Meskipun sekilas terlihat tidak seperti itu, matematika dan ekonomi berjalan seiringan. Hal ini karena, banyaknya teori ekonomi dan model teoritis di luar sana yang memiliki elemen numerik, diperlukan beberapa level numerasi matematika untuk dapat membuat, menafsirkan, dan menganalisis model ekonomi.

Anehnya, hubungan antara matematika dan ekonomi tidak sering ditekankan di Ujian Nasional atau SBMPTN. Akibatnya, sejumlah siswa yang melanjutkan kuliah ekonomi tidak menyadari pentingnya matematika dan tidak menganggap matematika sebagai mata pelajaran pendamping dalam kuliah ekonomi.

Begitu pula, ada sejumlah mahasiswa yang mungkin tidak menyadari bahwa mereka ingin mempelajari ilmu sosial yaitu ekonomi di universitas hingga proses pendaftaran universitas terlewatkan. Akibatnya, siswa tersebut mungkin juga tidak memiliki nilai matematika yang baik ketika tiba waktunya untuk mendaftar ke universitas.

Pelajaran Matematika di Universitas

Tidak menguasai matematika dasar dapat menyebabkan masalah bagi calon ekonom saat mendaftar di jurusan ekonomi di universitas. Ini karena banyak universitas mengharuskan, atau mengharapkan, siswa untuk menguasi matematika sebelum mendaftar.

Banyak universitas benar-benar menempatkan nilai yang lebih tinggi jika memiliki nilai matematika yang baik daripada memiliki nilai yang baik dalam ilmu ekonomi, jika kita berbicara mengenai kuliah di jurusan ekonomi.

Hal ini dapat membuat siswa merasa kecil hati, dan merasa tidak dapat mendaftar kuliah ekonomi karena mereka tidak memenuhi kualifikasi atau kombinasi mata pelajaran yang tepat di sekolah.

Namun, ada kabar baik. Banyak universitas di Indonesia yang akan menerima pendaftaran dari siswa yang tidak tidak memiliki nilai cukup baik dalam matematika saat mereka mendaftar.

Artinya, ada banyak peluang di luar sana bagi siswa - ini hanyalah masalah untuk mengetahui ke mana harus mencari.

Mencari Kuliah Ekonomi Tanpa Nilai Matematika

Faktanya adalah, tanpa nilai matematika yang sempurna, akan ada beberapa mata kuliah ekonomi universitas yang tidak dapat Anda ikuti.

Namun, ada juga banyak universitas yang tidak mensyaratkan nilai sempurna dalam matematika, jadi sebaiknya perhatikan universitas-universitas tersebut.

Kampus Yang Mensyaratkan Nilai Matematika Tinggi

Kuliah yang membutuhkan matematika mungkin tidak lagi mengejutkan, sangat terfokus pada prinsip numerik dan statistik ekonomi dan data ekonomi terkait. Universitas seperti Universitas Indonesia misalnya, keduanya mengharuskan pelamar memiliki rata rata nilau matematika 90.

Faktanya, UI melangkah lebih jauh dan menyatakan bahwa mereka merekomendasikan calon mahasiswanya berasal dari Jurusan IPA ketika berada di sekolah menengah dan ini terjadi untuk studi Akuntansi.

Anda bisa memperoleh gelar sarjana ekonomi dengan minim matematika
Anda dapat belajar untuk mendapat gelar ekonomi tanpa matematika nilai matematika yang sempurna, tetapi beberapa mata kuliah memang memiliki matematika sebagai prasyarat. (Sumber: CC0 1.0, ArtsyBee, Pixabay)

Kuliah Yang Tidak Mengharuskan Calon Mahasiswanya Memiliki Nilai Matematika Sempurna

Namun, jurusan lain tidak terlalu menekankan matematika atau struktur mata kuliah untuk mengakomodasi mereka yang mungkin belum mempelajari matematika dengan baik.

Universitas Airlangga, misalnya, tidak mewajibkan pelamar program sarjana ekonomi untuk memiliki nilai pelajaran ekonomi atau matematika yang sangat tinggi. Terlebih lagi, beberapa calon mahasiswa yang ingin masuk jurusan ekonomi adalah anak-anak dari jurusan IPS. Dengan begitu, mereka hanya miliki nilai dalam matematika dasar.

Namun, mereka mengatakan pada pertanyaan umum bahwa, meskipun matematika bukan persyaratan untuk diterapkan, matematika dipandang secara positif dan dapat meningkatkan hasil test masuk siswa dan peluang untuk diterima di universitas.

Sama halnya, Universitas Jember menawarkan gelar SE dalam bidang ekonomi, yang hanya membutuhkan nilai menengah dalam matematika di rapor, meskipun dalam hal hasil ujian masuk mereka juga mengharapkan calon mahasiswanya memiliki nilai matematika yang luar biasa.

Sebagai peringatan, meskipun gelar ekonomi mungkin tidak memerlukan nilai tinggi dalam matematika, universitas tersebut biasanya mengharapkan siswanya setidaknya memiliki hasil yang baik dalam matematika, jadi ada baiknya memeriksa ulang apakah nilai matematika Anda akan memenuhi kriteria masuk untuk kuliah di jurusan ekonomi.

Selain itu, perlu diketahui bahwa universitas di atas hanyalah pilihan institusi yang menawarkan gelar ekonomi. Seperti biasa, ada baiknya meluangkan waktu untuk melakukan penelitian Anda sendiri ke berbagai universitas, dan melihat apakah persyaratan masuk mereka sesuai dengan ekspektasi kelas dan kombinasi nilai mata pelajaran Anda.

Universitas Airlangga menerima sarjana ekonomi dengan minim nilai matematika
Universitas Airlangga memungkinkan para sarjana untuk belajar ekonomi tanpa nila matematika tinggi . (Sumber: Domain Publik, Suara Hassocks, Wikimedia Commons)

Manajemen, Akuntansi atau Ilmu Ekonomi?

Salah satu hal lain yang perlu dipertimbangkan ketika mendapatkan gelar sarjana ekonomi adalah apakah Anda ingin memilih jurusan:

  • Akuntansi;
  • Manajemen; atau
  • Ilmu Ekonomi

Biasanya, Studi Akuntansi akan lebih fokus pada mempelajari bagaimana catatan keuangan perusahaan disiapkan dan dipelihara. Ia mempelajari perpajakan, audit, dan pelaporan keuangan.

Oleh karena itu, mengetahui perbedaan antara Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi dapat memberi Anda beberapa indikasi tentang isi mata kuliah dan apakah itu sesuai dengan preferensi Anda.

Tutor Ekonomi saya di Jakarta mengatakan bahwa Akuntansi memang lebih berfokus pada matematika!

Meskipun isi kuliah ekonomi Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi mungkin berbeda, jenis gelar yang Anda raih dari universitas seharusnya tidak berdampak besar pada jenis pekerjaan yang dapat Anda lamar.

Dengan demikian, fokus utama Anda ketika saatnya tiba untuk melamar pekerjaan atau magang adalah berada di jalur yang tepat dengan jurusan Anda di universitas.

menentukan universitas yang menerima sarjana ekonomi dengan minim nilai matematika
Anda dapat masuk di jurusan ekonomi tanpa matematika nilai matematika tinggi, tetapi Anda harus melakukan penelitian untuk menentukan universitas mana yang tidak memerlukan nilai matematika sempurna untuk program sarjana mereka. (Sumber: CC0 1.0, kshelton, Pixabay)

Gelar Ekonomi Tanpa Matematika Masih Menawarkan Peluang Karir Yang Luar Biasa

Penting untuk diingat bahwa gelar ekonomi masih merupakan gelar yang sangat dihormati di Indonesia, terlepas dari apakah program studi Anda berfokus pada matematika atau statistik, atau lebih mementingkan teori dan prinsip ekonomi.

Lulusan ekonomi rata-rata cenderung berprestasi baik di dunia kerja, dibandingkan jurusan lain seperti psikologi atau sejarah. Gelar di bidang ekonomi juga membekali Anda dengan keterampilan utama seperti:

  • Berpikir analitis;
  • Keterampilan komunikasi dan presentasi; dan
  • Keterampilan penelitian.

Jadi, apakah Anda ingin menjadi Akuntan, melanjutkan ke studi pascasarjana, atau menggunakan pengetahuan bisnis dan ekonomi Anda dengan baik dalam profesi lain, Anda harus sama-sama dapat mengejar ambisi karier Anda, terlepas dari jumlah mata kuliah matematika yang Anda pelajari selama belajar di universitas.

Hal utama yang harus diingat adalah bahwa pemberi kerja, dan universitas Anda, akan lebih memperhatikan apakah Anda memahami prinsip ekonomi utama, termasuk prinsip makro dan mikro ekonomi, dan mampu menggunakan analisis ekonomi tingkat tinggi.

Dengan demikian, kurangnya nilai matematika seharusnya tidak menghalangi Anda untuk menjadi seorang ekonom. Asalkan Anda lulus dalam mata kuliah matematika, maka Anda akan dapat menemukan pekerjaan untuk Anda.

Jika Anda ingin mengambil gelar ekonomi yang berfokus pada matematika dan statistik, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengambil program studi Perpajakan, jika universitas yang Anda inginkan menawarkannya. Ini kemudian dapat memberi Anda keterampilan numerik yang Anda perlukan untuk melanjutkan dengan program sarjana di bidang ekonomi.

Setelah Anda memutuskan universitas mana yang ingin Anda lamar, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa Anda berada di jalur yang benar untuk memenuhi persyaratan masuk untuk kuliah tersebut. Jadi, jika Anda membutuhkan nilai tinggi untuk masuk ke fakultas yang Anda inginkan, Anda harus memastikan bahwa Anda melakukan upaya sebanyak mungkin untuk mengamankan posisi tersebut itu ketika musim ujian tiba.

Jika Anda memikirkan cara-cara untuk meningkatkan kinerja akademis Anda, atau ingin beberapa kiat belajar tentang cara terbaik untuk mempersiapkan ujian akhir Anda, Anda mungkin ingin menyewa tutor matematika atau ekonomi untuk membantu Anda.

Tutor dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif, karena mereka memberikan:

  • Motivasi ekstra untuk membantu Anda berhasil dalam studi Anda;
  • Ujian simulasi tambahan untuk memastikan Anda sepenuhnya siap menghadapi ujian; dan
  • Asistensi dan bantuan dengan pertanyaan spesifik yang Anda miliki tentang ujian masuk Universitas.

Superprof memiliki beragam tutor termasuk tutor Ekonomi, dan mata pelajaran matematika, dan mata pelajaran lainnya, yang siap membantu Anda berprestasi dan mendapatkan hasil yang Anda butuhkan untuk masuk universitas. Jadi, mengapa tidak mencari guru yang sempurna hari ini?

Anda akan menemukan bahwa Superprof juga memiliki lebih dari satu guru ekonomi online!

Baca lebih lanjut tentang ekonomi alternatif di sini.

Butuh guru Ekonomi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang