"Musik mengungkapkan apa yang tidak bisa dikatakan dan yang tidak mungkin didiamkan." Victor Hugo

Menurut beberapa penelitian baru-baru ini, memainkan alat musik (cello, gitar listrik, saksofon, drum akustik...) setara dengan menjalani aktivitas fisik lengkap yang bermanfaat untuk otak. Mempelajari drum dan memainkan drum pad akan mengaktifkan hampir seluruh otak pada saat yang sama. Kedua belahan otak akan aktif karena memainkan alat musik membutuhkan keterampilan motorik halus. Memainkan alat musik dapat mempertajam keterampilan berpikir kritis Anda dengan mendengarkan orang lain dan mengoreksi diri Anda sendiri. Drum memungkinkan Anda untuk mengembangkan kekuatan analitis dan selera artistik Anda. Tetapi bermain drum memiliki banyak manfaat lain yang sekarang akan kita bahas dalam artikel ini.

Mainkan Drum untuk Meningkatkan Koordinasi Mental dan Fisik Anda

kolaborasi antara tangan dan kaki saat memainkan drum
Drum membutuhkan koordinasi gerakan yang bagus dan kebebasan tangan/kaki yang penting. (Sumber: StevenSlateDrums)
  Pukul drum snare Anda dengan tangan kiri sambil menjaga tempo dengan tangan kanan Anda pada hi-hat, lalu tambahkan pukulan drum bass dengan kaki kanan Anda dan not open hi-hat dengan kaki kiri Anda... Belum lagi break yang melibatkan banyak rill dan cymbal strike (crash cymbal, ride cymbal, cymbal splash...). Bermain drum membutuhkan koordinasi dan independen pada tangan dan kaki yang cukup mengesankan yang tidak banyak ditawarkan oleh beberapa alat musik lain. Drum adalah alat musik yang memberikan tempo untuk sebuah lagu. Ini adalah alat musik yang akan memberikan alur dan energi untuk lagu tersebut. Penguasaan alat musik ini membutuhkan gerakan yang cepat dan tepat. Gerakan yang diperlukan oleh drum memungkinkan drumer untuk mendapatkan refleks dan persepsi ruang fisik yang lebih baik. Anda juga dapat meningkatkan kepekaan Anda terhadap ritme pada drum!

Bermain Drum sebagai Cara untuk Mengungkapkan Emosi

Musik sering dikenal sebagai bahasa universal, bahasa jiwa. Melalui musiklah seseorang dapat mengekspresikan emosinya mulai dari yang paling ringan sampai yang paling ekstrem, dari yang paling menyedihkan hingga yang melankolis.

"Musik adalah bahasa emosi." Kant

Semua indra akan aktif saat memainkan drum. Saat menggunakan stik drum, bidang permainan seorang drumer sangat terkait dengan sentuhan pada permukaan drum dan pantulan yang dihasilkan. Pendengaran adalah indra yang paling berperan ketika mempelajari alat musik. Tanpa indra pendengaran, musik tidak akan ada! Tapi penglihatan juga turut berperan. Anda harus memukul drum Anda di bagian yang tepat. Dengan memperhatikan segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka, para drumer dapat mengekspresikan emosi mereka. Berada di belakang set drum dapat membebaskan pikiran Anda dari semua tekanan pada saat itu. Drumer hidup di momen saat ini: pikiran dan tubuh akan disinkronkan dan emosi terkadang keluar secara tak terduga. Yang penting adalah bisa melepaskannya dan mengalir begitu saja.

Bermain Drum dapat Meningkatkan Mood dan Menurunkan Stres

zen dapat meningkat saat bermain drum
Memainkan alat musik dapat membantu Anda menjadi lebih Zen! (Sumber: 123RF)
  Namun nyatanya, bermain drum juga merupakan cara yang bagus untuk belajar mengelola stres. Di depan audiens, Anda harus bisa bermain dengan cara yang sama seperti permainan Anda di studio saat latihan. Jika Anda harus mengekspresikan emosi, penting juga untuk mengetahui cara mengendalikannya agar Anda bisa mengendalikan performa Anda. Selain itu, bermain drum juga membutuhkan banyak energi dan seperti aktivitas fisik apa pun, ini membantu melepaskan emosi negatif. Bermain drum dapat meningkatkan mood dan menurunkan stres. Musik menyebabkan efek yang menenangkan pada level psikologis. Anda harus berfokus pada apa yang Anda lakukan dan tidak memikirkan kekhawatiran harian Anda. Hampir terdengar seperti yoga, kan?

Menjadi Drumer untuk Mengembangkan Keterampilan Konsentrasi dan Ingatan Anda

Olivier Sacks, seorang ahli saraf terkenal, menceritakan dalam bukunya Musicophilia, kisah Clive Wearing, seorang musisi Inggris, yang menderita infeksi otak. Ingatannya sangat menurun dan dia hanya bisa mengingat sesuatu selama 7 detik. Tetapi ketika Clive berada di belakang pianonya, semua ingatannya kembali dengan mudah. Dia mempertahankan kemampuannya untuk bermain piano dan bernyanyi. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh University of Oregon telah menunjukkan dampak musik pada kemampuan kognitif orang dengan penyakit Alzheimer. Tanpa menyembuhkan penyakit, musik dapat membuat hidup mereka terasa lebih mudah, dan beberapa bahkan mengenali orang yang dicintai dan mengingat momen-momen berharga dengan mendengarkan musik. Drumer memiliki ingatan yang lebih kuat daripada orang yang tidak mempelajari alat musik. Memainkan musik berulang-ulang sampai tertanam dalam hati dapat mengembangkan kemampuan untuk menghafal. Selain itu, untuk berhasil mereproduksi karya musik, seorang musisi perlu berkonsentrasi selama periode waktu tertentu. Kemampuan untuk berkonsentrasi akan meningkat secara progresif bersama dengan keterampilan musik Anda. Dan setelah beberapa lama, Anda bahkan tidak akan merasakan waktu berlalu ketika memainkan alat musik Anda karena konsentrasi Anda sangat tinggi dan gairah Anda yang mengambil alih!

Bermain Drum Akustik untuk Memperkuat Keterampilan Hubungan

bermain bersama dalam grup membantu keterampilan anda
Bermain dalam grup membantu mengembangkan keterampilan hubungan Anda! (sumber: Talenta ATI)
  Drum, gitar akustik, Djembe, klarinet, trombon... Mempelajari suatu alat musik itu bagus, tetapi mengambil les drum dan bertukar dengan siswa lain dan guru bahkan lebih baik untuk meningkatkan kemampuan! Mengambil les mengajarkan lebih banyak keterampilan baru daripada belajar sendiri. Menjadi bagian dari grup musik, yang memberikan peran kepada setiap personilnya, dapat membangun empati dan memfasilitasi komunikasi dengan orang lain. Bermain drum juga mencakup hubungan sosial, ikatan yang dibuat, serta persahabatan yang terjalin. Kita tentu merasakan kedekatan dengan orang-orang yang memiliki hasrat yang sama dengan kita. Selain itu, memainkan alat musik dalam grup berarti melatih tanggung jawab. Anda harus tahu kapan harus mulai bermain dan kapan harus berhenti, memberikan ruang bagi semua orang untuk menemukan tempat mereka juga, tidak melakukan sesuatu terlalu berlebihan atau terlalu sedikit, mengikuti rencananya, tepat waktu... Belajar musik adalah pelatihan yang baik untuk mengasah toleransi dan rasa hormat kepada orang lain: musisi, pasangan, serta penonton.

Bermain Drum untuk Meningkatkan Kreativitas dan Melampaui Batasan

Memainkan alat musik perkusi juga bisa mengembangkan kreativitas Anda. Ini adalah keterampilan pertama yang akan berkembang ketika Anda berlatih alat musik! Karena selain menguasai teknik dan mempelajari dasar-dasarnya, memainkan drum juga berarti menciptakan ritme Anda sendiri, berimprovisasi dengan musisi lain, membuat lagu-lagu yang orisinal, serta mengekspresikan suasana musik Anda sendiri.

Bagi psikolog Amerika Howard Gardner, kreativitas musik adalah salah satu fungsi dasar otak, seperti bahasa dan logika matematika.

Itu sebabnya penting untuk mengembangkan kreativitas Anda sejak usia dini. Drum adalah alat musik yang membutuhkan koordinasi besar dan latihan jangka panjang untuk menjaga tempo sampai bisa berimprovisasi. Ketika Anda pertama kali belajar, tampaknya mustahil untuk menjadi ahli dalam hal ini. Kemudian sedikit demi sedikit, Anda akan sampai di level tersebut. Anda akan menemukan kesenangan untuk bermain dan terutama untuk berhasil melakukan sesuatu yang Anda pikir tidak mungkin. Melebihi batasan diri sendiri sangat penting untuk perkembangan menuju penguasaan alat musik. Anda secara bertahap akan belajar menghargai dorongan ini untuk terus berkembang.

Setiap Gaya Musik dan Pengaruhnya terhadap Tubuh dan Pikiran

perlahan-lahan seorang drumer akan berkembang dan melampaui dirinya
Sedikit demi sedikit, seorang drumer akan belajar untuk melampaui dirinya sendiri dan akan menemukan semakin banyak kesenangan dalam bermain! (Sumber: Pixabay)
  Drum tidak benar-benar cocok untuk semua gaya musik. Karena itu, mari kita bahas gaya musik yang melibatkan penggunaan drum elektrik atau akustik:

  • Jazz dan blues: ini adalah dua gaya musik yang dapat membangkitkan seluruh jajaran emosi manusia, dari sedih hingga ceria. Selain itu, jazz dan blues memiliki efek penguatan pada tubuh.
  • Pop rock: rock klasik merangsang emosi yang penuh gairah serta membantu melepaskan ketegangan batin.
  • Heavy metal, punk, grunge...: ini adalah gaya musik yang secara langsung mengumpulkan sistem saraf dan menurunkan stres. Bentuk fisik drumer lebih penting tergantung pada gaya musik yang mereka pilih.
  • Techno: ketukan dan frekuensi beat dasar mengingatkan kita pada detak jantung. Tubuh dipaksa untuk beradaptasi dengan ritme ini dan secara bertahap jatuh ke dalam keadaan trance. Teknik Pengobatan Tiongkok mengatakan bahwa musik ini mengganggu ancestral qi (energi masa lalu dan masa depan kita). Terserah Anda apakah Anda percaya atau tidak
  • Musik Timur, sakral: musik sakral memiliki kemampuan untuk memancarkan gelombang alfa ke otak. Gaya musik ini memungkinkan terjadinya kebangkitan spiritual, memberikan relaksasi, serta penurunan rasa sakit.

Lihatlah beberapa les drum di Jakarta melalui Superprof.

Definisi "Manfaat Psikologis dari Drum"

Bermain drum dan alat musik drum memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan pikiran. Tetapi mempelajari alat musik juga melibatkan proses untuk mengetahui sedikit kosakata bahasa baru: musik.

Apa itu break?

Break adalah istilah yang menunjukkan jeda dalam karya musik, bagian yang hening. Semua alat musik akan berhenti bermain pada saat bersamaan sehingga menyebabkan keheningan.

Apa itu triplet?

Triplet adalah ritme untuk memainkan tiga not dalam hitungan dua.

Butuh guru Drum ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

5,00/5 - 1 suara
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang