
Bahasa Jepang adalah salah satu bahasa yang menarik untuk dipelajari karena memiliki sistem penulisan dan tata bahasa yang unik. Perkenalan bahasa Jepang menjadi langkah pertama yang penting ketika kita ingin mempelajari dan berkomunikasi dalam bahasa ini. Artikel ini akan membahas berbagai aspek mengenai perkenalan bahasa Jepang, termasuk cara memperkenalkan diri, frasa-frasa penting, dan contoh konkret yang dapat Anda gunakan. Mari kita mulai!
Periksa di sini untuk mengetahui perbedaan onii-chan dan onee-chan
Budaya Jikoshoukai dalam Bahasa Jepang
Dalam pembelajaran bahasa Jepang ke bahasa Indonesia, perkenalan diri atau "jikoshoukai" merupakan materi dasar yang sangat penting. Jikoshoukai bahasa Jepang tidak hanya berisi tentang kalimat perkenalan, tapi juga mencerminkan etika (sikap sopan) dan budaya komunikasi khas masyarakat Jepang. Oleh karena itu, memahami jikoshoukai artinya serta konteks penggunaannya adalah langkah awal yang wajib dipahami bagi pemula.
Seperti kata pepatah :
"Jika ingin mempelajari bahasa suatu bangsa, maka mulailah dari budaya dan sejarahnya."
Secara sederhana, jikoshoukai adalah proses memperkenalkan diri kepada orang lain. Saat melakukan jikoshoukai, seseorang biasanya mengucapkan "hajimemashite" sebagai salam kenal dalam bahasa Jepang. Ungkapan ini menjadi pembuka yang menunjukkan bahwa pertemuan tersebut adalah pertemuan pertama.
Dalam budaya Jepang, perkenalan tidak bisa dilakukan sembarangan. Nada bicara, pilihan kata seperti "watashi," hingga penggunaan kata "desu" sangat diperhatikan. Kesalahan kecil dalam perkenalan dapat menentukan kesan pertama seseorang. Oleh karena itu, mempelajari jikoshoukai yang bagus berarti juga memahami budaya, etika, serta kebiasaan masyarakat Jepang dalam berkomunikasi sehari-hari.
Pentingnya Perkenalan diri dalam Bahasa Jepang
Perkenalan dalam bahasa Jepang memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai situasi sosial dan budaya. Budaya Jepang yang kaya akan nilai-nilai etika, sopan santun, dan rasa hormat terhadap orang lain membuat perkenalan menjadi salah satu aspek yang sangat diperhatikan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa perkenalan dalam bahasa Jepang begitu penting:
Menciptakan Kesan Pertama yang Positif
Perkenalan adalah langkah pertama dalam membangun hubungan sosial. Dalam budaya Jepang, kesan pertama memiliki arti yang sangat penting. Cara Anda memperkenalkan diri dapat memengaruhi kesan pertama yang Anda berikan kepada orang lain. Dengan memperkenalkan diri dengan sopan dan mengikuti norma-norma budaya Jepang, Anda dapat menciptakan kesan yang positif dan membuat orang lain merasa nyaman berinteraksi dengan Anda.
Periksa di sini jika ingin mengetahui apa itu wibu dan otaku
Menunjukkan Keseriusan dalam Belajar Bahasa Jepang
Memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang bukan hanya sekadar mengucapkan kata-kata, tetapi juga merupakan wujud dari keseriusan Anda dalam mempelajari bahasa dan budaya Jepang. Ketika Anda memperkenalkan diri dengan bahasa mereka, Anda menunjukkan rasa hormat dan keinginan untuk terlibat dalam budaya mereka. Hal ini dapat meningkatkan motivasi Anda untuk belajar lebih dalam lagi tentang bahasa dan budaya Jepang. Untuk mendapatkan bimbingan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi guru bahasa jepang.

Membangun Hubungan yang Lebih Baik
Perkenalan yang baik dapat membantu Anda membangun hubungan yang lebih kuat dengan orang Jepang. Budaya Jepang sangat menghargai hubungan interpersonal yang baik dan harmonis. Dengan memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang, Anda dapat menciptakan ikatan yang lebih dekat dengan orang-orang Jepang, baik dalam konteks sosial, profesional, maupun akademis. Hal ini dapat membantu Anda mendapatkan dukungan, bantuan, dan kerja sama yang lebih baik dari mereka.
Jangan lupa pelajari artikel Kami tentang aplikasi penerjemah bahasa Jepang-Indonesia!
Memudahkan Komunikasi Sehari-hari
Memiliki kemampuan untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang juga akan sangat memudahkan Anda dalam berkomunikasi sehari-hari di berbagai situasi. Ketika Anda bertemu dengan orang baru, bekerja, atau berada di lingkungan sosial, kemampuan untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang akan memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan lebih lancar dan efektif. Ini juga akan membantu Anda merasa lebih percaya diri dan nyaman saat berada di tengah-tengah masyarakat Jepang.
Menghargai Budaya dan Tradisi Jepang
Memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang bukan hanya sekadar keterampilan komunikasi, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap budaya dan tradisi Jepang. Dengan menguasai perkenalan dalam bahasa Jepang, Anda menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap warisan budaya yang dimiliki oleh orang Jepang. Hal ini akan membuat Anda lebih diterima dan dihormati oleh masyarakat Jepang.
Dengan memahami pentingnya perkenalan diri dalam bahasa Jepang, Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk berinteraksi dengan orang-orang Jepang dengan lebih efektif dan menghargai budaya mereka dengan lebih baik. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika banyak orang yang memilih untuk mempelajari dan menguasai keterampilan perkenalan dalam bahasa Jepang sebagai langkah awal dalam memahami budaya dan masyarakat Jepang secara menyeluruh.
Temukan guru les bahasa Jepang di Jogja

Frasa Dasar yang Sering Dipakai Saat Perkenalkan Bahasa Jepang
Sebelum memulai perkenalan, ada beberapa frasa dasar yang sering digunakan dalam perkenalan bahasa Jepang. Berikut ini beberapa frasa yang perlu kamu pelajari:
1. Hajimemashite (はじめまして)
Hajimemashite adalah frasa bahasa jepang hai salam kenal yang sering digunakan saat pertama kali bertemu dengan seseorang. Arti Hajimemashite secara harfiah adalah Senang bertemu denganmu, tetapi ini juga bisa diartikan sebagai Salam kenal. Frasa ini digunakan dalam situasi formal dan sangat penting untuk memulai perkenalan dalam bahasa Jepang. Setelah mengucapkan Hajimemashite, kamu bisa melanjutkan dengan menyebutkan nama dan asalmu.
2. Yonde Kudasai (読んでください)
Yonde kudasai artinya adalah ungkapan yang digunakan ketika kamu meminta seseorang untuk membaca sesuatu, misalnya dalam konteks mengajarkan atau meminta bantuan membaca sebuah teks. Meskipun frasa ini lebih sering digunakan dalam situasi pendidikan atau instruksional, kamu akan sering menemui ungkapan ini dalam pengajaran bahasa Jepang, terutama di sekolah atau tempat belajar lainnya.
3. Douzo Yoroshiku (どうぞよろしく)
Douzo yoroshiku merupakan frasa penting dalam perkenalan bahasa Jepang. Frasa ini biasanya diucapkan di akhir perkenalan sebagai ungkapan permohonan kerjasama dan rasa terima kasih. Douzo artinya Silakan atau Mohon, sedangkan yoroshiku berarti mohon bantuannya. Jadi, Douzo yoroshiku artinya secara keseluruhan berarti Terima kasih atas kerjasamanya. Ada juga versi singkatnya, yaitu Yoroshiku yang lebih informal.
4. Kotoshi (今年)
Kotoshi artinya tahun ini dalam bahasa Jepang. Kata ini sering digunakan dalam percakapan untuk membicarakan sesuatu yang terjadi pada tahun ini. Misalnya, saat memperkenalkan diri, seseorang bisa mengatakan, Kotoshi wa [tahun] desu yang artinya Tahun ini adalah [tahun]. Ini berguna dalam konteks formal di mana kamu mungkin perlu menyebutkan waktu atau tahun.
5. Shitai (したい)
Shitai merupakan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan keinginan melakukan sesuatu. Ini adalah bentuk keinginan dari kata kerja suru yang berarti melakukan. Dengan menggunakan shitai artinya kamu bisa menyatakan berbagai keinginan dalam bahasa Jepang.
6. Sunde Imasu (住んでいます)
Sunde imasu artinya adalah “tinggal di”. Biasanya digunakan untuk menyatakan tempat tinggal seseorang. Misalnya, Tokyo ni sunde imasu artinya Saya tinggal di Tokyo. Ni sunde imasu menunjukkan tempat di mana seseorang tinggal. Dalam konteks perkenalan, kamu bisa menggunakan ungkapan ini untuk memberi tahu lawan bicara tentang tempat tinggalmu.
7. Watashi (私)
Watashi adalah kata ganti orang pertama atau saya bahasa jepang yang paling umum dan formal untuk mengatakan bahasa Jepang nya saya. Kata ini digunakan dalam situasi formal atau saat kamu berbicara dengan orang yang lebih tua atau yang lebih dihormati. Dalam perkenalan, kamu bisa mengatakan, Watashi wa [nama] desu, yang artinya Saya [nama].
8. Namae (名前)
Namae (名前) merupakan bahasa jepangnya nama. Biasanya untuk memperkenalkan nama dalam percakapan dapat menggunakan frasa "Watashi no namae wa [nama] desu" (私の名前は[nama]です) yang artinya "Nama saya adalah [nama]”. Namun, jika kamu ingin lebih formal, bisa menggunakan "Watashi wa [nama] to moushimasu" (私は[name]と申します).

Watashi dan Desu dalam Jikoshoukai
Dalam jikoshoukai bahasa Jepang, kata "watashi" hampir selalu digunakan. Watashi adalah kata ganti orang pertama yang paling umum dan aman digunakan dalam situasi formal. Beberapa orang bertanya, "watashi artinya apa?" atau "arti watashi" dalam bahasa Jepang ke Indonesia. Jawabannya, watashi artinya adalah saya.
Jika ditulis dalam huruf Jepang, watashi hiragana adalah わたし. Dalam perkenalan, seringkali kalimat "watashi wa" sering muncul. Watashi wa artinya adalah “saya adalah.” Misalnya, watashi wa Andi desu berarti “saya Andi”.
Kata "desu" juga tidak kalah penting. Banyak yang bertanya "desu artinya apa?" atau arti desu dalam bahasa Jepang. Desu artinya adalah kata penegas yang berfungsi sebagai penutup kalimat dengan sopan.
Penggunaan "watashi wa" dan "desu" merupakan fondasi utama dalam jikoshoukai. Tanpa memahami dua unsur ini, perkenalan dalam bahasa Jepang akan terasa kurang.
Arti Jikoshoukai Secara Mendalam
Banyak pelajar yang bertanya tentang "apa itu jikoshoukai?" dan mengapa begitu penting? Jikoshoukai artinya memperkenalkan diri secara sopan dan terstruktur sesuai budaya Jepang. Dalam praktiknya, jikoshoukai adalah kombinasi antara bahasa, sikap, dan etika.
Kesalahan umum dalam jikoshoukai bahasa Jepang adalah penggunaan bahasa yang terlalu santai. Misalnya, tidak menggunakan "desu" atau menghilangkan "hajimemashite." Padahal, hajimemashite merupakan salam kenal dalam bahasa Jepang yang wajib digunakan di pertemuan pertama.
Kesalahan lain adalah tidak memahami penggunaan "watashi wa." Kalimat seperti, "watashi wa indonesia jin desu" merupakan bagian dari contoh perkenalan yang benar dan sering digunakan oleh orang Indonesia. Kalimat tersebut memiliki arti, “Saya orang Indonesia.” Dengan memahami "apa itu jiko?" dalam konteks jikoshoukai, Anda akan lebih mudah menyusun perkenalan yang tertata dan sesuai norma dalam bahasa Jepang.
Struktur Umum dalam Perkenalan Bahasa Jepang
Setelah memahami beberapa frasa dasar yang digunakan dalam perkenalan, berikut adalah struktur umum yang bisa kamu ikuti ketika kamu melakukan perkenalan bahasa Jepang.
1. Salam Pembuka: Hajimemashite
Setiap perkenalan dalam bahasa Jepang dimulai dengan kata Hajimemashite (はじめまして), yang berarti Senang bertemu denganmu. Ini adalah frasa pertama yang diucapkan saat kamu bertemu seseorang untuk pertama kali.
2. Nama Lengkap dan Asal: Watashi wa [nama] desu
Setelah salam pembuka, kamu akan memperkenalkan nama lengkapmu dengan frasa:
Watashi wa [nama] desu (私は[nama]です)
Artinya: Saya [nama]. Misalnya, jika namamu adalah Rina, kamu akan berkata:
Watashi wa Rina desu (私はリナです)
Setelah itu, kamu bisa menyebutkan dari mana asalmu menggunakan frasa:
[Nama kota] kara kimashita ([都市名]から来ました)
Artinya: Saya berasal dari [nama kota]. Misalnya, jika kamu berasal dari Jakarta, kamu bisa mengatakan:
Jakarta kara kimashita. (ジャカルタから来ました。)
3. Penutupan yang Sopan: Yoroshiku Onegaishimasu
Setelah memperkenalkan nama dan asal, perkenalan ditutup dengan ungkapan sopan Yoroshiku onegaishimasu (よろしくお願いします), yang berarti Tolong perlakukan saya dengan baik atau Senang berkenalan. Frasa ini sangat penting karena menunjukkan rasa hormat agar hubunganmu dengan orang tersebut berjalan dengan baik.
Struktur Jikoshoukai
Struktur dalam jikoshoukai yang bagus biasanya dimulai dengan kata "hajimemashite." Setelah itu, dilanjutkan dengan kalimat yang menggunakan "watashi wa" lalu diakhiri dengan kata "desu." Struktur sederhana ini merupakan pola paling dasar dalam perkenalan bahasa Jepang ke Indonesia.
Contoh sederhana : "Hajimemashite, watashi wa Rina desu."
Kalimat di atas sudah mencakup salam kenal dalam bahasa Jepang dengan subjek, "watashi" dan penutup formal, "desu."
Setelah menyebutkan nama, Anda dapat menambahkan informasi lain, seperti asal negara atau kota. Misalnya, "watashi wa indonesia jin desu." Kalimat yang sangat umum digunakan dalam jikoshoukai bahasa Jepang.
Struktur yang terakhir biasanya ditutup dengan kalimat "yoroshiku onegaishimasu." Banyak yang bertanya arti "yoroshiku onegaishimasu." Dalam bahasa Jepang ke Indonesia, frasa ini mengandung harapan agar hubungan ke depannya berjalan dengan baik.
Kosakata Tambahan dalam Jikoshoukai
Dalam jikoshoukai bahasa Jepang, penguasaan kosakata tambahan membuat perkenalan terdengar lebih alami dan sopan. Kata watashi sering digunakan sebagai kata ganti orang pertama, di mana "watashi" artinya adalah "saya," dan dalam bentuk "watashi wa" artinya “saya adalah”.
Contohnya, "watashi wa Andi desu," dengan desu sebagai penutup kalimat sopan. Banyak pemula mencari tahu “desu artinya apa?” atau “arti desu dalam bahasa Jepang,” yang secara fungsi digunakan untuk menegaskan pernyataan dalam bahasa Jepang ke Indonesia.
Selain itu, kosakata seperti "indonesia jin" sering muncul dalam perkenalan, misalnya watashi wa indonesia jin desu yang berarti “saya orang Indonesia”. Kata "kuukou" juga kerap digunakan saat menjelaskan perjalanan, di mana kuukou artinya adalah bandara. Untuk penutup, kalimat "yoroshiku onegaishimasu" hampir selalu digunakan pada perkenalan dalam bahasa Jepang. Kemudian, arti "yoroshiku onegaishimasu" adalah harapan agar hubungan ke depan berjalan dengan baik. Dengan kosakata tersebut, jikoshoukai yang bagus dapat disampaikan lebih lengkap dan sesuai budaya Jepang.
Contoh Perkenalan dalam Bahasa Jepang
Berikut adalah beberapa contoh sakubun bahasa Jepang tentang diri sendiri yang dapat Anda gunakan sebagai referensi:
1. Perkenalan di Sekolah
Kanji:
はじめまして、私は田中健太です。東京から来ました。今、大学で経済学を勉強しています。どうぞよろしくお願いします。
Latin:
Hajimemashite, watashi wa Tanaka Kenta desu. Tokyo kara kimashita. Ima, daigaku de keizaigaku o benkyou shiteimasu. Douzo yoroshiku onegaishimasu.
Arti:
Salam kenal, saya Tanaka Kenta. Saya berasal dari Tokyo. Sekarang saya sedang belajar ekonomi di universitas. Senang bertemu dengan Anda.
2. Perkenalan di Tempat Kerja
Kanji:
はじめまして、私は佐藤美咲です。大阪から来ました。今、ABC株式会社でマーケティング担当として働いています。どうぞよろしくお願いします。
Latin:
Hajimemashite, watashi wa Sato Misaki desu. Osaka kara kimashita. Ima, ABC kabushikigaisha de maaketingu tantou toshite hataraiteimasu. Douzo yoroshiku onegaishimasu.
Arti:
Salam kenal, saya Sato Misaki. Saya berasal dari Osaka. Saat ini saya bekerja di perusahaan ABC sebagai staf pemasaran. Senang bertemu dengan Anda.
3. Perkenalan dalam Situasi Santai
Kanji:
はじめまして、私は高橋亮介です。福岡から来ました。趣味は映画を見ることと, サッカーをすることです. よろしくお願いします。
Latin:
Hajimemashite, watashi wa Takahashi Ryousuke desu. Fukuoka kara kimashita. Shumi wa eiga o miru koto to, sakkaa o suru koto desu. Yoroshiku onegaishimasu.
Arti:
Salam kenal, saya Takahashi Ryousuke. Saya berasal dari Fukuoka. Hobi saya adalah menonton film dan bermain sepak bola. Senang bertemu dengan Anda.
Etika Sosial dalam Jikoshoukai Bahasa Jepang
· Gunakan kata “watashi” dan “desu”
- Watashi artinya saya, digunakan sebagai kata ganti orang pertama.
- Desu artinya penutup kalimat sopan, membuat perkenalan terdengar formal.
- Contoh: Watashi wa Indonesia jin desu (watashi wa artinya “saya adalah”).
· Ucapkan “hajimemashite” di awal perkenalan
- Hajimemashite adalah salam kenal dalam bahasa Jepang.
- Memberi kesan sopan dan ramah sejak awal.
· Gunakan “yoroshiku onegaishimasu” sebagai penutup
- Arti yoroshiku onegaishimasu adalah harapan agar hubungan ke depan berjalan baik.
- Menunjukkan sikap hormat dan kesopanan.
· Perhatikan gestur dan bahasa tubuh
- Membungkuk atau ojigi saat memperkenalkan diri menunjukkan rasa hormat.
- Ekspresi wajah yang ramah memperkuat kesan positif.
· Sesuaikan nada bicara dengan situasi
- Nada lembut dan sopan penting terutama dalam perkenalan formal.
- Dalam situasi santai, tetap gunakan struktur dasar seperti watashi wa + desu.
· Praktikkan secara rutin
- Latihan membuat jikoshoukai yang bagus terdengar alami.
- Membiasakan diri dengan kata kunci seperti watashi, desu, hajimemashite, dan yoroshiku onegaishimasu meningkatkan kefasihan.
Cek disini untuk les bahasa Jepang Jakarta
Kesimpulan
Perkenalan atau jikoshoukai bahasa Jepang adalah langkah awal yang penting dalam berinteraksi dengan penutur asli Jepang. Dengan memahami penggunaan kata "watashi", "desu", "hajimemashite," dan lainnya, dapat menciptakan kesan pertama yang tertata dan membangun hubungan yang lebih baik. Selain itu, penguasaan kosakata tambahan seperti "kuukou," serta pemahaman etika sosial dan budaya Jepang, akan membuat perkenalan jadi lebih bagus.
Bila ingin mencari tutor bahasa Jepang secara private, kunjungi website Superprof!
Perkenalan bahasa Jepang adalah langkah awal yang penting dalam membangun hubungan dengan penutur asli Jepang. Dengan menguasai cara memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang, Anda dapat menciptakan kesan pertama yang positif, menunjukkan keseriusan Anda dalam belajar, dan membangun hubungan yang lebih kuat. Ingatlah untuk selalu menggunakan frasa sopan, berlatih secara teratur, dan memahami budaya Jepang untuk meningkatkan keterampilan Anda.
Jika Anda tertarik untuk memperdalam kemampuan berbahasa Jepang dengan bantuan tutor pribadi yang berpengalaman, jangan ragu untuk mengunjungi website Superprof! Di sana, Anda akan menemukan berbagai tutor bahasa Jepang yang ahli dan berpengalaman dalam mengajar. Dari tutor yang berasal dari Jepang sendiri hingga pembelajaran online yang fleksibel, Superprof menawarkan beragam pilihan untuk memenuhi kebutuhan belajar Anda.
Dengan bantuan tutor pribadi, Anda dapat belajar Bahasa Jepang secara lebih terarah dan efektif sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar Anda. Tutor-tutor yang terdaftar di Superprof telah melewati proses seleksi yang ketat, sehingga Anda dapat yakin akan kualitas pengajaran yang Anda terima. Mereka akan membimbing Anda melalui berbagai aspek bahasa Jepang, mulai dari kosa kata dasar hingga konsep tata bahasa yang lebih kompleks.
Jadi, jangan ragu lagi untuk menjelajahi website Superprof dan temukan tutor bahasa Jepang yang tepat untuk Anda. Mulailah perjalanan Anda menuju kefasihan dalam bahasa Jepang hari ini dengan mendaftar untuk sesi pembelajaran bersama tutor berkualitas di Superprof!
Cek di sini untuk mengetahui sejarah dan pengertian Cosplay
Ringkaskan dengan AI










Saya ingin belajar dengan guru bahasa jepang gratis agar saya dapat sebuah pasangan orang jepang
ganbatte ne :)
Bahasa asing apa saja yg tersedia di superprof?
Arigatou gozaimasu
halo, banyak kak, selain bahasa jepang, ada bahasa korea, jerman, prancis, inggris, dst
sangat bagus
terima kasih :)
mau belajar bhsa jepang
boleh kak, kalau butuh bantuan guru privat untuk belajar bahasa jepang, cari aja guru yang kamu butuhkan di Superprof
Saya ingin belajar bahasa jepang, karena saya ingin skali ke jepang
Halo kak, kalau kakak butuh guru privat bahasa jepang, bisa langsung pilih aja kak guru privat bahasa jepang nya di platform kami yang sesuai dengan kebutuhan kakak. Semangat belajar bahasa Jepang nya ya kak, semoga nanti kakak beneran bisa ke Jepang :)
Arigatōgozaimasu sensei
Dōitashimashite
Apakah anda bisa memberi tahu banyak lagi tentang bahasa jepang?
Kalau mau belajar lebih banyak, bisa belajar dengan guru-guru kita :)
Terimakasih, materinya sangat bermanfaat bagi saya yg sedang belajar awal.
sama2, ganbatte ne
Saya ingin belajar bahasa jepang
Bisa belajar dengan guru2 handal yang sudah terdaftar di platform kita kak
Belajar nya gratis gak?
bayar dong
Ingin belajar bahasa jepang
boleh kak, pilih aja guru nya yang sesuai dengan kebutuhan kakak
saya ingin belajar bahasa jepang karena saya ingin sekali pergi ke Jepang
motivasi nya udah bagus kak, tinggal di giatin aja kak
Saya sangat suka belajar bahasa jepang
Aku baru pemula engak terlalu bisa jadi aku mohon bantuannya
permulaan yang bagus kak. kakak bisa belajar dengan guru bahasa jepang yang ada di superprof kalau kakak butuh :)