Kita semua pasti pernah mendengar tentang akuntansi, dan mungkin kita semua juga mempunyai kenalan dalam akuntansi bisnis, tetapi apakah Anda benar-benar tahu apa yang dilakukan seorang akuntan dalam pekerjaan mereka sehari-hari dan apa keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini? Mungkin saja akuntansi adalah pekerjaan yang sempurna untuk Anda... mari kita lihat!

Definisi Akuntansi

Bagaimana Anda mendefinisikan akuntansi dasar jika ini adalah bidang bisnis yang luas?

Banyak kamus dan tesaurus perusahaan yang telah mendefinisikan akuntansi dengan baik, dan inilah beberapa di antaranya.

Arti akuntansi berdasarkan kamus
Bagaimana Anda mendefinisikan 'akuntansi'? Foto di Visualhunt.com

Kamus Bisnis

Definisi

“Sebuah praktik dan bidang pengetahuan terutama yang berkaitan dengan

  • metode untuk mencatat transaksi,
  • menyimpan catatan keuangan,
  • melakukan audit internal,
  • melaporkan dan menganalisis informasi keuangan kepada manajemen, dan
  •  memberi nasihat tentang masalah perpajakan.

Ini adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, mencatat, mengukur, mengklasifikasikan, memverifikasi, meringkas, menafsirkan dan mengkomunikasikan informasi keuangan. Akuntansi juga mengungkapkan laba atau rugi untuk periode tertentu, dan nilai serta sifat aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik perusahaan.

Akuntansi memberikan informasi tentang

• sumber daya yang tersedia untuk perusahaan,

• cara yang digunakan untuk membiayai sumber daya itu, dan

• hasil yang dicapai melalui penggunaannya. "

Jawaban Investasi

Definisi

“Akuntansi adalah proses pencatatan, pengukuran, dan pengomunikasian informasi tentang transaksi keuangan secara sistematis.”

 

Investopedia

Definisi

“Akuntansi adalah pencatatan transaksi keuangan yang sistematis dan komprehensif yang berkaitan dengan bisnis. Akuntansi juga mengacu pada proses meringkas, menganalisis dan melaporkan transaksi-transaksi ini kepada badan-badan pengawas, regulator dan entitas penagihan pajak. Laporan keuangan yang menjumlahkan operasi, posisi keuangan, dan arus kas perusahaan besar selama periode tertentu adalah ringkasan singkat dari ratusan ribu transaksi keuangan yang mungkin telah dilakukan selama periode ini. "

 

Merriam Webster

Definisi

“1: sistem pencatatan dan peringkasan transaksi bisnis dan keuangan serta analisis, verifikasi, dan pelaporan hasil
juga: prinsip-prinsip dan prosedur sistem ini

2a: pekerjaan yang dilakukan dalam akuntansi atau oleh akuntan
b: contoh akuntansi yang diterapkan atau penyelesaian atau penyajian akun”

 

Manakan Definisi Akuntansi yang paling Tepat dan Akurat?

Seperti yang Anda lihat, ada sejumlah kata kunci yang muncul berulang-ulang: menganalisis, mengidentifikasi, merekam, mengukur, mengklasifikasikan, memverifikasi, merangkum, menafsirkan, mengomunikasikan... yang semuanya bermuara pada keterampilan inti yang dikenal sebagai pengorganisasian.

Tentu saja, penambahan beberapa istilah keuangan membuktikan bahwa keterampilan numerik juga merupakan suatu yang harus dimiliki untuk memasuki profesi ini. Akan tetapi sangat jelas bahwa mampu merencanakan dan mengatur segala sesuatu adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh siapa pun yang berencana membangun karier di bidang akuntansi.

 

Apa itu Akuntansi: Definisi yang Diperluas

Seorang akuntan adalah aset yang sangat vital dalam menjalankan semua bisnis, meskipun mereka bekerja di belakang layar dan memfasilitasi pekerjaan departemen lain atau individu profesional.

Pekerjaan mendasar mereka biasanya menganalisis dan memberikan informasi yang dapat dipercaya tentang catatan keuangan, dengan cara yang etis dan tidak bias. Dengan ini, mereka bisa bekerja di berbagai bidang sektor keuangan termasuk perpajakan, pelaporan keuangan, akuntansi forensik, keuangan perusahaan, audit, pemulihan bisnis dan kebangkrutan, atau sistem dan proses akuntansi.

Bergantung pada bidang akuntansi bisnis apa yang Anda pilih untuk didalami, biasanya, Anda akan diatur oleh prinsip akuntansi yang diterima secara umum.

Tugas harian seorang akuntan terakreditasi dapat mencakup:

  • Pengelolaan sistem dan anggaran keuangan menggunakan spreadsheet dan program akuntansi
  • Melakukan audit keuangan: yaitu pemeriksaan independen terhadap posisi keuangan perusahaan dan pembuatan laporannya
  • Bekerja sama dengan klien untuk memberikan informasi dan saran keuangan
Sebagai Akuntan Anda di harapkan bertemu klien dan membahas keuangan
Sebagai seorang akuntan, Anda mungkin diharuskan mengadakan pertemuan dengan klien untuk mengomunikasikan informasi keuangan. Kredit foto: Hayato.D di Visual Hunt
Ghina
Ghina
Guru Akuntansi
5.00 5.00 (5) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Dani
Dani
Guru Akuntansi
Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Chatarina
Chatarina
Guru Akuntansi
4.83 4.83 (6) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Rahmi
Rahmi
Guru Akuntansi
Rp15,000/h
Kursus pertama gratis!
Juan
Juan
Guru Akuntansi
5.00 5.00 (4) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Ghina
Ghina
Guru Akuntansi
4.75 4.75 (6) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Melissa
Melissa
Guru Akuntansi
5.00 5.00 (3) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Lucia
Lucia
Guru Akuntansi
Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!

Jenis-jenis akuntansi

Ada dua jenis utama akuntansi: akuntansi keuangan dan manajemen. Lihat di bawah ini mengenai apa yang dilakukan para profesional di kedua bidang ini setiap hari. 

 

Akuntan manajemen

Akuntan manajemen bekerja secara internal untuk memberikan informasi keuangan. Misalnya, mereka sering memberikan perincian kepada manajemen untuk membantu mereka dalam pengambilan keputusan.

Seorang akuntan manajemen mungkin terlibat dalam melakukan tugas-tugas seperti analisis anggaran, perencanaan keuangan, dan peramalan keuangan. Penekanan akuntansi manajemen adalah pada perencanaan ke depan: yaitu mencapai tujuan keuangan dan merencanakan keuangan berdasarkan anggaran.

 

Akuntan keuangan

Akuntan keuangan memberikan informasi untuk badan eksternal, seperti pemegang saham, investor, dan kreditor.

Akuntan keuangan lebih berfokus untuk membuat ringkasan mengenai posisi keuangan perusahaan saat ini, melaporkan informasi penting seperti profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan stabilitas perusahaan. Tidak seperti akuntansi manajemen, akuntansi keuangan diwajibkan oleh hukum.

Banyak lulusan yang memasuki dunia akuntansi dengan mengawali karier sebagai akuntan keuangan, terutama yang bekerja di akuntansi publik.

Tanggung jawab dalam bidang praktik ini tergantung pada bidang akuntansi mana yang Anda dalami, tetapi juga bisa mencakup beberapa pekerjaan seperti:

  • Audit, assurance and advisory
  • Pemulihan bisnis dan kebangkrutan
  • Keuangan perusahaan dan manajemen risiko
  • Akuntansi forensik
  • Perpajakan

 

Apa Saja Profesi dalam Bidang Akuntansi?

Sebagaimana yang telah kami temukan, bekerja dalam bidang akuntansi manajerial mungkin tidak memerlukan pengalaman kerja bertahun-tahun. Bidang ini sebenarnya sangat luas, dengan banyak jabatan pekerjaan akuntansi dalam profesi ini.

Lihat daftar di bawah ini tentang beberapa jabatan yang paling umum dalam pekerjaan akuntansi, beberapa di antaranya mungkin pernah Anda dengar jika Anda sedang mengikuti kursus akuntansi atau kualifikasi akuntansi lainnya dan beberapa mungkin belum Anda ketahui! Semua deskripsi pekerjaan diambil dari situs web The Balance Careers.  

Jika Anda ingin mencari informasi lebih lanjut tentang peran masing-masing, Anda bisa membaca Bureau of Labor Statistics’ Occupational Outlook Handbook

 

Akuntan

Seorang akuntan bertugas untuk menyiapkan, menganalisis, dan mengelola catatan keuangan. Akuntan biasanya bekerja untuk perusahaan, mengelola keuangan perusahaan itu. Mereka mungkin melakukan berbagai tugas, termasuk mengelola gaji perusahaan, pajak, dan berbagai pembayaran lainnya. Ada banyak jenis akuntan, dari akuntan umum hingga akuntan pajak. Masing-masing memiliki tugas yang berbeda.

 

Panitera Akuntansi

Panitera akuntansi bertugas untuk menghasilkan dan mengelola catatan keuangan untuk suatu perusahaan. Ia dapat memasukkan informasi keuangan ke dalam perangkat lunak komputer, memeriksa keakuratan data ini, dan/atau menghasilkan laporan tentang informasi ini. Juga dikenal sebagai pegawai pembukuan atau pegawai administrasi, mereka bekerja di hampir semua sektor industri.

Auditor

Tugas seorang auditor sangat mirip dengan akuntan. Seperti seorang akuntan, auditor menyiapkan, menganalisis, dan mengelola catatan keuangan. Namun, auditor biasanya lebih cenderung bekerja untuk layanan akuntansi atau pemberian gaji daripada bekerja untuk satu perusahaan tertentu. Umumnya, seorang auditor memeriksa pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan perusahaan. Dia sering membantu banyak perusahaan menangani keuangan mereka.

 

Kepala Bagian Keuangan

Seorang kepala bagian keuangan atau chief financial officer (CFO) bertanggung jawab untuk mengelola keuangan suatu perusahaan. Dia bertanggung jawab atas perencanaan keuangan, pemeliharaan catatan keuangan, dan terkadang juga atas proses analisis terhadap catatan-catatan tersebut. Ia mengelola departemen akuntansi, dan biasanya melapor kepada chief executive officer (CEO) organisasi.

Tim akuntansi yang terdiri dari berbagai bidang karyawan
Tim akuntansi di suatu perusahaan dapat terdiri dari berbagai karyawan yang berbeda, masing-masing melakukan pekerjaan mereka sendiri. Foto di VisualHunt.com

Controller

Controller (kadang-kadang disebut comptroller) bertanggung jawab atas kegiatan akuntansi untuk perusahaan tertentu. Ia mungkin menyiapkan laporan keuangan dan anggaran, memproses data, dan/atau menyiapkan proses perpajakan. Controller biasanya melapor kepada kepala bagian keuangan atau chief financial officer (CFO).

Analis Keuangan

Seorang analis keuangan mengevaluasi bisnis dan proyek untuk melihat apakah suatu entitas adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi. Analis keuangan dapat membuat rekomendasi kepada bank, perusahaan, atau kepada berbagai investor tertentu untuk memutuskan apakah akan berinvestasi di perusahaan tertentu atau tidak.

Tentu saja, ada banyak posisi lain yang tidak dapat disebutkan di sini. Anda dapat memeriksa daftar lengkap topik akuntansi dengan mengunjungi web The Balance Careers.

 

Kiat Memulai Karier di Bidang Akuntansi

Entah Anda selalu bermimpi menjadi seorang akuntan, atau baru-baru ini Anda merasa bahwa akuntan adalah karier yang memungkinkan bagi Anda, terjun ke sebuah industri tidak selamanya mudah; meskipun Anda tidak perlu kualifikasi pendidikan tingkat tinggi untuk masuk ke sektor ini. Namun faktanya, jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman praktis tentang prosedur akuntansi atau laporan akuntansi, maka Anda mungkin akan kesulitan untuk memenangkan persaingan dalam bisnis ini.

Untuk mengetahui cara agar Anda dapat meningkatkan peluang Anda diterima untuk suatu pekerjaan dalam bidang akuntansi atau mendapatkan promosi dari posisi Anda saat ini, baca informasi di bawah ini.

 

Fokus Pada Peningkatan Keterampilan Anda Saat Ini

Tidak ada gunanya mendekati calon atasan tanpa sikap percaya diri. Jika Anda merasa cocok untuk suatu posisi, maka Anda perlu menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut.

Untuk melakukan ini, Anda harus meluangkan waktu untuk menyesuaikan CV Anda dengan pekerjaan yang dimaksud, dengan berfokus dalam mencocokkan kemampuan dan pengalaman Anda dengan deskripsi pekerjaan, spesifikasi personal, dan kualitas yang diinginkan. Tetapi bagaimana jika Anda tidak memiliki pengalaman untuk dicantumkan dalam CV Anda dan diceritakan kembali selama tahap wawancara?

Nah, jika Anda telah menyelesaikan kualifikasi di bidang akuntansi atau bidang terkait dan menghadiri kelas akuntansi, maka kemungkinan besar Anda memiliki keterampilan akuntansi yang Anda butuhkan dan hanya perlu menemukan cara untuk menerapkannya atau untuk menemukan contoh yang cocok bahwa Anda sudah melakukannya. Pikirkan ketika Anda harus menggunakan keterampilan angka, negosiasi, dan komunikasi, karena bahkan contoh terkecil dari cara Anda menggunakan metode akuntansi bisa cukup untuk mengesankan calon pemberi kerja.

 

Bersiaplah untuk Membangun Karier Anda

Seperti halnya banyak karier lainnya, Anda tidak bisa memulai dari posisi impian Anda. Anda harus selalu berusaha keras untuk mencapai tujuan Anda. Sebagai seorang akuntan yang baru memiliki kualifikasi, Anda mungkin perlu naik dari posisi level pemula, dan inilah cara untuk melakukannya. 

Anda harus memikirkan setiap keputusan yang Anda buat sehubungan dengan karier Anda sebagai batu loncatan menuju kesuksesan. Entah itu magang, menempati posisi admin junior, mendapatkan gelar dalam bidang akuntansi dan sejenisnya (yang memungkinkan Anda untuk mempelajari keterampilan yang tepat dan yang Anda butuhkan untuk masa depan Anda) – Anda akan memperoleh banyak pengetahuan penting yang Anda butuhkan untuk maju. Oleh karena itu, semua opsi tersebut sangat berharga.

Belajar langsung di tempat kerja mungkin merupakan cara tercepat untuk mendapatkan keterampilan yang Anda butuhkan daripada melakukan kerja magang dan skema studi lainnya. Namun, itu semua tergantung pada apa yang dicari oleh calon atasan Anda dalam hal keterampilan dan pendidikan.

 

Mendapatkan Kualifikasi Untuk Bekerja dalam Bidang Akuntansi

IAI, juga dikenal sebagai Ikatan Akuntan Indonesia, adalah organisasi profesi yang menaungi seluruh Akuntan Indonesia. Organisasi ini telah menetapkan sebutan Chartered Accountant Indonesia (CA) sebagai kualifikasi akuntan profesional sesuai panduan standar internasional, yang berarti bahwa kualifikasi ini sudah menjadi prasyarat untuk banyak posisi akuntansi, entah itu audit akuntansi, menangani SPT, bekerja sebagai akuntan buku besar, atau sebagai seorang akuntan publik.

Setelah mendapatkan kualifikasi CA, Anda dapat melanjutkan untuk mempelajari ACCA– kursus bertaraf internasional yang dirancang untuk membantu melatih akuntan yang lebih berpengalaman dan mereka yang ingin menjadi Chartered Accountant – atau sejumlah kualifikasi dan sertifikat profesional lainnya.

Jika Anda memerlukan bantuan dengan ujian Anda, carilah guru akuntansi di Superprof!

Butuh guru Akuntansi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang