang membantu menghidupkannya dari kematian. Kita tentu tidak ingin menjadi saudara lelaki Osiris ketika dia dihidupkan kembali!

  • Anubis, dewa berkepala serigala, adalah tokoh terkenal lainnya dalam Sejarah Mesir Kuno. Dia adalah dewa orang mati, kuburan dan pemumian, makhluk lain yang pasti memiliki sedikit sisi gelap!

  • Heka adalah dewa Sihir dan Obat-obatan, putra Khnum, dewa berkepala domba pencipta dewa kesuburan.

Tentu saja, masih banyak lagi yang Anda temukan jika Anda punya waktu dan kesabaran!

Buku Sejarah Mesir untuk Anak-Anak

Mesir Kuno adalah salah satu topik sejarah utama yang paling ingin dipelajari oleh anak-anak dan alasannya sangat jelas. Apakah mengherankan ketika mereka bisa belajar tentang semua hal menarik dari peradaban Mesir seperti piramida, mumi, dan firaun?! Berikut adalah beberapa buku pelajaran yang dirancang untuk pelajar muda – sumber materi hebat tentang Mesir untuk anak-anak.

The Scarab’s Secret by Christina Balit

Buku bergambar dengan ilustrasi yang luar biasa indah ini menawarkan daya tarik tersendiri kepada anak-anak baik yang masih kecil hingga yang sudah besar (serta orang dewasa yang membacanya bersama mereka!). Buku ini menceritakan kisah Khepri yang merupakan kumbang scarab (scarab merupakan simbol yang sangat kuat di era Mesir Kuno) yang menemukan perangkap yang dirancang untuk membunuh Firaun. Ikuti ceritanya untuk melihat apakah kumbang yang rendah hati tersebut dapat memperingatkan Firaun dan menyelamatkannya?

There’s A Pharoah In Our Bath! by Jeremy Strong

Kisah lucu karya Jeremy Strong ini adalah bahan bacaan yang fantastis. Tony, sang karakter utama, adalah anak laki-laki yang biasanya membawa pulang hewan yang sakit atau terluka, tetapi kemudian suatu hari ia membawa pulang seorang pria yang dibalut perban, dia adalah firaun!

The Time Travelling Cat And The Egyptian Goddess oleh Julia Jarman

Topher merindukan mendiang ibunya, jadi ayahnya memelihara seekor kucing liar sebagai upaya untuk menghiburnya. Kucing tersebut memiliki kemiripan yang mencolok dengan hiasan kucing Mesir Kuno yang diberikan oleh ibunya sebelum meninggal...

My Story: Cleopatra oleh Kristiana Gregory

Cleopatra mungkin adalah salah satu ikon paling terkenal dari peradaban Mesir kuno. Kredit foto: currystrumpet di Visual Hunt

Cleopatra adalah seorang putri Mesir dan seorang tokoh Mesir yang terkenal bahkan di seluruh dunia saat ini. Dalam buku ini, Anda bisa menemukan lebih banyak informasi tentang kehidupan masa kecilnya di pinggiran Sungai Nil, keluarganya yang menarik (termasuk saudara perempuannya yang berkuasa), dan ambisinya dalam “buku harian” yang menceritakan kehidupannya dari sudut pandang orang pertama ini.

Jika dengan ini Anda dan anak-anak Anda ingin tahu lebih banyak tentang sejarah Mesir Kuno, maka tunggu saja semua tugas sekolah dan pekerjaan rumah yang akan Anda hadapi!

Pelajari Sejarah Romawi bersama anak-anak Anda.

Lihat game apa yang bisa Anda mainkan untuk membuat pembelajaran sejarah lebih menyenangkan.

Butuh guru Sejarah ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang