Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa Olahraga dan kesehatan Les privat
Bagikan

Apa Karier TI Yang Harus Anda Pilih Setelah Mengikuti Kursus?

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 26/09/2019 Blog > Bimbingan Akademik > Teknologi Informasi > Pekerjaan Bagi Mereka Yang Mengambil Kursus Ilmu Komputer

Ada kekurangan tenaga kerja di sektor TI dan ada banyak peluang bagi mereka yang memiliki kualifikasi atau pengalaman di bidang ini. Bahkan, banyak industri merekrut spesialis IT yang ahli.

Jika Anda tertarik pada pekerjaan di bidang TI atau bekerja dengan komputer, ketahui satu atau dua hal, dan jika Anda sedang mencari pekerjaan baru, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk karier Anda. Seiring kemajuan teknologi, pekerjaan baru bagi mereka yang memiliki keterampilan TI terus bermunculan di sejumlah industri yang berbeda.

Sebelum Anda memilih kelas TI mana yang akan Anda ambil, Anda harus melihat-lihat berbagai pekerjaan yang bisa Anda dapatkan dan keterampilan komputasi mana yang Anda perlukan untuk membuat seseorang merekrut Anda.

Pengembang Web

Pengembang web membuat program digital untuk pelanggan mereka. Peran mereka adalah mengelola proyek dari awal hingga selesai. Mereka harus terbiasa dengan sejumlah bahasa pemrograman yang berbeda seperti Java, C++, Python, dll.

Seorang pelanggan mungkin memerlukan pemeliharaan program juga setelah selesai. Ini adalah pekerjaan teknisi TI bukan pekerjaan pengembang web. Namun, departemen TI milik pelanggan mungkin tidak cocok untuk melakukan ini.

pastikan anda mahir bahasa pemrograman Bagaimana Anda menjadi seorang pengembang? (Sumber: Lorenzo Cafaro)

Jumlah peran pengembangan web telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir serta gaji yang mereka peroleh dan tunjangan pekerjaan. Pekerjaan ini adalah salah satu pekerjaan yang paling banyak dicari di LinkedIn.

Kualitas yang dibutuhkan:

  • Disiplin
  • Kemampuan analisis
  • Ketekunan
  • Kreativitas

Untuk menjadi pengembang web, Anda butuh lebih dari sekadar A Level dalam bidang TI. Dalam banyak kasus, Anda mungkin perlu gelar. Namun, Anda dapat belajar otodidak (atau belajar dengan bantuan tutor) dan membuktikan diri sebagai kandidat yang layak. Jika Anda telah mengambil rute akademik, Anda bisa mempertimbangkan spesialisasi dan studi lebih lanjut. Ada gelar master yang tersedia jika Anda benar-benar bertekad untuk menyerahkan masa depan Anda ke dunia Teknologi Informasi yang menguntungkan.

Jika Anda kesulitan di kelas Anda, jangan lupa bahwa ada guru privat yang bersedia untuk membantu Anda. Semakin Anda memenuhi syarat, semakin tinggi gaji yang dapat Anda minta dan semakin cepat Anda menjadi pemimpin proyek.

Gaji rata-rata: Rp 150 juta / tahun.

Pengembang Aplikasi Smartphone / Tablet

Pekerjaan mengembangkan aplikasi memiliki masa depan yang cerah. Dengan pemikiran ini, menjadi pengembang aplikasi smartphone / tablet mungkin merupakan ide yang sangat bagus. Ada ribuan aplikasi iOS dan Android yang dibuat setiap hari.

pastikan anda bisa membuat aplikasi sendiri Mungkin Anda perlu belajar selama beberapa tahun sebelum dapat membuat aplikasi sendiri. (Sumber: pixabay.com)

Pengembang aplikasi bertanggung jawab atas eksekusi teknis suatu aplikasi. Mereka dapat membuat aplikasi mandiri, mengadaptasi situs web, atau bahkan mengoptimalkan aplikasi yang ada. Untuk itu, mereka diharapkan mengikuti brief desain dan juga memiliki pemahaman tentang manajemen data.

Aplikasi perlu diuji secara berkala setelah selesai untuk memeriksa semuanya berfungsi.

Kualitas yang dibutuhkan:

  • Disiplin
  • Kemampuan analisis
  • Keingintahuan
  • Keterampilan mengajar
  • Otonomi

Sekali lagi, Anda mungkin perlu gelar untuk pekerjaan ini. Anda juga harus memiliki pemahaman tentang beberapa bahasa pemrograman. Namun, tidak ada keteapandan ada beberapa alternatif untuk rute akademik yang khas. Anda mungkin kurang puas dengan semua yang Anda pelajari di universitas (bahkan jika Anda mahasiwa kampus terbaik di negara ini!).

Gaji rata-rata: Rp 150 juta / tahun.

Carilah kursus IT di dekat Anda.

Webmaster

Peran webmaster dapat sangat bervariasi tergantung pada perusahaan tempat mereka bekerja. Mereka dapat bertindak sebagai teknisi IT, desainer grafis, editor, atau semuanya.

pastikan anda mahir dalam HTML Seorang webmaster perlu mengetahui HTML (bukan gambar) untuk membuat perubahan pada situs. (Source: Luis Gomes)

Sebelum situs web diluncurkan, peran webmaster adalah membantu membangun situs. Karena itu mereka harus memiliki pemahaman yang baik tentang HTML. Mereka juga perlu mengetahui beberapa hal tentang komputer, jelas. Webmaster mungkin harus menemukan dan memperbaiki bug sebelum situs ditayangkan. Mereka harus waspada! Mereka mungkin juga ditugaskan dengan konten situs web, pengeditan, video, foto, dll.

Pengetahuan serba baik bisa bermanfaat. Jika mereka tidak bertanggung jawab atas pengeditan, mereka mungkin diharapkan untuk membimbing editor dan memberi tahu mereka pembaruan apa yang diperlukan. Anda mungkin sudah mendapatkan gambarannya sekarang. Hal yang paling penting dari seorang webmaster adalah dapat beradaptasi!

Kualitas yang dibutuhkan:

  • Kemampuan beradaptasi
  • Kemampuan analisis
  • Tersedianya
  • Efektivitas

Ada beberapa kualifikasi yang tersedia bagi mereka yang ingin menjadi seorang webmaster. Namun, pelatihan akademik mungkin masih kurang. Anda harus mempertimbangkan belajar lebih banyak setelah Anda menyelesaikan gelar Anda atau ikut les privat. Mempelajari lebih lanjut tentang bisnis tempat Anda bekerja akan sangat berguna.

Gaji rata-rata: Rp 120 juta / tahun.

Cari tahu lebih lanjut tentang tutorial keamanan cyber di web kami.

Desainer web

Apakah Anda orang sangat kreatif? Maka Anda akan menyukai pekerjaan sebagai desainer web!

Anda harus menjadi desainer handal Desainer web harus artistik dan teknis. (Sumber: Daian Gan)

Tugas seorang perancang web adalah membuat identitas visual situs web ari suatu brand. Tugas mereka adalah mengikuti ringkasan desain situs web. Mereka membutuhkan pikiran yang praktis dan kreatif karena begitu brief desainnya siap, tugas desainer web adalah untuk menciptakan visual dan gambar yang akan memberikan tampilan dan nuansa pada situs web.

Tujuannya adalah untuk membuat situs tersebut menarik secara visual bagi pengunjung potensial sambil memastikan bahwa situs itu tetap berfungsi. Desainer web harus terbiasa dengan perkembangan terbaru dalam e-marketing, e-commerce, kompatibilitas smartphone, dll.

Seorang desainer web juga perlu menjadi ahli Photoshop, Illustrator, dan Illustrator serta Flash dan After Effects. Mereka membutuhkan pengetahuan tentang HTML dan CSS untuk membantu mereka bekerja dengan lebih baik bersama pengembang situs.

Kualitas yang dibutuhkan:

  • Organisasi
  • Kreativitas
  • Otonomi
  • Diplomasi

Untuk menjadi desainer web, Anda perlu belajar desain digital dengan TI atau subjek TI dengan kursus tambahan dalam bidang desain digital. Anda juga dapat mengambil kelas tambahan ini di luar universitas atau bahkan meminta bantuan dari guru privat. Jika Anda baru saja dapat gelar TI, Anda bisa meningkatkan spesialisasi Anda dengan gelar pascasarjana.

Gaji rata-rata: Rp 100 juta / tahun.

Pakar Search Engine Optimization (SEO)

Ahli SEO semakin dicari. Pekerjaan mereka adalah untuk memastikan bahwa situs web pelanggan muncul sebagai salah satu hasil pertama ketika dicari.

google adalah mainan bagi para pakar seo Jika Anda menjadi pakar SEO, Anda akan terbiasa dengan Google. (Sumber: Photo Mix)

Untuk melakukan ini, mereka membutuhkan tiga keterampilan utama:

  • Keterampilan teknis untuk membuat situs web muncul paling atas di mesin pencari.
  • Keterampilan mengedit untuk memastikan bahwa kata kunci muncul di artikel
  • Keterampilan sosial untuk mengatur kemitraan dengan situs lain.

Seorang ahli SEO perlu menjadi yang teratas: mereka menganalisis statistik dan kemudian diharapkan bisa memberikan saran untuk peningkatan visibilitas situs.

Kualitas yang dibutuhkan:

  • Keterampilan mengajar
  • Tahan terhadap stres
  • Keterampilan komunikasi dan jaringan

Untuk menjadi pakar SEO, Anda mungkin perlu menggabungkan ilmu pemasaran dan TI. Anda membutuhkan kedua set keterampilan ini karena Anda harus bisa mengevaluasi masalah dan mengetahui langkah-langkah teknis yang diperlukan untuk memperbaikinya.

Meskipun tidak ada banyak pilihan untuk belajar SEO secara langsung, Anda tidak perlu khawatir! Anda bisa belajar banyak tentang hal itu di tempat kerja! Ada juga banyak sumber belajar yang tersedia bagi mereka yang ingin belajar tentang bidang ini.

Gaji rata-rata: Rp 100 juta / tahun.

Jika Anda sudah menjadi pakar, mengapa tidak mempertimbangkan untuk memberikan les privat secara online?

Manajer Proyek Digital

Lebih banyak manajer daripada teknisi TI, tugas manajer proyek digital adalah mengelola tim pengembang. Karenanya mereka diharapkan mengetahui cara mengelola orang dan memprioritaskan tugas. Tugas mereka adalah untuk memastikan bahwa brief desain terpenuhi dan bahwa orang-orang yang dipekerjakan bekerja secara efektif dan tepat untuk pekerjaan itu. Tugas mereka adalah mendelegasikan tugas kepada tim.

untuk menjadi seorang manager anda harus terbiasa bekerja untuk tim Manajer proyek digital harus terbiasa bekerja dengan tim. (Sumber: rawpixel.com)

Pekerjaan mereka mungkin juga termasuk mengelola anggaran untuk proyek dan menghindari penundaan serta memenuhi tenggat waktu. Mereka akan memastikan bahwa tim mereka tetap termotivasi dan setiap anggota memiliki informasi yang mereka butuhkan untuk melakukan pekerjaan. Mereka diharapkan untuk mengelola beberapa proyek sekaligus. Mereka harus bisa membuat keputusan penting.

Kualitas yang dibutuhkan:

  • Ketekunan
  • Kemampuan berkomunikasi
  • Organisasi
  • Pragmatisme
  • Keterbukaan pikiran

Banyak perusahaan akan bertanya apakah manajer proyek mereka memiliki setidaknya punya gelar master dalam bidang yang sesuai dan keterampilan administrasi yang layak. Seorang manajer proyek juga akan membutuhkan banyak pengalaman dalam mengelola tim. Tidak banyak pilihan untuk mempelajari manajemen proyek secara langsung. Anda harus bekerja keras untuk posisi kompetitif semacam ini.

Gaji rata-rata: Rp 200 juta / tahun.

Jika Anda ingin mengajar TI, Anda harus ingat bahwa ada banyak gelar dan kualifikasi yang Anda perlukan.

Kesimpulannya:

  • Tidak semua pekerjaan TI mengharuskan Anda tahu cara memprogram komputer. Anda mungkin hanya perlu memimpin proyek, mengedit konten, atau bahkan hanya mengelola tim. Anda harus bisa beradaptasi jika Anda putus asa bekerja di bidang TI.
  • Anda bisa mempelajari keterampilan TI di luar sekolah dengan guru privat atau bahkan saat bekerja. Perusahaan sangat menghargai pengalaman seperti halnya kualifikasi.
  • Baik Anda ingin menjadi pengembang Java, administrator sistem, konsultan TI, atau pengembang aplikasi, Anda harus memastikan ikut pelatihan dan punya keterampilan yang tepat.
  • Pekerjaan di bidang TI tidak akan punah dalam waktu dekat sehingga memilih untuk kerja di bidang ini adalah pilihan yang aman.

Cari tahu lebih lanjut tentang kosakata TI.

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...
avatar