Jika Anda ingin pergi ke Jepang atau bahkan mengekspatriasi diri Anda di Jepang, maka belajar seputar sejarah Jepang akan membantu Anda memahami bagaimana tradisi disana, struktur sosial, dan juga kebudayaan Jepang.

Tanpa pengetahuan akan sejarahnya dapat membuat Anda salah paham dan canggung saat menyaksikan ritual tertentu atau secara tidak sengaja melakukan sesuatu yang mungkin tidaklah sopan bagi masyarakat Jepang.

Tersedia guru-guru Bahasa Jepang terbaik
Dhifan
5
5 (25 ulasan)
Dhifan
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Sherafina
5
5 (115 ulasan)
Sherafina
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lestari nur
5
5 (32 ulasan)
Lestari nur
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Christian
4,9
4,9 (25 ulasan)
Christian
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ferdi
5
5 (19 ulasan)
Ferdi
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Iffatu masrura
5
5 (21 ulasan)
Iffatu masrura
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Bintar
4,9
4,9 (12 ulasan)
Bintar
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Muhammad reza
5
5 (28 ulasan)
Muhammad reza
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Dhifan
5
5 (25 ulasan)
Dhifan
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Sherafina
5
5 (115 ulasan)
Sherafina
Rp65,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Lestari nur
5
5 (32 ulasan)
Lestari nur
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Christian
4,9
4,9 (25 ulasan)
Christian
Rp70,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Ferdi
5
5 (19 ulasan)
Ferdi
Rp80,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Iffatu masrura
5
5 (21 ulasan)
Iffatu masrura
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Bintar
4,9
4,9 (12 ulasan)
Bintar
Rp100,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Muhammad reza
5
5 (28 ulasan)
Muhammad reza
Rp50,000
/jam
Gift icon
Kursus pertama gratis!
Mulai

Peran Kaisar Jepang

Jepang masih memiliki Kaisar, dicintai dan dihormati di seluruh negeri, meski kini sudah tidak memegang peranan kekuasaan eksekutif.

Berdasar pada konstitusi 1947, Kaisar masih menjadi Kepala Negara, tetapi perannya terbatas pada jabatan-jabatan seremonial saja, seperti Ratu Inggris, yakni Elizabeth II.

Yang menduduki Tahta Krisan saat ini adalah Kaisar Akihito dan merupakan Kaisar Jepang ke-125, menjadikan keluarga Kekaisaran Jepang sebagai dinasti yang paling lama memerintah di Bumi.

Meskipun, Kaisar tidak selalu menjadi kekuatan penyokong utama di balik pemerintah Jepang melalui Sejarah Jepang yang akan kita bahas lebih detail setelah ini.

Menduduki takhta sejak 1989, Akihito mengumumkan niatnya untuk turun tahta demi putra sulungnya Naruhito, dengan alasan usia dan masalah kesehatannya baru-baru ini. Pengumuman penurunan tahta ini menimbulkan kontroversi di Jepang. Memang pengunduran diri terakhir terjadi pada tahun 1817. Pemerintah nasional dan parlemennya, Diet, harus mengeluarkan undang-undang khusus yang akan memberi wewenang kepada Akihito untuk mundur.

Dan akhirnya pengunduran diri secara resmi berlangsung pada 30 April 2019.

hubungan internasional AS-Jepang
Presiden Barack Obama berpartisipasi dalam upacara penyambutan bersama dengan Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri Jepang, Yang Mulia Putra Mahkota Naruhito dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Istana Kekaisaran selama kunjungan kenegaraannya ke Jepang pada tahun 2014 silam.

Monarki Konstitusional

Sama seperti Inggris, Jepang menganut monarki konstitusional sejak 1889 dengan mengadopsi konstitusi Meiji dan pembentukan parlemen Jepang, Diet Nasional Jepang pada tahun 1890. Pada saat monarki konstitusional-absolut, Kaisar kehilangan semua fungsinya kecuali fungsi seremonial setelah Perang Dunia II dengan pembentukan tiga cabang pemerintahan yang terpisah (eksekutif, legislatif dan yudikatif).

Diet Nasional adalah legislatif bikameral, yang berarti terdiri dari dua Dewan parlemen berbeda. Majelis rendah atau yang disebut dengan House of Representatives dan majelis tinggi adalah House of Councillors. Berbeda dengan sistem di Inggris, kedua Dewan di Jepang terdiri dari anggota yang dipilih secara langsung. Semantara, House of Lords di Inggris terdiri dari anggota yang ditunjuk atau turun-temurun.

Kabinet Jepang saat ini adalah kabinet ke-98 yag bertahan sejak Periode Meiji dan dipimpin oleh Perdana Menteri Shinzo Abe, yang memulai masa jabatan keempatnya sebagai PM setelah pemilihan umum 2017.

hubungan bilateral Jepang-Inggris
PM Jepang Shinzo Abe bertemu PM Inggris Theresa May - Oleh Kantor Perdana Menteri Inggris.

Sejarah Kekaisaran Jepang

Zaman Kuno dan Zaman Klasik Jepang

Meski dapat dikatakan sebagai dinasti tertua di Bumi, asal usul keluarga Kekaisaran berakar pada legenda dan cerita yang tidak dapat dikuatkan oleh para sejarawan, hingga hari ini.

Hingga pada Kaisar Jepang ke-29, Kaisar Kinmei, tercatat jejak tanggal tradisionalnya, dengan demikian tanggal faktual untuk 1.200 tahun pertama dinasti tidak dapat diverifikasi.

Periode yang berlangsung hingga tahun 539 itu, sering disebut sebagai Periode Jepang Kuno.

Awal pemerintahan Kinmei-lah yang menandakan dimulainya Periode Klasik Jepang yang berlangsung hingga 1185 dan awal masa Abad Pertengahan Jepang.

Periode Klasik ini ditandai dengan transformasi politik, seni, dan sosial yang bermakna, sebagian besar dipengaruhi oleh agama Buddha dan Taoisme yang berpindah dari Cina-Korea ke masyarakat Jepang.

Selama periode itulah Jepang mulai disebut sebagai Nihon (日本), istilah yang masih digunakan sampai sekarang.

Selama masa-masa itu, Kaisar dan istana Kekaisaran adalah sumber utama patokan kekuasaan di seluruh negeri.

Status-quo ini dipatahkan pada tahun 1185 dengan munculnya kekuatan penyokong baru di negara tersebut, yaitu Shogun.

Minamoto no Yorimoto
Minamoto no Yorimoto, menjadi Shogun pertama Jepang setelah mengalahkan Kaisar.

Jepang Abad Pertengahan dan Zaman Pramodern

Pada tahun 1185, Minamoto no Yoritomo menjadi pemimpin de facto Jepang atas keberhasilannya menurunkan tahta Taira, yang merupakan keluarga penguasa Kekaisaran dari Kyoto.

Munculnya keluarga Minamoto yang terkemuka diizinkan oleh ketidaktertarikan yang dimiliki pengadilan Kekaisaran untuk memerintah negara. Mereka gagal mengakui pembentukan tatanan militer yang kuat, yang akan memerintah Jepang selama 700 tahun ke depan.

Selama periode Abad Pertengahan itu, Shogun yang merupakan kepala keluarga terkuat di negara itu, memegang sebagian besar atau bahkan keseluruhan kekuasaan di Jepang. Shogun akan mengalokasikan wilayah untuk pelayannya yang paling setia dan menunjuk mereka sebagai daimyo atau gubernur provinsi.

Di masa ini, Kaisar sesekali mencoba dan beberapa kali berhasil merebut kembali kekuasaannya meskipun bertahan dalam waktu yang tak lama.

Di awal Abad Pertengahan Jepang, ini juga momentum awal bagi bangsawan militer yang dikenal sebagai samurai. Kelompok sosial yang seluruhnya terdiri dari prajurit profesional berperan menghasilkan kekuasaan dan berjuang untuk mengakses pangkat tertinggi serta kehormatan negara.

Banyak Shogun dan klan penguasa yang berbeda berhasil satu sama lain selama lebih dari 400 tahun.

Namun mulai sekitar akhir abad ke-15, periode konflik militer dan kekacauan politik menyebar ke seluruh Jepang. Pergolakan sosial Jepang Abad Pertengahan telah berlangsung hampir 140 tahun dan dikenal sebagai periode Sengoku (Zaman Negara Berperang).

Tokugawa Ieyasu membawa perdamaian jepang
Tokugawa Ieyasu mendirikan Keshogunan Tokugawa yang membawa perdamaian dan stabilitas di Jepang selama lebih dari 250 tahun.

Dua pemimpin besar muncul pada masa ini, Oda Nobunaga dan Toyotomi Hideyoshi. Kedua daimyo itulah disebut sebagai "Pemersatu Hebat" pertama dan kedua di Jepang.

Toyotomi Hideyoshi berasal dari keluarga petani, memulai karirnya sebagai ashigaru (prajurit kaki) di tentara dan yang menjadi mentornya adalah Oda Nobunaga yang pada saat itu, Oda Nobunaga adalah salah satu penguasa paling kuat di Jepang.

Bersama-sama mereka bekerja menyatukan sebagian besar pulau utama Jepang, yaitu Honshu, dengan cara bernegosiasi atau secara paksa bertarung menyingkirkan daimyo lain yang berkuasa disana.

Meskipun tak satu pun dari mereka mencapai pangkat Shogun, bagi Tokugawa Ieyasu, mereka dianggap sebagai orang yang berhasil menempatkan Jepang di puncak kekuatannya yang patut diperhitungkan.

Tokugawa Ieyasu, panglima perang hebat lainnya pada periode ini dan sekutu Toyotomi-Oda, pada akhirnya menempuh jalannya sendiri dan berusaha untuk menjangkau gelar utama Shogun Jepang.

Pada tahun 1600, pada Pertempuran Sekigahara, yang menentang pasukan yang setia kepada Toyotomi Hideyoshi dan semua klan yang bersatu di belakang Tokugawa, Tokugawa akhirnya menang dan merebut kekuasaan mutlak.

Setelah pengepungan Osaka dan penghapusan klan Toyotomi, dinasti Tokugawa bertanggung jawab dalam periode perdamaian dan stabilitas politik terpanjang yang pernah dikenal di Jepang dengan masa pemerintahan selama lebih dari 260 tahun.

Selama hampir 260 tahun itu, Jepang dan Keshogunan Tokugawa memberlakukan kebijakan Sakoku. Kebijakan luar negeri isolasionis ini adalah peraturan perdagangan dan hubungan luar negeri yang sangat ketat. Jepang terus mengembangkan hubungan dengan Cina meski bahkan para pedagang dan ekspatriat Cina dikucilkan ke pelabuhan Nagasaki.

Ketika Jepang mulai berdagang dengan orang Eropa, hanya orang Belanda yang diizinkan masuk di Nagasaki.

Bahkan warga negara Jepang, termasuk tentara dan bangsawan, dilarang pergi ke luar negeri tanpa izin Keshogunan dan yang melangggar, sanksinya adalah hukuman mati.

Hukum-hukum yang ketat itu, diterapkan karena tujuan utamanya untuk melawan pengaruh yang berkembang dari para pendeta Katolik Spanyol dan Portugis, dimana Shogun menganggap hal itu sebagai gangguan terhadap institusi keagamaan dan perdamaian Jepang.

Baru pada bulan Maret 1854, Shogun dipaksa mundur oleh Komandan AS Perry dan kapalnya yang bersenjata lengkap, dan harus mengakhiri isolasionisme negara Jepang. Setelah demonstrasi diplomasi kapal perang ini, Jepang akhirnya menandatangani perjanjian dengan banyak negara barat, yang sering dianggap tidak setara dan merupakan hasil dari negosiasi paksa.

Tanda-tanda kekalahannya ini merupakan tanda berakhirnya Shogun Tokugawa.

Matthew Calbraith Perry
Daguerreotype dari Matthew Calbraith Perry, Komandan Angkatan Laut AS yang memaksa keras Jepang keluar dari isolasionismenya.

 

Cari tahu lebih banyak tentang sejarah Jepang di kursus bahasa Jepang di Jakarta atau dengan mengikuti kursus bahasa Jepang online.

Restorasi Meiji

Banyak daimyo menyadari bahwa Jepang tertinggal jauh di belakang rekan-rekan barat sehingga memutuskan bahwa sudah saatnya untuk memulihkan Kekaisaran dan memastikan bahwa Jepang tidak membiarkan dirinya terus didominasi oleh negara asing.

Pada tahun 1866, dua klan terkemuka membentuk aliansi yang dikenal sebagai Aliansi Satsuma-Choshu. Kedua klan itu akan memimpin Restorasi Kekaisaran.

Samurai Chosyu
Samurai dari klan Chosyu, selama periode Perang Boshin.

 

Setelah kematian Kaisar Komei pada tahun 1867, putranya Meiji naik tahta. Tak lama setelah itu, dan di bawah tekanan daimyo lain dan Kaisar sendiri, Shogun Tokugawa ke-15 dan yang terakhir, Tokugawa Yoshinobu, akhirnya melepaskan kekuasaannya dan "menyerahkan hak prerogatifnya pada Kaisar".

pembebasan kaisar meiji
Kedekatan Kerajaan Inggris dan Jepang sebelumnya pada tahun 1906 ketika Pangeran Arthur dari Connaught menyerahkan Kaisar Meiji dari Jepang dengan Ordo Garter.

 

Masa ini secara efektif merupakan Pemulihan pemerintahan Kekaisaran setelah hampir 700 tahun terbengkalai.

Domain bekas daimyo dikembalikan ke Kaisar dan menjadi apa yang sekarang dikenal sebagai Prefektur Jepang.

Butuh beberapa tahun kemudian hingga bagi semua mantan raja samurai menerima orde baru atau dikalahkan oleh Tentara Kekaisaran Jepang yang baru dibentuk, tetapi pada tahun 1877 dan berakhirnya Pemberontakan Satsuma, Jepang akhirnya damai.

Restorasi Meiji adalah masa dimana Jepang memasuki era modernitas. Melalui reformasi sosial, perubahan ekonomi dan kemajuan teknologi, Jepang dengan cepat menyusul negara-negara Barat yang sempat memandang rendah Kekaisaran yang terisolasi.

Pada tahun 1905, industrialisasi dan modernisasi negara yang cepat membuat Jepang menjadi kekuatan ekonomi dan militer terkuat di Asia. Jepang mempertahankan status ini hingga tahun 1990-an, baru kemudian Cina menyusul posisinya.

Dapatkan kursus bahasa Jepang khusus untuk anak-anak Anda di sini.

 

Budaya Unik Jepang yang Bertahan Hingga Saat Ini

Segala yang ada di Jepang sungguh mempesona dan semua nampak sangat menakjubkan. Satu hal yang tidak dilakukan Jepang adalah membuat Anda tidak tertarik mengunjunginya, karena hampir 30 juta turis mengunjungi Jepang di setiap tahun.

Isolasi Jepang di masa lalu juga bukti yang menjelaskan mengapa Jepang menjadi salah satu negara industri dengan persentase warga negara kelahiran asing terendah. Dengan hanya 1,9% penduduknya yang lahir di luar negeri, Jepang berbeda jauh dengan Inggris (13,2%) dan AS (14,3%). Sebagian besar warga yang dinaturalisasi itu adalah penduduk jangka panjang dari Korea.

Tapi sekitar 15.000 warga Inggris tinggal di Jepang dengan lebih dari 5.000 diantaranya hidup di Tokyo.

Hari ini, setiap aspek kehidupan dan budaya Jepang yang terkodifikasi menemukan akarnya dalam Sejarahnya yang begitu kaya. Kuliner Jepang adalah salah satu contoh yang paling menawan.

Jika Anda cukup beruntung untuk menghabiskan waktu di Ryokan, penginapan sumber mata air panas tradisional Jepang, maka Anda berkesempatan merasakan Washoku, kuliner tradisional Jepang. Budaya kuliner yang telah dibentuk oleh perubahan sosial dan ekonomi selama berabad-abad ini, sangatlah penting bagi rakyat Jepang sehingga telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO.

Sepanjang Sejarah ini, satu karakter konstan yang dapat ditemukan sejak awal Jepang sebagai entitas adalah Kaisar. Mungkin itulah sebabnya hari ini, orang Jepang menganggapnya sebagai perwujudan utama dari budaya dan warisan mereka.

hubungan Anglo-Jepang 1902
Aliansi Anglo-Jepang ditandatangani pada tahun 1902 dan memperkuat hubungan antara kedua kerajaan.

 

Lihat 10 daftar bacaan teratas kami:

>

Platform yang menghubungkan para pengajar dengan para pelajar

Kursus pertama gratis

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

5,00 (1 nilai)
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang