Jika Anda suka dengan angka, mudah mengidentifikasi pola, dan suka memecahkan masalah, mungkin Anda harus mempertimbangkan untuk menjadi seorang akuntan.

Ketika mendengar kata akuntan, kebanyakan orang mungkin akan terbayang pria paruh baya dengan kacamata kecil, mengolah angka sepanjang hari dengan kalkulator kuno, dan mengajukan laporan pajak sepanjang tahun.

Walaupun stereotip ini tidak mudah hilang, hal ini tidak sepenuhnya salah. Dalam dunia bisnis saat ini, akuntan lebih dekat dengan konsultan daripada pembukuan. Memang benar bahwa pembukuan tetap menjadi bagian dari pekerjaan ini, tetapi pembukuan hanya merupakan sebagian kecil dari pekerjaan kantor akuntan (dan menagih untuk perusahaan besar).

Pengembangan perangkat lunak akuntansi telah membuatnya mudah untuk melakukan tugas-tugas pembukuan biasa: menerbitkan faktur, melacak pembayaran dan biaya dan sebagainya. Ini berarti bahwa akuntan secara efektif menghabiskan lebih sedikit waktu untuk menghitung angka dan memiliki lebih banyak waktu untuk menganalisis kinerja perusahaan dan berpotensi menemukan cara untuk membuatnya lebih stabil dan efisien secara finansial.

Kantor akuntan yang paling menonjol di dunia, Deloitte Ltd., mempekerjakan lebih dari 285.000 karyawan yang tersebar di seluruh dunia dan menghasilkan lebih dari Rp603 triliun untuk tahun fiskal 2017-2018. Pendapatan selama sembilan tahun terakhir juga mengalami peningkatan dan, sebagai salah satu perusahaan akunting Empat Besar (Big Four), hal ini menunjukkan bahwa akuntan terampil sangat dibutuhkan. 

Jika Anda berminat untuk menjadi seorang akuntan, Anda mungkin ingin tahu apa yang harus Anda pelajari dan berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai Anda bisa menjadi sorang akuntan. Mari kita lihat berapa lama Anda bisa menjadi seorang Akuntan Bersertifikat.

Perangkat lunak telah menggantikan pembukuan manual
Dulunya proses pembukuan dilakukan dengan manual di atas kertas, tetapi sekarang telah diganti dengan perangkat lunak akuntansi.
Ghina
Ghina
Guru Akuntansi
5.00 5.00 (5) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Dani
Dani
Guru Akuntansi
Rp75,000/h
Kursus pertama gratis!
Chatarina
Chatarina
Guru Akuntansi
4.83 4.83 (6) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Juan
Juan
Guru Akuntansi
5.00 5.00 (4) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Ghina
Ghina
Guru Akuntansi
4.75 4.75 (6) Rp60,000/h
Kursus pertama gratis!
Erika
Erika
Guru Akuntansi
5.00 5.00 (6) Rp50,000/h
Kursus pertama gratis!
Lucia
Lucia
Guru Akuntansi
Rp100,000/h
Kursus pertama gratis!
Doni
Doni
Guru Akuntansi
Rp30,000/h
Kursus pertama gratis!

Mengikuti Kursus di Ikatan Akuntan Indonesia

Ada banyak pilihan kursus Akuntansi yang bisa Anda pilih. Jika Anda belum tahu, Ikatan Akuntan Indonesia juga menyediakan berbagai kursus akuntansi selama periode tertentu. Anda bisa mengambil topik mana yang Anda butuhkan. Selain itu jadwal yang tersedia pun sangat fleksibel. Anda bisa mengambil paket pagi, siang, atau sore. Jika Anda sibuk bekerja atau memiliki jadwal perkuliahan, Anda juga bisa mengambil jadwal di akhir pekan. Khusus untuk para mahasiswa, IAI menyediakan banyak diskon hanya dengan menunjukkan kartu mahasiswa yang masih aktif. Kursus yang dilakukan dalam waktu beberapa bulan ini tentu sangat berguna jika Anda ingin mengikuti salah satu dari 5 ujian sertifikasi IAI, atau berfokus untuk mendapatkan sertifikasi CA-Indonesia.

Lihat berapa gaji yang bisa Anda dapatkan setelah menjadi akuntan.

Mengikuti Kursus ACCA (Asosiasi Akuntan Bersertifikat Chartered)

ACCA dibuat pada tahun 1904 dan sekarang diakui secara global. Asosiasi ini mengajarkan akuntansi di 179 negara di seluruh dunia dan memiliki tidak kurang dari 500 ribu siswa.

Untuk mengikuti pelatihan ACCA, Anda memerlukan setidaknya ijazah SMA/SMK. Cukup mudah, bukan?

Kurikulum ACCA dibagi menjadi empat kelompok dan tiga tingkatan yang berbeda.

Kelompok Mata Pelajaran yang diajarkan mencakup Akuntansi Bisnis, Akuntansi Manajemen, dan Akuntansi Keuangan.

Kelompok Keterampilan Terapan yang diajarkan meliputi enam ujian: Hukum Korporat dan Bisnis, Manajemen Kinerja, Perpajakan, Pelaporan Keuangan, Audit dan Jaminan, serta Manajemen Keuangan.

Kelompok Level Essentials mencakup tiga ujian: Tata Kelola, Risiko dan Etika, Pelaporan Korporat (Internasional) dan Analisis Bisnis.

Selain itu, setiap siswa harus memilih dua dari empat mata pelajaran opsional antara lain: Manajemen Keuangan Lanjutan, Manajemen Kinerja Lanjutan, Perpajakan Lanjutan, atau Audit & Jaminan Lanjutan (International).

Karena semua modul ACCA harus diduduki secara berurutan dan Anda karena Anda tidak bisa mengambil lebih dari empat ujian sekaligus, artinya dalam praktiknya, Anda membutuhkan tiga hingga empat tahun untuk menjadi Chartered Accountant dengan sertifikasi ACCA.

Dulunya Anda membutuhkan sepuluh tahun untuk menyelesaikan semua ujian tersebut, tetapi baru-baru ini aturan tersebut berubah karena ACCA menemukan bahwa undang-undang, prosedur, dan peraturan Akuntansi mengalami banyak perubahan dalam periode sepuluh tahun itu. Sekarang Anda hanya membutuhkan tujuh tahun sejak ujian pertama yang Anda ikuti dan untuk menyelesaikan semua ujian yang diperlukan, jika Anda gagal, berarti semua tinjauan yang Anda ikuti juga gagal.

Jangan lupa istirahat ketika bekerja sebagai akuntan
Sebagai seorang akuntan, Anda akan sibuk dengan proses penghitungan angka di layar Anda sepanjang hari, jangan lupa untuk beristirahat secara berkala.

Mengikuti Kursus ICAEW (Institute of Chartered Accountants in England and Wales)

ICAEW telah melatih akuntan selama lebih dari satu setengah abad. Lembaga ini memiliki tidak kurang dari 150.000 anggota dan 80% dari 100 perusahaan terbesar yang tergabung dalam FTSE 100 (Financial Times-Stock Exchange) memiliki akuntan dengan sertifikasi ICAEW di Dewan Keuangan mereka. 

Jika Anda berbasis di Indonesia, Anda tetap bisa memenuhi kualifikasi sebagai ICAEW Chartered Accountant. Banyak siswa memulai perjalanan mereka dengan mempelajari Sertifikat ICAEW di bidang Keuangan, Akuntansi dan Bisnis (ICAEW CFAB), sebelum melanjutkan untuk menyelesaikan kualifikasi ACA.

Anda tidak perlu gelar sarjana untuk mempertahankan kualifikasi ACA (Association of Chartered Accountant), dan beberapa siswa sudah memulai pelatihan ACA mereka sejak lulus dari sekolah menengah.

Sertifikasi ini mengharuskan Anda untuk lulus dari 15 modul dalam tiga tingkatan yang berbeda

Certificate Level (tingkat diploma) adalah pengantar dasar-dasar akuntansi, keuangan, dan bisnis. Anda juga akan belajar tentang jaminan, hukum, dan perpajakan. Ujian dapat diambil melalui komputer kapan saja (tetapi tidak seperti ACCA, ujian ini memiliki batasan waktu).

Setelah semua modul selesai, Anda akan memperoleh sertifikat pertama, Sertifikat ICAEW di bidang Keuangan, Akuntansi, dan Bisnis, yang diakui sebagai kualifikasi yang berdiri sendiri.

Professional Level (tingkat profesional) mencakup enam modul yang berfokus pada Perencanaan Bisnis, Perpajakan, Perbankan, dan Asuransi.

Lalu, Advanced Level (level lanjutan) merupakan langkah terakhir sebelum mendapatkan sertifikasi ACA. Pelaporan Perusahaan dan Manajemen Bisnis Strategis menjadi pokok bahasan di level ini dan akan mengajarkan siswa untuk membuat keputusan strategis berdasarkan skenario kehidupan nyata.

Anda membutuhkan tiga hingga lima tahun untuk menyelesaikan seluruh kualifikasi, tetapi untuk segala jenis kualifikasi ACA, Anda perlu menemukan pelatihan karyawan resmi ICAEW dan menandatangani kontrak pelatihan dengan mereka.

Mengikuti Kursus CIMA (Chartered Institute of Management Accountants) 

CIMA didirikan pada tahun 1919 ketika kebutuhan akan jenis akuntansi baru mulai terasa di dunia bisnis.

Selama hampir seratus tahun, lembaga ini telah berfokus pada pelatihan Akuntan Manajemen, yang berfokus pada penanganan anggaran perusahaan, pajak, perencanaan strategis, dan keamanan finansial.

Seperti kualifikasi akuntansi sebelumnya, CIMA dibagi menjadi tiga tingkatan yang berbeda: Operational, Management, dan Strategic.

Operational level (tingkat operasional) mencakup implementasi strategi, serta pelaporan implementasi strategi.

Management level (tingkat manajemen) memiliki fokus jangka menengah. Pembelajaran di tingkat ini berfokus pada penerjemahan strategi yang diputuskan di tingkat yang lebih tinggi dan mengomunikasikannya ke tingkat yang lebih rendah untuk diimplementasikan. Selain itu, pembelajaran di tingkat ini juga berfokus dalam memantau dan melaporkan pelaksanaan strategi, serta memastikan tindakan korektif diambil ketika diperlukan.

Strategic level (tingkat strategis) memiliki fokus jangka panjang. Pembelajaran di tingkat ini berkonsentrasi pada pembuatan keputusan strategis dan menyediakan konteks di mana keputusan tersebut akan dilaksanakan.

Kualifikasi ini juga dibagi menjadi tiga pilar yang mencakup sembilan mata pelajaran berbeda.

Enterprise Pillar (pilar perusahaan) berkaitan dengan perumusan strategi, serta implementasi yang efektif. Pilar ini menekankan bagaimana manajemen perubahan, manajemen proyek, manajemen hubungan, dan penataan organisasi dapat membantu dalam meningkatkan keberhasilan penerapan strategi.

Performance Pillar (pilar kinerja) menggunakan alat dan teknik akuntansi manajemen dan manajemen risiko untuk memastikan bahwa strategi yang diambil bersifat realistis, serta untuk memantau implementasinya. Pilar ini menunjukkan kepada siswa cara memanfaatkan pemahaman mereka tentang biaya untuk menyusun anggaran, membuat keputusan tentang harga dan pengeluaran modal, biaya manajemen, dan mengelola kinerja. Proses ini akan mengembangkan kemampuan siswa untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mengevaluasi dan mengelola risiko secara progresif.

Financial Pillar (pilar keuangan) berfokus pada akuntansi keuangan dan kewajiban pelaporan suatu perusahaan yang meliputi pemahaman tentang kerangka peraturan dan persyaratan pelaporan eksternal, serta kemampuan untuk membangun dan mengevaluasi laporan keuangan yang kompleks untuk menunjukkan posisi keuangan dan kinerja organisasi komersial mana pun. Dasar-dasar pajak bisnis juga termasuk di dalamnya, seperti juga implikasi pajak dari keputusan pembiayaan.

Totalnya, Anda membutuhkan tiga hingga empat tahun untuk menjadi seorang Chartered Management Accountant.

Pentingnya kemampuan untuk memahami laporan keuangan dan keuntungan investasi
Menganalisis laporan keuangan dan memahami keuntungan dari investasi potensial adalah tanggung jawab utama Kepala Pejabat Keuangan (Chief Financial Officer).

Semua pelatihan akuntansi di atas hampir sama dan kira-kira memakan waktu tiga tahun, tetapi pilihan Anda harus didasarkan pada jenis akuntansi yang Anda inginkan, karena semua kualifikasi tersebut mengarah ke spesialisasi tertentu. 

Anda juga bisa mengandalkan bimbingan dari tutor akuntansi dengan waktu belajar yang lebih singkat

Pelajari juga di bidang mana saja anda bisa bekerja jika Anda memilih untuk menjadi akuntan

Butuh guru Akuntansi ?

Apakah Anda menyukai artikel nya?

0.00/5, 0 votes
Loading...

Kurniawan

Seseorang yang senang berbagi ilmu dan pengetahuan yang diharapkan akan bermanfaat bagi banyak orang