Sejarah merupakan sebuah bidang ilmu pengetahuan, dan seperti halnya kebanyakan bidang ilmu pengetahuan lain, Sejarah dibagi menjadi banyak sub-kategori, masing-masing secara khusus mempelajari periode sejarah Manusia atau wilayah tertentu di dunia.

Jika Anda sedang berusaha untuk mendapatkan gelar sarjana di bidang Sejarah atau Anda sudah lulus S1 dan ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya, Anda mungkin akan mempelajari banyak aspek Sejarah.

Dengan munculnya peradaban, bukan hanya di satu lokasi khusus di planet ini melainkan di mana pun manusia menetap, banyak budaya yang berbeda muncul di seluruh dunia. Masing-masing budaya memiliki sejarah tersendiri, biasanya ditulis oleh sejarawan lokal tetapi lebih sering diturunkan dari generasi ke generasi melalui tradisi lisan.

Sejarah tidak hanya dibagi secara kronologis dan geografis, tetapi beberapa bidang sejarah juga mempelajari subjek khusus dari budaya manusia, seperti:

  • Sejarah politik, yang mempelajari kisah pemerintahan, pemimpin politik, pemilihan umum, kebijakan, dan interaksi antara berbagai cabang pemerintahan
  • Sejarah diplomatik, yang mempelajari hubungan antar negara, duta besar, dan ide-ide diplomasi
  • Sejarah sosial, yang mempelajari cara-cara dan kebiasaan masyarakat, keluarga dan anak-anak, pendidikan, serta demografi, dan lembaga sosial seperti gereja.
  • Sejarah budaya, yang mempelajari bahasa dan penggunaannya, seni termasuk sastra, olahraga, dan hiburan lainnya serta cara mereka berpartisipasi dalam membangun identitas budaya.
  • Sejarah ekonomi, yang mempelajari bagaimana seluruh sistem produksi dan konsumsi (atau bagian-bagiannya) bekerja, mulai dari bisnis, industri, bank, sampai kelas pekerja di semua tingkatan sistem.
  • Sejarah intelektual, yang mempelajari ideologi dan epistemologi serta berusaha menganalisis bagaimana suatu ide bisa mempengaruhi kehidupan manusia dan bagaimana dunia material mempengaruhi ide-ide manusia.

Masih ada banyak lagi selain yang sebutkan di atas. Bahkan ada bidang Sejarah yang disebut Historiografi, yang mempelajari sejarah dari suatu peristiwa bersejarah. Alih-alih mempelajari peristiwa-peristiwa aktual – seperti penaklukan Inggris oleh William, Adipati Normandia – untuk dianalisis secara historis, objek historiografi adalah sejarah dari sejarah peristiwa tersebut: bagaimana proses penulisannya, bagaimana bias yang seringkali saling bertentangan dibahas dalam tulisan tersebut dari waktu ke waktu, dan bagaimana keadaan seperti itu membentuk pemahaman kita tentang peristiwa aktual tersebut, dan tentang sifat sejarah itu sendiri.

Pertanyaan historiografi meliputi:

  • siapa yang menulis sejarah, apa agenda mereka, dan apa yang menjadi tujuan mereka?
  • seberapa tinggi tingkat keandalan seorang sejarawan, menafsirkan peristiwa di masa lalu dari sudut pandang masa kini sang sejarawan?
  • bagaimana dengan sumber yang dipilih oleh sejarawan untuk dimasukkan ke dalam pekerjaan mereka atau sumber yang dengan sengaja tidak diikutsertakan?

Sederhananya, kita hanya akan membahas kelompok utama sejarah yakni Sejarah Kuno, Sejarah Postklasik dan Modern, serta Sejarah Seni.

Annisa
Annisa
Guru Sejarah
5.00 5.00 (5) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Rizqiana
Rizqiana
Guru Sejarah
Rp65,000/h
Kursus pertama gratis!
Pricilya
Pricilya
Guru Sejarah
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Muhammad
Muhammad
Guru Sejarah
Rp35,000/h
Kursus pertama gratis!
Lintang
Lintang
Guru Sejarah
5.00 5.00 (6) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Sri endah
Sri endah
Guru Sejarah
5.00 5.00 (4) Rp35,000/h
Kursus pertama gratis!
Cahyo
Cahyo
Guru Sejarah
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Widya
Widya
Guru Sejarah
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!

Sejarah kuno

Sejarah kemanusiaan dimulai ketika peradaban pertama muncul dan sejarawan mendefinisikan segala sesuatu yang terjadi sebelum periode ini sebagai masa Pra-Sejarah.

Secara umum, kita sepakat bahwa sejarah Kuno dimulai sekitar 3000 SM dengan kemunculan sistem penulisan awal di Mesopotamia. Periode ini berlanjut hingga abad ke-6 M ketika Kekaisaran Romawi Barat runtuh setelah suksesi invasi dan kematian Kaisar Romawi terakhir, Romulus Augustulus.

Arkeologi telah menjadi pusat segala penelitian tentang Sejarah Kuno. Bidang ini telah memainkan peran besar dalam pengetahuan kita mengenai peradaban awal, dari penggalian Tentara Terracotta Kaisar Qin Pertama di Cina kuno hingga penjelajahan Piramida Maya di Amerika Selatan.

Meskipun demikian, sebagian besar pengetahuan kita saat ini tentang peristiwa-peristiwa zaman kuno bergantung pada catatan-catatan dan kisah-kisah sejarawan kuno (Herodotus, Thucydides, Arrian, Plutarch, Polybius, Sima Qian, Sallust, Livy, Joseph, Suetonius, dan Tacitus) catatan-catatan tersebut kebanyakan dibuat puluhan tahun bahkan berabad-abad setelah peristiwa yang mereka gambarkan terjadi dan kita harus tetap berhati-hati dalam mempercayainya.

Peradaban pertama di dunia ini adalah Mesir
Mesir, sebagai tempat kelahiran salah satu peradaban paling awal di planet ini, penuh dengan situs bersejarah yang memukau para sejarawan selama ratusan tahun. (oleh Retlaw Snellac Photography)

Sejarah Abad Pertengahan

Jika Sejarah Kuno berakhir pada 500CE, Sejarah Modern baru dimulai sekitar tahun 1500, tergantung pada wilayah geografi yang Anda pelajari. Jadi apa yang terjadi selama 1000 tahun tersebut?

Sepuluh abad periode sejarah tersebut adalah apa yang disebut sejarawan sebagai Abad Pertengahan (Medieval Ages). Di Eropa Barat dan Tengah, era ini dimulai ketika Kekaisaran Romawi runtuh, tetapi hal ini tidak sepenuhnya berlaku di semua wilayah di dunia.

Untuk Skandinavia termasuk Denmark, Finlandia, dan Norwegia saat ini, zaman Abad Pertengahan biasanya diasimilasikan dengan Zaman Viking yang dimulai pada tahun 793 dengan invasi Viking yang pertama kali tercatat di Inggris dan berlangsung hingga invasi gagal yang dilakukan oleh raja Norwegia Harald III (Haraldr Hardradi), yang dikalahkan oleh Raja Saxon Harold Godwinson pada tahun 1066 dalam Pertempuran Stamford Bridge di Irlandia. Pada tahun yang sama, William sang Penakluk, sang Adipati Normandia dan keturunan bangsa Viking itu sendiri mengalahkan Harold Godwinson dan menjadi Raja Inggris.

Di dunia Timur, periode abad pertengahan Jepang umumnya disepakati berawal dari periode Nara (ketika Permaisuri Genmei mendirikan ibu kota Heijō-ky ō) pada tahun 709 dan berakhir dengan pertempuran terakhir Sekighahara pada tahun 1600 ketika Tokugawa dan sekutunya mengalahkan rezim Toyotomi dan menyatukan negara tersebut.

Pada saat yang sama, di benua itu periode sejarah Tiongkok yang berbeda tidak mengikuti pola yang sama. Era Kekaisaran Cina dimulai pada tahun 221 pada masa kekuasaan dinasti Qin dan baru berakhir pada masa kekuasaan Kaisar Qing pada taun 1911.

Di Timur Tengah dan Afrika Utara serta Semenanjung Iberia, masa Abad Pertengahan ditandai dengan munculnya Islam dan didirikannya imperium yang kuat.

Karena belajar dan mengikuti pembelajaran sejarah membutuhkan banyak keterampilan berpikir kritis serta keterampilan penelitian, banyak alumni S1 dengan gelar sarjana Sejarah yang beralih ke bidang hukum setelah menyelesaikan studi sarjana mereka dan menjadi pengacara.

Mengapa tidak menyewa tutor Sejarah saja?

Ada hal lain yang ditinggalkan oleh Kaum Viking bukan hanya tong & kayu
Bangsa Viking meninggalkan lebih dari sekadar tong kayu untuk minuman beralkohol di Inggris (oleh Arthur_ASCII)

Sejarah Modern

Abad Pertengahan perlahan memudar di Eropa ketika Renaissance membuka jalan menuju perubahan sosial, agama, dan ekonomi secara menyeluruh. Meskipun gerakan Renaissance dimulai di Italia pada abad ke-13, dengan penemuan kembali filsuf Antic dan kontak dengan pengetahuan ilmiah di Timur Tengah, Sejarah Abad Pertengahan baru berakhir sekitar tahun 1500 setelah beberapa peristiwa besar seperti:

Akademisi secara umum membagi Sejarah Modern menjadi dua periode, Sejarah Modern Awal dan Sejarah Modern Akhir. Untuk mahasiswa S1 semester awal, Sejarah Modern mungkin akan dipelajari dalam lebih dari satu semester bersamaan dengan disiplin ilmu humaniora lainnya, sebagian merupakan mata kuliah pilihan dan sebagian yang lain ditetapkan sebagai mata kuliah wajib.

Sejarah Modern Awal meliputi:

  • Renaissance, ditandai oleh aliran pemikiran baru, Humanisme, dan penemuan kembali filsafat Yunani klasik
  • Reformasi (perpecahan dalam Kekristenan Barat yang dilancarkan oleh Martin Luther dan didukung oleh Huldrych Zwingli, John Calvin, dan Reformis Protestan lainnya di Eropa abad ke-16)
  • Kontra-Reformasi, adalah kebangkitan Katolik yang dilancarkan sebagai tanggapan terhadap Reformasi Protestan, dimulai dengan Konsili Trente (1545-1563) dan berakhir pada akhir Perang Tiga Puluh Tahun (1648). Gerakan ini diprakarsai untuk melindungi kekuatan, pengaruh, dan kekayaan yang dipegang oleh Gereja Katolik.
  • Masa Eksplorasi atau Age of Discovery, dimulai dari abad ke-15 hingga akhir abad ke-18 dan ditandai dengan penjelajahan secara meluas ke luar negeri yang menyebabkan perubahan besar dalam diplomasi Eropa dan merupakan awal dari globalisasi.
  • Bangkitnya kapitalisme, berdasarkan pada kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi dan operasi mereka untuk mendapatkan laba.
  • Masa Keemasan Perompakan, yang berlangsung dari tahun 1650 hingga akhir 1720-an dan mencakup tiga pergolakan pembajakan berbeda:
    • Periode bajak laut sekitar 1650 hingga 1680, ditandai oleh pelaut Prancis dan Inggris yang berbasis di Tortuga dan Jamaika dan menargetkan kapal dan koloni Spanyol di seluruh Karibia.
    • Pirate Round 1690-an, ditandai dengan pelayaran jarak jauh dari Amerika untuk merampok kepemilikan Perusahaan Muslim dan India Timur di Samudera Hindia dan Laut Merah.
    • Pasca- Suksesi Spanyol, dari 1716 hingga 1726, ketika para pelaut dan privateer Inggris dan Amerika beralih ke perompakan setelah berakhirnya perang Suksesi Spanyol dan berkeliaran di Karibia, Pantai Timur Amerika Utara, pesisir Afrika Barat, dan Samudra Hindia.

Sejarah adalah subjek yang begitu luas dan menarik sehingga sebagian besar universitas dan lembaga pendidikan menawarkan kemungkinan untuk meraih gelar di bidang Sejarah atau mempelajari sejarah melalui gelar sarjana seni interdisipliner misalnya. Anda bahkan bisa melanjutkan studi Anda untuk mendapatkan gelar doktor dalam bidang Sejarah.

Secara umum disepakati bermula pada akhir abad ke-18 dan ditandai oleh peristiwa besar seperti:

  • Revolusi Amerika, yang mengakhiri kekuasaan Kerajaan Inggris atas koloninya di Amerika.
  • Revolusi Perancis, yang berakhir dengan penghapusan monarki dan memprakarsai sistem pemerintahan yang demokratis.
  • Kolonisasi Australia, didorong oleh kebutuhan untuk mengatasi kelebihan populasi dalam sistem penjara Inggris, dan fakta bahwa Kerajaan Inggris sendiri telah kehilangan Tiga Belas Koloni Amerika dalam Revolusi Amerika.
  • Revolusi 1848, yang merupakan serangkaian pergolakan politik di seluruh Eropa pada tahun 1848 (Perancis, Italia, Denmark, Jerman, Swedia, Belgia, Swiss, dan Irlandia semuanya terkena dampak). Peristiwa ini masih menjadi gelombang revolusioner yang paling luas dalam sejarah Eropa.
  • Revolusi Rusia, yang tidak hanya satu, melainkan dua revolusi di Rusia pada tahun 1917 yang menghancurkan absolutisme Tsar dan menyebabkan kebangkitan Uni Soviet. Kekaisaran Rusia jatuh dengan pengunduran diri Kaisar Nicholas II.
  • Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua, dari 1914 hingga 1918 dan 1939 hingga 1945 yang melibatkan semua kekuatan utama pada masa itu dan hampir semua negara di planet ini. Dua konflik itu mengakibatkan puluhan juta tentara dan warga sipil tewas dan mengubah tatanan dunia hingga saat ini.

Jika Anda mempelajari peradaban dan masyarakat, pembelajaran Anda akan lebih berfokus pada penelitian sejarah serta pemikiran analitis dan kritis, semua keterampilan penelitian berdasarkan persyaratan untuk jurnalisme atau karier dalam sosiologi.

Salah satu karya seni yang bersejarah adalah patung Laocoon and his Sons
Laocoon and his Sons’ adalah salah satu karya seni pertama yang dideskripsikan oleh seorang Sejarawan, Pliny the Elder (oleh Kartlyn Earth & ArtKN)

Sejarah seni

Salah satu sub-kategori Sejarah adalah Sejarah Seni. Jika fokus utama para sejarawan adalah mempelajari dan menganalisis peristiwa sejarah, agama, sosial, dan politik melalui sejumlah periode yang berbeda, Sejarah Seni difokuskan pada sesuatu yang berbeda.

Sejarawan Seni mempelajari ekspresi visual, aural, dan lisan umat manusia. Para ahli yang meneliti Sejarah Seni mencoba menafsirkan seni visual, musik, dan tulisan tulisan fiksi melalui penyelidikan menyeluruh menggunakan berbagai pendekatan dan metodologi.

Salah satu sejarawan seni paling awal yang kita kenal adalah salah satu sejarawan paling kuno, yaitu Pliny the Elder. Pada masanya, ia dianggap sebagai salah satu penulis Romawi yang, naturalis dan filsuf alam paling terkenal, dan bahkan menjabat sebagai komandan angkatan laut dan tentara Kekaisaran Romawi awal.

Jika Anda belajar seni liberal, kemungkinan Anda akan mempelajari Sejarah Seni sebelum Anda menyelesaikan studi Anda.

Ada banyak bidang Sejarah lain yang bisa dipelajari, mulai dari peradaban Barat, Sejarah Amerika Latin, Sejarah Afrika, antropologi, Sejarah Amerika, atau bahkan Sejarah Afrika-Amerika. Banyak gelar yang bisa Anda peroleh dalam bidang sejarah.

Pelajari juga berapa biaya yang wajar untuk les sejarah di sini

Butuh guru Sejarah ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang